• Tidak ada hasil yang ditemukan

September 30, 2017 - Universitas Bosowa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "September 30, 2017 - Universitas Bosowa"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas Bosowa Makassar 57

DATAR ISI

Prosing Sindhar………...

Sindhar………

DewanRedaksi………...

Kata Pengantar………

PrakataRektor………

Daftar Isi………...

ArtikelBidangKeilmuanEkonomi

Peningkatan Usaha Kecil Di KabupatenSinjai(StudiKasus Usaha KerupukBawang)

RiskaJafar, RamliManrapi, Haeruddin………

Pengembangan Dan PerbaikanKualitas Usaha

KerajinanPandaiBesiKabupatenPangkep

Muhammad Idris………..

PeningkatanPendapatanPeternakItikPetelurDenganMetodePendampinganDesaMa tunru-TunrueKecamatanCempaKabupatenPinrang

Thanwaindan Dahlia DahlifaMoeler………

PemberdayaanMasyarakatDalamPengelolaanPotensiHasilPerikanan Di KabupatenPangkep(Usaha BoluKambu di Kec. Segeri)

IndrayaniNurdanHaeruddin……….

Konstruksi Tata

KelolaKeuanganDesaDalamMewujudkanAkuntabilitasKeuanganDesaMenujuKe mandirianDesa Di DesaPaoKecamatan Tombolo PaoKabupatenGowa

I NyomanMarianthadanFaridah………..

StrategiPeningkatanPendapatanPengusahaPanciDandangMelalui Program Pembinaan Dan Pendampingan Di Kota Makassar

HerminawatyAbubakar………..

PeningkatanEkonomiMasyarakatMelalui Usaha PeternakanSapi Rakyat (StudiKasus di DesaBuneKab. Bone)

Haeruddindan Muhammad Idris………

Usaha BawangMerahGoreng Di

KelurahanLakawanKecamatanAnggerajaKabupatenEnrekang

MuhlisRuslandanYuliaHasan……….

Pengembangan Dan Peningkatan Usaha WisataMancingSoreangKabupatenMaros Miah Said danNurfaizah Sahib………..

PengembanganKelompok Usaha RumahTangga “KueKacangTumbuk” Desa Tombolo KabupatenBantaeng

FirmanMennedan I NyomanMariantha………..

Implementasi Multi

SaluranPemasaranRajunganSebagaiUpayaPeningkatanPendapatanNelayan Di

i ii iii iv v vi-x

E 1 – E 8

E 9 – E 13

E 14 – E 21

E 22 – E 28

E 29 – E 35

E 36 – E 39

E 40 – E 46

E 47 – E 51

E 52 – E 56

E 57 – E 62

(2)

Universitas Bosowa Makassar 58 Sulawesi Selatan ( StudiKasusKabupatenPankep )

HasanuddindanRidwan……….……….

Pengembangan Usaha

SaraungDesaLipunganKecamatanMinasate’neKabupatenPangkajenneKepulauan WidiastutidanAndiBataryCitta……….

PemberdayaanLahanKritisUntukBercocokTanamJagungKuningUntukMeningkat kanKesejahteraanPetani

Rafiuddin………..

PengembanganInovasiKueTradisionalPutucangkirDalamPenguatanEkonomiMasy arakat Di KabupatenGowa

HernitadanIwanPerwira………..

PeningkatanPendapatanBudidayaIkanLeleKolamPekaranganDikelurahan Bara- Baraya Kota Makassar

Sukmawati……….

PengaruhKarakteristikToko Dan ProdukBagiKonsumen Di Indonesia TerhadapPembelianImpulsif

Aditya Halim PerdanaKusumadanMunawir Nasir……….

AnalisisAkuntabilitasKinerjaSekretariat Daerah KabupatenMamasa

PetrusMa’nadanPetrus P. Roreng………...

PengaruhKreativitas Dan InovasiTerhadapPerilakuWirausaha Serta DampaknyaPadaKeberlangsunganUsaha JasaMakanan Dan Minuman Di Kota Makassar

Chahyono, SitiHaeranidan Anwar Ramli………

ArtikelBidangKeilmuanTeknik

Empowerment Fishermen To Increase Production And Income On The Island Of BarrangLompo In The Land Makassar

SyafridanMuhlisRuslan………

PengembanganDesaWisataBerbasisPemberdayaanMasyarakat Di DesaBontoTallasaKecamatanUlu Ere KabupatenBantaeng

Jufriadi………..

