• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ruang Kolaborasi Modul 3.2 Pemimpin Dalam Pengelolaan Sumber Daya

N/A
N/A
RINA WARASTUTI

Academic year: 2024

Membagikan "Ruang Kolaborasi Modul 3.2 Pemimpin Dalam Pengelolaan Sumber Daya"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Ruang

Kolaborasi

Modul 3.2

Pemimpin Dalam Pengelolaan Sumber Daya

Kelompok 3 - Kelas 09.01 CGP Angkatan 9 Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah

(2)

Meet the Group

SD Inpres 2

Tolisu SMP Negeri 1

Toili Barat SMP Negeri 1

Toili Barat

NI KOMANG ARIANI, S.PD SYARIFUDIN B. HAMADA, S.PD MAMIK PRIHATI, S.PD

Pengajar Praktik Fasilitator Pengajar Praktik

KADEK SUARJAYA, S.PD, SD MURDIYAH, M.PD A. SON HAPPY, M.PD

(3)

Mengidentifikasi berbagai

sumber daya di daerah untuk sekolah dan strategi

pemanfaatannya secara efektif

Cara pengelolaan sumber

daya di daerah untuk sekolah

Tujuan

(4)

Pemetaan Aset/Sumber Daya Utama di Daerah Sekolah

1 2 3 4

5

6

7

Modal Manusia Modal Sosial

Modal Fisik

Modal Politik

Modal Agama

& Budaya

Modal Lingkungan/

Alam

Modal Finansial

(5)

merupakan bagian penting dari komunitas sekolah yang berperan sebagai mitra dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka dan

berkontribusi pada kegiatan-kegiatan sekolah

membersamai Kepala Sekolah dalam

peningkatan kapasitas dan mutu layanan Satuan Pendidikan untuk

menyelenggarakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

aset yang dapat terlibat dalam

mendukung program-program sekolah atau memberikan sumber daya

tambahan.

KOMITE SEKOLAH/ ORANG TUA

PENGAWAS

ALUMNI

1 Modal Manusia

Guru : memiliki sumber pengetahuan,

keterampilan mengajar, dan pengalaman yang berharga untuk mendukung

perkembangan peserta didik

Kepala Sekolah, Tenaga Tata Usaha/

Administrasi, Operator Sekolah :

melaksanakan urusan manajerial dan operasional di sekolah

aset utama sekolah dengan potensi, bakat, dan minat yang beragam, yang jika dikelola dengan baik, dapat

menghasilkan pencapaian akademik dan non akademik yang positif.

TENAGA PENDIDIK

TENAGA KEPENDIDIKAN

PESERTA DIDIK

(6)

Pemanfaatan Aset Manusia

Pembagian tugas utama mengajar sesuai dengan kualifikasi profesional

Pemberian tugas tambahan sesuai dengan keterampilan / kelebihan yang dimiliki,

contoh : keterampilan seni, olah raga, pembina ekskul, penggerak komunitas

belajar, pengelola web sekolah

Ditetapkan dalam SK Pembagian Tugas oleh Kepala Sekolah

Tenaga Pendidik/Guru dan Tenaga

Kependidikan

Peserta Didik Komite/Orang Tua

dan Alumni

Aset utama sekolah yang heterogen dengan potensi, bakat, dan minat yang

beragam dalam rangka pencapaian akademik dan non akademik yang positif melalui kegiatan

pembelajaran, ekskul, OSIS, dan kegiatan-kegiatan lain dalam pelaksanaan

kurikulum Hubungan kemitraan dalam

mendukung jalannya program-program dan kegiatan sekolah seperti

kegiatan sosial, keagamaan, guru tamu, narasumber, dll

Pengawas Sekolah

Pelibatan dalam penentuan kebijakan dan pelaksanaan mutu layanan sekolah yang berpusat pada peserta

didik

(7)

Sekolah negeri dan swasta dari jenjang

dasar/menengah/atas, Pasar, Bank, Sanggar Seni, Koperasi, Pusat Pelatihan, sebagai

sumber studi lapangan bagi peserta didik dan mitra dalam penyelenggaraan program sekolah

