Volume 5 Nomor 2 Juli 2023 e-ISSN : 2715-0887 p-ISSN : 2654-7813 Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering (JJEEE)
Rancang Bangun Prototipe Peringatan Dini Banjir Menggunakan Raspberry Pi Berbasis IoT
Restu Adjie Priatim Prodi Teknik Elektro Universitas Ichsan Gorontalo
Gorontalo, Indonesia [email protected]
Muhammad Asri Prodi Teknik Elektro Universitas Ichsan Gorontalo
Gorontalo, Indonesia [email protected]
Syahrir Abdussamad Prodi Teknik Elektro Universitas Negeri Gorontalo,
Gorontalo, Indonesia [email protected] Diterima : Mei 2023
Disetujui : Juli 2023 Dipublika si : Juli 2023
Abstrak—Permasalahan yang sering terjadi ketika adanya bencana alam berupa tanah longsong, angin ribut, banjir, gempa bumi adalah tidak adanya peringatan dini untuk masyarakat yang terdampak bencana alam, sehingga hal ini banyak merugikan masyarakat yang saat itu tidak sempat menyelamatkan barang-barang atau benda-benda yang dianggap penting. Berdasarkan permasalahan ini maka peneliti akan membuat prototipe peringatan dini bencana alam.
Prototipe alat yang akan dibuat adalah peringatan dini untuk bencana banjir dengan tujuan untuk membantu masyarakat agar supaya dapat mengetahui lebih dini mengenai bencana banjir ini serta diharapkan dapat meminimalisir kerugian bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah perangcangan dan eksperimen. Sistem peringatana ini merupakan alat peringatan awal akan terjadinya banjir dengan mendeteksi ketinggian air dengan menggunakan Raspberry Pi sebagai pengontrolnya dan IoT sebagai sistem pengiriman informasi kondisi ketinggian air.
Alat ini dibuat dari rangkaian pendukung seperti sensor HC- SR04 sebagai pendeteksi ketinggian air, LED sebagai lampu indikator ketinggian air, dan buzzer sebagai alarm peringatan.
Sistem IoT bekerja dengan baik dan mengirimkan informasi tentang kondisi ketinggian air yang telah ditentukan. Dari hasil pengujian alat ini sistem mendeteksi level air yang dapat mengirimkan informasi level normal, waspada, siaga, dan awas sebagai level tertinggi, serta dapat mengirimkan notifikasi dan suara alarm yang akan berbunyi pada saat level waspada dan siaga terjadi secara otomatis, informasi juga akan dikirim ke smartphone menggunakan aplikasi Blynk. Dengan demikian sistem deteksi ini dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan informasi lebih awal jika terjadinya bencana banjir.
Kata Kunci—Raspberry Pi; IoT, Blynk
Abstract--The problem that often occurs when there are natural disasters in the form of landslides, hurricanes, floods, earthquakes is that there is no early warning for people who support natural disasters, so this is detrimental to the people who at that time did not have time to save goods or objects. which is considered important. Based on this problem, researchers will create a prototype of natural disaster early warning. The prototype tool that will be made is an early warning against floods with the aim of helping the community to find out earlier about this flood disaster and is expected to minimize losses for the community. The method used is design and experiment. This warning system is an early warning tool for flooding by detecting the water level using the
Raspberry Pi as the controller and IoT as a system for sending information on the condition of the water level. This tool is made of a series of supports such as the HC-SR04 sensor as a water level detector, an LED as a water level indicator light, and a buzzer as an alarm warning. The IoT system works well and sends information about predetermined water level conditions. From the test results of this tool a water level detection system that can send information on normal, alert, standby and alert levels as the highest level, and can send sound notifications and alarms that will sound when the alert and standby levels occur automatically, information will also be sent to a smartphone using the Blynk app.
Thus this detection system can be used to send information earlier if a flood disaster occurs.
