• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profile Jessi Tafta Zania Aslan Winata (202210415152)

N/A
N/A
202210415152 TAFTA ZANIA ASLAN WINATA

Academic year: 2023

Membagikan "Profile Jessi Tafta Zania Aslan Winata (202210415152)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Profil Jessi, Penyanyi Rapper Yang Mengubah Standar Kecantikan Korea Selatan

Jessi adalah seorang rapper, penyanyi, sekaligus penulis lagu Korea-Amerika yang berbasis di Korea Selatan. Jessi itu sendiri merupakan nama panggung dari nama asli koreanya, yaitu Jessica Hyun-ju Ho. Rapper berdarah Korea-Amerika ini sangat terkenal di Korea Selatan. Jessi lahir di sebuah kota besar, yaitu New York pada tanggal 17 Desember 1988, ia tumbuh besar di New Jersey dan pindah ke Korea Selatan pada saat berusia 15 tahun. Jessi memutuskan untuk mengejar karirnya di negeri ginseng pada tahun 2005 saat ia berusia 17 tahun. Saat awal Jessi tiba di Korea Selatan, ia sempat bingung dengan kultur budayanya. Namun ia berusaha untuk belajar dan memahaminya sehingga ia bisa beradaptasi di Korea Selatan.

Masa Lalu Jessi

Jessi terkenal dengan kepribadian yang berani, bermental kuat dan orang yang terus terang. Namun dibalik semua kepribadian yang kuat tersebut, ia pernah menjadi korban bullying dan rasisme waktu sedari kecil. Ia menjadi korban waktu saat hidup di Amerika karena mempunyai kulit berwarna gelap bukan berkulit putih dan pada saat itu tempat hidupnya di Amerika dulu tidak beragam dan dia adalah satu-satunya siswi Asia di sekolahnya. Mirisnya, perundungan itu berlangsung total selama sekitar 6 tahun. Karena hidupnya yang keras, ibunya pun sempat khawatir, tapi demi membuat

(2)

ibunya tenang Jessi mengatakan jika dia baik-baik saja yang akhirnya membuat mentalnya kini lebih kuat.

Perjuangan Jessi Beradaptasi di Korea Selatan

Permasalahan warna kulit ini masih berlanjut, pada awal Jessi debut hingga terkenal banyak masyarakat Korea Selatan sulit untuk menerimanya karena mereka merasa Jessi tidak memenuhi standar kecantikan orang Korea Selatan sana. Standar kecantikan di Korea Selatan, yaitu orang yang memiliki kulit putih dan bertubuh ramping, namun Jessi benar-benar mematahkan stigma tersebut. Bukan untuk memenuhi standar kecantikan Korea, Jessi justru semakin terlihat seperti penyanyi western. Jessi tetap selalu percaya diri dan bangga dengan penampilannya. Ia sangat percaya diri dengan kulit kecoklatan dan bentuk tubuh yang berisi di beberapa bagian, sehingga mendapatkan julukan “Savage Queen” dan banyak orang mengingat Jessi karena penampilannya yang nyentrik. Ia menjadi sangat populer dengan mempunyai ciri khas sendiri dengan tampilan yang berbeda. Selain karena penampilannya, Jessi juga dikenal dengan memiliki corak suara yang khas, yaitu suaranya bertipe husky atau serak-serak seksi.

Perjalanan Karier Jessi

Jessi pernah menjadi bagian sementara dari grup hip hop Uptown pada tahun 2006.

Setelah jeda singkat, ia kembali ke dunia musik masuk bagian dari trio hip-hop Lucky J dan sebagai solois di bawah naungan agensi YMC Entertainment sampai grup tersebut pada akhirnya bubar pada tahun 2016. Setelah berakhirnya kontraknya dengan YMC Entertainment, ia kemudian pindah ke label rekaman Psy, P Nation pada tahun 2019 sebagai artis pertama yang menandatangani kontrak di bawah label tersebut, di mana ia melanjutkan karir solonya dari label tersebut sampai pada tahun 2022.

(3)

Jauh sebelum bergabung dengan P Nation, Jessi sempat menjadi seorang trainer di SM Entertainment. Jessi bersekolah di Korea Kent Foreign School bersama dengan anggota Girls' Generation Tiffany Young dan Jessica Jung. Jessi mengikuti sebuah audisi dan berhasil lolos di audisi SM Entertainment sebuah perusahaan hiburan yang sama dengan dua teman kelasnya tersebut. Akan tetapi, dia memilih untuk tidak menjadi bagian dari agensi tersebut, karena Jessi menyadari warna dan gaya musik SM Entertainment tak sesuai dengan gaya yang diminatinya sehingga dia memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan P Nation.

Kesuksesan & Penghargaan Jessi

Pada tahun 2020, single solo dan kolaboratifnya telah sukses secara komersial, dengan lima entri Top 10 di Gaon Digital Chart, termasuk single solo dengan peringkat tertinggi "Nunu Nana". Jessi bergabung sebagai anggota di acara realitas-varietas MBC, Hangout with Yoo pada Agustus 2020 sebagai anggota supergrup beranggotakan empat orang, Refund Sisters (환불). Grup ini debut pada 10 Oktober dan merilis single debut mereka, "Don't Touch Me." Single ini memuncaki Gaon Digital Chart selama dua minggu berturut-turut. Pada tahun 2021, Jessi dan Sunmi tampil dalam remix resmi untuk lagu seorang penyanyi terkenal, yaitu Ed Sheeran yang berjudul "Shivers," dirilis pada 24 November. Pada 1 April 2022, agensi mengumumkan bahwa Jessi akan kembali dengan single digital "Zoom" pada 13 April.

Lagu ini memuncak di nomor 12 di Gaon Digital Chart, menandai hit Top 20 kesepuluhnya. Lagu tersebut kemudian viral di platform video TikTok.

Kesuksesan Jessi ini sangat patut dibanggakan. Ia tetap bisa menjalani harinya dengan apa yang dia mau tidak perlu mendengarkan perkataan buruk tentang penampilannya yang dianggap tidak sesuai dengan standar kecantikan di lingkup masyarakat Korea Selatan. Jessi mempunyai pendirian yang kuat sehingga pada akhirnya masyarakat Korea Selatan menerima serta ia mendapat banyak dukungan dari penggemarnya. Jessi juga telah menginspirasi kepada semua wanita agar mencintai bentuk dan

(4)

penampilannya sendiri. Tidak perlu mendengarkan perkataan buruk dari orang lain tetaplah menjadi diri sendiri, bahwa kecantikan bukanlah dinilai dari warna kulit serta bentuk tubuh akan tetapi kecantikan wanita itu berasal dari sifat dan kepribadian apa yang ada dalam diri sendiri.

Referensi

Dokumen terkait