• Tidak ada hasil yang ditemukan

RPJMD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "RPJMD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017"

Copied!
165
0
0

Teks penuh

Rencana pembangunan jangka menengah nasional yang selanjutnya disebut RPJMN adalah dokumen perencanaan pembangunan nasional untuk jangka waktu 5 (lima) tahun. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, yang selanjutnya disingkat RPJMD, adalah dokumen perencanaan wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2017.

PASAL DEMI PASAL Pasal 1

RPJMD Provinsi DKI Jakarta telah dijabarkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta yang merupakan rencana pembangunan daerah tahunan Provinsi DKI Jakarta. RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2013–2017 merupakan kelanjutan dari RPJMD 2007–2012 Provinsi DKI Jakarta untuk mencapai visi dan mewujudkan misi yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi DKI Jakarta (RPJPD) 2005-2025.

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

PERATURAN DAERAH

PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 2 TAHUN 2013

TENTANG

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA

TAHUN 2013-2017

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

DAFTAR ISI

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH 192

Program Prioritas Pembangunan Daerah 196

PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN 252

DAFTAR TABEL

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang
  • Dasar Hukum Penyusunan
  • Hubungan Antar Dokumen RPJMD dengan Dokumen Rencana Pembangunan Daerah
  • Sistematika Penulisan

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Penyelenggaraan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 21) 4817); Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, RPJMD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-2017 adalah dokumen perencanaan pembangunan.

Pendahuluan

Sistematika penulisan RPJMD Provinsi DKI Jakarta tahun 2013-2017 pada dasarnya merupakan skema pengolahan visi dan misi Gubernur terpilih yang dijabarkan dalam beberapa tujuan pembangunan yang menjadi tujuan visi dan misi tersebut, kemudian untuk mencapai tujuan-tujuan ini. , tujuan pembangunan dan tujuan yang ingin dicapai ditetapkan. Selanjutnya, untuk mencapai tujuan tersebut, telah dirumuskan strategi pembangunan dan arah kebijakan, serta program prioritas dan indikator kinerja setiap program beserta kerangka pendanaannya, yang akan menjadi pedoman bagi pemerintah provinsi DKI Jakarta dan masyarakat di pelaksanaan pembangunan di masa depan. 5 (lima) tahun.com.

Gambaran Umum Kondisi Daerah

Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah Serta Kerangka Pendanaan

Analisis Isu-Isu Strategis

Penyajian Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah

Indikasi Rencana Program yang Disertai Kebutuhan Pendanaan

Penetapan Indikator Kinerja Daerah

Pedoman Transisi dan Kaidah Pelaksanaan

Penutup

Maksud dan Tujuan

Pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, dan daya saing daerah secara keseluruhan. Pembangunan di Jakarta sejauh ini menunjukkan pencapaian menggembirakan yang ditandai dengan tumbuhnya berbagai indikator kesejahteraan masyarakat.

Aspek Geografi dan Demografi

  • Kondisi Geografis
  • Topografi, Geologi, Hidrologi dan Klimatologi
  • Wilayah Rawan Bencana
  • Kondisi Demografi
  • Penggunaan Lahan
  • Potensi Pengembangan Wilayah

Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan fisik wilayah DKI Jakarta ditandai dengan semakin bertambahnya luas lahan terbangun. Tren ini menunjukkan bahwa ketersediaan lahan merupakan isu penting bagi pembangunan Provinsi DKI Jakarta.

Aspek Kesejahteraan Masyarakat

  • Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
  • Kesejahteraan Sosial
  • Seni Budaya dan Olahraga

Namun secara umum jumlah penduduk miskin di Provinsi DKI Jakarta dapat dilihat pada gambar berikut. Sumber: Jakarta dalam Angka 2012, Berita Resmi Statistik 2013 dan Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2011.

Grafik Laju Inflasi Provinsi  DKI Jakarta
Grafik Laju Inflasi Provinsi DKI Jakarta

Aspek Pelayanan Umum

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Pekerjaan Umum
  • Perumahan Rakyat
  • Penataan Ruang
  • Perhubungan
  • Lingkungan Hidup
  • Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
  • Ketenagakerjaan
  • Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah
  • Penanaman Modal
  • Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian,
  • Komunikasi dan Informatika
  • Perdagangan

Dalam hal transportasi, Pemprov DKI Jakarta banyak melakukan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat. Dari sisi transportasi, Pemprov DKI Jakarta banyak melakukan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan.

