Program Studi Keuangan Publik
A. Permasalahan :
1. Penerapam SIPD RI dan Pemanfaatan aset yang belum optimal: (BPKA Provinsi DIY )
Penerapan SIPD RI terkait dengan siklus pengelolaan keuangan tahap penatausahaan masih belum sempurna baik fitur yang tersedia dan masih sering mengalami error dan server down.
Daftar aduan kendala ke Kemendagri harus melalui antri yang panjang dan membutuhkan waktu lama.
Pemanfaatan aset melalalui kerjasama sewa tanah belum optimal sehingga pendapatan asli daerah belum optimal
Adanya tumpang tindih dalam pengelolaan aset sumbu filosofi antara Pemerintah Provinsi DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta.
2. Pendataan dan Pendaftaran Wajib Pajak Alat Berat (UPT. Bakuda Prov Kep.
Babel Wil. Kab. Belitung Timur)
Masih banyak wajib pajak (WP) alat berat yang belum terdaftar.
Proses pendataan dan pendaftaran WP masih manual dan memakan waktu lama.
Permasalahan ini dilatarbelakangi oleh pencabutan UU Pengusaha alat berat menggugat Pasal 2 ayat (1) huruf a dan Pasal 4 ayat (1) huruf a UU PDRD ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada tahun 2017.
3. Proses Pemeriksaan (Inspektorat Provinsi Riau)
Masih terdapat temuan penyimpangan dan potensi kerugian negara dalam pengelolaan keuangan.
Proses pemeriksaan belum sepenuhnya transparan dan akuntabel.
Tindak lanjut hasil pemeriksaan belum optimal.
4. Pemanfaatan aset yang belum optimal: (BPKA Prov Kalbar)
Pencatatan aset belum dilakukan secara tertib dan konsisten.
B. Solusi :
1. Penyempurnaan SIPD RI
Penyempurnaan siklus pengelolaan keuangan pada SIPD terutama bagian penatausahaan
Percepatan respon pengaduan kendala penerapan SIPD RI
2. Pemanfaatan aset yang belum optimal:
Optimalisasi PAD melalui pemanfaatan aset tanah
Pencatatan Aset
Koordinasi Pengelolaan Aset
3. Pendataan dan Pendaftaran Wajib Pajak Alat Berat:
Percepatan Pendaftaran WP Alat Berat untuk
Optimalisasi Penarikan Pajak Alat Berat sesuai dengan Perda No. 3 Tahun 2021 4. Proses Pemeriksaan:
Meningkatkan kapasitas dan kompetensi
Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
C. Skill :
Peningkatan pengetahuan mengenai SIPD RI
Peningkatan Kemampuan pengelolaan Aset
Pendekatan Kepada Masyarakat terkait sewa tanah
Pengelolaan Pendapatan Pajak Provinsi
Peningkatan Kompetensi Audit dan Pemeriksaan Keuangan.
Dokumentasi
UPT. Bakuda Belitung Timur
BPKA DIY
Latar belakang
Salah satu bentuk penyelenggaraan pemerintahan yaitu pengelolaan keuangan daerah. Pengelolaan keuangan daerah yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pejabat pengelola keuangan, yang sesuai dengan jabatan dan wewenangnya, meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Praktik pengelolaan keuangan daerah perlu dipelajari mengingat urgensi pemgelolaan keuangan pada penyelenggaraan pemerintahan daeran