• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KOMITE AUDIT, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP KETEPATAN WAKTU CORPORATE INTERNET REPORTING (Studi pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Periode 2017 – 2021) - IBS Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENGARUH KOMITE AUDIT, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP KETEPATAN WAKTU CORPORATE INTERNET REPORTING (Studi pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Periode 2017 – 2021) - IBS Repository"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, Anda setuju untuk memberikan hak bebas royalti non-eksklusif kepada STIE Indonesia Banking School atas karya ilmiah yang berjudul “Pengaruh Komite Audit, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Ketepatan Waktu Corporate Internet Reporting (Studi Properti dan Real Estat) estate) Perusahaan yang terdaftar pada periode Bursa Efek Indonesia beserta peralatan yang ada (bila diperlukan) Dengan hak bebas royalti non-eksklusif ini STIE Indonesia Banking School berhak menyimpan, memindahtangankan, memformat, mengelola dalam bentuk database (database), memelihara, dan mempublikasikan tugas akhir saya selama nama saya sebagai penulis/pencipta dan pemilik hak cipta masih disebutkan Puji dan Syukur Penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, untuk semua Atas bantuan dan pemberiannya, penulis menulis skripsi ini dengan judul Pengaruh Komite Audit, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage Terhadap Ketepatan Waktu Corporate Internet Reporting (Studi Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode) dapat menyelesaikan.

Wiwi Idawati, SE., M.Si., Ak., ACPA, selaku Direktur Program Studi Akuntansi STIE Indonesia Banking School. Seluruh dosen dan pegawai Sekolah Perbankan STIE Indonesia yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, selalu memberikan kepada penulis ilmu-ilmu yang sangat berharga yang penulis peroleh selama menjadi mahasiswa di Sekolah Perbankan STIE Indonesia, yang tentunya akan menjadi bekal. bagi penulis dalam mewujudkan impian penulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit, profitabilitas, ukuran perusahaan dan dampaknya terhadap durasi pelaporan Internet perusahaan.

Ketepatan Waktu Corporate Internet Reporting dalam survei ini menggunakan indeks pengukuran yang akan disesuaikan pada masing-masing website perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit dan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap ketepatan waktu pelaporan Internet perusahaan, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu pelaporan Internet perusahaan, dan leverage keuangan tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan Internet perusahaan. . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komite audit, profitabilitas, ukuran perusahaan dan leverage terhadap ketepatan waktu pelaporan online perusahaan.

In the context of Corporate Internet Reporting, this study uses an index of criteria that will be updated on each company's website.

Latar Belakang

Corporate Internet Reporting (CIR) juga merupakan perwujudan dari program pelaporan paperless yang diterapkan di Indonesia, dengan program ini juga mendukung kegiatan transparansi mengenai kondisi perusahaan sehingga investor dapat dengan mudah dan cepat mengakses informasi mengenai situasi keuangan perusahaan, yang nantinya akan menjadi bahan referensi. . dalam proses pengambilan keputusan (Hermawan et al., 2019). Karena hal ini berdasarkan (Ikatan Akuntan Indonesia, 2013) yang menjelaskan tujuan laporan keuangan yaitu sebagai media yang menyajikan informasi yang memuat posisi keuangan perusahaan, kinerja perusahaan, serta perubahan-perubahan yang terjadi di masa depan. posisi keuangan suatu perusahaan yang nantinya akan membantu dalam proses pengambilan keputusan. Namun di sisi lain, ternyata masih ada perusahaan yang tidak menggunakan websitenya sebagai sarana pengungkapan ketentuan perusahaan.

Dan ternyata masih banyak perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang mengalami keterlambatan dalam menyampaikan informasi laporan keuangan. Berdasarkan pemberitahuan yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017, tercatat 20 perusahaan mengalami keterlambatan penyampaian rekening korporasinya hingga saat ini. 31 Desember 2017 (Bursa Efek Indonesia, 2018). Pada tahun 2018, terdapat 10 perusahaan yang mengalami keterlambatan penyampaian laporan keuangan perusahaan per 31 Desember 2018 (Bursa Efek Indonesia, 2019).

Pada tahun 2019, tercatat sebanyak 42 perusahaan terlambat menyampaikan laporan keuangan per 31 Desember 2019 (Bursa Efek Indonesia, 2020). Pada tahun 2020, jumlah perusahaan yang terlambat menyampaikan laporan keuangannya pada 31/12/2020 bertambah yaitu sebanyak 96 perusahaan (Bursa Efek Indonesia, 2021b). Dan berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia pada Oktober 2021, terdapat 53 perusahaan.

