• Tidak ada hasil yang ditemukan

Siti Fatimah Azzahra Bindo

N/A
N/A
Siti Fatimah

Academic year: 2023

Membagikan "Siti Fatimah Azzahra Bindo"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Siti Fatimah Azzahra XI MIPA 1

Tugas Bahasa Indonesia

Diary

Dear Diary, itulah kalimat pertama yang muncul saat menulis sebuah diary. Baik itu diary keseharian, curhat mengenai suatu masalah, atau yang lainnya. Dan inilah cerita diaryku.

“Diberitahukan kepada seluruh siswa yang mengikuti pelatihan olimpiade, nanti siang kita akan ada mengadakan pre-test, diharapkan untuk datang tepat waktu.”

Pengumuman di Jumat pagi itu membuatku terkejut karena aku benar-benar belum ada persiapan, dan bidang yang aku ambil adalah biologi dimana itu adalah mata pelajaran yang paling banyak materi dan hafalannya. Tetapi bagaimana lagi, mau tidak mau aku harus mengikutinya.

Kriiinngggg…

Bel pulang sekolah berbunyi, waktunya untuk kembali ke asrama dan semakin dekat pula waktu untuk pre-test. Sesampainya di depan asrama, aku mengalihkan langkahku ke arah jemuran untuk mengambil handuk yang aku jemur sebelum pergi sekolah tadi. Tetapi, saat tiba di depan jemuran, aku tidak melihat handuk ku, kupikir terjatuh atau diterbangkan oleh angin, jadi aku mencari ke sekitar, tetapi tidak juga bisa kutemukan. Disitu, mood ku sudah mulai turun, dipikiranku handukku tidak sengaja terambil oleh orang lain dan jika benar, maka bagaimana aku mencarinya ? Tidak mungkin aku mencari di setiap kamar dimana ada 35 kamar disini.

Beberapa menit berlalu, aku mulai menghiraukan dan merasa bodo amat dengan handukku yang hilang itu. Adzan pun berkumandang, aku bersiap-siap untuk sholat dzuhur. Dan setelah selesai sholat dzuhur, aku merebahkan badanku ke kasur sampai akhirnya aku tertidur.

“Sitiiii, banguunn.. ayo kita pergi ke sekolah, bentar lagi pre-test nya mulai.” Ucap temanku membangunkan.

Aku terbangun, dan ya, aku benar-benar tidak ada persiapan. Bisa bisanya aku tidur sebelum pre- test, bukannya belajar. Aku langsung bersiap-siap pergi ke sekolah untuk mengikuti pre-test.

Sesampainya di sekolah, aku langsung memasuki ruang pre-test untuk bidang biologi dan mengambil soalnya lalu mulai mengerjakannya. Aku mengerjakan soalnya sesuai kemampuanku saat itu saja mengingat aku tidak ada persiapan. Dan pre-test pun berakhir pada pukul 15.00, aku mengumpulkan lembar jawabanku lalu diskusi sebentar mengenai lomba yang akan diadakan pada bulan Februari lalu setelah itu kembali ke asrama.

Setibanya di asrama, aku kembali mengecek handukku di jemuran, aku memeriksa kembali apakah handukku terjatuh atau salah letak. Tetapi, hasilnya tetap nihil, handukku tidak juga ketemu.

Akhirnya aku mulai pasrah, aku masuk ke asrama dan pergi ke kamar. Beberapa lama setelah itu, Frau Dila, Pembina asrama, datang ke kamarku untuk mengatakan sesuatu kepada adek kamarku, dan akupun mengambil kesempatan itu untuk mengatakan kepada Frau bahwa handukku hilang. Lalu Frau

mengatakan bahwa mungkin saja terbawa oleh orang lain, lalu Frau menyuruhku untuk mengumumkan di mikrofon asrama bagi yang menemukan handuk berwarna hijau botol agar memberikan ke kamarku.

