• Tidak ada hasil yang ditemukan

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Website: http://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/jies Email: [email protected]

Volume 3 Nomor 1 (2023) Pages 62-71

Journal of Islamic Education Students

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools

Dini Febriyenti1, Jamilus2

Manajemen Pendidikan Islam, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia1,2 email: [email protected]1, [email protected]2

DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

Article info Abstract

Article History Recieved:

23/04/2023 Accepted:

25/04/2024 Published:

30/04/2023

Corresponding author

This study aims to describe the Management of Human Resources in Islamic Education Institutions at SMPIT Qurrata A'yun Batusangkar. This research is included in qualitative research due to the method used by researchers through descriptive methods. Data obtained through observation, interviews, personal documentation and other official documentation. The results obtained from this study are that the Management of Human Resources in Islamic Education Institutions continues to be optimized to achieve the goals of Islamic educational institutions. This can be seen from some of the problems encountered including, Concept, Planning and Analysis of HR work, Recruitment of staff at SMPIT Qurrata A'yun Batusangkar, Selection and placement of staff at SMPIT Qurrata A'yun Batusang, employee workforce development SMPIT Qurrata A'yun Batusangkar.

Keywords: Human Resource Management, Islamic Education Institution.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengelolaan Sumberdaya Manusia pada Lembaga Pendidikan Islam di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar.

Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dikarenakan metode yang dilakukan peneliti melalui metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi peribadi dan dokumentasi resmi lainnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu Pengelolaan Sumberdaya Manusia pada Lembaga Pendidikan Islam terus dioptimalkan untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan islam. Hal ini dapat dilihat dari beberapa problematika yang ditemui diantarannya, Konsep, Perencanaan dan Analisis pekerjaan SDM Tenaga, Rekruitmen tenaga kerja Pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar, Seleksi dan penempatan tenaga kerja Pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusang, karPengembangan tenaga kerja Pegawai SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar.

Kata Kunci: Pengelolaan Sumberdaya Manusia, Lembaga Pendidikan Islam.

JIES is licensed under a Creative Commons Atribution-Share Alike 4.0 Internasional Licence

PENDAHULUAN

Sumber daya manusia sebagai salah satu sumber daya yang ada dalam organisasi memegang peranan yang penting dalam keberhasilan pencapaian tujuan organisasi (Elina, 2021; Rahma & Haviz, 2022). Sumber daya manusia menggunakan sumber daya-sumber daya lain yang dimiliki oleh organisasi dalam rangka mencapai tujuan (Hidayati & Warmansyah, 2021; Idris et al., 2022; Warmansyah, Ramadona, et al.,

(2)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

2022). Mesin-mesin berteknologi canggih sekalipun tidak akan ada artinya, jika sumber daya manusia yang menjalankannya tidak berkualifikasi untuk mengerjakannya (Khamidah & Sholichah, 2022; Muslimah, 2020; Saleha et al., 2022). Sumber daya manusia (SDM) mempunyai posisi sentral dalam mewujudkan kinerja pembangunan, yang, yang menempatkan manusia dalam fungsinya sebagai resource pembangunan.

Dalam kontek ini, harga dan nilai manusia ditentukan oleh relevansi kontruksinya pada proses produk. Kualitas manusia diprogramkan sedemikian agar dapat sesuai dengan tuntutan pembangunan atau tuntutan masyarakat (Lestari et al., 2021; Sari, 2018;

Warmansyah, Faradila, et al., 2022).

Sumber daya manusia pendidikan Islam yang baik adalah apabila sumber daya manusia pendidikan Islam mampu merumuskan rencana ke depan serta mampu mengambil keputusan dengan kebijakan dan praktek yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi dalam dunia pendidikan Islam, sehingga dapat dikatakan bahwa tanpa adanya sumber daya mansusia yang handal, maka lembaga pendidikan Islam tidak akan berarti apa-apa dan tidak akan memberi efek yang lebih baik(Rahman, 2020).

Fokus manajemen sumber daya manusia pendidikan Islam pada dasarnya terletak pada wilayah pengembangan dan pengelolaan, artinya sebuah upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia pendidikan Islam dengan adanya hubungan antara lembaga pendidikan Islam dan sumber daya manusianya, yang kadangkala memiliki kepentingan yang berbeda-beda (Hakim, 2020; Reflianto & Syamsuar, 2018).

