• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of Rancangan Design Interface Aplikasi Cari Parkir Kendaraan Berbasis Android pada MALL ERA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "View of Rancangan Design Interface Aplikasi Cari Parkir Kendaraan Berbasis Android pada MALL ERA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

60| Universitas Multi Data Palembang

RANCANGAN DESIGN INTERFACE APLIKASI CARI PARKIR KENDARAAN BERBASIS ANDROID PADA MALL ERA

Ekke Amelia1, Anggi Ramayani2, & Wahyu Sudrajat3

1,2,3

Program Studi, Manajemen Informatika, Fakultas Ilmu Komputer dan Rekayasa, Universitas Multi Data Palembang

1[email protected], 2[email protected], 3[email protected]

Kata kunci:

tempat parkir; mall; user centered design

Abstract: The parking lot is a place where the vehicle owner stops the vehicle and leaves it for a while. In terms of safety standards, capacity or capacity, the existence of sufficient lighting, complementary parking facilities and costs that are commensurate with the services provided. ERA Mall has problems finding a parking space which is sometimes full due to a lack of parking space. So that visitors have difficulty finding parking at the mall. Thus the authors use the User Centered Design (UCD) methodology. Making this application design is by using data collection, data design, and use case diagrams. The purpose of making an interface design for an android-based vehicle parking search application in the mall era is to help with this problem, an application is needed to make it easier to find a parking space. So that the impact can reduce narrow and irregular parking lots.

Abstrak: Tempat parkir adalah tempat di mana pemilik kendaraan menghentikan kendaraan dan meninggalkannya untuk beberapa saat. Dari segi standar keamanan, kapasitas atau daya tampung, keberadaan penerangan yang cukup, fasilitas pelengkap parkir serta biaya yang sepadan dengan pelayanan yang diberikan. Mall ERA memiliki masalah dalam pencarian tempat parkir yang terkadang sering penuh dikarenakan kurangnya lahan parkir. Sehingga para pengunjung kesulitan dalam mencari parkir pada mall tersebut. Dengan demikian penulis menggunakan Metodologi User Centered Design (UCD).

Pembuatan rancangan aplikasi ini yaitu dengan menggunakan pengumpulan data, rancangan data, dan use case diagram. Tujuan dari membuat perancangan design interface aplikasi cari parkir kendaraan berbasis android pada mall era adalah untuk membantu dalam permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah aplikasi agar dapat mempermudahkan pencarian tempat parkir. Sehingga berdampak dapat mengurangi lahan parkir yang sempit dan tidak teratur.

Amelia dan Sudrajat (2023).Rancangan Design Aplikasi Cari Parkir pada Mall ERA. MDP Student Conference 2023

(2)

Universitas Multi Data Palembang | 61 itulah peranannya sangat penting, alat transportasi yang digunakan tersebut meliputi kendaraan seperti sepeda motor, mobil dan sebagainya[1]. Kendaraan seperti mobil dan motor telah menjadi kebutuhan wajib.

Tingginya jumlah kendaraan mempengaruhi lahan parkir yang tersedia, ini merupakan masalah yang mungkin dihadapi pemilik kendaraan ketika hendak ke suatu tempat. Tempat parkir adalah tempat di mana pemilik kendaraan menghentikan kendaraan dan meninggalkannya untuk beberapa saat[2]. Meningkatnya jumlah penduduk yang menggunakan kendaraan untuk mobilitasnya membutuhkan lahan parkir yang memadai. Dari segi standar keamanan, kapasitas atau daya tampung, keberadaan penerangan yang cukup, fasilitas pelengkap parkir serta biaya yang sepadan dengan pelayanan yang diberikan. Mall Electronics Retail and Arcade atau biasa disebut Mall ERA adalah sebuah pusat perbelanjaan barang elektronik dan juga tempat bermain anak. Kebutuhan tempat parkir pada pengguna kendaraan selalu bertambah dari waktu ke waktu. Dikarenakan terjadinya peningkatan pengunjung maka semakin bertambah urgensi ruang parkir pada Mall ERA tersebut. Oleh sebab itu terjadinya kesulitan dalam pencarian parkiran pada mall, menyebabkan antrian panjang di pintu masuk parkir dan keluar ke jalan, dan dapat mengganggu lalu lintas di sekitarnya.

