O L E H
EMI SHOFANA, S.Pd, M.Pd.I NIP. 197809122005012003
MTs NEGERI 1 PEKALONGAN
2022
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pencapaian tujuan pendidikan di MTs Negeri I Pekalongan hendaknya diawali adanya suatu persepsi yang sama dari seluruh warga sekolah dan pihakpihak terkait lainnya, bahwa sekolah merupakan tempat penyelenggarakan proses pendidikan guna menanamkan, mengembangkan dan meningkatkan nilai-nilai budi pekerti (norma agama), IPTEK dan wawasan dalam upaya pencapai pengetahuan.
Pembinaan terhadap siswa merupakan salah satu bagian yang senantiasa harus mendapat perhatian dari semua pihak, oleh karena itu dalam pola pembinaan tersebut perlu dikemas dengan berbagai kegiatan/aktifitas yang dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, mengembangkan bakat dan minat , kreatifitas serta ketrampilan siswa.menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah sendiri.
B. DASAR
• Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003
• Peraturan Pemerintah No.28 tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar
Keputusan. Dirjen Dikdasmen No. 226/C/Kep/1992
• Hasil Keputusan Bersama Rapat Kepala Sekolah dan Dewan Guru C. TUJUAN
1. Untuk terciptanya iklim pembelajaran yang kondusif
2. Untuk harmonisasi hubungan antara sesama siswa , Guru bahkan dengan masyarakat yang berada dekat lingkungan sekolah
3. Untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan terhadap berbagai macam kesulitan yang dihadapi oleh rekannya .
4. Untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, dalam arti memperkaya, mempertajam serta memperbaiki pengetahuan siswa yang berkaitan dengan mata pelajaran sesuai dengan program kurikulum yang ada. (terlampir)
5. Untuk kelanturan dan fleksibilitas mental, pemantapan dan pembentukan nilainilai kepribadian siswa.
6. Untuk mengembangkan bakat dan minat , kreatifitas serta keterampilan siswa.
BAB II RUANG LINGKUP PEMBINAAN KESISWAAN
Dalam pembinaan kesiswaan kepala sekolah mempunyai peranan sentral, karena berfungsi sebagai manager yang mampu menggerakkan sumber daya manusia lainsecara optimal, serta penyediaan sarana prasarana yang memadai, di samping menciptakan suasana yang mendukung keberhasilan pembinaan kesiswaan. Oleh karena itu kepala sekolah menunjuk urusan Kesiswaan dan Pembina OSIS untuk membantu dalam merealisasikan pembinaan terebut.
Pembina adalah guru yang di beri kepercayaan untuk membimbing menggerakkan serta mengatur program kegiatan. Oleh karena itu guru pembina dituntut memiliki kemampuan untuk dapat menumbuhkan motivasi dalam mengikuti program ekstrakurikuler. Orang tua siswa merupakan mitra kerja yang sangat diperlukan guna terlaksananya kegiatan ini, bahkan dari orang tua siswa diharapkan dapat pula memberikan bimbingan, khususnya pada saat siswa berada diluar kelas/sekolah., baik di masyarakat maupun di dalam keluarga.
Partisipasi orang tua dan masyarakat merupakan pencerminan terwujudnya prinsip, yaitu bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat dan pemerintah.
Dalam mengoptimalkan pembinaan kesiswaan, terdapat 4 jalur pembinaan yang tidak dapat dipisahkan, yaitu :
1. OSIS
OSIS merupakan tempat atau wadah kehidupan berkelompok siswa dalam bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Oleh karena itu OSIS sebagai suatu sistem yang ditandai beberapa ciri-ciri pokok, yaitu :
a. Berorientasi pada tujuan
b. Memeiliki susunan kehidupan kelompok c. Terkoordinir
d. Berkelanjutan dalam kurun waktu tertentu
Pada umumnya tujuan pembinaan kesiswaan adalah meningkatkan peran serta dan inisiatif peserta didik untuk menjaga dan membina sekolah sebagai wiyata mandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang bertentangan dengan kehidupan
nasional, menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah sendiri.
2. WAWASAN WIYATA MANDALA
Wawasan wiyata mandala merupakan wawasan yang menjamin berlangsungnya proses pendidikan yang bersifat mengikat setiap warga sekolah sebagi suatu wahana menuju tercapainya tujuan pendidikan. Dengan demikian WWM harus dapat menjamin semua unsur-unsur penunjang yang akhirnya akan bermuara pada kondsi dinamis kehidupan sekolah.
