• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR KERJA AMAN PEKERJAAN GALIAN.

N/A
N/A
Melon Momon

Academic year: 2023

Membagikan "PROSEDUR KERJA AMAN PEKERJAAN GALIAN. "

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SOP PEKERJAAN GALIAN

Standar Operasional Prosedur Pekerjaan Galian mempunyai tujuan sebagai berikut :

1. Pembentukan saluran air dan selokan.

2. Penyiapan formasi untuk pondasi pipa, gorong-gorong, atau struktur lain.

3. Pembuangan bahan yang tidak terpakai, misal humus.

4. Pembongkaran perkerasan beraspal.

5. Pembentukan lereng.

6. Pembentukan formasi badan jalan.

7. Mendapatkan bahan timbunan atau bahan lain untuk jalan.

Potensi bahaya pekerjaan galian tanah : 1. Galian tanah longsor

2. Adanya gas beracun

3. Adanya listrik / kabel yang tertanam 4. Kekurangan oksigen

5. Tertimbun tanah

PROSEDUR KERJA AMAN PEKERJAAN GALIAN.

Langka h

Prosedur

1 Melakukan tool box meeting dan menjelaskan rencana kerja.

2 Prosedur persiapan :

 Tentukan titik penggalian manual sebelum melakukan aktivitas penggalian.

 Periksa gambar lay out, pastikan tidak ada fasilitas bawah tanah seperti pipa gas, listrik, atau kabel komunikasi lainnya. Jika ditemukan kabel, segera lakukan pengetesan dan laporkan pada PIC BAT.

 Pastikan ijin kerja telah ada sebelum memulai pekerjaan galian.

(Galian minimal 20cm wajib ada ijin kerja).

 Pasang papan tanda atau safety sign untuk menginformasikan pekerjaan galian, kemudian pasang hard barikade sekeliling area kerja.

 Persiapkan peralatan kerja dengan melakukan inspeksi dan tagging alat sebelum mulai pekerjaan.

 Akses tangga untuk galian sudah memenuhi standar keamanan.

 Untuk pekerjaan galian di ruang tertutup seperti gorong – gorong, pastikan telah ada ijin kerja ruang terbatas.

 Lakukan pengecekan gas berbahaya pada pekerjaan galian tertutup.

 Jika memungkinkan, saluran bawah tanah, kabel listrik dan lini produk atau saluran pembuangan dalam batas penggalian harus diisolasi. Prosedur LOTO harus diikuti.

 Penggalian yang berdekatan dengan bangunan, jalan, dinding penahan dan struktur lainnya harus ditinjau kembali oleh orang yang berkompeten untuk mengatasi risiko bahaya tertimbun / terkubur.

 Pastikan penerangan cukup baik saat pekerjaan galian.

3 Prosedur penggalian manual :

 Pembersihan area galian dari tanaman dan akar.

 Gunakan peralatan gancu, scop, dan cangkup yang aman.

 Pastikan jarak aman tiap pekerja saat melakukan penggalian manual.

 Tempatkan tanah galian pada area timbunan yang memiliki jarak yang cukup dari titik galian yaitu sejauh 80cm dari bibir galian agar tidak memberi beban pada sisi galian.

 Setelah pekerjaan selesai dan galian manual selesai dilakukan,

EHS BULETIN

PEKERJAAN GALIAN TANAH

(2)

siapkan administasi terkait surat keluar yang disetujui pihak setempat. Lalu segera buang dan bawa keluar dari area kerja.

 Untuk mencegah adanya longsoran, gunakan shoring atau penopang untuk permukaan galian yang terbuka.

4 Prosedur penggalian menggunakan Excavator :

 Lakukan checklist alat berat sebelum memasuki area kerja.

 Checklist dilakukan setiap hari, setiap akan memulai pekerjaan menggunakan alat berat.

 Pastikan alat berat memiliki Surat Ijin Alat / SIA.

 Pastikan operator memiliki Surat Ijin Operator / SIO.

 Mobilisasi alat berat menggunakan truk towing.

 Ijin kerja excavasi telah dibuat sebelum pekerjaan dimulai.

 Pastikan alat berat berdiri pada tanah yang padat dan rata.

 Setelah selesai mengoperasikan alat berat, parkirkan alat berat di tempat datar dan aman.

 Ketika excavator beroperasi, pastikan jarak aman dan pekerja dilarang mendekat.

 Pastikan ada pemandu

(3)

Referensi

Dokumen terkait