Keyboard—Raspberry Pi; IoT; Blynk
I. PENDAHULUAN
Indonesia a da la h sa la h sa tu nega ra ya ng ra wa n akan benca na . Berba gai benca na a lam sering terja di di Indonesia.
Mula i da ri gempa bumi, tsuna mi, ba njir, letusa n gunung bera pi, ta na h longsor hingga kekeringa n. Ha mpir 80%
wila ya h di Indonesia , ka bupa ten a ta upun kota memiliki potensi benca na (ra wa n benca na). Ba njir menja di sa la h satu benca na a la m ya ng sering terja di di bebera pa wila ya h di Indonesia sa la h sa tunya ya itu di da era h Goronta lo.
Ba njir terja di diseba bka n ka rena melua pnya a ir sungai a kiba t ketida kmampuan sunga i untuk mena mpung a ir hujan.
Keterla mba ta n peringa ta n da n pengeva kua sia n bencana ba njir oleh pemerinta h kota ma upun da era h menyebabkan kerugia n di lingkunga n ma sya ra kat. Jumla h penduduk Goronta lo sela ma kura ng lebih 5 ta hun tera khir menga lami peningka ta n [1]. Ha l ini pula berda m pa k pa da peningkatan pertumbuha n la han da n pra sarana kota yang juga berdampak pa da penuruna n kua lita s lingkunga n. Untuk memberikan informa si mengena i da ta ngnya ba njir diperluka n sua tu sistem untuk memberika n peringa ta n dini kepa da masyarakat supa ya lebih bersia p diri da la m mengha dapi benca na ba njir [2]–[7].
Sistem ini berupa a la t/perangkat ya ng menggunakan sensor Ultrasonik da n Raspberry Pi [3], [5], [8] yang terpa sa ng pa da sa lura n a ir ya ng terhubung denga n pera ngkat la innya . Sistem ini juga dilengka pi denga n notifika si yang
a ka n dikirimka n kepa da ma sya rakat ya ng bera da di da erah ra wa n ba njir.
Ba njir sering terja di ka rena melua pnya a ir sunga i a kibat ketida kma mpuan ta na h dala m menampung a ir huja n maka denga n mengguna ka n pendeka tan teknologi berkonsep Internet of Things (IOT) [9]–[13] diha ra pkan a ga r informasi level a ir da pa t diketa hui seca ra realtime. Water level sensor diguna ka n seba ga i pemba ca da ta da n NodeMCU ESP8266 [13]–[19]seba ga i pemroses da n mengirimka n da ta secara nirka bel ke Smartphone android lewa t a plika si Blynk [20]–
[22].
Da ri ha sil penelitia n terda hulu berjudul mitiga si benca na ba njir denga n sistem informa si monitoring dan peringa ta n dini benca na mengguna ka n microcontroller a rduino berba sis IoT ma sya rakat a ka n menda patkan informa si peringa ta n dini benca na ba njir. Uji la pa ngan terha da pa a la t ya ng dibua tnya menunjukkan ba hwa sistem ya ng dikemba ngka nnya da pat menerima da ta ketinggia n a ir seca ra rea l-time da n mena mpilka nnya di titik pema ntauan.
Setia p ka li ketinggia n a ir na ik ke level ya ng tela h ditentukan, pera ngka t ini mengirimka n pesa n SMS kepa da ma syarakat untuk memberita huka n sebelum ba njir mela nda . [23]
Sela in itu penelitia n la in tenta ng peringa ta n dini ba njir mengguna ka n Arduino uno da n PHP menja di sa la h satu solusi untuk memberita hu kepada wa rga a kan bencana ba njir.
Ma sa la h ba njir merupa kan sa la h sa tu benca na yang merugika n wa rga da n ba nya k mem akan korba n jiwa . Sistem ya ng dibua tnya mengguna kan Arduino seba ga i pengontrol sensor ultra sonik untuk mendeteksi ba njir da n ketinggia n a ir.