Peningkatan Usaha ProduksiTahu Di KelurahanKarangAnyerKecamatanMariso Kota Makassar

M. NatsirAbduh, ThamrinAbduhdanLenySandang………..

TeknologiPengolahanMakananBerbahanDasarAyamMenjadiAbonDesaCampaligi angKabupatenSidrap

HermawatidanHijriah………

PembuatanDodolPangiSebagai Salah SatuMakananKhasKabupatenSoppeng Arman SetiawandanAndiRumpang Yusuf………...

PeningkatanPendapatanMasyarakatNelayanKelurahanLae-Lae Kota Makassar

E 63 – E 71 E 72 – E 75

E 76 – E 82

E 83 – E 90

E 91 – E 95

E 96 – E 104 E 105 – E 111

E 112 – E 117

T 1 – T 6

T 7 – T 13

T 14 – T 18

T 19 – T 24 T 25 – T 29

(3)

Universitas Bosowa Makassar 59 RidwandanM.Tang……….

Digital Screen Print Sablon Mug For Souvenir / Merchandise Based Technology Graphic Design

Muhammad AwaluddinHamdydan Lisa AmaliaFirdaus………

PenerapanTeknologiPengeringIkan Yang MemanfaatkanEnergi Surya Dan Biomassa

Corvis L RantererungdanKristianaPasau……….……...

Pengembangan Dan PenerapanTeknologiBiodigesterSistemTerpadu

Mika MallissadanCorvis L Rantererung………...

PengembanganTeknologiPembangkitListrikTenagaMikroHidro

YulianusSonglidanKristianaPasau……….

PemberdayaanMasyarakatMelaluiTeknologiPendistribusianAir Bersih Dan IrigasiDenganMetodeGrafitasi Di DesaPesondongan

AtusBukudanErniRanteBungin ………

ProduksiAbonTelurBerbasisTeknologi Di KabupatenJeneponto

NurHadijah Y, Tanrin, M………...

Pendistribusian Air Bersih Di DesaPiongan

ErniRanteBungin, Irwan Lie Keng Wong, danAtusBuku……….

PekerjaanProyekKonstruksiDi Kota Makassar

Helen Adry Irene Sopacua………...

PewarnaAlamiUntukPemberdayaanMasyarakatKelompok Batik Toraja Tonga KelurahanPanta’nakan Lolo KabupatenToraja Utara

RosaliaSiraSarungallo, EdmondusSadestoTandungan, Lyse Bulo, Mira LabiBandhaso………

……..

ArtikelBidangKeilmuanPertanian

PengembanganTeknologiTepatGunaPada Usaha KerupukIkan Di DesaBorimasunggu, KecamatanMarosBaruKabupatenMaros

AndiTenriFitriyah, BaharuddindanZulkifliRazak ……….

PemanfaatanKelaras (DaunPisangKering) Sebagai Media PertumbuhanJamurTiram(Pleorotusostreatus)

ZulkifliMaulanadanRachmawaty……….

ProdukOlahanIkanBandengTanpaDuri Di KabupatenMaros

AndiAbrianadan Eva Yohannes………

PemberianPakanSuplemenPadaIndukKambingPeranakanEtawa Yang Sedang Bunting KabupatenGowa

T 30 – T 34

T 35 – T 43

T 44 – T 47 T 48 – T 51 T 52 – T 54

T 55 – T 59 T 60 – T 63 T 64 – T 68 T 69 – T 74

T 75 – T 79

P 1 – P 5

P 6 – P 12 P 13 – P 17

P 18 – P 23

(4)

Universitas Bosowa Makassar 60 TatiMurniati, SurianaLagadan Muhammad Idrus……….

PengembanganKomoditasPertanianDalamMendukungKetahananPanganBerbasis AgribisnisKabupatenLuwu

Rusida ………..

PemberdayaanMasyarakat Di DesaPassippoKecamatanPalkkaKabupaten Bone AsmawatidanSyarifuddin………...

Pengembangan Kewirausahaan Bagi Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Jayadi, Hadijah dan Muhammad Salim...

Pelatihan Petani Pepaya Melalui Pengolahan Pasca Panen Buah Pepaya Di Kelurahan Padaidi Kabupaten Pinrang

Muhammad Jamil Guanwi, Fatmawati danYasni...

