• Tidak ada hasil yang ditemukan

SAL POJK 66 - Konsultan Hukum.pdf - Peraturan BPK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "SAL POJK 66 - Konsultan Hukum.pdf - Peraturan BPK"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

Penasihat hukum adalah tenaga profesional hukum yang memberikan nasihat hukum kepada pihak lain yang bergerak di bidang pasar modal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Penasihat hukum yang bergerak di bidang pasar modal harus terlebih dahulu terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi persyaratan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini. Untuk penelaahan terhadap permohonan pendaftaran penasihat hukum yang melakukan kegiatan di pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan apabila diperlukan dapat meminta dokumen tambahan untuk mendukung pemenuhan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5.

Dalam hal masa berlaku sertifikat pendaftaran profesi konsultan hukum pasar modal telah berakhir, maka konsultan hukum tidak dapat melakukan kegiatan di bidang pasar modal sampai Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan sertifikat pendaftaran profesi penunjang pasar modal. Selain syarat-syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13, Konsultan Hukum tidak dapat melakukan kegiatan di pasar modal apabila timbul syarat-syarat: sertifikat pendaftaran profesi penunjang pasar modal dibatalkan oleh Otoritas Jasa Keuangan; dan/atau. saat ini sedang dikenakan sanksi pembekuan tanda pendaftaran profesi penunjang pasar modal. Kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf c mulai berlaku pada tahun berikutnya setelah Konsultan Hukum menerima sertifikat pendaftaran sebagai profesi penunjang pasar modal dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sertifikat pendaftaran profesi penunjang pasar modal bagi konsultan hukum yang untuk sementara tidak aktif akan dinyatakan aktif kembali oleh Otoritas Pengawas Keuangan Denmark dengan menerbitkan surat pemberitahuan jika telah memenuhi persyaratan dalam § 25. Dalam hal Otoritas Pengawas Keuangan Denmark telah menyetujui permohonan pembatalan sertifikat pendaftaran profesi penunjang pasar modal :. surat keterangan pendaftaran profesi penunjang pasar modal atas nama konsultan hukum yang bersangkutan dibatalkan dan dinyatakan tidak berlaku; Dan. Konsultan hukum yang bersangkutan dilarang melakukan kegiatan di bidang pasar modal sejak tanggal keputusan pembatalan tanda pendaftaran sebagai profesi penunjang pasar modal.

Konsultan hukum yang tidak memperoleh pendidikan profesi berkelanjutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf c selama 2 (dua) tahun berturut-turut, dikenakan sanksi administratif berupa pembekuan pasar modal yang mendukung surat tanda registrasi profesi selama 1 tahun. (satu) . Dalam hal Konsultan Hukum tidak mengajukan permohonan pendaftaran ulang dan memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 ayat (2) atau belum memenuhi persyaratan, menyampaikan dokumen pendukung dan memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 ayat (1) Kepada Otoritas Jasa Keuangan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam pasal 39, Konsultan. Undang-undang tersebut dianggap batal dan sertifikat pendaftaran profesi penunjang pasar modal atas nama Konsultan Hukum dicabut.

Dalam hal penasihat hukum telah mengajukan permohonan pendaftaran ulang kepada Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 ayat (2), atau telah memenuhi persyaratan, memberikan bukti dan memenuhi kewajiban sebagaimana diatur dalam Seni. 39 ayat (2), otoritas jasa keuangan akan menerbitkan sertifikat pendaftaran profesi penunjang pasar modal alternatif. Kewajiban menyampaikan laporan berkala mengenai kegiatan penasihat hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17(1)(1)(d) mulai berlaku 1 (satu) tahun setelah peraturan ini diundangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

UMUM

Hal ini sesuai dengan amanat UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan UU No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai penasehat hukum dalam melaksanakan kegiatan di pasar modal, yang telah dikeluarkan sebelum berdirinya Otoritas Jasa Keuangan, hendaknya diganti dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan, dengan tujuan untuk: mendukung pedoman, peraturan dan pengendalian penasihat hukum Jasa Keuangan serta pengaturan yang setara terhadap profesi pendukung lainnya di pasar modal dengan tujuan untuk menciptakan kegiatan yang tertib, adil, dan efisien di pasar modal serta melindungi kepentingan investor dan masyarakat.