Da ta dikumpulka n mela lui sistem PHP da n SMS gateway (Ga mmu) da n disedia ka n mela lui website untuk memberikan informa si ketinggia n a ir da n sta tus sensor pen deteksi a ir [24].
Untuk bisa mengura ngi kerugia n ya ng diseba bka n oleh ba njir sa la h sa tunya ya itu denga n membangun sebuah sistem peringa ta n dini untuk benca na ba njir. Tujua n penelitia n ini a da la h memba ngun sistem peringa ta n dini ba njir dan mengemba ngkannya denga n menggunakan beberapa metode ya ng terka it sehingga da pa t memprakira kan besarnya ba njir ya ng mungkin terja di bebera pa ha ri kedepa n serta da erah gena nga nnya. Teknologi tersebut a da la h Flood Ea rly Wa rning System (FEWS) denga n mema nfaatkan berbagai input da ta seca ra real time ma upun da ta pra kira an beberapa ha ri kedepa n [7].
Menga cu pa da penelitia n sebelumnya , peneliti akan mela kuka n penelitia n mengena i peringa ta n dini bencana ba njir denga n mengguna ka n konsep IoT, serta akan mengemba ngkannya denga n mengguna ka n sirene/a larm seba ga i ta nda peringa ta n da n mengirimka n notifika si ke ma sya rakat di da era h ra wa n ba njir. Informa sinya disertai denga n empa t level ya itu, level a ma n, level wa spa da, level sia ga da n level a wa s beserta denga n la mpu indika tor, seperti pa da penelitia n [20]. Denga n membua t ala t sistem pendeteksi peringa ta n dini benca na ba njir diha ra pkan da pat membantu ma sya rakat sekita r da era h ra wa n ba njir untuk memberikan informa si lebih a wa l ketika a ka n da ta ngnya banjir dan mengura ngi da mpa k a kiba t benca na ba njir tersebut.
II. METODE A. Diagram Alir Penelitian
Pa da ga mbar 1 menunjukan proses penelitia n, a ga r lebih muda h dipa ha mi da n juga pemba ca bisa mema hami proses penelitia n ini.
Gambar 1. Diagram Alir Proses Penelitian
B. Perancangan Sistem IoT
Penjela sa n pembua tan sistem a ta u a la t ya ng dibuat untuk menera ngka n peringa ta n dini ba njir mengguna ka n IoT da pa t diliha t pa da ga mba r 2.
Gambar 2. Arsitektur Sistem Peringatan Dini Banjir Start
Persiapan
Identifikasi Masalah
Perumusan Masalah
Pengumpulan Data
Perancangan Penelitian dan Pembuatan Alat
Baik ?
Uji Coba
Revisi
End
Stuadi Literatur Penentuan
Tujuan
Revisi T
Y
Raspberry Pi 3 Message
Broker Sensor
Ultrason
Powerbank
resistant
Sirene
Aplikasi Blynk
Rest API Server
Web Server
Pera nca nga n a rsitektur sistem peringa ta n dini ini, dapat dijela ska n seca ra umum ma sing-ma sing blok ya itu :
a . Powerba nk resista nt berfungsi seba ga i sumber daya listrik.
b. Sensor ultra sonik memiliki fungsi untuk mendeteksi ketinggia n a ir a ta u inputa n da ri sistem ini.
c. Ra spberry Pi 3 bekerja seba ga i pengelola da ta atau disebut denga n microkontroler.
d. Restful API, merupa ka n sua ta u teknologi seba gaia jemba tan komunika si a nta ra mesin denga n mesin.
Desa in konta k web, seca ra terbuka melebihi HTTP (Hypertext transfer protokol) untuk konta k pera ngkat.
e. Web server, merupa ka n pera ngkat luna k yang berfungi untuk menerima perminta a n berupa halaman web, mela lui protokol HTTP a ta u HTTPS a ta u yang dikena l browser. Web server juga da pa t mengirim kemba l a ta u merespon kemba li ha sil da ri peminta a n.
f. Sirene a ta u output da ri sistem ini, fungsinya untuk mengelua rka n bunyi ya ng berta nda peringa ta n dini.
g. Apika si BLYNK a da la h a plika si ya ng akan mengirimka n notifika si untuk memberita hukan jika a ir sema kin menga nca m terja dinya ba njir.