Pengembangan Sentra Budidaya Kentang Mitra Kelompok Tani

Jeferson Boling dan Muhibuddin...

Pengaruh Pemangkasan Pucuk Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Pada Beberapa Varietas Tanaman Cabai Kerinting(Capsicum Annum L.)

Sudirman Numba dan Abdullah...

AnalisisPotensi Dan CurahanKerja Internal

RumahtanggaPetaniJagungDalamMendukungKetahananPangan Di Sulawesi Selatan

MaisIlsan, IskandarHasan, Muhammad SalimdanNuraeni……….

Pemberdayaan Kelompok Tani Jagung MelaluiPemanfaatan Limbah Kulit Kakao Rahmadi Jasmin dan Fathimah Az-Zahra ...

Optimalisasi Produksi Benih Udang Windu Penaeus Monodon Melalui Penerapan Teknologi Dan Formulasi Pakan Metamorfosis Bagi Kelompok Pentokolan Di Desa Mattirotasi Kabupaten Maros

Sutia Budi dan Amal Aqmal...

Respons Pertumbuhan Dan Hasil Kentang TerhadapAplikasi Etanol Pada Dataran Medium

A. Muhibuddin, Suryawati Salam, Zulkifli Razak dan Jeferson Boling...

Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Jalar Dengan Tepung Jagung Terhadap Performa Pertumbuhan Juvenil Udang VanameiLitopenaeus vannamei

Zainuddin, Siti Aslamyah, dan Hasni Y. Azis...

Produksi Pakan Buatan Murah Dan Ramah Lingkungan Untuk Budidaya Ikan Bandeng

Hadijah, Dahlifa, dan Zainuddin...

Inovasi Teknologi Budidaya Ikan/ Udang Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep

Harlina dan Muhammad Saenong...

P 24 – P 33

P 34 – P 37 P 38 – P 43

P 44 – P 50 P 51 – P 58

P 59 – P 66

P 67 – P 78 P 79 – P 82

P 83 – P 90

P 91 – P 96

P 97 – P 101

P 102 – P 107

P 108 – P 113

(5)

Universitas Bosowa Makassar 61 Teknologi Pengelolaan Limbah Pertanian Untuk Media Jamur Tiram Di Desa

Pitumpidange Kec. Libureng Kabupaten Bone Sulsel

Abri dan Jasman...

Pemberdayaan Kelompok Ibu-Ibu Pengolah Rumput LautDi Kabupaten Jeneponto

Andi Asni dan Hamsiah ...

Studi Bioekologi Perairan Sungai Batu Batu Dan Sungai WalanaeUntuk Mendukung Kegiatan Budidaya Di Danau Tempe Kab.Soppeng Dan Wajo Prop.Sulawesi Selatan

Nur Asia umar, Sri Mulyani, Ida Suryani dan Muh. Hatta...

Pemberdayaan Usaha Pengolahan Hasil Laut Di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar

Nurliani dan Ida Rosada...

Pelaksanaan Inseminasi Buatan (Ib) Pada Kambing Yang Disinkronisasi Berahi Menggunakan Hormon Pgf2α Guna Meningkatkan Mutu Genetik Kambing Di Kabupaten Bantaeng

Firmiaty, S dan Toleng, A.L...

ArtikelBidangKeilmuanHumaniora

KreatifitasLokal Usaha

PayetSolojirangKelurahanTurikaleKecamatanTurikaleKabupatenMaros FathimahAz.ZahraNasiruddindan Muhammad Nur………..

PemberdayaanPerempuanPesisir Di KelurahanBiraKecamtanTamalanrea Kota Makassar

Minarni……….

Program PengembanganKewirausahaan (Ppk) Di UniversitasBosowa Makassar Juharni, AndiRasyidPananrangidanSudirmanMacca………..

Cience And Technology For The Lunkhead Durian In The Village LabukuKecamatanMaiwaKabupatenEnrekang

SyamsulBahridanNiningHaslindaZainal………...

Community Empower Through Enterprise Handicrafts In The Lengkese Village Mas’udMuahammadiahdanChahyono………

Empowerment Of Business Groups Visit In Ampekale Village

Lutfin Ahmad, Chahyonodan Muhammad Nadhar………..