Aspek Daya Saing Daerah

  • Kemampuan Ekonomi Makro
  • Kemampuan Keuangan Daerah
  • Fasilitas Infrastruktur
  • Iklim Investasi
  • Lingkungan Strategis Nasional, Regional, dan Global

Target investasi pada tahun 2009 sebesar Rp46 triliun, sedangkan realisasi investasi sebesar Rp64,79 triliun atau 120 persen dari target semula. Sebaliknya, realisasi PMDN pada tahun 2010 sebesar Rp 4,59 triliun, turun hampir 50 persen dibandingkan tahun 2009 yang mencapai Rp 9,69 triliun.

PENGELOLAAN

KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA

PENDANAAN

  • Kinerja Keuangan Daerah
    • Kinerja Pelaksanaan APBD Tahun 2007-2012
  • Pendapatan Daerah
  • Belanja Daerah
  • Pembiayaan Daerah
    • Neraca Daerah
    • Kebijakan Pengelolaan Keuangan Tahun 2007-2012
  • Analisis Sumber Penutup Defisit Riil
    • Kerangka Pendanaan
  • Analisis Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA)
  • Analisis Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)
    • Proyeksi Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Tahun 2013-2017
  • Kebijakan Dan Proyeksi Pendapatan Tahun 2013-2017
  • Kebijakan Dan Proyeksi Belanja Daerah Tahun 2013-2017 Kebijakan Belanja Daerah tahun 2013-2017 secara umum sebagai berikut
    • Penghitungan Kerangka Pendanaan
  • Kebijakan Dan Proyeksi Pembiayaan Daerah 2013-2017

Sedangkan Kebijakan Belanja Daerah Tahun 2007-2012 sebagaimana tercantum dalam RPJMD Provinsi DKI Jakarta adalah sebagai berikut. Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun Revisi BPK) *) Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2012 (tidak diaudit).

Tabel berikut menyajikan gambaran realisasi Pembiayaan Daerah tahun 2007 hingga tahun  2012.
Tabel berikut menyajikan gambaran realisasi Pembiayaan Daerah tahun 2007 hingga tahun 2012.

ANALISIS ISU - ISU STRATEGIS

Permasalahan Pembangunan Daerah

  • Sistem Transportasi
  • Banjir dan Genangan
  • Perumahan dan Permukiman
  • Ruang Terbuka Hijau (RTH)
  • Kemiskinan Kota
  • Reformasi Birokrasi
  • Pembangunan Pendidikan
  • Kesehatan Masyarakat
  • Penataan Ruang
  • Ketentraman, Ketertiban, dan Keamanan Masyarakat
  • Perubahan Iklim
  • Pencemaran Lingkungan
  • Pengelolaan Air Bersih
  • Ketahanan Pangan
  • Ketahanan Energi Listrik dan Gas
  • Stabilitas Ekonomi
  • Iklim Investasi
  • Perdagangan dan Jasa
  • Keuangan Daerah
  • Kerjasama Antar Daerah di Jabodetabekjur

Banjir dan genangan air merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi pembangunan di DKI Jakarta. Ketersediaan ruang terbuka hijau di DKI Jakarta masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam rencana tata ruang. Persoalan lainnya adalah sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk mencapai ketahanan pangan berkelanjutan di DKI Jakarta.

Produksi listrik di provinsi DKI Jakarta seluruhnya ditenagai oleh solar dan generator air. Kebutuhan listrik di DKI Jakarta masih sangat bergantung pada pasokan pembangkit listrik di Muara Karang dan belum mengalami peningkatan.

Isu-isu Strategis

  • Pengembangan Sistem Transportasi
  • Antisipasi Banjir, Rob, dan Genangan
  • Peningkatan Kualitas Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kota
  • Peningkatan Kualitas dan Kuantitas RTH
  • Pengurangan Ketimpangan Ekonomi dan Perluasan Kesempatan Kerja
  • Pembangunan Budaya Multi-Kultur
  • Peningkatan Pelayanan Publik
  • Peningkatan Kualitas Pendidikan
  • Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Untuk mencapai hal tersebut, dilakukan dengan meningkatkan kualitas kelembagaan, sumber daya manusia, dan tata kelola, dengan memperhatikan sistem informasi dan teknologi serta penegakan hukum, serta menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perkotaan yang sesuai dengan kondisi setempat. Peningkatan kualitas dan kuantitas RTH dapat dilakukan dengan baik jika pelaksanaan pembangunan sejalan dengan RTRW 2030. Dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas RTH perlu dilakukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan tata kelola dengan aspek prioritas. pemantauan dan evaluasi serta penegakan hukum dengan menggunakan teknologi informasi yang andal.

