SEJARAH HKBP DI TANAH BATAK
I. Pemberitaan injil pertama dilakukan oleh Pendeta Ward dan Pendeta Barton dari Gereja Baptis Inggris
II. Dan dilanjutkan Pendeta Samuel Munson dan Henry Lyman pada tahun 1834 dari badan Zending di Boston dan meninggal sebagai missionaris di Lobu Pining, Tapanuli Utara.
Penginjilan ke tanah Batak sempat terhenti.
III. Hingga pada tahun 1840 seorang ilmuan Bernama Junghu melakukan ekspedisi ke tanah Batak
SEJARAH HKBP DI TANAH BATAK
IV. Pada tahun 1849 Lembaga Alkitab Belanda mengirim Van Der Tuuk untuk mempelajari Bahasa Batak.
V. Pada tahun 1864 Pendeta Ludwig Ingwer Nomensen dikirim dan menetap di Huta Dame, Tapanuli Utara dan berhasil menyebarkan kepercayaan Kristen secara perlahan.
VI. Pada tahun 1868 seminar untuk guru dibuka di sipirok VII. Pada tahun 1877 seminari untuk penginjil dibangun di Pancurnapitu
SEJARAH HKBP DI TANAH BATAK
VIII. Pada tahun 1885 penginjil batak pertama ditugaskan di Pearaja
IX. Pada tahun 1881 Ephorus HKBP yang pertama diangkat adalah Nomensen.
Setelah Nomensen meninggal pada tahun 1918 digantikan oleh :
X. Digantikan sementaara oleh Pendeta Valentine Kessel Dr. Johannes Warneck tahun 1920
Pendeta P. Landgrebe tahun 1932
Pendeta Dr. E. Verwiebe tahun 1936
H. F. De Kleine tahun 1940
SEJARAH HKBP DI TANAH BATAK
1. Pendeta HKBP pada tahun 2020 berjumlah 1784 di 3627 Greja HKBP 2. Ephorus pada tahun 2020 adalah pendeta Dr. Robinson Butarbutar 3. Gereja HKBP pada tahun 2020 terdapat 30 distrik