Hal ini dikarenakan adanya kepentingan di dalam lembaga pendidikan Islam itu yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan keruntuhan kemajuan lembaga pendidikan Islam apabila kepentingan yang berbeda itu tidak dikelola dengan baik (Sakban et al., 2019). Pengembangan sumber daya manusia bukan merupakan persoalan yang mudah karena membutuhkan pemikiran, langkah aksi yang sistematik, dan serius. Karena berusaha memberikan konstruksi yang utuh tentang manusia dengan mengembangkan seluruh potensi dasar manusia dan bagaimana aktifnya (Akbar & Fajri, 2022; Nisak et al., 2022; Nuha & Munawaroh, 2022; Vhila et al., 2022).

Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan pilar fungsi utama organisasi dalam mendukung pola penentuan strategi dan kebijakan secara terpadu. Keputusan- keputusan sumber daya manusia yang sehat harus didukung oleh informasi mengenai sumber dayamanusia yang baik (Sa’diah et al., 2022). Perencanaan sumber daya manusia (PSDM) juga dapat di artikan yaitu merupakan fungsi utama yang harus dilaksanakan dalam organisasi, guna menjamin tersedianya tenaga kerja yang tepat untuk menduduki berbagai fungsi, jabatan, dan pekerjaan yang tepat pada waktu yang tepat. Telah kita maklumi dan sadari bersama bahwa suatu perencanaan senantiasa berkaitan dengan tujuan masa depan yang senantiasa berusaha dan tidak menentu, maka suatu perencanaan harus benar-benar cermat dan matang karena bersangkutan dengan harkat dan hajat hidup manusia (Priyanti & Jhoni Warmansyah, 2021; Sangsurya et al., 2021).

Perencanaan dapat diibaratkan sebagai inti manajemen, karena perencanaan membantu untuk mengurangi ketidakpastian diwaktu yang akan datang dan oleh karena itu memungkinkan para pengambil keputusan untuk menggunakan sumberdaya mereka yang terbatas secara paling efisien dan efektif. perencanaan SDM adalah menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan lembaga pendidikan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Organisasi merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi perkembangan organisasi (Sarkawi, 2020).

(3)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

Perencanaan sumber daya manusia awal difokuskan pada perencanaan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan serta cara pencapaian tujuannya dan implementasi program-program, yang kemudian berkembang, termasuk dalam hal pengumpulan data untuk mengevaluasi keefektifan program yang sedang berjalan dan memberikan informasi kepada perencana bagi pemenuhan kebutuhan untuk revisi peramalan dan program daat diperlukan (Cahyo, 2017).

Dalam pendidikan Islam, manajemen sumber daya manusia menjadi salah satu yang perlu mendapatkan perhatian, terlebih di era globalisasi, karena manajemen sumber daya manusia merupakan bidang yang sangat strategis di lembaga pendidikan Islam (Warmansyah & Amalina, 2019). Lembaga pendidikan Islam apapun namanya dan sehebat apapun programnya, jika tidak dukung dengan sumber daya manusianya yang berkualitas, maka lembaga tersebut akan menjadi lembaga yang sulit berkembang dan maju (Syam & Arifin, 2017).

Pendidikan salah satu paling penting dan sangat strategis dalam mengimplemenrtasikan sebuah gerakan pembaharuan dalam Islam. Pada realitas sekarang ini, pendidikan tidak hanya memberantas manusia-manusia Indonesia dan manusia secara umum yang ada di persada bumi ini dari tidak pandai membaca dan menulis serta perubahan akhlak, tapi lebih dari itu, melalui pendidikan mampu mengembangkan dan melakukan perubahan dari berbagai bidang. Lembaga pendidikan Islam semestinya menunjukkan, bahwa mereka sudah memiliki konsep-konsep dalam mengejawantahkan nilai-nilai yang terhimpun di dalam al-Quran dan Sunnah yang menjadi landasan berpijak dalam memajukan pendidikan Islam(Chusnul Azhar, 2017).