Untuk mencapai hal tersebut dilakukan melalui pembenahan kelembagaan dan pengelolaan sumber daya manusia yang meliputi penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pengelolaan sistem pendidikan yang bermutu, dan pembiayaan pendidikan. Penyelenggaraan pembangunan kesehatan dilakukan melalui peningkatan mutu kelembagaan, sumber daya manusia, dan manajemen, termasuk peningkatan mutu prasarana sarana kesehatan, mutu tenaga medis dan paramedis, serta perbaikan sistem pelayanan dengan memperhatikan keterjangkauan dan ketersediaan. pelayanan bagi seluruh warga Jakarta, termasuk masyarakat miskin dan kelompok masyarakat berkebutuhan khusus lainnya.

Isu-isu Lain Yang Patut Dipertimbangkan

  • Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kota
  • Peningkatan Ketentraman, Ketertiban dan Keamanan Masyarakat
  • Penanggulangan Dampak Perubahan Iklim
  • Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • Penguatan Ketahanan Pangan
  • Pengelolaan Kependudukan yang Berkualitas
  • Peningkatan Perbaikan Iklim Investasi
  • Pengelolaan Pembiayaan Pembangunan
  • Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Peningkatan Daya Saing Global
  • Pembangunan Telematika Jakarta

Dinamika penduduk di DKI Jakarta disebabkan oleh faktor alam dan mobilitas penduduk khususnya urbanisasi. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 Tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia memerintahkan agar Provinsi DKI Jakarta ditetapkan sebagai ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai serta daerah otonom pada tingkat provinsi. Sehubungan dengan peranannya sebagai ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia, Provinsi DKI Jakarta mempunyai tugas, hak, kewajiban dan tanggung jawab tertentu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan sebagai tempat kedudukan perwakilan negara asing, serta Tengah/ .

Kewenangan khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai ibu kota negara kesatuan Republik Indonesia meliputi penetapan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penataan ruang, sumber daya alam dan lingkungan hidup, pengendalian penduduk dan permukiman, transportasi, perindustrian dan perdagangan, serta pariwisata. . Apalagi, dalam pelaksanaan tugas tersebut, Pemprov DKI harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sekitarnya.

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Visi

Misi

Pengembangan kota Jakarta sebagai kota modern dilakukan berdasarkan potensi sumber daya manusia dan ciri khasnya. Selain itu, dalam mengembangkan kota Jakarta ke depan, perhatian harus diberikan pada keberlanjutan dengan mewujudkan tata kota yang rapi dan konsisten. Kota Jakarta juga masih bergelut dengan permasalahan permukiman kumuh dan menurunnya kualitas lingkungan hidup di kota tersebut.

Pembangunan kota Jakarta ke depan harus mengutamakan pemenuhan kebutuhan perumahan dan ruang publik yang terjangkau bagi warga kota. Karena banyaknya penduduk yang berasal dari latar belakang etnis dan budaya yang berbeda, Jakarta menjadi kota multietnis dan budaya.

Tujuan Dan Sasaran Per Misi

Misi kedua: Menjadikan Jakarta kota yang bebas dari permasalahan kronis seperti kemacetan, banjir, permukiman kumuh, sampah dan lain sebagainya. Mendorong pengembangan kota yang ramah lingkungan dan berketahanan dalam menghadapi risiko bencana dan dampak perubahan iklim. Misi ketiga: Menjamin tersedianya perumahan dan ruang publik yang layak dan terjangkau bagi warga kota.

VISI : Jakarta Baru, kota modern yang tertata rapi, tempat tinggal yang layak dan manusiawi, mempunyai masyarakat yang berbudaya dan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik. 2 Mendorong pembangunan kota yang berwawasan lingkungan dan berketahanan terhadap risiko bencana dan dampak perubahan iklim.