Lumpur TinjaWargaTamalanrea

SitiZubaidah………

PengembanganPerangkatPenilaianKinerjaMateriPokokLarutanPenyangga RinaNovianty………..

P 114 – P 119

P 120 – P 124

P 125 – P 130

P 131 – P 141

P 142 – P 144

H 1 – H 6

H 7 – H 9 H 10 – H 15

H 16 – H 20 H 21 – H 28 H 29 – H 38 H 39 – H 45 H 46 – H 56

(6)

Universitas Bosowa Makassar 62 PeningkatnKemampuanBelajarIpaMelaluiPenerapanMetode Think Pair Share

Berbasis Media AnimasiPadaPesertaDidikKelas Vii E SMPN 4 Bantimurung Pertiwi Indah Lestari danNurhudayah……….

HubunganKepemimpinanDenganNilaiKearifanLokalTerhadapPengambilanKepu tusanStrategik

(TinjauanKebijakanStratejikPemerintah Daerah)

AgusSalimdanPetrusMa’na………

PengaturanDesentralisasiDalamPenyelenggaraanPemerintahan Daerah Di BidangKesehatan

LiberthinPalullungan……….

H 57 – H 63

H 64 – H 70

H 71 – H 79

(7)

Universitas Bosowa Makassar 63 PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA RUMAH TANGGA

“KUE KACANG TUMBUK” DESA TOMBOLO KABUPATEN BANTAENG

Oleh

Firman Menne1), I Nyoman Mariantha2)

1)[email protected] , 2)[email protected]

1 2)Fakultas Ekonomi Universitas Bosowa Makassar

ABSTRAK

Program pemberdayaan masyarakat diperuntukkan kepada Kelompok Usaha Rumah Tangga

“Kue Kacang Tumbuk” yang dilaksanakan di Desa Tombolo Kabupaten Bantaeng bertujuan untuk memberikan peningkatan kualitas kinerja mitra dalam hal ini kelompok rumah tangga “Olivia” dan

“Kue Tradisional” dan industri kue kacang khususnya serta kue tradisional lainnya secara keseluruhan. Peningkatan yang dimaksudkan adalah peningkatan volume penjualan dan laba mitra, manajemen pemasaran yang lebih terarah dan lebih luas, penatakelolaan laporan keuangan yang sesuai standar, serta peningkatan kesejahteraan para anggota kelompok mitra.

Adapun target khusus yang direncanakan adalah lahirnya sebuah perangkat teknologi tepat guna yang dapat digunakan oleh mitra untuk melakukan dan meningkatkan produksi mitra, selain itu pranata keuangan mitra dapat didesain dengan hadirnya laporan keuangan yang sesuai standar untuk kepentingan pelaporan dan keberlanjutan organisasi serta mengatasi masalah pengelolaan keuangan tradisional selama ini yang tidak memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan lembaga.

Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut di atas ditempuh dengan berbagai metode pelaksanaan seperti ; pelatihan manajemen usaha, yakni pelatihan yang dimaksudkan untuk memberikan penguatan kepada mitra dalam melakukan usahanya terutama dari sisi manajerial serta menambah wawasan mitra untuk bekerja secara professional, pelatihan penggunaan peralatan teknologi tepat guna untuk membantu mitra dalam melakukan proses produksi terutama dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, pelatihan manajemen keuangan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya memisahkan harta pribadi dari harta kelompok mitra, dan pelatihan penyusunan laporan keuangan, yakni pelatihan yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan penyusunan laporan keuangan mitra baik secara manual maupun menggunakan perangkat teknologi komputer, untuk membantu mitra dalam menghasilkan laporan keuangan yang handal dan dapat digunakan oleh pemangku kepentingan, serta metode terakhir adalah pelatihan dan pendampingan strategi pemasaran dan promosi, untuk meningkatkan kualitas marketing dan pengembangan media promosi mitra.

Keywords: Usaha Rumah Tangga, Kue Kacang Tumbuk, Peningkatan Kinerja

I. PENDAHULUAN

Kabupaten Bantaeng, 5 tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. Hal ini dicapai berkat sosok bupati yang cukup sederhana namun bergelar professor ini dan telah meraih 50 award selama beliau memimpin daerah yang dijuluki Butta Toa ini. Pencapaian ini menggiring Kabupaten Bantaeng menjadi daerah percontohan dan menjadi sorotan media sehingga menarik untuk dikaji dan diteliti

terutama terkait dengan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Kabupaten Bantaeng terletak di bagian selatan Propinsi Sulawesi Selatan dengan jarak kira-kira 125 km dari Kota Makassar ke arah selatan. Secara umum luas Bantaeng sekitar 395,82 km2. Secara administratif Kabupaten Bantaeng terdiri dari 8 Kecamatan yakni Bissapu, Uluere, Sinoa, Bantaeng, Eremerasa, Tompobulu, Pajukkukang dan Gantarangkeke.