Lembaga pendidikan Islam sudah tersebar dimana-mana baik di desa maupun di kota, ini menjadikan pendidikan Islam mulai dilirik oleh masyarakat secara luas, tentunya semua itu masih memerlukan daya dan upaya bagaimana meningkatkan dan mengokohkan kedudukan lembaga pendidikan Islam, agar dapat berdaya saing dan berada pada posisi yang kuat. Sumber daya manusia pada lembaga pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam rangka memajukan pendidikan Islam. Dalam proses pengumpulan informasi analisis pekerjaan yang perlu dipertimbangkan adalah siapa yang melakukan analisis pekerjaan dan teknik apa yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tersebut. Setelah informasi dikumpulkan, maka paling sedikit informasi itu harus mampu menentukan dua hal, yaitu: Penyusunan uraian pekerjaan (job description), dan merumuskan spesifikasi pekerjaan (job specification (Sugiarto, 2005).

Gary Dessler mengemukakan enam langkah analisis pekerjaan yaitu:Menetapkan kegunaan informasi analisis pekerjaan; mengumpulkan informasi latar belakang;

menyeleksi posisi untuk dianalisis; mengumpulkan data analisis pekerjaan; meninjau informasi dengan pemangku pekerjaan; mengembangkan uraian pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan (Setiawan, 2018).

Hakikat dari analisis pekerjaan dilakukan oleh lembaga/organisasi adalah mampu mendapatkan gambaran yang jelas berkaitan orang-orang yang duduk pada jabatan tertentu dalam organisi/lembaga tersebut. Wheaton dan Whetzel memberikan pandangan bahwa analisis pekerjaan ini adalah studi sistematis yang berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan dengan melihat dari posisi, pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya dalam menduduki jabatan nantinya, maka perlu dilakukan analisis dalam mencapai tujuan organisasi/lembaga. Analisis pekerjaan akan berubah sejalan dengan kebutuhan zaman yang terjadi (Sinambela, 2016).

(4)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

Rekrutmen merupakan proses awal menajemen sumber daya manusia Proses rekrutmen dilakukan setelah dilakukan analisis jabatan dan perencanaan sumber daya manusia Rekrutmen sangat menentukan keberhasilan proses perencanaan sumber daya manusia, karena proses rekrutmen adalah langkah awal sebelum dilanjutkan pada proses seleksi dan penempatan karyawan. Rekrutemn dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dalam organisasi sesuai dengan analisis jabatan dan perencanaan sumber daya manusia yang telah dilakukan sebelumnya(Mardiah, 2016).

Rekrutmen memberikan kesempatan yang besar kepada organisasi untuk memilih dan menseleksi calon pekerja atau karyawan sesuai dengan kebutuhan dan klasifikasi posisi dan jabatan tertentu. Organisasi dengan bebas bisa memilih sumber daya manusia yang cocok dan pantas untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia. Sehingga rekrutmen mengahasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten dibidangnya, dan tujuan oragnisasi dapat tercapai. Dengan demikian proses rekrutmen sangatlah penting artinya dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang akan membawa dan menjalankan organisasi untuk mencapai tujuannya (Iskarim, 2017;

Sohim et al., 2021).

Proses seleksi merupakan tindak lanjut dari proses rekrutmen. Hasil rekrutmen yaitu berupa surat lamaran yang siap untuk diseleksi. Proses seleksi menentukan siapa yang layak di angkat jadi karyawan dan siapa yang tidak. Seleksi juga diartikan sebagai proses bertahap untuk memperoleh dan memanfaatkan berbagai informasi mengenai para pelamar kerja guna menentukan siapa saja yang akan ditarik sebagai karyawan untuk mengisi lowongan posisi-posisi jangka panjang ataupun jangka pendek(Elina, 2021).

Seleksi dalam pandangan Islam harus dilakukan berdasarkan kepatutan dan kelayakan p atasan, tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, tidak loyal terhadap organisasi dan melakukan hal yang merugikan organisasi, ataupun korupsi serta kolusi. Sehingga berdampak buruk terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. Untuk menghindari dan mencegah terjadinya hal- hal yang menghalangi tercapainya tujuan organisasi maka lakukanlah proses seleksi sesuai dengan syariat Islam (Mardiah, 2016).

Penempatan merupakan proses yang dilakukan untuk menduduki posisi karyawan yang lulus selekesi. Penempatan karyawan harus dilakukan sesuai dengan bidang ilmu dan keahlian serta kemampuan yang dimiliki. Dalam manajemen sumber daya manusia dikenal dengan “Right man the right place”. Penempatan yang salah mengakibatkan hasil kinerja yang tidak optimal, karena pekerjaan tidak dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya. Penempatan juga diartikan sebagai da calon tenaga kerja yang lulus seleksi untuk dilaksanakan sesuai ruang lingkup yang telah ditetapkan, serta mampu mempertanggungjawabkan segala resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas tugas dan pekerjaan, wewenang, serta tanggung jawabnya (Yana & Asmendri, 2021).

