• Tidak ada hasil yang ditemukan

RADEN INTAN LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "RADEN INTAN LAMPUNG "

Copied!
61
0
0

Teks penuh

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar siswa Aqidah Ahklak kelas II MIN 11 Bandar Lampung tahun ajaran 2017/2018. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti menggunakan penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar Aqidah Ahklak Kelas II MIN 11 Bandar Lampung. Berdasarkan permasalahan di atas, maka rumusan masalah yang diajukan adalah “Apakah penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas Aqidah Akhlak II MIN 11 Bandar Lampung?”

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media gambar dalam meningkatkan hasil belajar pada Aqidah Ahklak Kelas II MIN 11 Bandar Lampung. Hipotesis tindakan yang diajukan adalah penggunaan media gambar dalam meningkatkan hasil belajar Aqidah Ahklak Kelas II MIN 11 Bandar Lampung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar Aqidah Ahklak siswa kelas II MIN 11 Bandar Lampung.

Hal ini terlihat pada siklus I yaitu dari 64,84 siswa, hasil belajar dapat meningkat pada siklus II menjadi 82,53. Almamater saya UIN Raden Intan Lampung sebagai institusi tempat saya belajar dan mampu menyelesaikan skripsi ini.

PENDAHULUAN

Identifikasi masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitia

  • Pengertian Media Gambar

Dapat menambah khasanah pengetahuan tentang media visual sebagai referensi penelitian selanjutnya dan sebagai bekal pengalaman untuk digunakan kelak ketika sudah terjun ke lapangan dan menjadi guru. Sebab dalam kegiatan ini ambiguitas materi yang disampaikan dapat terbantu dengan menghadirkan media sebagai mediator. antara sumber pesan dan penerima pesan. Dalam menggunakan media, guru harus memperhatikan serangkaian prinsip tertentu agar penggunaan media dapat mencapai hasil yang baik.

Kata “media” berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari “medium” yang secara harafiah berarti perantara atau pintu masuk. Association for Education and Communication in Technology (AECT), mengartikan kata media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk mengolah informasi. Asosiasi Pendidikan Nasional (AKM) mendefinisikan media sebagai segala benda yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang digunakan untuk kegiatan tersebut.

Sementara itu, Heinich, dkk (1982) mengartikan istilah media sebagai “istilah yang mengacu pada segala sesuatu yang membawa informasi antara sumber dan penerima”. persepsi pancaindra mata ditekankan dan dibatasi ukurannya, oleh karena itu gambar yang baik digunakan sebagai media pembelajaran harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.

Dapat disimpulkan bahwa prinsip penggunaan media harus diperhatikan bahwa penggunaan media dapat mencapai hasil yang baik dalam menentukan media yang tepat menurut mata pelajaran, kelas yang diajarkan, waktu, tempat dan situasi, jika sesuai dengan yang diinginkan. . 10 Ngurah Andi Putra, “Penggunaan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN Moahino Kabupaten Morowali” Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. Dengan menggunakan media, guru dapat menyampaikan materi dengan pengalaman dan persepsi yang sama pada setiap siswa.

Dapat digunakan untuk memberikan umpan balik...menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran, seorang guru harus memperhatikan langkah-langkah penggunaannya, agar pembelajaran dengan bantuan media dapat berjalan dengan baik. Program pengajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik harus sesuai dengan kurikulum yang relevan, baik isi maupun strukturnya. Efektivitas berkaitan dengan hasil pembelajaran yang dicapai, sedangkan efektivitas berkaitan dengan proses pencapaian hasil pembelajaran Tahapan penggunaan media gambar.