Mall ERA memiliki masalah dalam pencarian tempat parkir yang terkadang sering penuh dikarenakan kurangnya lahan parkir.Sulitnya mencari tempat parkir menjadi kendala masyarakat belakangan ini. Masalah parkir di Indonesia khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta bukanlah masalah baru lagi.

Sudah menjadi isu lama bagi orang-orang yang ingin menghabiskan waktunya untuk hangout di mall harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari tempat parkir[3].

Dalam penelitian ini Penulis berusaha untuk mengembangkan suatu sistem yang secara otomatis dapat melakukan monitoring untuk memastikan ketersediaan tempat parkir di suatu gedung via web internet[4]. Pengembangan teknologi tempat parkir otomatis banyak yang telah di kembangkan, namun yang membuat perbedaan adalah teknologi yang digunakan pada penelitian ini.

Seringkali pihak keamanan mengamankan mobil yang parkir sembarangan dan masyarakat pun juga sangatlah sulit mencari lahan parkir yang dekat dari tempat mereka tinggal [5]. Pada kasus ini penulis mengambil studi kasus di lahan parkir daerah petukangan utara.

Dengan kondisi kendaraan roda empat (mobil) yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan, membuat pemantauan kondisi lahan parkir di lapangan menjadi semakin tidak praktis dengan menggunakan sistem parkir manual[6].

Dari penelitian terdahulu para pengunjung kesulitan dalam mencari parkir pada mall tersebut. Maka untuk membantu dalam permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah informasi berbentuk aplikasi agar dapat mempermudahkan pencarian tempat parkir. Sistem informasi merupakan sistem yang didalamnya mencakup informasi-informasi yang dibutuhkan[7].

METODE

Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metodologi User Centered Design. UCD adalah memusatkan proses dalam pengembangan sebuah sistem kepada pengguna yang didasarkan pada pengalaman, sifat dan juga karakter dari pengguna[8].

(3)

62 | Universitas Multi Data Palembang

Gambar 1. Metode User Centered Design

Understand Context of use

Perancang sistem harus mengerti konteks kegunaan dari penggunaan sistem seperti Siapa yang akan menggunakan aplikasi tersebut, untuk apa mereka menggunakannya dan dalam situasi seperti apa mereka menggunakan aplikasi.

Specify user requirements

Setelah perancang memahami konteks penggunaan aplikasi, ia dapat melanjutkan ke proses berikutnya, yang menentukan kebutuhan pengguna. Dalam proses ini, perancang harus dapat menentukan kebutuhan dan tujuan yang dapat dicapai oleh pengguna bisnis [9].

Design solutions

Proses selanjutnya adalah merancang solusi untuk kebutuhan pengguna yang telah dibahas pada proses sebelumnya. Proses desain ini melewati beberapa fase dari konsep dasar hingga prototipe hingga desain jadi[10].

Evaluation Against Requirements

Evaluasi akan dilakukan dengan melibatkan user yang akan¬menggunakan, evaluasi dilakukan mulai dari 1 proses dan dilanjutkan ke proses berikutnya. Dari proses Evaluation against requirement bisa ke Proses Design solutions atau mengulang proses requirements dan juga bisa mengulang proses dari awal yaitu Understand context of use.

Pada bagian ini sampaikan semua hasil atau temuan penelitian Anda. Perlu untuk digarisbawahi bahwa penyampaian hasil penelitian berbeda dengan diskusi. Hasil penelitian sebagian besar menampilkan informasi dan penyajian data yang dikumpulkan dalam bentuk grafik atau tabel. Meskipun demikian interpretasi terhadap hasil penelitian tetap perlu dilakukan tanpa misinterpretation. Tahapan Perancangan (design) bertujuan untuk merancang sistem yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh user.

Perancangan aplikasi pencari lokasi parkir dibuat berbasis mobile untuk para pengguna. Aplikasi yang digunakan untuk pembuatan desain interface ini penulis memakai aplikasi Figma dengan tools desain berkualitas tinggi yang dibuat dalam desain interaktif

Figma adalah salah satu design tool yang biasanya digunakan untuk membuat tampilan aplikasi mobile, desktop, website dan lain-lain[11]. Rangkaian fitur Figma berfokus pada penggunaan dalam antarmuka pengguna dan desain pengalaman pengguna dengan penekanan pada kolaborasi waktu nyata (real - time). Ini bisa disebut upaya kolaboratif, dan karena kemampuan aplikasi figma, banyak desainer UI/UX memilihnya untuk membuat prototipe situs web dan aplikasi mereka dengan cepat dan efektif[12]. Didalam Figma terdapat beberapa fitur yaitu (1) Design untuk memudahkan dalam mendesain tampilan web atau aplikasi, beberapa fitur desain yang mungkin tidak ditemukan di software desain UI/IX lain ; Modern Pen

(4)

Universitas Multi Data Palembang | 63 GIFs. (3) Design System Fitur yaitu merealisasikan ide-ide yang terkumpul pada tahap sebelumnya. Desain yang telah selesai akan diuji langsung ke pengguna untuk menerima tanggapan pengguna[14].

HASILDANPEMBAHASAN Pada tahap ini penulis melakukan beberapa tahap yaitu :

Pengumpulan Data

Tahapan ini adalah tahapan dalam mengumpulkan data literatur yang dipakai sebagai landasan keilmuan. Peneliti menggunakan 3 teknik pengumpulan data antara lain (1) Observasi dengan Dilakukan penelitian langsung ke lapangan terkait untuk mencari atau mengumpulkan data yang akan dibutuhkan dalam permasalahan. (2) Wawancara Dilakukan dengan cara tanya jawab terhadap penyelia selaku pembimbing proses penelitian. (3) Studi Pustaka Dilakukan dengan cara membaca dan mempelajari buku-buku yang terkait dengan masalah yang akan diteliti, serta mencari literatur dan mempelajari penelitian jurnal nasional yang berumur maksimal 5 tahun.

Perancangan Tampilan

Pada menu ini pengguna dapat melihat logo serta melakukan login dengan memasukkan username serta password. Serta dapat membuat akun menggunakan gmail atau pun mengubah password jika pengguna lupa password.

Gambar 2. Tampilan Login

Setelah melakukan login, pengguna akan melihat tampilan beranda. Kemudian memasukkan tempat tujuan untuk parkir, setelahnya pengguna memilih kendaraan yang akan diparkirkan.

(5)

64 | Universitas Multi Data Palembang

Gambar 3. Tampilan Cari dan Pilih Kendaraan

Setelah memilih kendaraan, pengguna dapat melihat lokasi parkir mana yang kosong dan memilih akan parkir dimana. Kemudian aplikasi akan mengarahkan pengguna ke lokasi parkir yang dituju.

Gambar 4 Tampilan Lokasi Parkir dan Arahan Maps

Setelah selesai memarkirkan kendaraan pengguna akan mendapat scan barcode untuk pembayaran parkir.

(6)

Universitas Multi Data Palembang | 65 Gambar 5. Tampilan Pembayaran

Testing

Setelah desain User Interface dan Prototype selesai, angkah selanjutnya adalah melakukan pengujian dengan memberikan tautan link dari prototype kepada pengguna. Survei ini dilakukan menggunakan Google Forms dengan responden sebanyak 18 orang yang terdiri dari mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga dari berbagai daerah serta pemakai parkir lainnya. Berikut adalah hasil pengujian ini menggunakan grafik Google Forms sebagai berikut:

Gambar 6. Hasil Survei Penggunaan Aplikasi Cari Parkir

(7)

66 | Universitas Multi Data Palembang

Gambar 7. Hasil Survei Penggunaan Aplikasi Cari Parkir

Mengenai user-friendly dari aplikasi Cari Parkir ini, dapat disimpulkan dari hasil survei pada Gambar 6 bahwa aplikasi ini mudah digunakan, karena jawaban responden didominasi oleh jawaban “baik”

(11 responden) dan “sangat baik” (6 Responden) dan 1 responden yang menjawab “Netral” sedangkan pada gambar 7 dari hasil survei presentasi dapat disimpulkan bahwa presentasi API sangat baik dan menarik bagi pengguna, yaitu menunjukkan 50% dimana 10 dari 18 responden berarti menjawab “Baik” terkait dengan tampilan antarmuka aplikasi.

