Selanjutnya penyusunan skripsi berjudul “Fitur Berita Sebagai Metode Dakwah (Kajian Rubrik Silaturahim di Majalah QA Propetic Parenting), disusun sebagai syarat karya ilmiah untuk memperoleh gelar. Ahmad Rifa’i, M. Phil selaku pembimbing I, terima kasih atas segala masukan dan bimbingannya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan Ibu Endang Sulistyasari, M.Si selaku Pembimbing Akademik KPI A Angkatan 2004 Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Bapak Wahid A.R selaku Pemimpin Redaksi Majalah QA Propetic Parenting yang telah banyak membantu dalam proses penelitian. Topik skripsi ini berjudul “Berita Unggulan Sebagai Metode Davit (Kajian Kolom ‘Silaturahim’ di Majalah QA Profetik Parenting). Sedangkan ada pula yang menyebutnya sebagai berita atau pemberitaan sejarah.2 Jadi tujuan berita tertentu dalam penelitian ini adalah pemberitaan fakta-fakta tentang peristiwa, peristiwa atau objek tertentu yang mempunyai sisi menarik dan penting untuk disajikan kepada khalayak, disajikan dengan gaya menggunakan gaya naratif (telling). ).
Metode dalam “Kamus Ilmiah Populer” berarti cara yang teratur dan sistematis dalam melaksanakan sesuatu atau dapat juga diartikan cara kerja.3 Istilah dakwah berasal dari bahasa Arab yaitu da’a, yad’u, da 'vatan yang artinya memanggil, memanggil, mengajak atau mengundang.4 Dalam Al-Qur'an, dakwah juga diartikan sebagai seruan dan ajakan umat manusia untuk berbuat kebaikan kepada Allah secara bersama-sama, dengan peribahasa dan kata-kata yang baik untuk digapai. kemaslahatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.5 Jadi metode dakwah dalam penelitian ini adalah bagaimana menyampaikan nilai-nilai Islam kepada pembacanya melalui format khusus. Majalah QA Prophetic Parenting merupakan majalah Islami yang diterbitkan oleh Komunitas Keluarga Muslim Indonesia sejak tahun 2003. Yang dimaksud dengan majalah dalam penelitian ini adalah Majalah QA Prophetic Parenting yang terbit secara berkala.
Berita khusus sebagai metode ajakan (Kajian kolom Silaturahim di Majalah QA Profetik Parenting), yaitu kajian yang menggambarkan dan menjelaskan bagaimana penulisan berita yang bersifat ciri khas pada kolom Silaturahim dapat mendukung metode dakwah melalui tulisan.
LATAR BELAKANG MASALAH
Silaturahim' dalam QA Prophetic Parenting Magazine), yaitu kajian yang mendeskripsikan dan menjelaskan bagaimana penulisan berita feature pada kolom Silaturahim dapat mendukung metode dakwah melalui tulisan. Ada artikel, cerita pendek, serial, puisi, atau liputan khusus yang dimuat dalam cerita unggulan atau hal lain di surat kabar. Salah satu hal yang menarik dan banyak diikuti pembaca dalam penyajian media adalah fitur.
Seperti yang dinyatakan Wolseley dan Campbell dalam buku mereka Exploring Journalism, mereka mendeskripsikan artikel surat kabar sebagai "acar" dalam hidangan makanan, yang tidak memberikan kalori besar namun meningkatkan nafsu makan dan rasa. Mengingat keunggulan dan signifikansi keberadaan sebuah artikel di media massa, hal ini jelas membuka peluang bagi para penulis (jurnalis) untuk menyampaikan informasi melalui penulisan berita utama. Pasalnya, keberadaan fitur-fitur dalam media massa merupakan hal yang tidak bisa diabaikan begitu saja dan terbukti mampu menarik perhatian banyak pembaca.
Sebab dalam penulisan berita headline, sisi afektif pembaca lebih mudah tersentuh dibandingkan sisi kognitifnya. Oleh karena itu melalui penelitian ini penulis ingin mendeskripsikan dan menjelaskan bagaimana penulisan berita feature dapat dijadikan sebagai metode dakwah melalui tulisan di media massa.
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN PENELITIAN
KEGUNAAN PENELITIAN
TELAAH PUSTAKA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan gaya bahasa wacana ciri-ciri kepribadian di surat kabar harian Kompas tahun 2003. Sedangkan gaya bahasa yang ditemukan meliputi empat jenis, yaitu (1) gaya bahasa komparatif (perbandingan, personifikasi, antitesis , perifrasis, koreksi dan epanortosis), (2) gaya bahasa yang bertentangan (hiperbola, litotes, klimaks, dan anti klimaks), (3) gaya bahasa sambung-menyambung (sinekdoke, kiasan, eufemisme, antonomasia, erotesis, elips, dan ascension), dan (4) pengulangan gaya bahasa (epizeukis, tautotes, anafora, epistropha, simploke dan anadilopsis).15. Disertasi Kartikasari kemudian diberi judul “Gaya Bahasa pada Artikel Perjalanan di Majalah Femina”.