Pengembangan sumber daya manusia berkaitan erat dengan kuantitas dan kualitas pengetahuan yang dimiliki. Keadaan ini menjadi sangat penting karena dari pengetahuanlah manusia mempunyai dasar untuk bertindak, dan dari pengetahuanlah manusia bisa meningkatkan kualitas hidupnya.Oleh karena itu, sumber daya manusia yang ada hendaklah dikembangkan sedemikian rupa guna mencapai kesejahteraan.

Pengembangan SDM ini amat diperlukan karena memiliki aspek yang penting bagi peningkatan produktivitas SDM dan juga memiliki tujuan tujuan tertentu yang pastinya harus dicapai demi kemajuan pembangunan suatu bangsa (Efendi, 2015). Berdasarkan

(5)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

fenomena di atas maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan sumberdaya manusia pada lembaga pendidikan Islam di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu.

METODE PENELITIAN

Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dikarenakan metode yang dilakukan peneliti melalui metode deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi peribadi dan dokumentasi resmi lainnya. Sehingga yang menjadi tujuan penelitian kualitatif adalah ingin menggambarkan realitas dibalik fenomena yang ada secara mendalam dan rinci. Tempat penelitian ini di laksanakan di di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar. Adapun waktu penelitian, yaitu dilakukan pada bulan Mei 2023. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, dimana data yang diambil dengan menggunakan berbagai macam teknik, dalam penelitian ini. Peneliti berusaha membuktikan data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi.

Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas dan siswa. Dalam pengumpulan data, metode yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisis data dengan merujuk dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan untuk menjamin keabsahan data menggunakan triangulasi.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Konsep, Perencanaan dan Analisis Pekerjaan Tugas SDM Tenaga Pendidik di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar

Proses perencanaan konsep dan analisis pekerjaan bagi seumberdaya manusia di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar dilakukan melalui rapat dan kesepakatan pihak yayasan beserta seluruh pimpinan terkait, dimana pada proses tersebut akan dianalisis berdasarkan kebutuhan yayasan dan kesesuaian dengan kondisi di sekolah juga memperhatikan syarat dan ketentuan terhadap keberlangsuangan proses pendidikan di sekolah. Pada tahap ini akan dibuat perencanaan sedemikian rupa agar dengan memperhatikan berbagai aspek terkait juga kuota pendidik yang dibutuhkan oleh yayasan.

Ditinjau pada aspek analisis perencanaan peserta didik di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar dilaksanakan berdasarkan evaluasi pada setiap tahun ajaran dengan memperhatikan kebutuhan input, pencapaian prestasi dan output peserta didik setiap tahunya pada tahun ajaran baru sebelum dilaksanakan penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran berikutnya.

Rekruitmen tenaga kerja Pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar

Salah satu unsur penting dalam manajemen sumber daya manusia adalah rekrutman. Rekrutmen merupakan sarana untuk menyiapkan sebanyak- banyaknya tenaga pekerja yang sesuai dengan syarat dan kualifikasi yang diharapkan oleh organisasi untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah disiapkan (job discription). Keberhasilan rekrutmen pekerja, dalam hal ini guru, dalam organisasi

(6)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

sangat menentukan keberhasilan terwujudnya tujuan organisasi itu sendiri.

Rekrutmen yang baik adalah rekrutmen yang bisa menjawab kebutuhan pekerjaan yang disiapkan oleh organisasi. Karena begitu pentingnya proses rektumen ini, tidak mustahil bahwa tugas manajemen sumber daya berikutnya menjadi lebih mudah dan berjalan dengan baik. Misalnya, dengan keberhasilan rekrutmen maka proses seleksi, penempatan, peningkatan dan pengembangan (pemberdayaan) serta evaluasi pun akan menuai keberhasilan pula.