Apabila terjadi keterlambatan ini tentunya akan dikenakan sanksi berupa sanksi administratif dan juga denda bagi perusahaan yang terlambat menyampaikan laporan keuangan perusahaan. Keterlambatan yang terjadi dalam penyampaian laporan keuangan tentunya disebabkan oleh berbagai faktor, namun ternyata ada beberapa pihak lain yang menyebabkan keterlambatan penyampaian laporan keuangan, seperti manajemen perusahaan yang bermaksud untuk menunda penyajian laporan keuangan, hal ini menunda. berarti menunda penyampaian informasi kepada investor (Isani, E. S. dan Ekowati, 2016). Komite audit juga bertugas melakukan pengawasan independen terhadap pelaporan keuangan dan proses audit eksternal, hal ini diharapkan dapat meminimalisir hambatan yang akan terjadi dalam penyusunan laporan keuangan.

Hal ini dikarenakan perusahaan yang tergolong perusahaan besar mempunyai tanggung jawab untuk menjaga nama baik perusahaan di mata masyarakat, hal ini menjadi alasan mengapa perusahaan dapat mempercepat aktivitasnya dan juga kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Debt to Assets Ratio (DAR) dapat membantu investor mengetahui seberapa besar utang yang dapat membiayai aset perusahaan, karena biasanya perusahaan yang kinerjanya baik mempunyai utang yang rendah. Kedua, fokus penelitian ini pada perusahaan sektor real estate dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada laporan keuangan perusahaan periode 2017 hingga 2021.

Gambar 1.1 Data Keterlambatan Penyampaian Laporan Keuangan
Gambar 1.1 Data Keterlambatan Penyampaian Laporan Keuangan

Ruang Lingkup Masalah

Identifikasi Masalah

Oleh karena itu, penerapan Corporate Internet Reporting diharapkan dapat meminimalisir keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Masih terdapatnya perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia khususnya perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang real estate dan industri real estate, namun belum mengoperasikan situs resmi perusahaan sebagai media penyampaian informasi perusahaan khususnya informasi keuangan perusahaan.

Rumusan Masalah

Bagaimana leverage mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan internet korporat pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di bursa efek indonesia periode.

Pembatasan Masalah

Kriteria Ketepatan Waktu Pelaporan Internet Korporasi didasarkan pada penelitian sebelumnya (Kamalaluifin, 2016) dan terdiri dari sepuluh item, antara lain 1) Ada tanggal terakhir pemutakhiran website, 2) Ada tahun terakhir pemutakhiran website, 3) Ada adalah harga saham terkini, 4) Terdapat waktu tertentu harga saham terakhir, 5) Terdapat laporan interim semesteran terbaru, 6) Terdapat laporan interim triwulanan terbaru, 7) Terdapat kalender dengan laporan keuangan mendatang acara, 8) Terdapat fungsi untuk mendaftarkan email pengguna jika ingin menerima siaran pers atau buletin, 9) Terdapat siaran pers dan berita terbaru terkait perusahaan. 10) Untuk pertanyaan melalui email atau online, ada perkiraan tanggal kapan permintaan akan ditanggapi. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan penulis terdiri dari perusahaan sektor real estate dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan data Pendaftaran Bursa Efek Indonesia, terdapat 83 perusahaan yang bergerak di bidang real estate dan real estate dan perusahaan-perusahaan tersebut tentunya wajib menyampaikan laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit ke Bursa Efek Indonesia.

Perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia telah mempublikasikan laporan keuangannya periode tahun 2017 hingga tahun 2021. Perusahaan sektor properti dan real estate mempunyai data-data yang penulis perlukan untuk menganalisis dan menghitung variabel-variabel dalam penelitian ini.

Tujuan Penelitian

Dampak independensi dewan dan struktur kepemilikan terhadap ketepatan waktu pelaporan internet perusahaan di perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Irlandia. Pengaruh struktur modal, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur. Dampak Tata Kelola Perusahaan pada Pelaporan Keuangan Internet dalam Pertumbuhan Ekonomi: Kasus Nigeria.

Analisis determinan ketepatan waktu pelaporan internet bisnis pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia. Pengaruh tata kelola perusahaan dan karakteristik perusahaan terhadap ketepatan waktu pelaporan Internet perusahaan oleh 95 perusahaan teratas di Malaysia. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Pelaporan Internet Bisnis Dalam Mendukung Transparansi Keuangan Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Leverage terhadap Ketepatan Waktu Internet Reporting Perusahaan (Perusahaan BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018). Tata Kelola Perusahaan dan Pelaporan Internet Perusahaan di Afrika Sub-Sahara: Kasus Kenya dan Tanzania.

Referensi

Dokumen terkait