Kwaran (kwartir kecamatan) sebagai pendukung ekskul Pramuka dan Kordik

(Koordinator Pendidikan) untuk koordinassi, pembinaan dan pemantauan jalannya

program pendidikan di sekolah

Sebagai sumber daya pendukung program sekolah yang memerlukan gerakan masal

FASILITAS / LAYANAN PUBLIK

LEMBAGA KEPEMIMPINAN TINGKAT KECAMATAN

MASYARAKAT SEKITAR

2 Modal Sosial dan Pemanfaatannya

Aset intangible untuk untuk menciptakan kedisiplinan, melatih tanggung jawab, dan mengefektifkan kegiatan belajar-mengajar

Perkumpulan orang tua/wali murid sebagai wadah komunikasi dan musyawarah dalam mendampingi kegiatan anak-anaknya di

sekolah

Komunitas Belajar Level Sekolah, KKG/ MGMP, PGRI, MKKS sebagai wadah diskusi, kolaborasi, dan pengembangan kompetensi/profesi bagi guru dan kepala sekolah,

PERATURAN/TATA TERTIB

KOMUNITAS / PAGUYUBAN ORANG TUA

KOMUNITAS / ORGANISASI

KEPENDIDIKAN

(8)

3 Modal Fisik

Halaman sekolah, taman sekolah, tempat parkir, lapangan olah raga, kantin

Ruang kelas, raung guru, ruang kepala sekolah, raung Tata Usaha

Perpustakaan, Laboratorium IPA, Ruang Komputer, Ruang UKS, Ruang OSIS, Aula

Sumur (sumber air) dan toilet

BANGUNAN UTAMA

BANGUNAN PENDUKUNG

SANITASI

SARANA PRASARANA PENDUKUNG

Pemanfaatan

Untuk kegiatan pembelajaran dan operasional utama

Untuk pendukung kegiatan pembelajaran dan keorganisasian

Sarana sanitasi dan kebersihan warga sekolah

Untuk pendukung kegiatan pembelajaran seperti: upacara, ekskul, olahraga,

perayaan hari besar nasional dan kegiatan

pendukung lainnya

(9)

4 Aset Politik dan Pemanfaatannya

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada komisi

tertentu untuk mendukung penyampaian aspirasi sekolah

Polsek dengan unsur Babinkamtibmas dan TNI dengan unsur Babinsa dapat dilibatkan dalam pembinaan dan sosialisasi dalam bidang hukum, narkoba, dan wawasan kebangsaan

Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan sebagai mitra dalam pengembangan sekolah dan kolaborasi untuk memajukan pendidikan di wilayah terdekat sekolah

Puskesmas sebagai mitra penyuluhan dan layanan kesehatan untuk peserta didik dan guru

KEPOLISIAN DAN TNI

LEMBAGA PEMERINTAHAN

LEMBAGA KESEHATAN

LEMBAGA LEGISLATIF

(10)

5 Modal Agama & Budaya dan Pemanfaatannya

Latar belakang suku dan agama yang heterogen dari warga sekolah merupakan cerminan nilai-nilai persatuan dan

toleransi yang harus terus ditanamkan kepada peserta didik sebagai bekal hidup bersama di masyarakat.

Guru agama Islam, Hindu, dan Kristen dapat diberdayakan sebagai pemimpin perayaan/ peringatan hari besar

keagamaan dan tentu saja sebagai teladan ketaatan beragama bagi peserta didik

Mushola, Pura, dan ruang khusus di sekolah dimanfaatkan sebagai tempat ibadah bersama dalam kegiatan

keagamaan setiap hari Jumat.

Budaya berbagi, gotong royong, sikap senyum sapa yang

ramah, dan budaya 9 K merupakan nilai-nilai berharga untuk menjaga kebersamaan.

GURU AGAMA

TEMPAT IBADAH

BUDAYA BERBAGI, GOTONG ROYONG, 5S, 9K

KERAGAMAN SUKU DAN AGAMA WARGA SEKOLAH

BHINEKA

TUNGGAL IKA

(11)

6 Modal Lingkungan/Alam dan Pemanfaatannya

Lingkungan alam berupa sungai, sawah, hutan, dan laut sebagai sumber studi lapangan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar kontekstual dan memberikan pengalaman nyata secara langsung seperti kegiatan penjelajahan ekskul pramuka.

Lahan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai pendukung kegiatan projek sekolah seperti berkebun, perjusami, dan kegiatan

perlombaan lainnya.

Taman sekolah dapat dimanfaatkan sebagai pendukung kegiatan belajar outdoor dan memberikan nilai estetik/keindahan dan

udara segar di sekolah.

Kolam ikan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran mapel IPA.

LAHAN SEKOLAH YANG LUAS

TAMAN SEKOLAH

KOLAM IKAN

SUNGAI, SAWAH, HUTAN, LAUT

(12)

7

Modal Finansial dan

Pemanfaatannya

Dipergunakan untuk biaya operasional sekolah seperti gaji guru dan

pegawai honorer, kebutuhan belajar mengajar seperti buku dan alat tulis, pengembangan program dan kegiatan sekolah, serta keperluan lainnya seperti biaya listrik, air, dan perawatan gedung sekolah.

DANA BOS

DANA KOMITE

DANA PIP SISWA

UANG KAS KELAS

DANA PUNIA / INFAQ

IURAN KANTIN

Dana inisiatif dari komite dan orang tua siswa sebagai penunjang

pembiayaan kegiatan/program sekolah yang tidak bisa dibiayai oleh Dana BOS.

Dana bantuan dari Pemerintah untuk menunjang kebutuhan belajar peserta didik yang kurang mampu.

Uang yang dikumpulkan oleh peserta didik untuk pembiayaan kebutuhan kegiatan kelas di sekolah.

Dana sumbangan dari peserta didik dan guru yang dikumpulkan sukarela setiap hari Jumat untuk penunjang kegiatan keagamaan dan kedukaan.

Uang sumbangan harian dari kantin yang ada di sekolah untuk membantu pendanaan kegiatan sekolah sesuai kesepakatan bersama.

(13)

Tata Kelola Aset/Sumber Daya di Daerah Sekolah

1

2

3

4

Modal Manusia

Modal Sosial

Modal Fisik

Modal Politik

Sekolah dapat mengembangkan program pendidikan yang menekankan pada pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan potensi siswa, serta memberikan pelatihan dan dukungan bagi guru dan pegawai untuk meningkatkan kompetensi mereka.

Sekolah dapat memfasilitasi pembentukan jaringan sosial yang kuat di antara siswa, guru, orang tua, alumni, dan anggota masyarakat lainnya. Ini dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler, proyek kolaboratif, dan program mentoring.

Sekolah dapat mengelola dan melakukan

pemeliharaan bangunan dan sarana prasarana fisik dengan baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan warga sekolah, utamanya peserta didik.

Sekolah dapat melibatkan semua aset politik untuk mengembangkan potensi siswa agar menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab dengan menyediakan pendidikan kewarganegaraan yang membentuk pemahaman tentang hak dan tanggung jawab.

(14)

Tata Kelola Aset/Sumber Daya di Daerah Sekolah

1

2

Modal Agama 3

dan Budaya

Modal Finansial

Modal Lingkungan dan Alam

Sekolah dapat memasukkan muatan/konten budaya dan agama yang relevan dalam kurikulum dan

mengadakan acara budaya yang inklusif tanpa

membeda-bedakan latar belakang suku dan agama.

Sekolah dapat mengembangkan strategi pengelolaan keuangan yang efisien dan transparan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memanfaatkan sumber dana tambahan melalui

kemitraan dengan organisasi non-profit, perusahaan, dan lembaga keuangan yang relevan.

Sekolah dapat memfasilitasi kegiatan yang

memanfaatkan lingkungan dan alam sekitar, baik kegiatan pembelajaran, proyek siswa, dan

ekstrakurikuler untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap lingkungan sekitarnya.

(15)

Thank

You Salam

Guru

Penggerak

Referensi

Dokumen terkait