C. Aplikasi BLYNK
Pengguna terlebih da hulu menginsta l a plika si BLYNK.
Setela h diinsta l pengguna ha rus mengguna ka n e-mail untuk mela kuka n login ke a plika si tersebut. E-ma il tersebut berfungsi untuk menerima kode notifika si da ri setia p yang dibua t da la m a plika si Blynk. Aplika si Blynk akan memberika n ketera nga n ba hwa a ka n mengirimka n kode Autentifika si ke e-ma il ya ng merupa ka n user da ri a plika si Blynk.Ketika pengguna suda h login, diha la ma n utama ada bebera pa menu yang terda pat pada a plika si Blynk Anta ra lain Conroller, Display, Notifications, Device Management, Other, Interface, Smartphone Sensor. Da la m penelitia n ini peneliti mengguna ka n bebera pa menu, ya itu Display mengguna ka n Labeled Value, Led, da n Level V, Notifications mengguna ka n Notification.
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
Penga tura n Level V pa da Blynk, Tinggi permuka an air mengguna ka n input virtua l 0 da n ja ra k a ir menggunakan input virtua l 1. Bisa diliha t pa da ga mba r 3.
Gambar 3. Level V Settings
Pa da ga mba r 4, menu notifika si diguna ka n untuk memberita hukan a da nya tanda peringa ta n yaitu pa da saat ketinggia n a ir menca pa i level wa spa da , sia ga , da n a wa s
Gambar 4. Notifikasi Settings
A. Rangkaian Alat Keseluruhan
Ga mba r 5 da pa t dijela ska n ca ra kerja da ri a la t tersebut, untuk bisa mendeteksi ketinggia n a ir peneliti menggunakan sensor ultra sonic HC-SR04 [3], [25]–[27], da n la mpu led (mera h, kuning, biru, hija u) seba ga i level ketinggia n a ir, dan buzzer untuk a la rmnya .
Gambar 5. Rangkaian Alat Keseluruhan
Pa da implementa si a la t ditempa tkan pa da sa lura n a ir dima na level tingka t tertinggi (wa spa da ) ditempa tkan pada posisi seja ja r denga n ba tas tertinggi pa da sa lura n a ir. Pada sa a t ja ra k 70 cm ke a ta s la mpu hija u a ka n menya la untuk mena ndakan ketinggia n a ir norma l a ta u level a ma n, dan pada sa a t ja ra k 70 – 40 cm la mpu kuning a ka n menya la untuk mena ndakan ketinggia n a ir bera da pa da level wa spa da, dan pa da sa a t ja ra k 40 – 20 cm la mpu biru a ka n menya la dan a la rm a ka n berbunyi seca ra bersa ma an untuk mena ndakan ketinggia n a ir bera da pa da level sia ga , da n jika jarak menca pai 20cm ke ba wa h ma ka la mpu mera h a kan menyala da n a la rm a kan terus berbunyi untuk mena ndakan ketinggian a ir menca pa i level a wa s. Bisa diliha t pa da ga mba r 6.
Gambar 6. Sistem Pendeteksi Ketinggian Air
Level ketinggia n a ir a ka n dikirim da ri raspberry pi ke smartphone ya ng tela h terinsta l a plika si Blynk. Pa da saat pengujia n a la t tingka t ketinggia n a ir bisa diliha t pa da gambar 8 dima na da ta diterima seca ra realtime pa da la yar smartphone. Untuk pengirima n da ta nya a ka n sela lu terupda te. Aplika si ini bisa mengirimka n notifika si setia p sta tus da la m kea da a n wa spa da , sia ga , da n a wa s.
