• Tidak ada hasil yang ditemukan

Putusan Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin Nomor 2-P/PM I-06/AD/XI/2024

N/A
N/A
Krisna Rafi

Academic year: 2024

Membagikan " Putusan Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin Nomor 2-P/PM I-06/AD/XI/2024"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id PUTUSAN

NOMOR 2-P/PM I-06/AD/XI/2024

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin yang bersidang di Banjarbaru dalam memeriksa perkara pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dilaksanakan dengan acara pemeriksaan cepat, pada hari Rabu tanggal 13 November 2024 atas nama Terdakwa:

Nama lengkap : JONI AFRINSYAH Pangkat / NRP : Serka, 31010236320680

Jabatan : Babinsa Ramil 1007-01/Banjarmasin Timur Kesatuan : Kodim 1007/Banjarmasin

Tempat, tanggal lahir : Kuripan (Lampung), 16 Juni 1980 Jenis kelamin : Laki-laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Tempat tinggal : Sarang Halang Gg, 15 Pelaihari PENGADILAN MILITER I-06 BANJARMASIN tersebut:

Membaca, Berita Acara Pelanggaran Lalu Lintas Tertentu dari Denpom VI/2 Nomor BP-12/C-01/Denpom Vl/2/X/2024 tanggal 22 Oktober 2024.

Memperhatikan, Dakwaan dan Tuntutan Pelanggaran Lalu Lintas dari Oditur Militer Nomor: DAK/02/XI/ 2024 tanggal 4 November 2024.

Mengingat, Pasal 288 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

MENGADILI:

1. Menyatakan Terdakwa Joni Afriansyah, Serka NRP 31010236320680 bersalah melakukan pelanggaran lalu lintas:

“Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi yang sah”.

2. Memidana Terdakwa oleh karena itu dengan denda sejumlah Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah) atau kurungan pengganti selama 5(lima) hari.

3. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp15.000,00(lima belas ribu rupiah).

4. Menetapkan barang bukti berupa:

- 1(Satu) Unit sepeda motor Kawasaki KLX Noreg 7462-VI.

Dikembalikan kepada yang berhak yaitu Satuan Terdakwa (…..).

Halaman 1 dari 2 halaman Putusan Nomor 2-P/PM I-06/AD/XI/2024

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1

(2)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.idDemikian diputuskan oleh Hakim Sri Kresno Haryo Wibowo, S.H. Mayor Kum NRP 539551 Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin pada hari Rabu tanggal 13 bulan November tahun 2024 dan diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum dengan dihadiri Oditur Militer Sunadi, S.E., S.H., M.H. Letnan Kolonel Chk NRP 11020020010478, Panitera Pengganti Fahri Soleh, S.H., Lettu Chk NRP 21020128590281 serta di hadapan umum dan dihadiri oleh Terdakwa.

Keterangan:

Pelanggaran Lalu Lintas ini dilakukan pada hari Jumat tanggal 18 Oktober 2024 sekira pukul 07.10 WITA di Jalan Kampung Melayu, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Halaman 2 dari 2 halaman Putusan Nomor 2-P/PM I-06/AD/XI/2024

Hakim

Sri Kresno Haryo Wibowo, S.H.

Mayor Kum NRP 539551 Panitera Pengganti

Fahri Soleh, S.H.

Lettu Chk NRP 21020128590281

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Putusan Mahkamah Agung Nomor 961 K/ Pid.Sus/ 2012 yang menyatakan Putusan Pengadilan Tinggi Banjarmasin Nomor

Putusan tindak pidana desersi dalam waktu damai dengan hadirnya Terdakwa yang penulis teliti pada perkara yang ada di Pengadilan Militer III-12 Surabaya tersebut

Kemudian implikasi hukum dikabulkannya tentang Nota Perlawanan Oditur Militer terhadap pembatalan dakwaan perkara Narkotika oleh Pengadilan Militer III-14 Denpasar

TINJAUAN HUKUM PIDANA TERHADAP ANGGOTA MILITER YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOBA (STUDI PUTUSAN PENGADILAN MILITER III-13 MADIUN NOMOR :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian aspek hukum Oditur Militer mengajukan kasasi atas Putusan bebas Pengadilan Militer III-13 Madiun Nomor :

Berdasarkan putusan majelis hakim di Pengadilan Militer (DILMIL) II-09 Bandung Nomor 63-K/PM.II-09/AD/III/2013 Tahun 2013 mengenai dijatuhkannya hukuman pidana mati

Hasil penelitian menunjukkan bahwa disparitas pidana terhadap putusan pengadilan pada perkara pidana cepat pada tiga kasus pelanggaran lalu lintas di Pengadilan Negeri Kelas IIB Kota

Penulis mengambil judul skripsi “Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Penganiayaan Oleh Oknum TNI Kepada Warga Sipil Studi Putusan Nomor : 10-K/PM II-11/AD/I/2019”, yang membahas mengenai