Pencapaian tujuan pendidikan yang diharapkan hendaknya diawali adanya suatu persepsi yang sama dari seluruh warga sekolah dan pihak-pihak terkait lainnya, bahwa sekolah merupakan tempat penyelenggarakan proses pendidikan guna menanamkan, mengembangkan dan meningkatkan nilai (norma agama), IPTEK dan wawasan dalam upaya pencapai pengetahuan.
Unsur-unsur dari WWM yang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahpisahkan dan saling terkait dan saling mempengaruhi adalah :
a. Terciptanya iklim pembelajaran yang kondusif
b. Terciptanya hubungan yang harmonis antara sesama warga sekolah maupun dengan masyarakat yang berada dekat lingkungan sekolah
c. Tertatanya Lingkungan Sekolah yang sehat 3. KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan sebagai salah satu fungsi managemen yang tidak lain merupakan suatu kiat atau wibawa seseorang yang mampu menggerakan orang lain, baik secara peorangan maupun kelompok di dalam suatu organisasi.
Dilihat dari prosesnya kepemimpinan merupakan suatu proses mengarahkan, dipimpin dan mempengaruhi dalam memilih dan mencapai tujuan. Sementara kalau di tinjau dari tugas yang diemban, kepemimpinan adalah kemampuan guna mempengaruhi dan menggerakkan individu atau sekelompok orang untuk dapat melaksanakan perannya dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Keberhasilan kepemimpinan seseorang akan banyak ditentukan oleh sejauh mana penguasaan seorang pemimpin terhadap pencapaian proses dan tujuan yang dicapai.
Sebagai indicator keberhasilan tersebut, maka dapat dilihat dari pencapaian keberhasilan unsure-unsur yang ada di dalamnya, seperti :
a. Kesadaran terhadap pribadi dirinya, terhadap orang lain dan situasi yang ada disekitarnya.
b. Kesadaran terhadap berbagai macam kesulitan yang diahadapi, persepasi dan kounikasi yang tepat.
c. Kelanturan dan fleksibilitas mental d. Kecakapan untuk memecahkan masalah e. Kemauan untuk mengambil tindakan f. Kemauan untuk bekerja.
Berbagai bentuk kegiatan yang mengarah kepada indikator seperti diuraikan di atas, yaitu seperti :
a. Latihan Dasar Kepemimpinan b. Kelompok Ilmiah Remaja
c. Cearamah /Kultum (Kuliah Tujuh menit) d. Memimpin Dzikir setelah sholat Dzuhur 4. EKSTRAKURIKULER
Ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam pelajaran dan pada waktu libur sekolah yang didilakukan di lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah.
Ekstrakurikuler juga merupakan salah satu jalur dalam membina siswa yang bertujuan sebagai berikut :
a. Untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, dalam arti memperkaya, mempertajam serta memperbaiki pengetahuian siswa yang berkaitan dengan mata pelajaran sesuai dengan program kurikulum yang ada. (terlampir)
b. Untuk melengkapi upaya pembinaan , pemantapan dan pembentukan nilai-nilai kepribadian siswa. (terlampir)
c. Untuk mengembangkan bakat dan minat , kreatifitas serta ketrampilan siswa.
Dari 4 (empat) jalur pembinaan di atas dapat kami gambarkan pada BAB III tentang teknis Pelaksanaan kegiatan yang disampaikan kepada seluruh siswa.
BAB III POTRET KEGIATAN
Kegiataan Pembinaan kesiswaan MTs Negeri I Pekalongan yang diawali dengan penerimaan siswa baru , yang kemudian dilanjutkan dengan pengenalan kondisi sekolah yang dikemas dengan kegiatan yang diberi nama Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB). Dalam kegiatan tersebut seluruh kegiatan yang sudah diprogramkan oleh pihak sekolah diperkenalkan kepada seluruh siswa terutama siswa baru., baik kegiatan yang sudah dilakukan dan atau yang akan ditawarkan pada setiap tahun pelajaran.
Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dibagi menjadi 3 bagian, sebagai berikut :
1. KEORGANISASIAN
Dalam upaya melatih dan meningkatkan wawasan tentang keorganisasian, maka dalam berbagai kesempatan para siswa dilibatkan untuk berperan serta pada kegiatan yang sudah diagendakan oleh sekolah, yang meliputi penyelenggarakan berbagai macam kepanitian hari-hari besar Nasional/Islam, seperti panitia Hari Kemerdekaan, Hari Kartini, Tahun Raru Islam, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan lain-lain
2. KEPEMIMPINAN
Berbagai kegiatan yang diagendakan oleh sekolah, guna mengoptimlakan kemampuan siswa yang berorientasi kepada kegiatan kepemimpinan, yang meliputi kepramukaan, PMR, SATGAS, Kultum dan memimpin dzikir ba’da sholat duhur, Latihan Dasar Kepemimpinan (secara khusus untuk pengurus OSIS dan Majelis
Perwakilan Kelas)
3. PENGEMBANGAN DIRI
Kegiatan yang berorientasi pada upaya pengembangan diri para siswa diprogramkan untuk dapat diikuti oleh para siswa. Adapun kegiatan tersebut, sebagai berikut :
a. Keilmuan yang meliputi :
Pramuka
Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)
Bahasa Inggris
Peningkatan Prestasi Akademik
Bimbingan Membaca Al-Qur’an/Iqro/tartil
Pendidikan Baris Berbaris
Bimbingan belajar Matemattika
MTQ
b. Bakat dan Minat yang meliputi :
Olahraga ( Bola basket, Sepak bola, Tenis Meja, Bola volley, ,taekwondo,Pencak silat, tenis lapangan,catur, renang, Futsal )
Kesenian ( Tari, Duror, Klaigrafi)
Olah Vokal
Olah raga cabang atletik
Drumb Band
BAB IV RINCIAN KEGIATAN KESISWAAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021
N0 JENIS KEGIATAN SASARAN ( TUJUAN ) BULAN
1 PPDB Terpenuhinya kuota kelas Juni
2 Penyelenggaraan MOPDB
Memberikan dasar dan mewujudkan siswa untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru
JULI
3 KBO/KPTG
Menumbuhkan jiwa kemandirian dan pendidikan mental sert karakter berbangsa dan bernegara
Juli
3 Peringatan hari besar nasional HUT proklamasi
kemerdekaan RI.
Hardiknas Harkitnas Hari Pahlawan Hari Kartini
Hari Kesaktian Pancasila Hari Sumpah pemuda
Guru ?/ Karyawan / Siswa
Tertanamnya jiwa Nasionalisme meningkatkan semangat belajar siswa guna mencapai tujuan akademik
Agustus Mei Mei Nop April Oktbr Oktober Kunjungan bazar buku dan
ekspo kab. Pekalongan
Melihat daya dukung dan perkembangan Kab Pekalongan
Agustus
4 Upacara Setiap hari Senin, Mingu Pertama dan minggu kedua (tanggal 17
Guru / Karyawan / Siswa
Terciptanya anak yang disiplin dan berintegritas yang tinggi
Mewujudkan generasi yang berjiwa Nasionalisme
5 Peringatan Hari Besar Keagamaan
Meningkatkan keamanan dan ketaqwaan keluarga besar MTs Negeri I Pekalongan
6 Kegiatan OSIS Siswa
LDK dan Reorganisasi pengurus
Koordinasi dan pembinaan pengurus
Pengadaan alat dan administrasi OSIS
Terciptanya Siswa / generasi yang Berjiwa pemimpin
Kelancaran system kepembinaan yang sesuai dengan program kerja OSIS
Memperlancar Program kerja OSIS
oktober
7 Kegiatan Pramuka
Perkemahan HUT Pramuka / Jambore
Pelantikan Pramuka Penggalang
LT / Dianpinru
Pengadaan Alat – alat Pramuka
Siswa
Tertanamnya jiwa kemandirian dan generasi yang mampu berkarya
Memantapkan rasa akan tanggung jawab sebagai generasi penerus
Bentuk keikutsertaan sekolah dalam kegiatan luar sekolah
Memberikan pelatihan terhadap siswa guna guna meningkatkan
prestasi non akademis
Memperlancar program ekstrakurikuler pramuka
Agustus
Nopember Juli, Oktober, januari, April Maret
8 Pemotretan Kartu Pelajar Siswa mempunyai identitas diri dalam
sistem organisasi Agustus
9 Pemotretan Kartu Tes / UAN Sebagai bukti atas hak siswa untuk
mengikuti tes April
Lomba KSM Kabupaten Meningkatkan kwalitas SDM mei
OSN Meningkatkan prestasi siswa Maret
Lomba KSM Kabupaten Meningkatkan kwalitas SDM Juni 10 Kegiatan UKS dan PMR
Pengadaan obat – obatan Diklat dan jumbara Pengadaan alat
meningkatkan pelayanan terhadap siswa yang sakit
mewujudkan siswa yang mampu bertanggung jawab sebagaigenerasi penerus
Oktober
BAB V PENUTUP
Dengan kesungguhan hati dan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT, mudah-mudahan berbagai langkah dan upaya yang telah kita programkan dalam mengoptimalkan pembinaan kepada seluruh siswa, senantiasa mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan kita semua.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam penyelesaian program ini, dan sekaligus mohon kiranya saran dan masukan untuk lebih sempurnanya program pembinaan kesiswaan di masa yang akan datang. Amiin
Waka Kesiswaan
Emi Shofana, S.Pd, M. Pd.I NIP. 197809122005012003