B. Hasil Pengujian Sensor
Ha sil pengujia n sensor ultra sonic seperti pa da ta bel 1, menunjukkan ba hwa kena ikan a ir berda sa rka n pengamatan dika tegorika n da la m 4 ka tegori ya itu a wa s kena ika n a irnya 10 – 20 cm, sia ga 21- 40 cm, wa spa da 41 – 70 da n a man 70 kea ta s. Penga tura n ini disesua ika n denga n kondisi a la t yang dibua t sehingga nila i ya ng diperoleh seperti pa da empat ka tegori. Pemba ca an jara k ketinggia n sensor untuk sta tus a wa s 20,2 cm, sta tus sia ga 40,7 cm, sta tus wa spa da 70,5 cm da n sta tus a ma n 71,8 cm.
Tabel 1. Hasil Pengujian Pada Sensor Kenaikan air
(cm)
Jarak ketinggian sensor
(cm) Status
70 71.8 Aman
70 – 41 70.5 Waspada
40 – 21 40.7 Siaga
20 – 10 20.2 Awas
C. Pengujian Alat Keseluruhan
Pengujia n keseluruha n da ri prototipe peringa ta n dini benca na banjir, terda pat perbandinga n selisih ka rena adanya persimpa nga n a ta u perba ndinga n terba lik da n setia p perpinda ha n level a da jeda wa ktu 5 detik. Pa da saat ketinggia n a ir norma l ma ka ja ra k nila i ka pa sitansi pada ketingia n sensor 71.9 cm, pa da sa a t ketinggia n a ir mencapai level wa spa da maka jara k nila i ka pa sita nsi pa da ketinggian sensor 70.8 cm, pa da sa at ketinggia n a ir menca pa i level sia ga ma ka ja rak nila i ka pa sitansi pa da ketinggia n sensor 40.5 cm, da n pa da ketinggia n a ir menca pai level a wa s ma ka jarak ka pa sita nsi pa da ketinggia n sensor 20.3 cm. Bisa diliha t pada ta bel 2.
Tabel 2. Pengujian Alat Keseluruhan Kenaikan
air pada sensor (cm)
Jarak nilai kapasitansi
pada ketinggian sensor (cm)
Status LED
Buzzer
berbunyi Status
70 71.9 Hijau Tidak Aman
70 – 40 70.8 Kuning Tidak Waspada
40 – 20 40.5 Biru Berbunyi Siaga
Kenaikan air pada sensor (cm)
Jarak nilai kapasitansi
pada ketinggian sensor (cm)
Status LED
Buzzer
berbunyi Status
20 – 10 20.3 merah Berbunyi Awas
D. Data Pengiriman Status Ketinggian Air
Da ta pengirima n sta tus ketinggia n a ir pa da peringatan dini benca na ba njir, terda pa t nila i error pa da setia p pengirima n. Pa da pengirima n da ta Thingspeak memakan wa ktu 10 detik. Respon da ri a plika si terha da p keadaan sebena rnya kura ng da ri 2 detik da pa t diliha t pa da ta bel 3.
Tabel 3. Pengiriman Status Ketinggian Air Kenaikan
air pada sensor
(cm)
Jarak nilai kapasitansi
pada ketinggian sensor (cm)
Pengiriman Data Thinkspeak
(detik)
Pengiriman Data Aplikasi
Blynk (detik)
Status
70 71.9 10 2 Aman
70 – 40 70.8 10 2 Waspada
40 – 20 40.5 10 2 Siaga
20 – 10 20.3 10 2 Awas
E. Hasil Perancangan Perangkat Keras
Ha sil da ri bentuk fisik peringa ta n dini benca na ba njir da pa t diliha t pa da ga mba r 7. Pira nti ya ng dibua t dengan mema nfaatkan pipa ukura n 4 inci da n 1 inci seba ga i media untuk ca ira n berupa a ir. Ala t ini ditempa tkan pada posisi yang a ka n disesua ika n denga n loka si a ta u tempa t ya ng tersedia . Setela h penempa tannya sudah sesua i ma ka prosesnya adalah mendeteksi level ketinggia n a ir denga n pira nti sensor ultra sonic ya ng a ka n mendeteksi ketinggia n a ir berda sa rkan pa ntula n. Sensor ultra sonic mengirim sinya l ke sua tu benda la lu sinya l tersebut dipa ntulka n kemba li oleh ben da dan diterima kemba li oleh sensor. Ketika sensor seba ga i input di opera sika n denga n perangkat la in berupa Raspberry Pi 3 yang merupa ka n pengontrol ma ka ja ra k da ri sensor dapat diketa hui.