SIMPULAN

Dari hasil pembahasan yang telah penulis uraikan di bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa rancangan design antarmuka Aplikasi Cari Parkir pada Mall ERA ini dapat mempermudah tugas frontend programmer dalam membangun Aplikasi Cari Parkir pada Mall ERA berbasis mobile untuk user. Rancangan ini juga berhasil membuat tampilan antarmuka Aplikasi Cari Parkir pada Mall ERA menjadi lebih terstruktur dan tidak menyimpang dari tujuan awal. Dengan begitu, Aplikasi Cari Parkir ini dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pencarian parkir karena sifatnya yang sangat interaktif.

DAFTARPUSTAKA

[1] R. Hanif, “Pengaruh Celebrity Endorser dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Honda Vario 150,” pp. 168–174, 2022.

[2] Y. Ardianto Pranata, Syaiful Nur Arif, “Perancangan Prototipe Sistem Parkir Cerdas,” J.

SAINTIKOM, Vol. 14, No. 2, pp. 131–140, 2015.

[3] Suparyanto dan Rosad (2015, No Title No Title No Title,” Suparyanto dan Rosad (2015, Vol. 5, No. 3, pp. 248–253, 2020.

[4] A. Hidayat and F. Piliang, “Rancang Bangun Sistem Informasi Penyewaan Lahan Parkir Berbasis Web Gis,” J. Sist. Inf. dan Sains Teknol., Vol. 1, No. 1, pp. 1–9, 2019, doi: 10.31326/sistek.v1i1.320.

[5] N. Yulianto and F. Bacharuddin, “Perancangan Sistem Informasi Parkir dengan WiFi Berbasis Arduino,” Lontar Komput. J. Ilm. Teknol. Inf., Vol. 7, No. 3, p. 132, 2016, doi:

10.24843/lkjiti.2016.v07.i03.p01.

(8)

Universitas Multi Data Palembang | 67 Sistem Parkir,” Klik - Kumpul. J. Ilmu Komput., Vol. 3, No. 2, p. 146, 2016, doi:

10.20527/klik.v3i2.59.

[8] D. K. Fajri, A. P. Kharisma, and R. K. Dewi, “Perancangan Website Unit Kegiatan Mahasiswa Dengan Metodologi Users Centered Design,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 1, no.

12, pp. 1833–1841, 2017.

[9] D. L. Kaligis and R. R. Fatri, “Pengembangan Tampilan Antarmuka Aplikasi Survei Berbasis Web Dengan Metode User Centered Design. JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer, 10(2), 106. https://doi.org/10.24853/justit.10,” JUST IT J. Sist. Informasi, Teknol. Inf. dan Komput., Vol. 10, No. 2, p. 106, 2020.

[10] B. Harijanto, I. K. Putri, and H. N. Javier, “Penerapan Metode User Centered Design (UCD) Katalog Online Berbasis Web di Rumah Makan Alfa Lesehan Kabupaten Blitar,” Semin. Inform. Apl.

Polinema, pp. 147–156, 2021.

[11] N. Febyla and A. Zubaidi, “Analisis dan Perbaikan Tampilan Sistem Informasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Berbasis Website Menggunakan Figma,” J. Begawe Teknol. Inf., Vol. 3, No. 2, pp. 273–284, 2022, doi: 10.29303/jbegati.v3i2.821.

[12] M. N. M. Al-Faruq, S. Nur’aini, and M. H. Aufan, “Perancangan Ui/Ux Semarang Virtual Tourism Dengan Figma,” Walisongo J. Inf. Technol., Vol. 4, No. 1, pp. 43–52, 2022, doi:

10.21580/wjit.2022.4.1.12079.

[13] B. J. Ourelia, L. Yahya, G. Wilson, Y. S. Dewa, and ..., “Perancangan UX dan UI Aplikasi Kulur Kilir Dengan Pendekatan Metode Design Thinking,” MDP Student …, pp. 398–405, 2022.

[14] A. R. Ridwansyah, C. Dinata, N. Savitri, N. Rahmawati, N. Herdiana, and A. Rahman, “Perancangan UI / UX pada Aplikasi Bapakkost Idemopet Dengan Menggunakan Metode Design Thinking,” MDP Student Conf. 2022, Vol. 1, No. 1, pp. 504–511, 2022.

Referensi

Dokumen terkait