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

  • Strategi
  • Peningkatan dan pengembangan kawasan-kawasan strategis yang berperan dalam menggerakan ekonomi kota, termasuk didalamnya pusat kegiatan
  • Penguatan dukungan terhadap keberadaan ekonomi informal perkotaan Strategi ini merupakan komitmen untuk mewujudkan Jakarta Baru yang inklusif
  • Peningkatan ketahanan pangan kota
  • Peningkatan ketersediaan infastruktur telekomunikasi, kelistrikan dan energi untuk menunjang kegiatan ekonomi kota
  • Optimalisasi penataan ruang
  • Pemantapan dan pengembangan Sistem Transportasi Kota Berbasis Angkutan Umum Massal
  • Pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan
  • Pengembangan dan pengelolaan sistem tata air yang terpadu
  • Pengembangan dan peningkatan infrastruktur permukiman yang berkualitas Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur
  • Pengendalian pencemaran air, tanah dan udara
  • Peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan ketahanan kota dalam mengurangi dampak perubahan iklim
  • Penyediaan rumah layak huni bagi semua warga masyarakat dan peningkatan kualitas permukiman kota
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas ruang terbuka hijau
  • Peningkatan ketertiban umum dan kerukunan antar umat beragama
  • Pengembangan budaya dalam pembangunan perkotaan
  • Peningkatan peran pemuda dan olahraga dalam pembangunan
  • Penataan kelembagaan, organisasi, dan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dan pemerintahan yang transparan dan akuntabel
  • Peningkatan pelayanan publik
  • Peningkatan pelayanan pendidikan
  • Peningkatan pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial masyarakat Strategi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang
    • Arah Kebijakan

164 165 . meliputi: i) Pengembangan sistem pengelolaan air terpadu, ii) Pengembangan sarana dan prasarana sistem drainase, iii). Strategi ini menekankan pentingnya memperhatikan dan mengembangkan budaya dalam pembangunan perkotaan, sehingga nilai-nilai budaya lokal dapat tercermin dan mewarnai kehidupan masyarakat. i) Pengembangan budaya Betawi yang bersinergi dengan budaya multikultural lainnya, ii) Pengembangan Jakarta sebagai pusat kebudayaan nasional, iii) Pengembangan pusat – pusat kebudayaan di lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu, iv) Revitalisasi kota lama ​​wilayah Jakarta, v) Penataan gedung dan gedung pemerintahan bernuansa budaya Betawi, vi) Penyelenggaraan event budaya, dan vii) Peningkatan kapasitas sanggar budaya dan seni. Strategi operasional dilaksanakan melalui: i) Menata dan meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan publik menjadi lebih baik (cepat dan berkualitas), ii) Meningkatkan kapasitas unit terdepan dalam pemberian layanan, iii).

Menyelenggarakan event kebudayaan nasional dan daerah, termasuk melalui kerjasama dengan daerah lain untuk membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana peningkatan kebudayaan Indonesia. Bidang Kebudayaan : Penataan lingkungan fisik kawasan kota tua Jakarta melalui pengembangan sarana dan prasarana ekonomi kreatif 2.

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM

PEMBANGUNAN DAERAH

PEMBANGUNAN DAERAH

Kebijakan Umum Pembangunan

Pengelolaan air bersih dan air limbah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas air bersih dan air baku dari Waduk Jatiluhur hingga Jakarta serta membangun sistem pipa dan IPAL terpusat. Penyediaan energi melalui pengembangan jaringan pipa gas bawah tanah pada kawasan industri, perumahan, perkantoran, komersial, dan jasa; Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan peningkatan ketersediaan pasokan listrik. Pembangunan perekonomian kota melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Marunda dan Tanjung Priok; Pengembangan kawasan pelabuhan perikanan Muara Baru; dan mengembangkan ekonomi kreatif dengan bekerja sama dengan pemilik bangunan (milik pemerintah pusat) untuk melestarikan kawasan kota lama.

Lainnya melalui peningkatan kerja sama dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan ketentraman kota serta penanganan bencana.

Program Prioritas Pembangunan Daerah

Perumahan rakyat dengan mengatur pembangunan rumah susun dan apartemen bersubsidi serta serah terima rumah susun sewa yang dibangun oleh pemerintah pusat untuk diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. RPJMD Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2013-2017 BAB 7 - Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah RPJMD Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2013-2017. Hubungan antara kebijakan umum dan arah kebijakan serta program prioritas pembangunan daerah beserta indikator kinerja dan kerangka pendanaannya dijelaskan dan dapat dilihat pada Tabel 7.1.