Gambar 7. Bentuk fisik alat peringatan dini bencana banjir F. Pengujian Aplikasi BLYNK
Pengujia n a plika si Bliynk dila kuka n untuk pemantauan la ngsung supa ya kita bisa meliha t ketinggia n a ir da n level a ir.
Pengujia n da ri a plika si Blynk da pa t diliha t pa da ga mba r 8.
Gambar 8. Tampilan Aplikasi Blynk Saat Monitoring Level Air, (a) Saat Ketinggian Air Mencapai Level Waspada, (b) Saat Ketinggian Air Mencapai Level Siaga, (c) Saat Air Mencapai Level Awas, (d) Notifikasi
Peringatan Saat Air Melewati Batas Maksimum.
G. Hasil Dari ThingSpeak
Thingspeak merupa kan sa la h sa tu Web ya ng diguna na kan oleh peneliti untuk mena mpilka n output dari a la t peringa ta n dini ba njir. Thingspeak ha nya menampilkan da ta berbentuk gra fik, da ta a ka n diupda te setia p 10 detik seca ra rea l time. Da ta Thingspea k terda pa t pa da ga mb a r 9.
Gambar 9. Tampilan Data Thingspeak
IV. KESIMPULAN
Pera nca nga n prototipe peringa ta n dini untuk bencana ba njir ya ng mengguna ka n Raspberry pi berba sis IoT dapat dibua t seba ga i sistem ya ng bekerja sesua i denga n fungsi da ri pira nti tersebut. Berda sa rka n hasil pengemba nga n sistem ini da n setela h dila kuka n pengujia n ma ka diperoleh kesimpulan ba hwa sistem peringa ta n dini untuk ba njir berba sis IoT untuk memonitor level ketinggia n a ir untuk mendeteksi terja dinya benca na ba njir. Pira nti ini bisa mengirim da ta seca ra online sehingga da pa t menga ksesnya kapan sa ja da n dima na saja ya ng terja ngka u oleh ja ringa n internet. Sistem ini dibuat
untuk memba ntu ma syara kat da la m mengura ngi kerugia n a kiba t benca na ba njir.
REFERENSI
[1] Badan Pusat Statistik Kota Gorontalo. 2019. [Online].
Ava ila ble: https://goronta lokota .bps.go.id/
[2] I. Abdulra chma n, B. Tria nto, a nd D. Kurnia wa n,
“Implementasi Internet of Things ( IoT ) pada Sistem Penanganan Banjir,” Semin. Nas. Inform. dan Apl., no.
September, pp. 67–70, 2017.
[3] D. Y. Pra tomo, A. S. Ha nda yani, a nd R. A.
Halimatussa’diyah, “Sistem Peringatan Dini Banjir Menggunakan Mikrokontroller Raspberry Pi,” Pros.
SENIATI, pp. 110–115, 2019, [Online]. Ava ila ble:
https://ejournal.itn.a c.id/index.php/senia ti/a rticle/view/
962
[4] A. Pra setyo a nd R. Ra hma t, “Reka ya sa Sistem Peringa ta n Dini Benca na Ba njir Berba sis Iot Mengguna ka n Ra spberry Pi,” J. Teknol.
