• Tidak ada hasil yang ditemukan

Simulasi Numerik Konsentasi Amoniak, Nitrit, dan Nitrat

N/A
N/A
salma febiana putri

Academic year: 2025

Membagikan "Simulasi Numerik Konsentasi Amoniak, Nitrit, dan Nitrat"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

SIMULASI NUMERIK

Berdasarkan data konsentrasi ammonia, nitrit, nitrat, dan pertumbuhan alga dari hasil penelitian fundamental penulis tahun 2009 yang telah melakukan penelitian di Polder Tawang Semarang.

Tabel 1. Data pertumbuhan alga

Hari ke-

Jumlah sel (x104) Saring kiri

Jumlah sel (x104) Tengah

Jumlah sel (x104) Saring kanan

Jumlah sel (x104) Rata-rata

1 13 25 7 15,00

2 15 27 4 15,33

3 14 22 11 15,67

4 25 32 21 26,00

5 20 41 18 26,33

6 24 186 10 73,33

7 25 72 11 36,00

Tabel 2. Data konsentrasi amoniak, nitrit, dan nitrat

Ulangan Kode sampel

Amoniak (NH3) (mg/L)

Nitrit (NO2) (mg/L)

Nitrat (NO3) (mg/L)

I

A1 31,83 0,023 1,9

B1 24,72 0,007 1,18

C1 35,51 0,003 2,54

II

A2 23,23 0,008 0,81

B2 19,41 0,018 0,72

C2 18,42 0,031 0,81

III

A3 25,22 0,023 1,62

B3 21,24 0,007 1,62

C3 23,39 0,003 1,7

(2)

IV

A4 19,31 0,009 1,62

B4 21,7 0,016 1,47

C4 20,18 0,004 1,09

V

A5 14,14 0,167 1,5

B5 11,22 0,013 1,5

C5 12,54 0,189 1,07

Nilai parameter dicari menggunakan metode kuadrat terkecil dengan software MAPLE:

 K (carrying capacity) = 78,64

k1(laju reaksi nitritasi) = 0,00184

k2(laju reaksi nitratasi) = 1,6041

Diambil nilai parameter-parameter dalam interval tersebut dengan penggunaan QUAL2E-Uncas terhadap variasi input data parameter suatu perairan dapat diperolehn suatu analisis sensitivitas:

  0,075

 10,64

P0,06

  1,047 perhari

  0,15 perhari

dengan

1 0,737

d

     

 Fungsi asimilasi amonia saat t

1 1

1 3 1 3

( ) 0,06 ( )

( ) (1 ) ( ) 0,06 ( ) 0,94 ( )

PN t N t

FPN t P N tN t N t

  

(3)

 Konsentrasi amonia yang diekskresikan bentos yang dipengaruhi oleh kedalaman perairan

2 6,18

d

Diperoleh model perubahan konsentrasi terhadap

 Pertumbuhan alga

1 0,737 1

78,64

dA A A A A

dt   K    

 Amoniak

 

1 2 1

1 1

1 3

1 1

1 3

1

0,00184 6,618 0,06 0,0837 0,06 0,94

dN k N PN A

dt d PN P N

N N A

N N

 

   

 

   

 Nitrit

2 1 1 2 2 0,00184 1 1,604 2

dN k N k N N N

dt    

 Nitrat

 

3

3 2 2

1 3

2 1

1 3

1 1

1,6041 0,94 0,0837 0,06 0,94

dN k N P N A

dt PN P N

N N A

N N

 

 

 

 

Berikut ini gambar grafik solusi dari sistem dinamik tak-linear di atas

 Perubahan jumlah sel alga

 Perubahan kadar nitrogen-amoniak

 Perubahan nitrit

 Perubahan nitrat

Dari gambar grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa

(4)

 Pertumbuhan alga mencapai maksimum pada hari ketujuh dengan kapasitas daya tamping 78,64 x 104

 Kadar amoniak mencapai maksimum sekitar 47,5 mg/L

 Kadar nitrit mencapai maksimum pada nilai 0,055 mg/L

Hal ini mengindikasikan bahwa sesuai dengan kualitas perairan terhadap kandungan nitrit maka status perairan Polder Tawang tergolong tercemat berat.

Sedangkan, kadar nitrat akan menurun seiring dengan bertambahnya waktu.

Dari grafik juga dapat dilihat bahwa solusi persamaan system dinamik tak-linear akan menuju titik tetap tertentu yang berarti juga stabil. Selanjutnya, akan dianalisa kestabilan sistem di sekitar titik keseimbangan.

AeK78,64

N1eC

2 1

2

0,001147

e k

N C C

k

  

2 2

3 1

1

0,001104

1 5,8047 0,00173

e k PC C

N P K k CC

Dengan nilai C pada interval 0 C 47,5 . Dipilih nilai C21,648 yang merupakan rata-rata konsentrasi amoniak maka diperoleh titik keseimbangan model perubahan terhadap

Ae78,64

N1e21,648

N2e0,02483

N3e0,00897

System persamaan pada model perubahan konsentrasi yang dilinearisasi di titik keseimbangan tersebut akan menjadi

 Pertumbuhan alga

(5)

0,737

d A A

dt  

 Amoniak

1 0,07806 0,003669 1 4,7797 3

d N A N N

dt    

 Nitrit

2 0,0184 1 1,6041 2

d N N N

dt  

 Nitrat

3 4

1 2 3

4,679 10 0,00183 1,6041 4,7797

d N A N N N

dt

     

Sehingga diperoleh matriks jacobian

4

0,737 0 0 0

0,07806 4,7816 0 0,00183

0 0,00184 1,6041 0

4,6796 10 4,7798 1,6041 0,00183 J

  

   

 

  

   

 

Didapatkan nilai eigen dari matriks J adalah

1 0; 2 4,783; 3 0,737; 4 1,604

           , karena semua nilai eigen dari matriks Jacobian untuk sistem terlinearisasi adalah kurang dari atau samadengan nol maka solusi model terlinearisasi di sekitar titik keseimbangan adalah stabil.

Berikut grafik hubungan antara kepadatan alga dengan amoniak (a), kepadatan alga dengan nitrit (b), dan kepadatan alga dengan nitrat (c).

Dari grafik tersebut menyimpulkan bahwa semakin meningkat kepadatan alga maka konsentrasi nitrogen-amoniak dan nitrogen-nitrit semakin besar, sedangkan konsentrasi nitrogen-nitrat akan semakin mengecil.

Referensi

Dokumen terkait