Fannisa Nurhaffifi 2215061009 PSTI A
RESUME MODULE 2 INPUT
Kata “print” adalah sebuah fungsi, tetapi bukan berarti semua kata yang ditampilkan adalah sebuah fungsi. Sebuah fungsi bisa berasal dari python-nya sendiri atau kita bisa menulisnya sendiri. Nama dari sebuah fungsi-nya juga harus signifikan. Sebuah fungsi bisa termasuk dari efek maupun hasil.
Print pada python merupakan fungsi bawaan yang ada pada python. Fungsi ini mencetak atau menampilkan pesan yang telah ditentukan. Rumus dari print adalah print(“...”), contohnya adalah print(“Hello World”) yang akan memunculkan output berupa Hello World. Jadi dapat diketahui bahwa pesan yang muncul ke layar adalah pesan yang ada didalam kutipan (“”). Namun ketika ingin menampilkan data berupa integer atau float maka tidak perlu menggunakan tanda petik dan langsung menuliskan angkanya dalam tanda kurung.
Pada percobaan diatas Ketika menggunakan fungsi print dengan tanda kurung serta tanda petik, output yang di tampilkan dapat dilihat pada gambar diatas.
Pada gambar diatas didapatkan dari coding perintah tanpa menggunakan tanda petik.
Gambar diatas didapatkan dari coding perintah print tanpa menggunakan tanda kurung.
Efek dari penggunaan print() adalah yang pertama dapat mengubah perintah menjadi bisa dibaca dengan manusia, dan dapat menampilkan data dalam tampilan outputnya.
OUTPUT
Dalam membuat output di layar, perintah atau fungsi yang paling sering kita gunakan adalah fungsi print(). Sesuai namanya print merupakan perintah untuk menampilkan sesuatu ke media output, misalnya menampilkan sesuatu ke Python prompt yang pada akhirnya terlihat di layar monitor, untuk menjalankannya diperlukan tanda ( ) setelah nama fungsi yang ingin dijalankan (misal print). Jika tanpa tanda ( ) maka yang dilakukan bukanlah menjalankan fungsi tersebut tetapi hanya mengeluarkan identitas dari fungsi tersebut
Perhatikan contoh berikut: (LAB) maka output yang dihasilkan yaitu :
• Tanda petik “ “. Tanda petik satu (') dan tanda petik dua (") di Python memiliki makna khusus yaitu sebagai cara untuk merepresentasikan data String. String merupakan sekuen dari karakter, termasuk huruf (a-z, A-Z), digit (0-9), dan juga simbol (misalnya: !@#%^&*()_+).
• Pemisah pada fungsi print(), Jika kita tidak ingin pemisah spasi, maka kita bisa menambahkan parameter sep (separator) saat memanggil print(),Perhatikan contoh berikut.
• Perintah print() yang pertama tanpa parameter sep, sehingga python otomatis menjadikan karakter spasi sebagai pemisah. Sedangkan perintah print() yang kedua, saya menggunakan parameter sep dengan nilai _^_. Hal itu akan membuat python mengganti karakter pemisah bawaan-nya dengan karakter yang saya definisikan sendiri.
• Karakter akhir pada fungsi print(), selain parameter sep, kita juga bias menggunakan parameter lain yaitu end, yang berfungsi untuk mengganti karakter terakhir bawaan yang dicetak diayar. Jadi
secara bawaan, setiap kali kita memanggil fungsi print() untuk mencetak sesuatu, python akan mencetak karakter ganti baris (\n) di setiap output. perhatikan contoh berikut:
Outputnya:
• Fungsi escape karakter \n adalah untuk menampilkan ganti baris. Karena tanpa diakhiri \n, perintah print selanjutnya tidak akan dimulai dari baris baru.
• Perhatikan contoh berikut : LAB 2.1.1.18
jika kita menjalankan program tersebut maka akan menghasilkan output
kemudian gunakan sep dan end kedalam kode agar menghasilkan output seperti pada contoh:
maka outputnya adalah
• Perhatikan contoh berikut : LAB 2.1.1.19 User diminta untuk menjalankan kode berikut:
kemudian outputnya :
Lalu user diperintahkan untuk meminimalkan atau mensederhanakan fungsi print, maka source codenya adalah sebagai berikut :
maka outputnya adalah :
TIPE DATA
Fungsi integer atau bilangan bulat (ints) adalah salah satu tipe numerik yang dapat diisikan angka bulat. Float adalah tipe numerik yang dapat diisikan dengan nilai desimal atau bilangan berkoma.
Lalu boolean adalah dua objek yang digunakan untuk mewakili nilai – nilai keberanar (berisikan 1 untuk True dan 0 untuk False). Tipe data string adalah tipe data yang terdiri data beberapa karakter.
Adapun tipe data yang sering digunakan dalam pemrograman yaitu:
a) String
String adalah sekuen karakter atau bias juga dianggap sebagai teks. String juga bisa terdiri dari angka misalnya "123". Karena diberi petik, maka angka tersebut tidak lagi memiliki makna sebuah bilangan yang bisa dijumlahkan atau dilakukan operasi aritmatik lainnya, melainkan hanya sebuah teks saja.
b) Integer
Integer adalah nama tipe data yang merupakan bilangan bulat. Integer bisa positif dan juga bisa negatif. Untuk bilangan negatif cukup menambahkan tanda minus (-) di depan angka. Jika angka bernilai ribuan atau lebih, maka tidak boleh menuliskannya menggunakan pemisah (seperti titik atau koma), misalnya 1.250 atau -1,250. Kemudian pastikan tidak menggunakan tanda petik karena data yang dihasilkan bukan merupakan integer melainkan string.
c) Float
Jika integer adalah untuk menyimpan bilangan bulat, maka float adalah tipe data untuk menyimpan bilangan pecahan (bilangan berkoma), seperti 1.25 atau -0.75. Untuk angka yang dimulai dari 0 seperti 0.25, dapat juga ditulis tanpa 0 di depan, yaitu .25. Begitu juga nol di akhir juga bisa diabaikan. Selain itu, cara penulisan lain dari float yaitu dengan menggunakan exponen. Misalnya kita ingin menuliskan 3x104, maka dapat juga ditulis dengan 3e4 atau 3E4. Kita juga bisa menggunakan exponen negatif seperti 34567x10-3 untuk merepresentasikan 34.567.
d) Boolean
Nama Boolean berasal dari nama ilmuan George Boole (1815-1864) yang mendefinisikan tentang Aljabar Boolean yang hanya menggunakan dua buah nilai yaitu: True dan False atau biasa juga direpresentasikan dengan 1 dan 0. Sebagai contoh saat anda memasukkan password ke komputer, maka program akan bertanya “Apakah password yang anda masukkan sama dengan password yang tersimpan di komputer?”
Komputer hanya akan memiliki 2 kemungkinan jawaban yaitu:
- Ya, itu benar - Tidak, itu salah
OPERATOR
Tanda \ atau yang lebih dikenal dengan backlash merupakan karakter khusus yang memberi informasi bahwa karakter selanjutnya memiliki makna yang baru, contohnya adalah beberapa shortcut seperti \n yang digunakan untuk membuat baris yang baru dan \b untuk tab.
Di dalam python juga terdapat operator yang merupakan simbol-simbol yang digunakan untuk melakukan operasi tertentu, seperti:
1. Operator aritmatika adalah operator yang digunakan dalam proses perhitungan, seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, sisa bagi(%), dan pemangkatan(**).
2. Operator Unary adalah operator komputasi yang mengambil tindakan apa pun pada satu operan dan hanya menghasilkan satu hasil. Contohnya adalah
x= 56 y= -(x) print(y)
maka hasilnya adalah -56
3. Operator biner adalah operator komputasi yang bekerja dengan dua atau lebih operan.
Misalnya, "*" melipatgandakan kedua argumennya bersama -sama. Ada tujuh operator biner yang digunakan dalam Python3.
4. operator penugasan (assignment operator) adalah operator yang digunakan untuk memberikan suatu nilai ke variabel. Sebagai contoh x=5, artinya kita memberikan nilai 5 ke variabel x.
VARIABEL
Variabel adalah lokasi yang diberi nama yang disediakan untuk menyimpan nilai dalam memori.
Setiap variabel harus memiliki nama unik untuk mengidentifikasi. Nama variabel tidak boleh berisikan spasi, dan bisa diganti dengan garis bawah (_) atau huruf, dan tidak boleh berupa kata kunci Python. Karakter pertama dapat diikuti dengan garis bawah, huruf, dan angka. Variabel juga bisa berisikan huruf besar kecil.
Aturan nama Variabel
a. hanya boleh terdiri dari huruf kecil (a-z), huruf besar (A-Z), digit (0-9), dan karakter underscore (_). Simbol atau karakter lainnya tidak diperkenankan, misalnya *, @, dsb.
b. harus dimulai dengan sebuah huruf (a-zA-Z) atau underscore (_) c. case sensitive, nama dan Nama dianggap berbeda
d. tidak boleh menggunakan keyword yang telah ditentukan pada Python. Keyword adalah kata yang sudah memiliki makna sendiri dalam Python dan tidak boleh diganti, misalnya yang sudah kita lihat adalah True dan False yang merupakan nilai boolean. Berikut adalah list lengkap keyword pada Python yang tidak boleh digunakan sebagai nama variable.
KOMENTAR
Komentar atau comment digunakan untuk meninggalkan informasi tambahan di dalam kode dan ketika program dijalankan atau di run maka comment tidak akan ditampilkan di layar. Informasi yang ditinggalkan tersebut ditujukan kepada manusia yang membaca source code yang diawali dengan #. Penting untuk menggunakan komentar untuk membuat program lebih mudah dipahami, dan menggunakan nama variabel yang dapat dibaca dan bermakna dalam kode.