Adapun Tujuan utama manajemen Sumber Daya Manusia adalah untuk mendapatkan, mempertahankan, mengembangkan, dan memakai para pegawai atau pekerja secara efisien dan efektif (berhasil guna dan berdaya guna) untuk mencapai misi organisasi. Dengan demikian, kegiatan pokok yang membentuk unsur-unsur inti dari manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan dan peramalan (forecasting) sumber daya manusia, staffing, pelatihan dan pengembangan, pengelolaan karir, manajemen dan pengawasan(control) kinerja, manajemen kompensasi atau imbalan, strategi peningkatan kualitas, produktivitas dan kualitas dunia kerja, serta hubungan antara pimpinan dan pegawainya (Iskarim, 2017).

Proses Rekruitmen tenaga kerja di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar dilaksanakan berdasarkan kebutuhan sekolah akan tenaga pendidik. Biasanya proses rekruitmen ini dilaksanakan sebelum menyambut tahun ajaran baru dengan memperhatikan kebutuhan tenaga kerja disekolah dan bersdasarkan analisis kondisi yang ada.Pada rekruitmen ini pihak yayasan akan membuat pamflate atau selebaran terkait pembukaan lowongan tenaga pendidik disekolah melalui web dan media social seperti Facebook, Instagram atau media informasi lainnya.dengan menetapkan jadwal proses rekruitmen, syarat administrasi dan kualifikasi yang dibutuhkan yayasan dalam penerimaan tenaga pendidiknya.

SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar memiliki kualifikasi tersendiri untuk penerimaan tenaga pendidiknya seperti: Muslim/Muslimah,vBerijazah minimal S1 sesuai bidang, Mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, Usia maksimal 30 tahun, Bertanggung jawab dan berkomitmen tinggi, Siap bekerja dalam tim, Memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 1juz (khusus guru tahfizh), Bersedia mengikuti peraturan yayasan.

Seleksi dan penempatan tenaga kerja Pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar

Proses seleksi tenaga kerja pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar dilaksanakan setelah jadwal penyerahan berkas calon tenaga pendidik terkumpul. pada proses ini terdapat beberapa tahapan yakni seleksi administrasi, kemudian dilaksanakan tes akademik, lalu tes wawancara untuk calon tenaga pendidik yang telah memasukan berkas lamaran pekerjaan.

Pada proses proses penempatan tenaga pendidik yang telah dinyatakan diterima di sekolah oleh yayasan ditempatkan berdasarkan analisis keilmuan masing-masing

(7)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

pendidikan sebelumnya dengan penempatan posisi tenaga pendidik dan pegawai oleh sekolah dan berdasarkan persetujuan dari pihak pimpinan yayasan.

Pengembangan tenaga kerja Pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar Menurut Silalahi, pengembangan sumber daya manusia antara lain didasarkan atas asumsi bahwa manusia mempunyai potensi sumber daya yang tidak dapat ditentukan batas-batasnya. Dalam hal ini, manusia juga merupakanunsur terpenting yaitu sebagai subjek yang melaksanakan dan menggerakkan sumber daya lainnya kepada tujuan yang hendak dicapai. Hasibuan menjelaskan, bahwa pengembangan sumber daya manusia juga merupakan suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis atau konseptual dan sikap personal sesuai dengan kebutuhan pekerjaan atau jabatan melalui pendidikan dan pelatihan Pengembangan sumber daya manusia bagi pegawai adalah suatu proses belajar dan berlatih secara sistematis untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja mereka dalam pekerjaannya sekarang dan menyiapkan diri untuk peran dan tanggung jawab yang akan dating, Pengembangan sumber daya manusia hendaknya didasarkan atas kebutu- han individu dan organisasi atau lem-baga serta direncanakan secara cermat dan sistematis dengan menggunakan metode ilmiah tertentu sehingga mencapai tujuan organisasi (Priyatna, 2016).

Pada proses pengembangan tenaga kerja dan pegawai di SMPIT Qurrata A’yun Batusangkar pihak yayasan senantiasa berusaha untuk mengoptimalkan pengembangan baik dari apek keilmuan hingga wawasan lainya bagi setiap tenaga pendidik dan pegawai dalam lingkup yayaasan seperti adanya loka karya setiap akhir tahun ajaran dan untuk menyambut tahun ajaran baru berdarkan hasil evaluasi pada tahun ajaran sebelumnya. Pengembangan bagi tenaga pendidik pada aspek lain juga dioptimalkan seperti adanya pelatihan bagi guru penggerak, musyawarah guru mata pelajaran hingga bimbingan teknologi bagi guru demi mendukung terlaksanakan proses pembelajaran yang optimal dan tercapainya tujuan pendidikan di sekolah.