Penelitian ini berupaya mengungkap gaya bahasa travelogue di majalah Femina. 15Suryadi, Struktur dan Gaya Bahasa dalam Wacana Ciri Kepribadian di Harian Kompas Edisi 2003, Skripsi, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2005. Kedua, bentuk gaya bahasa dalam teks perjalanan di majalah Femina , dapat menimbulkan penafsiran makna yang berbeda-beda, dilihat dari konteks kalimatnya.
Ketiga, gaya bahasa yang paling dominan dalam majalah Femina adalah gaya bahasa personifikasi, yaitu gaya bahasa yang menempelkan ciri-ciri manusia pada benda mati atau gagasan sehingga benda atau gagasan itu tampak hidup seperti manusia. Ketujuh, feature ditulis dengan menggunakan gaya bahasa jurnalistik sastra yang mengacu pada gaya fiksi cerpen yang hidup, menarik, hidup, segar, terpilih, menawan dan mampu membangun imajinasi masyarakat pembaca. Adapun dari segi faktual, ternyata pengajaran dakwah dalam Al-Qur'an juga menggunakan cara tersebut untuk meyakinkan masyarakat.
Teori yang telah lama diyakini oleh para ilmuwan dunia ini ternyata tertuang dalam Alquran. Kita bisa melihat banyak kisah dalam Al-Qur'an yang menampilkan sifat-sifat kepahlawanan, kejujuran, pengorbanan, kesabaran dan lain-lain. Dalam Al-Qur'an disebutkan, Beliau adalah sosok yang luar biasa cintanya kepada Allah SWT.
Maksudnya adalah penggunaan gaya bahasa dalam karya tulis seni, yang menurut Keraf diartikan sebagai cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa dengan cara khusus yang menunjukkan jiwa dan kepribadian penulis (pengguna bahasa). Gaya berbahasa yang baik hendaknya mengandung tiga unsur, yaitu kejujuran, kesantunan, dan minat. Gaya kebahasaan yang lazim digunakan dalam feature tidak berbeda dengan karya sastra lainnya, yaitu: kiasan serupa, kiasan bertentangan, dan kiasan sambung-menyambung.
Dalam Al-Qur'an sendiri misalnya, metode penyampaian pesan dakwah juga menggunakan gaya bahasa sastra yang tinggi. Selain itu, jika kita memperhatikan ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung cerita, kita juga akan menemukan kriteria tersebut.
METODE PENELITIAN
SISTEMATIKA PEMBAHASAN
Bab I merupakan pendahuluan yang memuat: penegasan judul, latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, penerapan penelitian, tinjauan pustaka, kerangka pemikiran teoritis, metode penelitian dan sistematika pembahasan. Bab II mengulas tentang gambaran umum Majalah QA Profetik Parenting, meliputi: sejarah singkat, visi dan misi, struktur organisasi dan tata kerja, dan bab ini juga mengulas kolom Silaturahim secara mendalam, meliputi: sejarah, tujuan, format materi, Topikal materi kolom dan Manajer/Penanggung Jawab Majalah QA Profetik Parenting. Bab III membahas tentang penulisan berita sebagai metode dakwah di Majalah QA Prophetic Parenting, yang memuat analisis kolom Silaturahim di Majalah QA Prophetic Parenting 2003-2006.
Secara khusus pada Bab III akan disajikan gambaran mengenai analisis ciri-ciri, analisis metode dakwah, serta materi dan pesan dakwah yang terdapat pada bagian Silaturahim. Teks feature pada bagian “Silaturahim” memuat beberapa ciri, yaitu lengkap/utuh, penggunaan teknik naratif/deskriptif, faktual, ketertarikan manusia terhadap alam, profil tokoh, gaya sastra, tidak lekang oleh waktu/bertele-tele, serta bersifat informatif dan rekreatif. . Meskipun ada dua sifat yang tidak mengandung salah satu sifat tersebut, penggunaan sifat lain dapat menutupi kekurangan tersebut.
Ciri-ciri yang terdapat pada teks induk nampaknya mempunyai kelebihan yang dapat dijadikan metode dakwah. Dengan kata lain atribut dapat dijadikan sebagai metode dakwah yang cukup efektif, khususnya penyampaian dakwah melalui tulisan (bil qalam). Fungsi metode dakwah terutama terletak pada kelebihan dan fungsi ciri-cirinya yang mampu membuat pesan dakwah lebih mudah diterima pembaca dibandingkan format tulisan lainnya.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk menyusun disertasi, melalui kesempatan ini penulis akan memberikan masukan atau saran yang membangun kepada para redaksi Majalah QA Propetic Parenting pada umumnya dan kepentingan penyiaran Islam pada khususnya. Penulisan pesan informasi berupa berita pada majalah sebaiknya ditulis dalam format feature news (soft news). Sedangkan jika menggunakan format feature news bisa bertahan lebih lama karena memiliki sifat fitur yang tahan lama.
Disini kita akan melihat kelebihan fitur-fiturnya, terutama fitur-fiturnya yang cukup efektif jika digunakan dalam berdakwah sebagai metode berdakwah. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat karunia, taufiq dan hidayah-Nya, penulis berhasil menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “CIRI-CIRI BERITA SEBAGAI METODE DAKVAH (KAJIHAN RUBRIK 'SILATURAHIM' DALAM MAJALAH PENGasuhAN NABI PADA QA). Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan editor QA Journal of Prophetic Parenting serta para pembaca pada umumnya.