5) Gambar   hendaklah   bagus   dari   segi   seni   dan   sesuai   dengan    tujuan pembelajaran
5) Gambar hendaklah bagus dari segi seni dan sesuai dengan tujuan pembelajaran

Hasil Belajar

  • Pengertian Hasil Belajar
  • Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar

Senada dengan pemikiran Gagne, hasil belajar berupa informasi verbal, keterampilan intelektual, strategi kognitif, keterampilan motorik dan sikap (Suprijono 2009: 5). Sedangkan menurut Sudjana, hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya (Sanjaya 2011). Berdasarkan pendapat para ahli di atas nampak bahwa suatu proses belajar mengajar pada akhirnya akan menghasilkan kemampuan-kemampuan seseorang yang meliputi: pengetahuan, sikap dan keterampilan. 12 Israwati, “Pengaruh Strategi Pembelajaran Dan Motivasi Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Awal SD Negeri 24 Banda Aceh” Jurnal Serambi Ilmu Edisi September 2014 Volume 19 Nomor 2.

Sebagaimana dikemukakan oleh UNESCO, ada empat pilar capaian pembelajaran yang diharapkan dapat dicapai dalam pendidikan, yaitu: learning to know, learning to be, learning to live Together, dan learning to do (Tim Pengembang MKDP). Hasil belajar adalah pola tindakan, nilai nilai, pengertian, sikap, penghayatan dan keterampilan Menurut Bloom, pengertian hasil belajar adalah sebagai berikut: siswa kelas IV sdn 2 sunur sumatera selatan “Pendidikan Dasar Terampil dan Keterampilan Belajar Jilid Jurnal 4 Nomor 1 Juni 2017, H.3.

Menurut Nana Sudjana, hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajar.14 Wina Sanjaya menjelaskan dalam bukunya bahwa hasil belajar itu saling berkaitan. Hasil belajar merupakan kegiatan yang menghasilkan perubahan pada diri individu yang sedang belajar baik aktual maupun potensial. Hasil belajar merupakan perilaku berupa pengetahuan, keterampilan sikap, informasi, atau strategi kognitif yang diperoleh siswa setelah berinteraksi dengan lingkungan dalam suasana atau kondisi hambatan.

Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku setelah siswa melakukan serangkaian kegiatan belajar kognitif.Perubahan yang relevan adalah perubahan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pengetahuan yang dimaksud di sini adalah kemampuan seseorang dalam mengingat, mengingat atau mengulang pengetahuan yang telah diterimanya. Hasil belajar seseorang akan ditentukan oleh faktor internal, baik fisiologis maupun psikis, serta usaha yang dilakukan.

Kecerdasan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat minat hasil belajar, yaitu kecenderungan dan semangat yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Faktor luar yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dapat digolongkan menjadi faktor sosial dan non sosial. Faktor sosial berhubungan dengan hubungan antarmanusia yang terjadi dalam berbagai situasi sosial. Yang termasuk dalam faktor tersebut adalah lingkungan keluarga, sekolah, teman dan masyarakat umum. Faktor non-sosial adalah faktor lingkungan yang tidak bersifat sosial, seperti lingkungan alam dan fisik.17 Selanjutnya uraian berikut akan menguraikan berbagai faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar sebagai berikut.

Selain kecerdasan (intelligence), bakat merupakan faktor yang sangat mempengaruhi proses dan hasil belajar seseorang. Berdasarkan perkembangan tersebut diharapkan siswa mampu mencapai hasil belajar yang baik, karena hal ini juga menunjukkan bahwa penguasaan materi pelajaran dapat berjalan maksimal.

Aqidah Akhlak

  • Pengertian Aqidah Akhlak a. Pengertian Aqidah
  • Tujuan dan Fungsi Aqidah Akhlak a. Tujuan Aqidah Akhlak
  • Ruang Lingkup Aqidah Akhlak
  • Pengertian Akhlak Mulia
  • Materi Pembelajaran Akidah Akhlak di MI kelas II a. Kalimat Thayibah
  • Indikator Keberhasilan Membentuk Akhlak Terpuji Dan Mulia Indikator ukuran kemampuan siswa dalam membentuk akhlak

Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa aqidah akhlak adalah keyakinan yang diyakini kebenarannya di dalam hati yang diucapkan secara lisan dan diamalkan dengan amalan terpuji sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Hadits. Hal-hal yang bisa kita lakukan antara lain mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan aqidah akhlak, hal-hal yang dapat merusak aqidah akhlak, menjauhi perbuatan-perbuatan yang dapat merusak aqidah akhlak dan mengamalkan ilmu yang telah kita pelajari. Sebagaimana diketahui bahwa aqidah akhlak merupakan upaya membentuk manusia yang baik, dan merupakan wahana pemajuan akhlak yang tinggi dalam ajaran Islam.Pembentukan akhlak yang tinggi merupakan tujuan utama pendidikan Islam.

Begitu tingginya nilai ajaran aqidah akhlak sehingga jika pendidik mampu melaksanakan tugasnya maka akan tercapai manusia sempurna yang diidam-idamkan. Tujuan pengajaran Akide Akhlak sebagaimana tertuang dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah untuk meningkatkan dan meningkatkan rasa percaya diri peserta didik yang diwujudkan dalam akhlak terpuji. Mencegah peserta didik dari hal-hal negatif dari lingkungannya maupun dari budaya asing yang akan dihadapinya sehari-hari.

Pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah merupakan salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan memahami dan memelihara keyakinan atau keimanan yang benar, belajar berkomunikasi dengan manusia (habluminannas) dan hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta (habluminallah). Dengan demikian diharapkan siswa dapat menjadi teladan dan pembiasaan dalam mengamalkan akhlak terpuji dan adab islami dengan memberikan contoh perilaku dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, materi pendidikan Aqidah Akhlak tidak hanya mengajarkan ilmu tentang agama saja, namun bagaimana membentuk kepribadian peserta didik agar kuat keimanan dan ketakwaannya serta kehidupannya dihiasi akhlak.

Namun begitu, dalam membincangkan skop akidah akhlak di sini, kami mengemukakan perkara-perkara berkaitan akidah akhlak seperti berikut. Hubungan vertikal antara manusia dengan penciptanya meliputi akidah yang meliputi: iman kepada Allah, iman kepada malaikat-Nya, iman kepada kitab-kitab-Nya, iman kepada rasul-Nya, iman kepada hari akhir dan iman kepada qadha dan qadar-Nya. b. Hubungan horizontal antara manusia dan manusia termasuk dari segi akhlak, yang meliputi: akhlak dalam pergaulan dengan orang lain.

H.363. orang, kewajipan untuk mengamalkan tingkah laku yang baik terhadap diri sendiri dan orang lain, dan mengelakkan tingkah laku yang buruk. Maka berdasarkan huraian di atas, dapatlah disimpulkan bahawa mempelajari akidah akhlak dan mengamalkan akhlak yang baik adalah satu kewajipan bagi umat Islam. Mempelajari akidah akhlak tidak terlepas dari tingkah laku utusan Allah, bagaimana rasul hidup, bagaimana rasul bergaul. . semuanya telah dicontohi oleh Rasull SAW. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: Maksudnya: “Sesungguhnya aku diutuskan kepada akhlak yang sempurna.. sifat-sifat rasul yang patut dicontohi a.

Pengunaan Media Gambar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar

Nana Sudjana mengatakan bahwa “Penggunaan media gambar dalam pembelajaran akan meningkatkan hasil belajar siswa.” Oleh karena itu penggunaan media gambar secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Semakin baik penggunaan media gambar yang dilakukan dan digunakan oleh guru maka akan semakin baik pula hasil yang dicapai oleh suatu lembaga pendidikan.Pembelajaran dengan menggunakan media gambar akan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Gambar

5) Gambar   hendaklah   bagus   dari   segi   seni   dan   sesuai   dengan    tujuan pembelajaran

Referensi

Dokumen terkait

THE YOUNG CITIZEN December~ 1940 CHRISTMAS SPIRIT THE SPIRIT OF CHRIST- THE WIFE OF RIZAL Continued from page 458 MAS: I mean just this?. Continued from page 469 lowly I