Jumlah penduduk Kabupaten Bantaeng sebanyak 207.975 orang (BPS Kab. Banteng, 2015).

(8)

Universitas Bosowa Makassar 64 Kecamatan Gantarangkeke sendiri

sebagai lokasi mitra dalam program ini terbentuk pada tahun 2006 yang merupakan hasil pemekaran dari 2 kecamatan yakni Kecamatan Pajukukang dan Kecamatan Tompobulu yang saat ini dihuni oleh 17.123 orang atau sekitar 9,39% dari total penduduk Kabupaten Bantaeng dengan jumlah rumah tangga sebanyak 4.416 (BPS Kab. Bantaeng, 2015). Sebagian besar mata pencaharian penduduk di daerah ini adalah bekerja di sektor pertanian terutama pertanian padi, jagung, ubi kayu dan kacang tanah.

Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa fenomena sebuah kota atau daerah yang berkemajuan sebagaimana yang dialami oleh Kabupaten Bantaeng, dibalik keberhasilan yang dicapai selama ini, masih ada beberapa kelompok masyarakat yang belum tersentuh oleh kemajuan daerah ini yang disebabkan masih minimnya pendidikan, terbatasnya akses informasi serta rendahnya kualitas SDM yang dimilikinya. Dua diantaranya adalah kelompok ibu-ibu yang tergabung dalam usaha rumah tangga “Olivia” dan juga usaha rumah tangga

“Kue Tradisional” yang berlokasi di Desa Tombolo Kel. Dampang Kec. Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng. Mereka saat ini melakukan industri rumah tanggaberbahan dasar hasil bumi daerah Bantaeng, yakni kacang tanah, dengan mengolahnya menjadi berbagai kue kacang tanah yang enak dan variatif seperti kue kacang tumbuk, kue kacang kentucky dan kue kacang disco dan berbagai varian kue tradisional lainnya. Secara sepintas mereka masih melakukan usaha dalam kesederhanaan dan belum dikelola secara professional dan menyejahterakan.

Kelompok-kelompok usaha rumahan seperti ini memang berkembang di daerah Bantaeng, seiring dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk menumbuhkan iklim investasi dan kehidupan masyarakat secara kondusif dengan membangun sentra-sentra bisnis seperti industri pengolahan ikan, industri pariwisata, perkebunan, kehutanan dan berbagai kebijakan lainnya. Menurut Data BPS Kabupaten Bantaeng (2015), saat ini ada sekitar 129 usaha kecil yang aktif di Kabupaten Bantaeng, 5 di antaranya ada di Kecamatan Gantarangkeke. Kebijakan ini pada gilirannya juga memberi angin segar bagi masyarakat

untuk menjadi tenaga kerja pada sektor-sektor lapangan kerja yang terbuka dan tak sedikit juga mengelola industri rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan rumah tangganya.

Namun tentu dari berbagai sudut pandang terutama aspek manajerial organisasi, pemerintah tidak mampu menjangkau secara spesifik unit per unit organisasi kecil seperti ini, termasuk usaha rumah tangga “Olivia” dan

“Kue Tradisional”.

Usaha rumah tangga “Olivia” dan “Kue Tradisional” menjadi sisi yang lain dari arus modernisasi pembangunan Kabupaten Bantaeng.

Usaha rumah tangga ini tetap bertahan dengan konsep tradisional dalam mengelola bisnisnya.

Hiruk pikuk bisnis berskala nasional dan internasional di daerah ini tidak mengubah pola manajerial organisasinya menjadi bisnis modern, namun tetap dengan kesederhanaannya dengan pangsa pasar yang terbatas dan pendapatan yang tidak terlalu tinggi seakan tak terpengaruh dengan kehadiran bisnis raksasa di daerah ini.