Technoscientia, vol. 15, no. 1, pp. 29–35, 2022, doi:
10.34151/technoscientia .v15i1.4035.
[5] P. J. Na inggola n, M. Na joa n, a nd S. Ka ra ow,
“Pengembangan Sistem Informasi Peringatan Dini Banjir di Kota Manado Berbasis Internet of Things,”
Tek. Inform., vol. 15, no. 1, pp. 65–74, 2020, [Online].
Ava ila ble:
https://ejournal.unsra t.ac.id/index.php/informatika/artic le/view/29064
[6] A. Ba suki, Y. Troa Oka , a nd M. Arsya d, “Sistem Peringatan Dini Banjir Dual Platform,” vol. 2022, no.
November, pp. 278–284, 2022, [Online]. Ava ila ble:
http://journa l.itny.a c.id/index.php/ReTII
[7] S. Ginting a nd W. M. Putuhena , “Sistem Peringa tan Dini Ba njir Ja ka rta (Ja ka rta -Flood Ea rly Wa rning System (J-Fews)),” J. Sumber Daya Air, vol. 10, no. 1, pp. 71–84, 2014.
[8] F. Vinola a nd A. Ra khma n, “Sistem Monitoring dan Controlling Suhu Rua nga n Berba sis Internet of Things,” J. Tek. Elektro dan Komput., vol. 9, no. 2, pp.
117–126, 2020, [Online]. Ava ila ble:
https://ejournal.unsra t.ac.id/index.php/elekdankom/a rti cle/view/29698
[9] E. P. Tenda , A. V. Lengkong, a nd K. F. Pinontoan,
“Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT dan Twitter,” CogITo Smart J., vol. 7, no. 1, pp. 26–39, 2021, doi: 10.31154/cogito.v7i1.284.26 -39.
[10] M. T. Student et al., “Pengaruh Fitur Aplikasi Canva Terha da p Krea tivita s Desa in Komunika si Visua l Pada Ma ha siswa Ilmu Komunika si Uin Suna n Ampel Sura ba ya ,” in Skripsi, 2021.
[11] D. Pra fitri a nd A. B. Sa putra , “Prototipe Sistem Pendeteksi Tingka t Kekeruha n da n PH Air Berba sis Mikrokontroler Arduino,” vol. 12, no. 2, 2020.
[12] F. A. F. Moha mmad Alfa n Ikhsa n, Mochta r Ya hya,
“Pendeteksi Kekeruhan Air Di Tandon Rumah Berbasis Arduino Uno Moha mmad,” J. Qua Tek., vol. 8, no. 2, pp. 17–29, 2018, [Online]. Ava ila ble:
http://forschungsunion.de/pdf/industrie_4_0_umsetzun gsempfehlungen.pdf%0Ahttps://www.dfki.de/filea dmi n/user_uploa d/import/9744_171012-KI-Gipfelpa pier- online.pdf%0Ahttps://www.bitkom.org/
sites/defa ult/files/ pdf/Presse/Anha enge-a n-PIs/
2018/180607 -Bitkom
[13] D. Sa smoko a nd A. Ma hendra , “Ra nca ng Ba ngun Sistem Pendeteksi Keba ka ra n Berba sis Iot Da n Sms Ga tewa y Mengguna ka n Arduino,” Simetris J. Tek.
Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 8, no. 2, p. 469, 2017, doi: 10.24176/simet.v8i2.1316.
[14] B. Henirwa n, R. Pra da na , F. T. Informa si, T.
Informatika, and U. B. Luhur, “Pembuatan Sistem Deteksi Ba njir Da n Kontrol Pintu Air Development Of Web-Ba sed Flood Detection System And,” vol. 19, no.
2, pp. 82–89, 2022.
[15] M. Husein et al., “Alat Monitoring Sistem Pendeteksi Ketinggia n Benca na Ba njir Denga n Sensor Ultra sonik Berba sis IOT,” pp. 1129–1136, 2023.