KESIMPULAN

Pengelolaan SDM pendidikan Islam oleh pimpinan lembaga pendidikan Islam merupakan hal yang sangat penting untuk dilaksanakan, dimana pengelolaan tersebut tidak hanya sebatas pemberdayaan SDM pendidikan Islam saja, namun juga dengan memberikan pembinaan, pengembangan, dan peningkatan terhadap SDM pendidikan Islam. Maka dari itu, pimpinan lembaga pendidikan Islam harus memahami secara mendetail mengenai lingkup pengelolaan yang harus diperhatikan dalam memberdayakan, membina, mengembangkan, dan meningkatkan SDM pendidikan Islam yang ada di lembaganya, agar nantinya tidak menjadi batu sandungan bagi lembaga pendidikan Islam di era globalisasi saat ini.

(8)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

DAFTAR PUSTAKA

Akbar, A., & Fajri, N. (2022). Applying Microsoft Office 365 in learning Islamic Education (PAI) amid Covid-19 Pandemic. Journal of Islamic Education Students (JIES), 2(1), 31. https://doi.org/10.31958/jies.v2i1.4544

Cahyo, A. N. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dalam Meningkatkan Daya SAing SDIT AR-Rahmah, Pacitan. Muslim Heritage, 1(2), 263–286.

Chusnul Azhar. (2017). Manajemen Pengembangan Pendidikan Islam Perspektif Al- Qur’an. Jurnal Tajih, 14(1), 1–18.

Efendi, D. (2015). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang.

Elina, R. (2021). Journal of Islamic Education Students The Effect of Administrative Services on Students’ Satisfaction. JIES: Journal of Islamic Education Students, 1(1), 39–47.

Hakim, uhammad F. Al. (2020). Peran Guru dan Orang Tua: Tantangan dan Solusi dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemic COVID-19 M. Riwayat:

Educational Journal of History and Humanities, 30(2), 23–32.

Hidayati, W. R., & Warmansyah, J. (2021). Pendidikan Inklusi Sebagai Solusi dalam Pelayanan Pendidikan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 74–79. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.161

Idris, T., Wita, A., Rahmi, E., & Warmansyah, J. (2022). Ablution Skills in Early Childhood : The Effect of Big Book Media. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5549–5557. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3185

Iskarim, M. (2017). Rekrutmen Pegawai Menuju Kinerja Organisasi yang Berkualitas dalam Perspektif MSDM dan Islam. 2(November), 307–327.

Khamidah, A., & Sholichah, N. I. (2022). Digital Pop Up Learning Media for Early Childhood Cognitive. Indonesian Journal of Early Childhood Education Research, 1(1), 11–19. https://doi.org/10.31958/ijecer.v1i1.5833

Lestari, I., Anggraini, H. I., Sekolah, M. B., & Negeri, U. (2021). Manajemen Berbasis Sekolah dalam Pendidikan Saat Ini. Edu Cendekia:Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1, No 3, 171–177. https://doi.org/10.47709/educendikia.v1i3.1239

Mardiah, N. (2016). Rekrutmen, seleksi dan penempatan dalam perspektif islam. Jurnal Kajian Ekonomi Islam, 1(2), 223–235.

Muslimah. (2020). Strategi Rekrutmen dalam Manajemen Sumber. Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 2(2), 79–96.

Nisak, F. F., Munawaroh, H., & Abbas, S. (2022). The Effect of “ Kids Moderations ” Interactive Multimedia on Religious Moderation Attitudes in Early Childhood.

Indonesian Journal of Early Childhood Education Research, 1(1), 38–47.

https://doi.org/10.31958/ijecer.v1i1.5811

(9)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

Nuha, A. U., & Munawaroh, H. (2022). Effectiveness of Rural Youth Tutoring Activity in Increasing Children ’ s Learning Motivation in Pandemic Era. Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research, 1(1), 20–28.

https://doi.org/10.31958/ijecer.v1i1.5808

Priyanti, N., & Jhoni Warmansyah. (2021). The Effect of Loose Parts Media on Early Childhood Naturalist Intelligence. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 15(2), 239–257. https://doi.org/10.21009/jpud.152.03

Priyatna, M. (2016). Manajemen Pengembangan SDM pada Lembaga Pendidikan Is;lam. 05(1), 1231–1250.

