• Tidak ada hasil yang ditemukan

SINTESIS BIOSURFAKTAN KARBOHIDRAT ESTER DARI ASAM PALMITAT DAN FRUKTOSA MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE TERIMOBILISASI

N/A
N/A
Mentari Yudhaninggar

Academic year: 2023

Membagikan "SINTESIS BIOSURFAKTAN KARBOHIDRAT ESTER DARI ASAM PALMITAT DAN FRUKTOSA MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE TERIMOBILISASI"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Mentari Yudhaninggar

NIM : 231427019

Dosen Pengampu : Ir. Mukhtar Ghozali, M. Sc

Kelas : D4 TKPB RPL

TUGAS 5 Teknologi Serat

SINTESIS BIOSURFAKTAN KARBOHIDRAT ESTER DARI ASAM PALMITAT DAN FRUKTOSA MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE

TERIMOBILISASI

Surfaktan adalah zat yang memiliki sifat menyerap ke antarmuka dan biasanya surfaktan bertindak untuk mengurangi energi bebas antarmuka daripada untuk meningkatkannya.

Surfaktan memiliki karakteristik struktur molekul yang dikenal sebagai struktur amphipathik.

Menurut kelompok hidrofilik, surfaktan diklasifikasikan sebagai surfaktan anionik, kationik dan nonionik. Surfaktan anionik adalah surfaktan yang jika berdisosiasi dalam air menjadi ion bermuatan negatif dan ion bermuatan positif dan kepala hidrofilik bermuatan negatif (anion).

Surfaktan kationik adalah surfaktan yang jika berdisosiasi dalam air menjadi ion bermuatan negatif dan ion bermuatan positif dan kepala hidrofilik bermuatan positif (kation). Surfaktan nonionik tidak dapat berdisosiasi dalam air dan kepala hidrofilik bermuatan netral. Salah satunya adalah surfaktan karbohidrat ester.Surfaktan karbohidrat ester dapat diproduksi dengan reaksi antara karbohidrat dan asam lemak seperti berikut :

Asam lemak yang dipakai dalam mensintesis surfaktan karbohidrat ester ini adalah asam palmitat dimana penggunaan asam palmitat ini sudah banyak digunakan untuk memproduksi sabun, kosmetik. Sedangkan untuk karbohidrat yang digunakan dalam sintesis surfaktan karbohidrat ester ini ialah fruktosa karena mudah ditemukan dalam buah-buahan, madu dan akar sayuran dan juga penggunaannya yang sudah banyak ditambahkan dalam industri makanan dan minuman. Surfaktan karbohidrat ester adalah surfaktan nonionik yang ramah lingkungan, tidak beracun dan tidak menimbulkan iritasi.

(2)

Lipase adalah enzim yang memiliki signifikansi fisiologis yang cukup besar. Lipase mengkatalis hidrolisis triasilgliserol untuk gliserol dan asam lemak. Berbeda pada reaksi ester, lipase bekerja ketika diserap ke antarmuka minyak–air dan tidak menghidrolisis substrat yang dilarutkan dalam cairan. Penggunaan lipase banyak digunakan dalam pengolahan kimia organik, formulasi deterjen, pembuatan biosurfaktan, industri oleokimia, industri susu, industri agrokimia, pembuatan kertas, nutrisi, kosmetik dan pengolahan farmasi.

Enzim lipase yang digunakan bersifat terimobilisasi. Enzim terimobilisasi adalah suatu enzim yang diperangkap dan dilekatkan pada suatu medium agar enzim dapat lebih tahan lama terhadap perubahan kondisi seperti pH atau temperatur. Sistem ini juga membantu enzim berada di tempat tertentu selama berlangsungnya reaksi sehingga memudahkan proses pemisahan dan memungkinkan untuk dipakai lagi di reaksi lain. Sistem ini memiliki keunggulan dalam hal efisiensi sehingga di industri banyak digunakan dalam reaksi yang dikatalis oleh enzim.

Hal efisiensi lainnya dalam penelitian ini dibantu dengan menggunakan metode Response Surface Methodology atau Metode Permukaan Sambutan yaitu teknik matematika dan statistika yang berguna untuk pemodelan dan analisis masalah utama dimana responnya dipengaruhi oleh beberapa variabel. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan kondisi operasi percobaan yang dilakukan.

(3)

G.A. Hiskia, M. Zuhrina, dkk. 2017. “OPTIMASI SINTESIS BIOSURFAKTAN KARBOHIDRAT ESTER DARI ASAM PALMITAT DAN FRUKTOSA MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE TERIMOBILISASI”. Medan : Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 6, No. 2

R. Pichot, Thesis, Stability and Characterisation of Emulsions in the Presence of Colloidal Particles andSurfactants, University of Birmingham, 2010.

R.J. Farn, Chemistry and Technology of Surfactants, Blackwell Publishing, USA, p. 315, 2006.

Referensi

Dokumen terkait

ester asam lemak dari asam stearat dan asam oleat, sulfonasi metil ester asam. lemak, analisis spektroskopi FT-IR untuk mengkonfirmasi hasil dari

Pembuatan metil ester asam lemak berdasarkan variasi berat katalis digunakan kondisi reaksi sebagai berikut: kondisi reaksi 15 gram minyak inti sawit, volume metanol 10 mL,

Sintesis Surfaktan Metil Ester Sulfonat dari Sulfonasi Metil Ester Asam Lemak Minyak Kastor (Ricinus communis

Ester sukrosa asam lemak digunakan sebagai surfaktan dalam sistim minyak dalam air (o/w) dan air dalam minyak (w/o). Ester sukrosa asam lemak ini dapat disintesis dengan 3

Reaksi transesterifikasi pada minyak kemiri adalah suatu reaksi yang terjadi dimana trigliserida (ester asam lemak dan gliserol) sebagai minyak nabati, bereaksi dengan

Reaksi transesterifikasi pada minyak kemiri adalah suatu reaksi yang terjadi dimana trigliserida (ester asam lemak dan gliserol) sebagai minyak nabati, bereaksi dengan

Tetapi katalis alkali ini mempunyai beberapa kelemahan, seperti terjadinya reaksi pembentukan sabun akibat bereaksinya katalis (logam alkali) dengan asam lemak bebas. Selain

“Aktivitas dan Stabilitas Lipase Rhizomucor Miehei dan Candida Antartica pada Reaksi Asidolisis antara Konsentrat Asam Lemak Omega- 3 dengan Minyak Sawit Kasar