• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sedangkan laba bersih atau Net Profit adalah laba yang diperoleh dari pengurangan laba operasional dengan biaya lain-lain atau penambahan laba operasional dengan pendapatan lain-lain (Syaifullah, 2016)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Sedangkan laba bersih atau Net Profit adalah laba yang diperoleh dari pengurangan laba operasional dengan biaya lain-lain atau penambahan laba operasional dengan pendapatan lain-lain (Syaifullah, 2016)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Era globalisasi mengakibatkan banyak perubahan pada bidang perekonomian, luasnya pasar saat ini memberi peluang besar bagi perusahaan terutama yang bergerak di bidang manufaktur. Perusahaan harus melakukan perencanaan yang matang untuk menghadapi berbagai macam masalah dan rintangan yang akan timbul, perencanaan tersebut yang akan menjadi alat perusahaan untuk memberikan kinerja dan perfoma yang baik sehingga perusahaan akan dapat bertahan di masa saat ini yang tingkat persaingannya tinggi (Sukriyadi, 2016). Perusahaan memiliki target yang ingin dicapai untuk menghasilkan keuntungan, hal tersebut menuntut manajemen perusahaan untuk meningkatkan promosi dan strategi-strategi pemasarannya (Rahmanita, 2017).

Perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur mengolah bahan baku melalui proses produksi untuk menjadi barang siap jual sehingga perusahaan dapat menghasilkan laba sesuai target manajemen perusahaan. Laba merupakan jumlah positif yang masih tersisa setelah mengurangi pendapatan yang diperoleh dengan biaya-biaya yang digunakan perusahaan dalam periode waktu tertentu (Aksara, 2020). Sedangkan laba bersih atau Net Profit adalah laba yang diperoleh dari pengurangan laba operasional dengan biaya lain-lain atau penambahan laba operasional dengan pendapatan lain-lain (Syaifullah, 2016).

Menurut Mulyadi ( 2014) dalam perusahaan manufaktur ada tiga fungsi pokok yaitu fungsi produksi, fungsi pemasaran, dan fungsi administrasi dan

(2)

umum, sehingga biaya dari fungsi tersebut dikelompokan menjadi tiga golongan yaitu, biaya produksi, biaya pemasaran dan biaya administrasi dan umum. Biaya produksi terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja serta biaya overhead pabrik. Ketiga biaya tersebut akan digunakan untuk mengetahui jumlah dari biaya yang di keluarkan perusahaan untuk melakukan kegiatan produksi barang. Biaya pemasaran merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk pelaksanaan kegiatan pemasaran produk, seperti biaya iklan, biaya promosi, biaya angkutan, biaya sampel, gaji karyawan bagian pemasaran (Mulyadi, 2014)

Biaya promosi merupakan biaya yang digunakan untuk memberikan informasi secara jelas dan menarik kepada para pembeli dan pengguna produk sehingga produk dapat terjual sesuai dengan target manajemen (Rahma, 2019).

Keberhasilan perusahaan dalam promosi produknya dapat di lihat dari tingkat penjualan atau volume penjualan produk tersebut, semakin tinggi volume penjualan berarti tingkat keberhasilan perusahaan dalam memasarkan produk juga tinggi.Volume penjualan merupakan salah satu target perusahaan yang harus dicapai untuk mencapai laba yang maksimal. Tingkat volume penjualan dilihat dari pendapatan yang diperoleh perusahaan pada laporan keuangan perusahaan tahunan.

Menurut CNBC (6 Februari 2020) Indonesia sejak akhir 2018 sektor manufaktur di Indonesia melemah, beberapa perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang otomotif mengalami penurunan laba bersih, salah satu perusahaan otomotif yaitu PT Astra Intrnasional Tbk mengalami penurunan laba bersih sebesar 7,03% pada tahun 2019 kuartal III. Kinerja Grup Astra pada

(3)

semester pertama tahun 2019 dipengaruhi oleh lesunya konsumsi domestik dan tren penurunan harga-harga komoditas (www.cnbcindonesia.com).

Fenomena yang sama terjadi pada perusahaan manufaktur subsektor Farmasi. Dikutip dari Kontan.co.id-Jakarta (1 Oktober 2019) menurut riset IHS Markit ada beberapa masalah yang dialami perusahaan manufaktur di penghujung kuartal III-2019. Pertama, tekanan biaya jual karena perusahaan memberikan diskon untuk meningkatkan volume penjualan, kedua yaitu naiknya harga bahan baku sehingga adanya pengurangan aktivitas pembelian dan yang ketiga investaris yang menumpuk tetapi penjualan melemah. Salah satu perusahaan yang terkena dampak yaitu PT Kalbe Farma Tbk hal tersebut dinyatakan langsung oleh Direktur Utama PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius ( investasi.kontan.co.id ).

Berdasarkan penelitian terdahulu, masih ada beberapa perbedaan hasil.

Pada penelitian Felicia dan Gultom (2018) menyatakan hasil biaya produksi dan biaya promosi secara parsial berpengaruh positif terhadap laba bersih perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI, dan pada penelitian Yuda dan Sanjaya (2020) biaya produksi , biaya promosi dan volume penjualan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI. Sementara pada penelitian Putri dan Yuliandhari (2020) menunjukan hasil yang berbeda yaitu biaya produksi berpengaruh negatif terhadap laba bersih dan volume penjualan berpengaruh positif terhadap laba bersih perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI, sama hal nya dengan penelitian yang dilakukan Rahma (2019) menyatakan secara parsial biaya promosi tidak berpengaruh

(4)

terhadap laba bersih PT Indofood namun biaya produksi secara parsial berpengaruh terhadap laba bersih PT Indofood. Peneliti Noviani dan Tipa (2020) menyatakan biaya produksi dan biaya promosi tidak berpengaruh siginifikan terhadap laba perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI.

Penelitian ini akan mengkaji pengaruh biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan manufaktur subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi. Laporan keuangan yang digunakan berasal dari perusahaan manufaktur subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi periode 2017-2019 dengan metode purposive sampling. Perusahaan subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi adalah dua dari beberapa sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional, berdasarkan fenomena yang dikemukan CNBC dan Kontan.co.id, peneliti ingin mengetahui gambaran naik turunnya laba pada perusahaan manufaktur sub sektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi dipengaruhi signifikan oleh biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan seperti yang terjadi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman oleh peneliti sebelumnya, Sehingga pentingnya dilakukan penelitian ini guna mendapatkan hasil yang dapat menjadi informasi bagi peneliti saat ini dan menjadi sumber referensi bagi peneliti selanjutnya.

(5)

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah disampaikan diatas, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu :

1. Apakah biaya produksi mempengaruhi laba bersih perusahaan 2. Apakah biaya promosi mempengaruhi laba bersih perusahaan 3. Apakah volume penjualan mempengaruhi laba bersih perusahaan

4. Apakah biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan mempengaruhi laba bersih perusahaan

1.3 Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui secara parsial pengaruh biaya produksi terhadap laba bersih perusahaan manufaktur sub sektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

2. Untuk mengetahui secara parsial pengaruh biaya promosi terhadap laba bersih perusahaan manufaktur subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

3. Untuk mengetahui secara parsial pengaruh volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan manufaktur subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

4. Untuk mengetahui secara simultan pengaruh biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan manufaktur subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

(6)

1.4 Manfaat Penelitian

1. Manfaat secara akademis diharapkan dapat menambah referensi penelitian mengenai biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan dalam meningkatkan laba perusahaan.

2. Manfaat bagi penulis diharapkan menambah wawasan dalam mempraktikan teori yang telah diperoleh selama menempuh perkuliahan sehingga penulis dapat menerapkan pengetahuan tentang masalah-masalah yang dihadapi suatu perusahaan.

3. Manfaat bagi perusahaan manufaktur subsektor otomotif beserta komponennya dan perusahaan subsektor farmasi diharapkan menjadi masukan dan informasi tambahan bagi perusahaan terkait pengaruh biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan terhadap laba perusahaan terkait

Referensi

Dokumen terkait

Mengangkat nama – nama dalam lampiran Surat Keputusan ini sebagai Dosen Pembimbing Akademik bagi mahasiswa Program Studi Akuntansi (S-!) dan Program Studi Manajemen

Mengangkat nama – nama dalam lampiran Surat Keputusan ini sebagai Dosen Pembimbing Akademik bagi mahasiswa Program Studi Akuntansi (S-!) dan Program Studi Manajemen