Rahma, A., & Haviz, M. (2022). Implementation of Cooperative Learning Model with Make A Match Type on Students Learning Outcomes in Elementary School.

Journal of Islamic Education Students (JIES), 2(2), 58.

https://doi.org/10.31958/jies.v2i2.5593

Rahman, Y. A. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Tsaqofah; Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 1–23.

Reflianto, & Syamsuar. (2018). Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 6(2), 1–13.

Sa’diah, H., Zulhendri, Z., & Fadriati, F. (2022). Development of Learning Videos with Kinemaster-Based Stop Motion Animations on Thematic Learning in Elementary Schools. Journal of Islamic Education Students (JIES), 2(2), 91.

https://doi.org/10.31958/jies.v2i2.5615

Sakban, S., Nurmal, I., & Ridwan, R. Bin. (2019). Manajemen sumber daya manusia.

Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT), 2(1), 93–104.

Saleha, L., Baharun, H., & Utami, W. T. (2022). Implementation of Digital Literacy in Indonesia Early Childhood Education. Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research, 1(1), 12–22. https://doi.org/10.31958/ijecer.v1i1.5834 Sangsurya, Y., Muazza, M., & Rahman, R. (2021). Perencanaan Sumber Daya Manusia

Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sd Islam Mutiara Al Madan Kota Sungai Penuh. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2), 766–778.

https://doi.org/10.38035/jmpis.v2i2.644

Sari, M. (2018). Peran Orang Tua Dalam Menstimulai Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, I(2), 37–46.

Sarkawi. (2020). Perencanaan Sumberdaya Manusia Dalam Lembaga Pendidikan Sarkawi 1 1 Staisar (Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf), Indonesia.

Journal of Science and Research, 1(1), 1–15.

Setiawan, A. (2018). Meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini melalui media pembelajaran matematika di RA Ma’arif 1 Kota Metro. Jurnal Program Studi

(10)

Human Resource Management in Islamic Educational Institutions at Integrated Islamic Junior High Schools DOI: 10.31958/jies.v3i1.9492

PGRA, 4(2), 181–188.

Sinambela, L. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. In S. Dan & R. Damayanti (Eds.), Bumi AKsara. Bumi Aksara.

Sohim, B., Syah, S., & Hanafiah, H. (2021). Kompetensi Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru PAI di SMP Nurul Ihsan Banjaran Kabupaten Subang Jawa Barat. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 1(2), 1.

https://doi.org/10.31602/jmpd.v1i2.5133

Sugiarto, A. B. (2005). Analisis Pekerjaan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dalam Mewujudkan Sekolah Unggul. STIT Al-Ishlah Bondowoso, 1(1), 1–17.

Syam, A. R., & Arifin, S. (2017). Kedudukan Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan Islam Di Era. 02(01), 1–12.

Vhila, I., Gustina, G., & Zulhendri, Z. (2022). Problems of Integrative Thematic Learning in Elementary Schools. Journal of Islamic Education Students (JIES), 2(2), 65. https://doi.org/10.31958/jies.v2i2.5605

Warmansyah, J., & Amalina, A. (2019). Pengaruh Permainan Konstruktif dan Kecerdasan Visual- Spasial Terhadap Kemampuan Matematika Awal Anak Usia Dini. Math Educa Journal, 3(1), 71–82. https://doi.org/10.15548/mej.v3i1.270 Warmansyah, J., Faradila, T., Sari, M., & Yuningsih, R. (2022). Correlation Study

between Teacher-Child Relationships and Social Skills for 5-6 Years Old. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 94–102.

Warmansyah, J., Ramadona, S., Febriyani, E., Safna, A., & Karlaini, M. (2022). The Effect of Loose Parts Media on Early Childhood Visual-Spatial Intelligence.

Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 6, 177=184.

Yana, V. D., & Asmendri, A. (2021). Islamic Integrated-Based School Principal Decision Making In Junior High School. Journal of Islamic Education Students (JIES), 1(1), 28. https://doi.org/10.31958/jies.v1i1.3018

Referensi

Dokumen terkait

Conclusion The kiai's transformational leadership related to policy making in realizing the quality of Islamic educational institutions in Islamic boarding schools is manifested in