Usaha rumah tangga “Olivia” ini dinahkodai oleh Ibu Salmawati yang juga berprofesi sebagai ibu rumah tangga, sementara usaha rumah tangga “Kue Tradisional” dipimpin oleh Ibu Tjunni. Kecakapannya dalam mengolah kacang tanah menjadi aneka kue kacang tanah sudah dimiliki sejak mereka remaja, namun karena keterbatasan dana, pemanfaatan teknologi sederhana dan manajemen usaha yang masih tradisional membuat usaha kue kacang mereka tidak bisa berkembang sebagaimana yang diharapkan, namun usahanya tetap dijalankan, disebabkan karena pelanggan setianya masih ada, juga hasil penjualannya membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan membantu suami yang bekerja sehari-hari sebagai petani.

Peran perguruan tinggi dalam tri dharmanya diharapkan memiliki sinergi yang kuat dan revelan dengan pemerintah untuk memberikan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi serta membantu masyarakat untuk mengembangkan dan membentuk kelompok- kelompok masyarakat yang kuat dan mandiri secara ekonomi, serta membantu menciptakan ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di dalamnya Usaha Rumah Tangga “Olivia” dan “Kue tradisional”

yang menjadi mitra dalam program IbM ini.

(9)

Universitas Bosowa Makassar 65 II. METODE PELAKSANAAN

Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan dalam berbagai tahapan dalam upaya memaksilkan solusi dan target yang ingin dicapai. Adapun tahapan dalam metode pelaksanaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Persiapan

Persiapan yang dimaksudkan dalam program ini adalah memilih dan menentukan mitra yang akan dijadikan sebagai objek transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai salah satu wujud dari tri dharma perguruan tinggi terutama dalam ranah pengabdian kepada masyarakat. Selanjutnya melakukan survery dan pengumpulan data awal terkait dengan identitias dan kelayakan mitra dalam melakukan kerjasama program pemberdayaan masyarakat ini. Survey dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara langsung dan observasi (pengamatan) langsung terhadap objek program ini yang berlokasi di Desa Tombolo, Kec.

Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng.

Dalam tahapan persiapan ini juga dilakukan kajian dan identifikasi masalah serta solusi yang diharapkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh mitra. Tahapan persiapan ini dimaksudkan untuk mempertajam kesesuaian antara objek pengabdian, masalah yang ditemukan, solusi yang akan diberikan serta luaran yang bermanfaat bagi mitra dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

2. Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan akan dilangsungkan dalam berbagai kegiatan sebagai berikut :

a. Pelatihan manajemen usaha. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan kepada mitra dalam melakukan usahanya terutama dari sisi manajerial serta menambah wawasan mitra untuk bekerja secara professional. Pelatihan ini diharapkan memberikan motivasi kepada mitra dalam meningkatkan kinerja usahanya di masa yang akan datang.

Kegiatan ini dapat dilakukan dengan menghadirkan pemateri yang berpengalaman dan berpengaruh dalam merubah mindset berpikir mitra dari low to high, atau dari poor to rich.

b. Pelatihan penggunaan peralatan teknologi tepat guna untuk membantu mitra dalam melakukan proses produksi, peralatan yang dimaksud adalah peralatan baru proses penggilingan kacang dan pembuatan kue kacang tumbuk. Pengadaannya dapat dilakukan dalam bentuk bantuan modal oleh lembaga keuangan atau swadaya dari mitra, atau bahkan menjadi temuan dalam program ini.

c. Pelatihan manajemen keuangan. Untuk mengatasi kendala manajemen keuangan sebagaimana yang disebutkan sebelumnya dalam permasalahan mitra, maka mitra diberikan pelatihan dengan teknik pengelolaan keuangan secara prosedural.

Langkah pertama adalah memberikan pemahaman kepada mitra bahwa memisahkan harta pribadi dari harta lembaga usaha merupakan sesuatu yang penting untuk menjadi alat ukur dalam menilai prestasi kerja organisasi. Langkah kedua adalah memperkenalkan kepada mitra tentang jenis-jenis laporan keuangan yang dapat dibuat untuk membantu mitra mengelompokkan harta dan menghitung labanya.

d. Pelatihan penyusunan laporan keuangan ; Dalam tahap ini, mitra diberikan pelatihan membuat laporan keuangan baik secara manual maupun menggunakan perangkat teknologi, mulai dari pembuatan laporan kas harian, laporan laba rugi, laporan perubahan modal serta neraca dan laporan- laporan lain yang dibutuhkan sesuai dengan standar dalam SAK ETAP. Pelatihan ini dilakukan secara berkelompok kepada kedua kelompok usaha rumah tangga secara bersamaan khususnya kepada ketua kelompok masing-masing usaha rumah tangga . Hal ini dimaksudkan untuk menambah kekompakan para anggota kelompok dengan cara belajar bersama.

e. Pelatihan dan pendampingan strategi pemasaran dan promosi. Pelatihan ini diberikan untuk meningkatkan kuatitas dan kualitas pemasaran produk mitra seperti;

packing, branding, promotion, dan positioning. Namun pelatihan marketing yang dimaksud adalah pelatihan yang lebih mengarah kepada penemuan metode yang paling tepat yang dapat dipilih oleh mitra

(10)

Universitas Bosowa Makassar 66 dalam melakukan pemasaran produk,

sehingga pelatihan ini lebih berbentuk pendampingan terhadap proses marketing serta konsultasi terhadap setiap masalah yang dihadapi selama proses marketing.

Pengembangan media promosi misalkan dilakukan untuk kepentingan promosi usaha secara lebih luas.

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

Program pengabdian pada masyarakat yang ditujukan kepada Kelompok Usaha Rumah Tangga “Kue Kacang Tumbuk” telah dilaksanakan di Desa Tombolo Kabupaten Bantaeng yang bertujuan untuk memberikan peningkatan kualitas kinerja mitra dalam hal ini kelompok rumah tangga “Olivia” dan “Kue Tradisional” dan industri kue kacang khususnya serta kue tradisional lainnya secara keseluruhan.

Peningkatan yang dimaksudkan adalah peningkatan volume penjualan dan laba mitra, manajemen pemasaran yang lebih terarah dan lebih luas, penatakelolaan laporan keuangan yang sesuai standar, serta peningkatan kesejahteraan para anggota kelompok mitra.

Kehadiran program Program pengabdian pada masyarakat di desa Tombolo Kabupaten Bantaeng memberikan sentuhan yang cukup berarti kepada mitra terutama dalam pengenalan perangkat teknologi tepat guna yang dapat digunakan oleh mitra untuk melakukan dan meningkatkan produksi mitra, selain itu pranata keuangan mitra dapat didesain dengan hadirnya laporan keuangan yang sesuai standar untuk kepentingan pelaporan dan keberlanjutan organisasi serta mengatasi masalah pengelolaan keuangan tradisional selama ini yang tidak memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan lembaga.

Gambar 1.

Proses pembuatan Kue Kacang Tumbuk

Dalam kesempatan ini berbagai kegiatan transfer ipteks yang dilakukan oleh pelaksana program seperti; pelatihan manajemen usaha, yakni pelatihan yang dimaksudkan untuk memberikan penguatan kepada mitra dalam melakukan usahanya terutama dari sisi manajerial serta menambah wawasan mitra untuk bekerja secara professional, pelatihan penggunaan peralatan teknologi tepat guna untuk membantu mitra dalam melakukan proses produksi terutama dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, pelatihan manajemen keuangan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya memisahkan harta pribadi dari harta kelompok mitra, dan pelatihan penyusunan laporan keuangan, yakni pelatihan yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan penyusunan laporan keuangan mitra baik secara manual maupun menggunakan perangkat teknologi komputer, untuk membantu mitra dalam menghasilkan laporan keuangan yang handal dan dapat digunakan oleh pemangku kepentingan, serta metode terakhir adalah pelatihan dan pendampingan strategi pemasaran dan promosi, untuk meningkatkan kualitas marketing dan pengembangan media promosi mitra.

Dari transfer ipteks yang dilakukan, maka secara kuantitatif maupun secara kualitatif terjadi peningkatan kinerja mitra baik dari volume produksi, luas area pemasaran maupun dari sisi kemampuan dalam penyusunan laporan keuangan.

(11)

Universitas Bosowa Makassar 67 Tabel 1.