PASAL DEMI PASAL

Yang dimaksud dengan “Otoritas Jasa Keuangan” juga mencakup Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan sebelum beralihnya fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal dari Lembaga Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. kepada Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Penetapan materi dan jumlah satuan kredit profesi penyelenggaraan Pendidikan Profesi serta penyampaian data ikhtisar peserta Pendidikan Profesi dilakukan atas dasar koordinasi antara HKHPM dan Otoritas Jasa Keuangan. Perhitungan masa berlaku tanda pendaftaran profesi penunjang pasar modal selama 5 (lima) tahun termasuk jangka waktu Konsultan Hukum untuk sementara (tidak aktif) melakukan kegiatan di pasar modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22.

Penetapan materi dan jumlah satuan kredit profesi penyelenggaraan pendidikan profesi berkelanjutan serta penyediaan data rekapitulasi peserta pendidikan profesi berkelanjutan berlangsung atas dasar koordinasi HKHPM dan administrasi keuangan. Kegiatan yang tercantum dalam laporan berkala kegiatan penasehat hukum hanya merupakan kegiatan yang dilakukan di bidang pasar modal. Dalam hal tidak terdapat kegiatan di bidang pasar modal pada tahun laporan, maka Laporan Berkala mengenai kegiatan penasihat hukum harus menjelaskan bahwa penasihat hukum tersebut tidak mempunyai kegiatan di bidang pasar modal pada tahun tersebut.

Apabila tanggal 15 Januari batas waktu penyampaian Laporan Berkala Kegiatan Penasihat Hukum jatuh pada hari Sabtu, maka Penasihat Hukum wajib menyampaikan laporan paling lambat pada 1 (satu) hari kerja berikutnya yaitu hari Senin. Dalam hal Penasehat Hukum menyampaikan Laporan Berkala Kegiatan Penasehat Hukum setelah batas waktu hari kerja berikutnya yaitu hari Senin, misalnya pada hari Rabu, perhitungan keterlambatan penyampaian laporan dihitung mulai hari Selasa. . . Misalnya Penasehat Hukum mengalami keterlambatan selama 2 (dua) hari dalam penyampaian Laporan Kegiatan Berkala Penasehat Hukum.

Penasihat hukum A telah mengajukan permohonan kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk masa tidak aktif sementara selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 1 Juni 2016 sampai dengan tanggal 1 Juni 2019. Apabila penasihat hukum A ingin memperpanjang masa tidak aktif sementara selama satu tahun sampai dengan tanggal 1 Juni 2020, maka Undang-Undang Penasihat wajib menyampaikan pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat tanggal 18 Mei 2019 (10 hari kerja sebelum tanggal 1 Juni 2019). Apabila Penasehat Hukum A ingin mengurangi masa tidak aktif sementara sebelum tanggal 1 Juni 2019 menjadi tanggal 1 Juni 2018, Penasehat Hukum A wajib menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat tanggal 18 Mei 2018 (10 hari kerja sebelum tanggal 1 Juni 2018).

Pada bulan Agustus 2018, Konsultan Hukum A diangkat menjadi Pejabat Negara dan menyampaikan pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai pengangkatan atau pengangkatannya sebagai Pejabat Negara, yang kemudian dinyatakan tidak aktif untuk sementara waktu oleh Otoritas Jasa Keuangan selama sisa masa berlaku modal. . Surat tanda registrasi profesi pendukung pasar masih 1 tahun 5 bulan. Konsultan Hukum A berhenti menjadi Pejabat Negara pada bulan Agustus 2023 dan akan mengajukan permohonan aktif kembali pada bulan September 2023 (kurang dari 90 (sembilan puluh) hari sejak Konsultan Hukum A berhenti menjabat sebagai Pejabat Negara). Otoritas Jasa Keuangan akan menerbitkan surat tanda registrasi profesi penunjang pasar modal baru kepada Konsultan Hukum A dengan masa berlaku hingga Februari 2025.

Yang dimaksud dengan “dokumen pendukung” adalah fotokopi kartu anggota HKHPM, surat pernyataan dari pimpinan mitra yang menyatakan bahwa Konsultan Hukum yang bersangkutan berstatus mitra dan fotokopi perjanjian kerja sama dengan KKH lain. yang mempunyai rekanan Konsultan Hukum mengenai pengalihan tanggung jawab apabila menjadi Konsultan Hukum.

Referensi

Dokumen terkait