• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NOBEL INDONESIA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NOBEL INDONESIA "

Copied!
104
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Kemungkinan terjadinya resiko merugikan, merugikan, atau kehilangan seseorang, dimana resiko tersebut merupakan sesuatu yang tidak pasti. Sehingga dengan resiko yang tidak pasti ini mendorong seseorang untuk mengambil keputusan bagaimana menghadapi resiko tersebut. Begitu banyak perusahaan yang bergerak di bidang industri asuransi menawarkan berbagai jenis produk asuransi untuk meminimalisir risiko yang dihadapi seseorang yang mungkin timbul di kemudian hari.

Asuransi jiwa merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang jasa yang memberikan perlindungan kepada calon pemegang polis jika terjadi risiko di masa yang akan datang. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) adalah salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1995, yang merupakan grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris. Nasabah cenderung menabung dari pendapatannya di perusahaan asuransi karena menerima hasil investasi yang diinginkan sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasinya, dan menerima manfaat atau dana pengganti jika nasabah menanggung risiko yang mungkin dihadapi, antara lain: kematian, kebakaran, kerusakan, kecelakaan dan sebagainya yang dapat menimbulkan kerugian.

Oleh karena itu, asuransi jiwa tidak menggunakan akad jual beli, melainkan akad gotong royong (takaful). Oleh karena itu asuransi jiwa syariah menggunakan yang disebut akad tabarru, yang dapat diartikan sebagai sedekah atau sumbangan.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sistematika Penulisan

PUSTAKA

Teori Permintaan

Permintaan dapat diartikan sebagai jumlah barang tertentu dimana konsumen bersedia dan mampu membelinya pada tingkat harga yang berbeda, dengan asumsi bahwa faktor-faktor lain adalah konstan (ceteris paribus). Permintaan (demand) dapat didefinisikan sebagai jumlah barang atau jasa yang diminta oleh konsumen dari suatu perusahaan pada tingkat harga yang berbeda. Permintaan konsumen atas barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan merupakan faktor utama yang menentukan penerimaan penjualan perusahaan.

Permintaan barang dan jasa dapat didefinisikan sebagai hubungan antara sejumlah barang atau jasa yang ingin dibeli konsumen di pasar pada tingkat harga dan waktu tertentu. Dalam menganalisis permintaan, perlu disadari perbedaan antara permintaan dan jumlah barang yang diminta. Kuantitas yang diminta (permintaan kualitas) suatu barang adalah jumlah barang yang bersedia dan mampu dibeli oleh pembeli.

Hukum permintaan menyatakan bahwa “jika harga turun maka jumlah barang yang diminta cenderung meningkat, sebaliknya jika harga naik maka jumlah yang diminta cenderung menurun, dengan analisis faktor selain harga konstan”. Barang dan jasa ditawarkan pada berbagai tingkat harga per unit barang (barang dan jasa) yang bersedia dibayar oleh pembeli dengan jumlah barang yang dapat diatur dalam daftar permintaan.

Teori Asuransi

  • Pengertian Kereligiusan

PRUlink Syariah dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan rencana keuangan masa depan yang sesuai dengan prinsip Syariah Islam. Namun perbedaan mendasar dari PRUlink Syariah adalah produk ini menggunakan prinsip Risk Underwriting atau Pembagian Risiko yang digunakan untuk asuransi berbasis syariah, dimana risiko peserta ditanggung bersama oleh sesama peserta dan perusahaan asuransi selaku pengelola. Dan juga premi asuransi merupakan pembayaran dari tertanggung kepada penanggung, sebagai ganti jasa pemindahan resiko kepada penanggung.

Karena premi asuransi ini berkaitan dengan besar kecilnya nilai investasi dan besarnya premi asuransi juga mempengaruhi umur, jenis pekerjaan dan perokok atau bukan perokok dari calon nasabah yang akan membuka polis asuransi. Pendapatan adalah jumlah barang dan jasa yang memenuhi taraf hidup masyarakat, dimana pendapatan yang dimiliki oleh setiap orang disebut pendapatan per kapita, dimana pendapatan per kapita menjadi acuan kemajuan atau pembangunan ekonomi. Salah satu yang mendorong seseorang untuk mencari asuransi adalah pendapatan yang cenderung tinggi akan mendorong seseorang untuk berasuransi.

Pada prinsipnya, seseorang dengan penghasilan besar dapat membiayai pengeluaran selain kebutuhan makan. Sebab, pada hakikatnya seseorang yang berpenghasilan tinggi memiliki kelebihan uang yang bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih banyak lagi, termasuk asuransi.

Penelitian Terdahulu

Kata religi berasal dari bahasa asing yaitu religion yang berarti agama atau kepercayaan akan adanya suatu kekuatan alam di atas manusia. Sedangkan religius berasal dari kata religius yang berarti sifat religius dalam diri seseorang. Jika berbicara tentang hubungan antara tingkat religiusitas atau kepercayaan dengan asuransi, maka dengan sendirinya akan menunjukkan hubungan yang positif.

Hasil penelitian ini dilakukan secara empiris, yang menunjukkan bahwa faktor ekonomi makro dan demografi berpengaruh signifikan terhadap fungsi permintaan asuransi jiwa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan dana abadi berpengaruh signifikan terhadap permintaan asuransi jiwa di Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan berpengaruh signifikan dan positif terhadap permintaan asuransi AJB Bumiputera 1912 dan variabel premi asuransi tidak berpengaruh terhadap permintaan asuransi AJB Bumiputera 1912.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepercayaan dan jumlah anak berpengaruh signifikan terhadap permintaan asuransi, dan penelitian ini lebih mengacu pada asuransi pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel premi asuransi dan religiusitas berpengaruh positif signifikan terhadap permintaan asuransi.

Kerangka Pikiran Penelitian

Hipotesis Penelitian

METODOLOGI PENELITIAN

Lokasi dan waktu Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Kuesioner adalah teknik pengumpulan data dengan cara memberikan atau membagikan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan dapat menjawab daftar pertanyaan tersebut.

Populasi dan Sampel Penelitian

Metode Analisis Penelitian

  • Analisis Kualitatif
  • Analisis Kuantitatif
  • Uji Kofisien Determinasi
  • Uji Staistik F
  • Uji Statistik T

Definisi Operasional

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Perusahaan

  • Sejarah Singkat PT Prudential Life Assurance
  • Arti Logo Simbol Prudential
  • Produk Asuransi Jiwa Unit Link

Struktur Organisasi dan Uraian Kerja PT Prudential

  • Struktur Organisasi
  • Uraian Kerja

Karakteristik Responden

  • Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
  • Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
  • Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
  • Karakteristik Responden Berdasarkan Profesi
  • Karakteristik Responden Berdasarkan Agama

Responden dalam penelitian ini adalah nasabah asuransi PRULink Syariah PT Prudential Life Assurance (Studi Kasus PRU-Spirit MK-5 Makassar). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan usia yang dominan adalah 30-39 tahun, dari hasil wawancara diasumsikan usia tersebut merupakan usia produktif dan mereka sadar bahwa sangat penting memiliki polis asuransi syariah untuk menanggung resikonya. yang akan dialami. Responden dalam penelitian ini diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin, baik laki-laki maupun perempuan.

Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa yang paling dominan adalah laki-laki, hal ini dikarenakan laki-laki atau sebagai ayah yang berperan sebagai tulang punggung keluarga harus menyiapkan harta kekayaan bagi keluarga yang ditinggalkan jika terjadi resiko nyawa yang akan terjadi. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa jenjang pendidikan yang mendominasi adalah Pendidikan Tinggi (Sarjana) S-1, hal ini dikarenakan kesadaran dan pola pikir masyarakat yang memiliki pendidikan S-1, sudah akan menyadari pentingnya suatu asuransi untuk mengatasi resiko hidup yang akan dialami. Dari hasil diatas maka profesi yang paling mendominasi adalah pengusaha, hal ini dikarenakan mereka mengetahui bahwa pekerjaan atau usaha yang mereka jalani tidak selalu mulus dan pasti akan ada masa dimana omzet menurun, sehingga mengetahui memilih membuka asuransi syariah as.

Tabel  diatas  menunjukkan  bahwa  dari  100  responden,  27  orang  (27%)  berusia 20-29 tahun, usia 30 sampai 39 tahun sebanyak 37 oraang (37%), usia 40  sampai  49  tahun  sebanyak  36  orang  (36%)  dan  usian  >50  tahun  tidak  ada
Tabel diatas menunjukkan bahwa dari 100 responden, 27 orang (27%) berusia 20-29 tahun, usia 30 sampai 39 tahun sebanyak 37 oraang (37%), usia 40 sampai 49 tahun sebanyak 36 orang (36%) dan usian >50 tahun tidak ada

Deskripsi Variabel Penelitian

  • Pendapatan
  • Premi Asuransi
  • Religiusitas

Untuk mengetahui hasil penelitian responden terhadap setiap pernyataan tentang setiap variabel, akan diuraikan jawaban kuesioner yang selanjutnya akan ditentukan nilai rata-rata dari setiap pernyataan variabel X1, X2, X3. Dari tabel diatas diperoleh pendapatan dengan jumlah sampel 100 responden, nilai minimal 16, maksimal 25, nilai total 2057 dan nilai rata-rata 20,57. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa indikator atau pernyataan mengenai pendapatan dapat dinilai baik dan dapat dijadikan ukuran atau penjelasan permohonan Asuransi Syariah.

Dari tabel di atas diperoleh pendapatan dengan jumlah sampel 100 responden, nilai minimal 17, maksimal 25, nilai total 2094 dan nilai rata-rata 20,94. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa indikator atau pernyataan terkait premi asuransi dapat dinilai baik dan dapat dijadikan tolok ukur atau penjelasan permohonan asuransi syariah. Dari tabel di atas diperoleh pendapatan untuk jumlah sampel 100 responden, nilai minimal 15, maksimal 25, nilai total 1984 dan nilai rata-rata 19,84.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa indikator atau pernyataan yang berkaitan dengan religiositas dapat dinilai baik dan dijadikan tolok ukur atau pernyataan yang berkaitan dengan permintaan jaminan syariah.

Deskripsi Variabel

  • Deskripsi Variabel Pendapatan
  • Deskripsi Variabel Premi Asuransi
  • Deskripsi Variabel Religiusitas
  • Deskripsi Variabel Permintaan Asuransi
  • Analisis Regresi Linear Berganda
  • Uji Parsial (Uji T)
  • Uji Simultan (Uji F)
  • Koefisien determinasi (R 2 )

Berdasarkan hasil survei responden terhadap pernyataan variabel Premi Asuransi (X2) di atas diketahui bahwa frekuensi maksimal pilihan jawaban Sangat Setuju (SS) adalah 31 dengan persentase 31% pada item 1. Berdasarkan pada hasil survei responden terhadap pernyataan variabel Religiusitas (X3) di atas diketahui bahwa frekuensi maksimal untuk pilihan jawaban Sangat setuju (SS) adalah 30 dengan representasi 30% pada poin 1. Berdasarkan hasil tersebut Dari survei responden terhadap pernyataan variabel Permintaan Asuransi (Y) di atas, diketahui bahwa frekuensi maksimum pilihan jawaban adalah Saya sangat setuju (SS) 32 dengan representasi 32% pada poin 7.

Jika Croncbach’s alpha > 0,6 maka item kuesioner yang digunakan dinyatakan reliabel atau konsisten, sebaliknya jika nilai alpha kurang dari r tabel maka item yang digunakan dinyatakan tidak reliabel atau tidak konsisten. Dari tabel di atas terlihat bahwa masing-masing nilai Croncbach's alpha of income sebesar 0,874, premi asuransi sebesar 0,716, religiositas sebesar 0,725 dan permintaan asuransi sebesar 0,829. Konstanta 4,741 artinya jika nilai variabel Pendapatan, Premi Asuransi dan Religiusitas konstan (0), maka kebutuhan asuransi PRUlink Syariah adalah 4,741.

Koefisien regresi X1 sebesar 0,638 yang berarti - jika nilai variabel pendapatan meningkat sebesar 1 maka akan mempengaruhi permintaan asuransi PRUlink Syariah meningkat sebesar 0,638. Koefisien regresi X2 sebesar 0,540 yang berarti – jika nilai variabel premi asuransi meningkat sebesar 1, maka akan berpengaruh meningkatkan permintaan asuransi PRUlink Syariah sebesar 0,540. Koefisien regresi X3 sebesar 0,201 yang berarti - jika nilai variabel religiusitas meningkat sebesar 1 maka akan mempengaruhi permintaan asuransi PRUlink Syariah meningkat sebesar 0,201.

Berdasarkan perhitungan secara parsial, nilai koefisien Pendapatan (b1) bertanda positif yaitu sebesar 0,638, nilai t sebesar 4,523 dan nilai sig sebesar 0,000. Berdasarkan perhitungan secara parsial, koefisien proses produksi (b2) bertanda positif yaitu 0,540, t-score 3,274 dan nilai sig 0,001. Berdasarkan perhitungan secara parsial koefisien religiositas (b3) bertanda positif yaitu 0,201, t-score 2,144 dan nilai sig 0,001.

Artinya t hitung lebih besar dari t tabel (2,144 > .1,669) dan nilai sig lebih besar dari lt; 0,05), maka semakin tinggi tingkat religiusitas maka semakin positif dan signifikan pengaruhnya terhadap permintaan asuransi PRUlink Syariah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pendapatan materiil, premi asuransi dan religiusitas secara simultan maupun bersama-sama terhadap permintaan Asuransi PRUlink Syariah. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 67,2% permintaan asuransi PRUlink Syariah dipengaruhi oleh pendapatan, premi asuransi dan religiusitas.

Tabel 4.12  Hasil Uji Reliabilitas  Variabel  Cronbach
Tabel 4.12 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Cronbach's

Pembahasan Hasil Penelitian

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Nilai koefisien variabel pendapatan (X1) sebesar 0,638 yang berarti bahwa kenaikan variabel pendapatan sebesar 1% akan mengakibatkan peningkatan permintaan asuransi sebesar 0,638% jika variabel lainnya konstan. Nilai koefisien variabel premi asuransi (X2) sebesar 0,540 yang berarti bahwa kenaikan variabel premi asuransi sebesar 1% akan mengakibatkan peningkatan permintaan asuransi sebesar 0,540% jika variabel lainnya konstan. Nilai koefisien variabel religiusitas (X3) sebesar 0,201 yang berarti bahwa peningkatan variabel premi asuransi sebesar 1% akan mengakibatkan peningkatan permintaan asuransi sebesar 0,201% jika variabel lainnya konstan.

Saran

Gambar

Tabel  diatas  menunjukkan  bahwa  dari  100  responden,  27  orang  (27%)  berusia 20-29 tahun, usia 30 sampai 39 tahun sebanyak 37 oraang (37%), usia 40  sampai  49  tahun  sebanyak  36  orang  (36%)  dan  usian  >50  tahun  tidak  ada
Tabel  diatas  menunjukkan  bahwa  dari  100  responden,  sebagian  besar  merupakan responden laki-laki yaitu sebanyak 59 orang (59%), sedangkan sisanya  merupakan  responden  perempuan  yaitu  sebanyak  41  orang  (41%)
Tabel  diatas  menunjukkan  bahwa  profesi  dari  100  responden,  16  orang  atau (16%) sebagai PNS, 23 orang atau (23%) sebagai Pegawai Swasta, 43 orang  atau  (43%)  sebagai  Wiraswasta  dan  18  orang  atau  (18%)  sebagai  Ibi  rumah  tangga
Tabel 4.12  Hasil Uji Reliabilitas  Variabel  Cronbach's
+2

Referensi

Dokumen terkait

Research is a disciplined attempt to address or solve problems through the collection and analysis of primary data for the purpose of description, explanation,