Program Unggulan

Program Promosi Kebudayaan dan Pengembangan Informasi 1) Penyelenggaraan acara kebudayaan bertaraf internasional c. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebudayaan. Program Jaminan Pelayanan Kesehatan Daerah 1) Penyelenggaraan KARTU SEHAT JAKARTA b. Program peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

INDIKASI RENCANA PROGRAM YANG

DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

INDIKASI RENCANA

PROGRAM YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

  • URUSAN PENDIDIKAN
  • URUSAN KESEHATAN
  • URUSAN PEKERJAAN UMUM
  • URUSAN PERUMAHAN RAKYAT
  • URUSAN PENATAAN RUANG
  • URUSAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN
  • URUSAN PERHUBUNGAN
  • URUSAN LINGKUNGAN HIDUP
  • URUSAN PERTANAHAN
  • URUSAN KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL
  • URUSAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
  • URUSAN KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA
  • URUSAN SOSIAL
  • URUSAN KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI
  • URUSAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH
  • URUSAN PENANAMAN MODAL
  • URUSAN KEBUDAYAAN
  • URUSAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
  • URUSAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM NEGERI
  • URUSAN OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN UMUM, ADMINISTRASI KEUANGAN DAERAH, PERANGKAT DAERAH, KEPEGAWAIAN DAN PERSANDIAN
  • URUSAN KETAHANAN PANGAN
  • URUSAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA
  • URUSAN STATISTIK
  • URUSAN KEARSIPAN
  • URUSAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  • URUSAN PERPUSTAKAAN
  • URUSAN PERTANIAN
  • URUSAN KEHUTANAN
  • URUSAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
  • URUSAN PARIWISATA
  • URUSAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
  • URUSAN PERDAGANGAN
  • URUSAN PERINDUSTRIAN
  • PROGRAM BERSAMA PENUNJANG ORGANISASI Program yang akan dilakukan antara lain
  • PROGRAM TEKNIS BERSAMA Program yang akan dilakukan antara lain

Indikator yang akan dicapai antara lain memperbanyak ruang terbuka hijau untuk taman dan kuburan yang akan dibuka. Indikator yang ingin dicapai antara lain peningkatan persentase penempatan lulusan Pusat Pelatihan Kerja (PPK). Indikator yang ingin dicapai antara lain peningkatan jumlah dana bergulir yang disalurkan; dan peningkatan jumlah pengguna dana bergulir (Usaha Mikro Kecil/UMK).

Indikator yang ingin dicapai adalah peningkatan jumlah ruang dan media penyimpanan arsip yang memenuhi standar. Indikator yang ingin dicapai antara lain peningkatan jumlah kunjungan wisman dan wisman serta peningkatan rata-rata lama tinggal.

PENETAPAN

INDIKATOR KINERJA DAERAH

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

RPJMD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2013-2017 BAB 9 - Penetapan Indikator Kinerja Daerah RPJMD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2013-2017.

PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH

PELAKSANAAN

PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

Pedoman Transisi

Kaidah Pelaksanaan

PENUTUP

263RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Indikasi Kebutuhan Pendanaan. 265RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Indikasi Kebutuhan Pendanaan. 293RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Indikasi Kebutuhan Pendanaan.

299RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Indikasi Kebutuhan Pendanaan. 301RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Indikasi Kebutuhan Pendanaan. 303RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Indikasi Kebutuhan Pendanaan.

307RPJPD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2013-2017 LAMPIRAN I - Program prioritas pembangunan daerah dan indikator kebutuhan pendanaan.

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

Gambar

Grafik Laju Pertumbuhan  Ekonomi (LPE) Provinsi DKI  Jakarta
Grafik Laju Inflasi Provinsi  DKI Jakarta
Tabel berikut menyajikan gambaran realisasi Pembiayaan Daerah tahun 2007 hingga tahun  2012.

Referensi

Dokumen terkait

Inspektorat Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta adalah Aparat PengawasanIntern Pemerintah (APIP) yang dibentuk dengan tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan

Daerah adalah Provinsi Daerah Khusus

PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Ttd.. Warga Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan kartu keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan

PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Ttd.. Warga Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan kartu keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

BADAN AKREDITASI PROVINSI SEKOLAH/MADRASAHPROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA.. Sekretariat

Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia Jakarta ;5. Peraturan Pemerintah

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 136 TAHUN 2007 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAKA ESA GUBERNUR

Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Lembaran Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun