PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
NPL yang besar menjadi salah satu penyebab terhambatnya penyaluran kredit. 3 Oleh karena itu penanganan permasalahan untuk mengatasi kredit bermasalah atau kredit macet sangat diperlukan. Kredit bermasalah seperti ini banyak dijumpai pada lembaga penyalur dana kredit seperti PT. 4Winda Elo Mendari dan Widayati, upaya penanganan kredit bermasalah di cabang utama Bank Nagari Padang.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga keuangan pegadaian untuk pengembangan praktis khususnya di bidang pengelolaan keuangan.
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Penelitian Relevan
Persamaan antara penelitian ini dan penulis adalah sama-sama membahas tentang analisis pengelolaan keuangan dan menggunakan pendekatan metode kualitatif, bedanya penulis pada penyelesaian kredit bermasalah, dan penelitian ini dengan Koperasi Syariah Tabalong. Penelitian ini memiliki kesamaan yaitu mengkaji penyelesaian kredit bermasalah dan analisis data yang digunakan bersifat kualitatif. Perbedaan antara penelitian ini adalah terletak pada lokasi penelitian dimana penelitian ini fokus pada PT.
Tinjauan Teori
- Manajemen Keuangan
- Manajemen Keuangan Syariah
- Kredit
- Kredit Bermasalah
- Penyelesaian Kredit Bermasalah
- Pegadaian
Analisis Manajemen Keuangan Syariah Terhadap Penyelesaian Kredit Bermasalah Pada Pegadaian Kawasan Siap. Informasi yang diterima, Pegadaian wilayah Parepare mendapat dana atau modal dari perbankan. Pegadaian Kawasan Parepare yang pengendalian kreditnya buruk melakukan penagihan secara terus menerus sampai konsumennya bersedia membayarnya.
Pegadaian Area Parepare melaksanakan kegiatan penyaluran dana berdasarkan pelaksanaan fungsi manajemen dengan memperhatikan ketaatan pada prinsip syariah, yang dilaksanakan dengan benar.
Teori Konseptual
Kerangka Pikir
Kerangka ini disusun berdasarkan tinjauan literatur dan hasil penelitian yang relevan atau berkaitan. Untuk memperjelas gambaran penelitian ini, penulis akan menyajikan kerangka berpikir yang dapat mewakili isi penelitian ini secara umum, yang dapat dilihat pada gambar berikut.
METODE PENELITIAN
- Jenis dan Pendekatan Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Fokus Penelitian
- Jenis dan Sumber Data
- Tahap Pengumpulan Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Uji Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
Pegadaian Area Parepare pada dasarnya dilakukan untuk menjamin kelengkapan berkas yang menunjukkan identitas pelanggan dan perusahaan pelanggan, serta kelancaran pelanggan dalam membayar tagihannya. Dari Pegadaian Area Parepare dapat disimpulkan bahwa penyebab kredit bermasalah tidak hanya terletak pada pelanggan saja, namun juga dipengaruhi oleh faktor internal di Pegadaian yaitu lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan prosedur perkreditan, lemahnya informasi mengenai kredit macet dan lemahnya kredit. administrasi. Pegadaian Area Parepare yaitu Penataan Kembali, Rekondisi, Penarikan dan Penjualan Melalui Lelang. Hasil wawancara dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat kendala dalam pengumpulan produk terpercaya yaitu dalam memenuhi tenggat waktu, pelanggan mengalami tunggakan pembayaran sebanyak tiga kali berturut-turut.
Pegadaian Area Parepare mengatasi permasalahan tersebut dengan solusi yaitu : Tetap mengeksekusi agunan apa adanya. 60 Endy Agustinus, Credit Rist Support Pegadaian wilayah Parepare, wawancara penelitian di PT.. 63 . untuk menghemat kredit, karena dalam hal ini nasabah tidak mampu memenuhi kewajibannya membayar angsuran pinjaman yang direncanakan, oleh karena itu angsuran kredit tersebut dijadwal ulang. Rencana kerja program kegiatan produk syariah Pegadaian Area Parepare adalah Amanah, Rahn, Arrum Emas, Arrum Haji, Rahn Hasan, Rhan Flexi dan Rahn Bisnis.
Pegadaian Area Parepare mempunyai struktur organisasi yang dipilih berdasarkan keahlian di bidangnya dan dengan keputusan bersama sehingga pekerjaan yang dilaksanakan rapi, teratur dan sistematis, terstruktur dengan tujuan yang ingin dicapai. Solusi penyelesaian kredit bermasalah pada Pegadaian wilayah Parepare adalah melalui penjadwalan ulang yaitu penjadwalan ulang, renovasi yaitu perubahan berbagai persyaratan yang berlaku, penarikan dan penjualan melalui lelang. Pegadaian berusaha menghubungi pelanggan untuk ditagih sebelum jatuh tempo pembayaran, dan bekerjasama. dengan asuransi untuk menjamin pengambilan kredit.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum PT. Pegadaian Area Parepare
Sejarah pegadaian dimulai ketika VOC mendirikan Bank Van Leening, sebuah lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman dengan sistem gadai. Lembaga ini pertama kali didirikan di Batavia pada tanggal 20 Agustus 1746. Kemudian pada tahun 1811 pemerintah Inggris mengambil alih dan membubarkan Van Leening Bank, masyarakat diberi kebebasan untuk mendirikan usaha pegadaian. Namun cara tersebut berdampak buruk, pemegang izin tetap melanjutkan praktik rentenir atau rentenir yang dianggap kurang menguntungkan bagi pemerintah Inggris. Oleh karena itu metode lieccentie stelsel diubah menjadi patch stalsel yaitu pendirian pegadaian diberikan kepada masyarakat yang mampu membayar pajak yang tinggi kepada pemerintah.44.
Kantor Biro Pegadaian dipindahkan ke Karang Anyar (Kebumen) karena situasi perang yang terus memburuk. Pada tahun 1961, bentuk badan hukum berubah dari “JAWATAN” menjadi “PN” berdasarkan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (Perpu) No. Pada tahun 2012, bentuk badan hukum berubah dari “PERUM” menjadi “PERSERO”. Pada tanggal 1 April 2012 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.
Pegadaian Syariah pertama didirikan pada bulan Januari 2003 di Jakarta dengan nama Unit Pelayanan Gadai Syariah Cabang Dewi Sartika. Disusul dengan berdirinya ULGS di Surabaya, Makassar, Semarang, Surakarta dan Yogyakarta pada tahun yang sama hingga September 2003. Masih di tahun yang sama, empat cabang pegadaian di Aceh diubah menjadi pegadaian syariah.
Struktur organisasi digunakan sebagai sarana untuk mencapai visi dan misi perusahaan, sehingga diperlukan penyesuaian untuk mencapai tujuan perusahaan.
Faktor–Faktor Penyebab Terjadinya Kredit Bermasalah
Besaran pinjaman yang dapat diambil nasabah, Pegadaian akan melakukan verifikasi dan survey kemudian menyetujui besaran pinjaman yang akan diberikan. Setelah nasabah menyerahkan berkas, pihak pegadaian akan memeriksa berkas nasabah untuk melihat apakah nasabah mempunyai banyak pinjaman dari instansi lain. Selanjutnya pegadaian akan memutuskan apakah nasabah layak menerima kredit dalam jumlah dan jangka waktu yang diinginkan.
Kredit bermasalah adalah ketidakmampuan nasabah untuk tetap membayar kreditnya sesuai yang telah diperjanjikan, sehingga mengakibatkan tertundanya pembayaran dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan yang kualitasnya termasuk dalam kategori kurang lancar, dipertanyakan, dan bermasalah. Faktor penyebab kredit bermasalah adalah buruknya pengawasan dari pihak pegadaian, menurunnya pendapatan nasabah yang menyebabkan kemampuan membayar angsuran juga menurun, dampaknya. Penyebab terjadinya kredit bermasalah adalah karena menurunnya pendapatan nasabah karena usaha yang dimilikinya tidak berjalan lancar sehingga mengakibatkan nasabah tidak mampu membayar angsuran pada waktu yang telah disepakati.” 49.
Dari data di atas terlihat jelas bahwa kredit bermasalah muncul karena menurunnya usaha nasabah, sehingga penghasilannya tidak mencukupi untuk membayar angsuran yang telah disepakati. Penyebab terjadinya kredit bermasalah adalah lemahnya pengendalian kredit yang mengakibatkan terjadinya kredit macet, karena tidak adanya pengendalian yang baik terhadap pengguna kredit maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyimpangan dalam penggunaan kredit yang tentunya merugikan pihak pegadaian. , Karena. Meningkatnya kredit macet merupakan tanda bahwa jumlah kewajiban pegadaian kepada nasabah semakin berkurang.
Sedangkan faktor eksternal yang menjadi penyebab kredit bermasalah adalah kegagalan usaha nasabah yang mengakibatkan menurunnya pendapatan, suatu bentuk ketidakstabilan usaha yang dijalankan nasabah atau kesengajaan tidak membayarkan pinjaman tepat waktu.
Solusi Terhadap Penyelesaian Kredit Bermasalah
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah yang tepat sebagai langkah restrukturisasi dan perbaikan kredit bermasalah. Penyelesaian kredit bermasalah dalam teori asosiasi perbankan indonesia dapat dilakukan dengan tiga cara, pertama restrukturisasi yaitu restrukturisasi atau perubahan syarat-syarat pembiayaan yang hanya menyangkut rencana pembayaran, kedua rekondisi yaitu perubahan beberapa persyaratan yang berlaku sebagaimana tercantum Dalam perjanjian kredit, restrukturisasi ketiga adalah tindakan perseroan terhadap pelanggan, antara lain dengan memberikan tambahan kredit kepada pelanggan. Dikreditkan sebanyak 3 kali, dan apabila tidak dipenuhi maka pegadaian akan melakukan perundingan nasabah, dan apabila tidak berhasil maka pegadaian akan segera mengklaimnya atau menjualnya secara lelang.” 54.
Ya, dalam penyelesaian kredit bermasalah, cara yang digunakan adalah rescheduling yaitu mengubah rencana pembayaran, rekondisi yaitu memeriksa kelengkapan berkas untuk memberikan perubahan rencana pembayaran, terus menarik jaminan jika nasabah tidak berniat membayar dan terakhir penjualan melalui lelang” 55. Jadi apabila kredit tersebut dilunasi oleh nasabah, maka pegadaian wajib mengembalikan barang yang dijadikan jaminan kepada nasabah. Menjual barang jaminan secara pribadi merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk mengatasi kredit macet, dimana Pegadaian dan pelanggan sepakat untuk melunasi hutang dan piutangnya dengan pertimbangan dan musyawarah mufakat.
“Ada jalur dimana ketika nasabah kredit bermasalah maka pihak pegadaian melakukan klaim, entah itu kerugian, entah nasabahnya meninggal dunia, mesinnya hilang dan bisa diklaim”56. Sebelum melakukan penjadwalan ulang, perlu melihat terlebih dahulu karakter nasabah apakah masih dapat dipercaya atau tidak.Untuk mengatasi kredit bermasalah tidak hanya diberikan kepada nasabah saja. “Apabila kredit macet maka dipanggil sebanyak 3 kali dan apabila tidak diperhitungkan maka pegadaian akan melakukan perundingan dengan nasabah, kemudian apabila tidak berhasil maka jalan satu-satunya adalah dengan menarik agunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. perjanjian yang telah disepakati.”59.
Sedangkan hasil penelitian yang penulis uraikan menunjukkan metode yang digunakan dalam menangani kredit bermasalah pada PT.
Analisis Manajemen Keuangan Syariah Terhadap Penyelesaian
Rekondisi adalah penyelamatan kredit bermasalah dengan mengubah sebagian perjanjian antara pemberi gadai dan nasabah dengan harapan nasabah dapat membayar kewajibannya. Rekondisi merupakan langkah yang dilakukan lembaga keuangan untuk menyelesaikan kredit bermasalah berupa pemberian keringanan pembayaran bagi hasil tanpa mengurangi sisa kewajiban pokoknya. Nasabah hanya mendapat keringanan sebesar bagi hasil, namun tidak mendapat keringanan pokok pinjaman. Segala kegiatan yang berbentuk akad (akad) dan berupa instrumen keuangan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan syariah di Pegadaian, yaitu pelaksanaan fungsi pengelolaan dan upaya penghimpunan dana atau pengalokasian dana tersebut dengan memperhatikan pemenuhan prinsip syariah.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan syariah di Pegadaian yaitu pelaksanaan fungsi manajemen dengan memperhatikan kepatuhan terhadap prinsip syariah telah terlaksana dengan baik. Faktor penyebab kredit bermasalah adalah lemahnya pengawasan pihak pegadaian, kelemahan dokumentasi perkreditan, kurangnya pengawasan kredit, kelemahan transaksi agunan, kelemahan prosedur peminjaman, prinsip 5 C (karakter, kapasitas, modal, agunan, kondisi). tidak dilaksanakan Jika analisa pengajuan kredit menurunnya pendapatan nasabah berarti kemampuan membayar angsuran juga menurun, dampak Covid sangat berdampak terhadap pendapatan usaha nasabah. Dalam menjalankan pengelolaan yang baik, hendaknya Pegadaian Wilayah Pare-Pare lebih memperhatikan kualitas personel pengelola dokumen perkreditan dan melaksanakannya sesuai prosedur yang berlaku untuk mengurangi angka kredit macet yang terjadi setiap tahunnya.
Masyarakat setempat hendaknya menghargai pelayanan yang diberikan oleh Pegadaian Area Pare-Pare dan wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan tanpa melakukan kegiatan menyimpang yang dapat merugikan Pegadaian dan pelanggan itu sendiri. Nadia Moulisa, Pengawasan upaya pencegahan potensi kredit bermasalah pada bank BRI, Skripsi Sarjana: Perpustakaan Universitas Indonesia (2014). Sejarah Pegadaian, website resmi Pegadaian.co.id, diakses di https://www.pegadaian.co.id/profil/bisnis-usaha, pada tanggal 9 Februari 2023.
Bagaimana solusi atas kendala pelaksanaan kebijakan reprogramming, rehabilitasi dan restrukturisasi penanganan kredit bermasalah?
PENUTUP
Simpulan
Saran
Pegadaian Parepare, Website Resmi ekobiz.parekota.go.id, diakses di https://ekobiz.pareparekota.go.id/?p=230 pada tanggal 9 Februari 2023. Pegadaian Persero, Laporan Tahunan (Annual Financial Report), Pejabat Pegadaian Website .co.id, diakses di https://www.pegdaian.co.id/report-kerja/report-tahunan, pada 10 Januari 2023.