[16] R. Kurnia a nd A. Chusya iri, “Ra nca ng Ba ngun Dispenser Penua nga n Air Minum Otoma tis Berba sis Arduino Mengguna ka n Metode Prototype,” Aisyah J.
Informatics Electr. Eng., vol. 3, no. 2, pp. 153–162, 2021.
[17] S. Pebria nti, “Ra nca ng Ba ngun Deteksi Ba njir Mengguna ka n NodeMCU Denga n Notifika si Berba sis Android Pada Komplek Ciledug Indah 1,” vol. 2, no. 1, pp. 146–167, 2023.
[18] R. Sula ima n, Z. Azha r, a nd T. Christy, “Pera nca ngan Sistem Ala t Pema nta uan Ca ira n Infus Pa da Klinik Utama Tanjung Balai Berbasis Nodemcu,” JUTSI (Jurnal Teknol. dan Sist. Informasi), vol. 1, no. 3, pp.
211–218, 2021, doi: 10.33330/jutsi.v1i3.1310.
[19] Q. Hida ya ti, N. Ja ma l, a nd F. A. Bola ng, “Sistem monitoring pa da ja ringa n sensor ba njir ja la n raya menggunakan protokol MQTT,” JITEL (Jurnal Ilm.
Telekomun. Elektron. dan List. Tenaga), vol. 2, no. 2, pp. 119–128, 2022, doi: 10.35313/jitel.v2.i2.2022.119- 128.
[20] A. Muza kky, A. Nurha di, A. Nurdia nsya h, a nd G.
Wicaksana, “Perancangan Sistem Deteksi Banjir
Berbasis IoT,” no. September, pp. 660–667, 2018.
[21] T. Rohma , D. Fortuna , I. P. Pa nga ribua n, a nd I. S.
Sumaryo, “Perancangan Akuarium Pintar Untuk Pemeliha ra a n Ika n Air Ta wa r Denga n Algoritma Context Awa re Berba sis Iot Design Of Sma rt Aqua rium For Freshwa ter Fish Preserva tion With,” vol. 6, no. 2, pp. 2802–2809, 2019.
[22] P. A. Rosya dy a nd M. A. Agustia n, “Sistem Monitoring da n Kontrol Kea sa ma n La ruta n da n Suhu Air pada Kola m Ika n Ma s Koki denga n Sma rtphone Berba sis IoT,” Techné J. Ilm. Elektrotek., vol. 21, no. 2, pp. 169–
188, 2022, doi: 10.31358/techne.v21i2.317.
[23] D. Da na ng et al., “Mitigasi Bencana Banjir dengan Sistem Informa si Monitoring da n Peringa ta n Din i Benca na mengguna ka n Microcontroller Arduino Berbasis IoT,” vol. 40, no. 1, pp. 55–60, 2019, doi:
10.14710/teknik.v40n1.23342.
[24] K. W. India nto a nd H. Awa ng, “Peringa ta Din i Mengguna ka n Arduino Uno da n PHP,” vol. 12, no. 1, 2017.
[25] M. Isma il, R. K. Abdulla h, a nd S. Abdussa mad,
“Tempat Sampah Pintar Berbasis Internet of Things (IoT) Dengan Sistem Teknologi Informasi,” Jambura J.
Electr. Electron. Eng., vol. 3, no. 1, pp. 7–12, 2021, doi:
10.37905/jjeee.v3i1.8099.
[26] R. Sya hria l, “Prototipe Sistem Monitoring Dan Controlling Suhu , Ketinggia n Da n Kua lita s Air Menggunakan Esp32 Berbasis Web,” Senafti, no.
September, pp. 875–884, 2022.
[27] Suka rja di, D. T. Setia wa n, Arifiya nto, a nd M. Ha tta,
“Perancangan Dan Pembuatan Smart Trash Bin Berba sis Arduino Uno Di Universita s Ma a rif Ha syim Latif,” Tek. Eng. Sains J., vol. 1, no. 2, pp. 101–110, 2017.