Peningkatan Kinerja Mitra Desa Tombolo Kab. Bantaeng

No. Mitra/Item Capaian Sebelum Kegiatan Setelah Kegiatan Keterangan

1. Mitra I Usaha RT “Olivia”

a. Volume produksi per bulan 300 dos 450 Dos 1 dos = 10

bungkus

b. Total Penjualan/Bulan Rp. 1.200.000,- Rp. 2.250.000,-

c. Total Biaya Rp. 800.000,- Rp. 1.200.000,-

d. Laba Bersih Rp. 400.000,- Rp. 1.050.000,-

e. Daerah pemasaran Bantaeng Bantaeng, Bulukumba,

Makassar

e. Pola Pemasaran Tradisional

(berdasarkan pesanan)

Konsinyasi di warung dan Swalayan

e. Pengelolaan Keuangan Belum Ada Dalam proses penyusunan dan pendampingan

2. Mitra II Usaha RT “Kue Tradisional”

a. Volume produksi per bulan 150 dos 300 dos

b. Total Penjualan/Bulan Rp. 600.000,- Rp. 1.500.000,-

c. Total Biaya Rp. 400.000,- Rp. 800.000,-

d. Laba Bersih Rp. 200.000,- Rp. 700.000,-

e. Daerah pemasaran Bantaeng Bantaeng, Bulukumba,

Makassar

e. Pola Pemasaran Tradisional

(berdasarkan pesanan)

Konsinyasi di warung dan Swalayan

e. Pengelolaan Keuangan Belum Ada Dalam proses penyusunan dan pendampingan

Sumber: Data Telah Diolah, 2017

Dengan transfer ipteks, dapat dilihat bahwa mitra dapat melakukan peningkatan volume penjualan dan laba usaha mencapai dua kali lipat. Keuntungan ini pula disebabkan oleh perluasan pangsa pasar dari mitra yang tidak lagi hanya memasarkan secara ke para pembeli lokalan yang ada di daerah sekitar mitra, tetapi pangsa pasar dapat diperlebar ke daerah Bulukumba dan Kota Makassar. Pola pemasarannya pun dapat ditingkatkan dari pola konvensional dengan menerima orderan dari para tetangga atau kerabat yang datang, tetapi dapat dikembangkan dengan pola konsinyasi pada beberapa warung makan dan toko swalayan baik yang ada di daerah Bantaeng maupun di Bulukumba dan Kota Makassar.

Selain itu, transfer ipteks yang paling penting pula yang dapat dirasakan oleh mitra dalam program kali ini adalah adanya pembekelan penyusunan dan pelaporan keuangan yang selama ini mitra tidak pernah melakukannya. Para mitra dengan senang hati dan antusias dalam mengikuti penyajian materi oleh pelaksana program dengan memberikan

dfrat aplikasi penyusunan laporan keuangan baik yang manual maupun berbasis komputer.

Gambar 2.

Pembimbingan penyusunan laporan keuangan dari pelaksana program

(12)

Universitas Bosowa Makassar 68 IV. KESIMPULAN

Berdasarkan uraian yang telah disebutkan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa:

1. Kehadiran dan keberadaan program pengabdian bagi Kelompok Usaha Rumah Tangga “Kue Kacang Tumbuk” di Desa Tombolo Kabupaten Bantaeng, sangat dirasakan manfaatnya. Disamping karena memberikan sentuhan baru dalam pemanfaatan teknologi, manajemen pemasaran serta penyusunan laporan keuangan.

2. Kedua mitra mampu memperoleh peningkatan kinerja baik dari sisi keuangan maupun manajerial dan penyusunan laporan keuangan. Dari sisi finansial mitra dapat memperoleh peningkatan laba secara signifikan yakni peningkatan laba lebih dari 2x dari periode sebelum adanya program pengabdian pada masyarakat. Dari sisi manajerial, mitra dapat mengembangkan manajemen pemasaran modern yakni bermitra dengan perusahaan besar seperti warung makan dan swalayan. Dari sisi akuntabilitas, mitra sudah mampu mengenal dan menyusun laporan keuangan sebagai instrument penting untuk mengukur kinerja keuangan mitra yang dapat dikembangkan fungsinya dalam mencari sumber pendanaan dari pihak lembaga keuangan terutama dari lembaga keuangan syariah.

DAFTAR PUSTAKA

BPS Kabupaten Bantaeng, 2015, Statistik Daerah Kecamatan Gantarangkeke 2014, Katalog BPS, Kabupaten Bantaeng.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, 2016, Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Perguruan Tinggi, Edisi X Tahun 2016, Jakarta.

(13)

UniversitasBosowa Makassar

Referensi

Dokumen terkait