Karena aku sedikit ragu dan malu, aku meminta bantuan temanku untuk mengumumkannya, tetapi, saat aku meminta bantuan, tiba-tiba temanku memasang wajah terkejut dan mengatakan padauk bahwa keset kaki di kamarnya adalah handuk, dan handuk itu mirip dengan ciri-ciri handukku. Akhirnya kami pergi ke kamarnya, dan ternyata, memang benar itu handukku. Aku speechless dan mulai merasa marah tetapi tidak bisa karena kejadian itu sedikit aneh dan lucu. Bagaimana bisa handuk yang sedang terjemur di stand towel, bersih, masih bagus, diambil dan dijadikan sebagai keset kaki. Temanku mengatakan bahwa dia tidak tahu apa-apa mengenai hal ini karen dia juga seharian ini jarang di kamar. Akhirnya temanku mengatakan kepada teman kamarnya, lalu teman kamarnya meminta maaf padaku dan mengatakan bahwa

(2)

dia akan mencucinya. Aku menghargai itu, tetapi tidak mungkin aku menggunakannya lagi karena itu sudah dijadikan keset kaki walaupun sudah dicucinya.

Aku melupakan sejenak mengenai masalah itu karena setelah Ashar aku harus pergi untuk seleksi dan sekaligus latihan marching band jika terpilih. Setelah selesai seleksi, tibalah waktunya untuk

mengumumkan siapa yang lulus, dan alhamdulillah aku lulus dan terpilih sebagai salah satu pemain lira.

Jadi, karena aku terpilih, aku langsung lanjut latihan untuk upacara hari Senin.

Setelah selesai latihan, aku menemani temanku ke pos satpam untuk mengecek paketnya lalu setelah itu pergi ke ruang makan karena jadwal makan malam hampir habis. Aku makan dengan buru- buru karena waktu maghrib akan segera masuk. Setelah selesai makan, aku dan temanku langsung ke asrama dan bersiap-siap untuk pergi sholat maghrib.

Malamnya, adek kamar temanku, datang ke kamarku untuk meminta maaf perihal handuk tadi.

Dia mengatakan bahwa awalnya dia sudah ragu untuk mengambil itu karena ada di stand towel dan masih bagus, tetapi saat ditanya pada kakak kamarnya, kakak kamarnya mengatakan bahwa memang benar handuk itu, jadi disini adek itu tidak sepenuhnya salah. Jadi aku mengatakan tidak apa-apa dan memaafkannya. Dan sampai disini, masalah handuk itu sudah selesai.

Besok paginya, adalah jadwal tahfizh mingguan dimana setiap murid wajib menyetorkan hafalannya kepada Pembina tahfizh masing-masing dengan minimal setoran adalah satu halaman.

Untungnya dan alhamdulillah sekali, di hari-hari sebelumnya, aku sudah mengangsur hafalanku, jadi aku tidak SKS alias Sistem Kebut Semalam mengingat kemaren banyak sekali kegiatan dan juga ada kejadian tidak terduga. Setelah selesai menyetorkan hafalan dan jam tahfizh pun berakhir, aku kembali ke kelas dan menunggu sampai bel masuk berbunyi. Sambil menunggu bel, aku menyelesaikan tugas PKWU ku lalu belajar PPKn mengenai materi peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia karena nanti akan ada ulangan harian.

Bel masuk pun berbunyi, pelajaran pertama yaitu PKWU. Tetapi di pelajaran ini ternyata gurunya ada urusan dan hanya membagi kelompok lalu gurunya pergi. Dan pelajaran kedua adalah bahasa inggris, dengan materi yaitu melanjutkan presentasi kelompok selanjutnya mengenai explanation text. Presentasi pun berjalan dengan lancar dan seru karena diselingi dengan sesi tanya jawab. Dan pelajaran bahasa inggris pun berakhir, masuklah waktu pelajaran PPKn dimana kami akan ulangan harian.

Setelah menerima soal ulangannya, aku langsung mengerjakannya. Dan waktupun habis, semua lembar jawaban dikumpulkan ke depan. Lalu setelah itu guruku membahas mengenai materi yang akan dibahas minggu depan dan membagi kelompok karena minggu depan ada tugas membuat mind mapping dan itu dikerjakan secara berkelompok. Pembagian kelompok pun berjalan dengan seru dan riuh karena kami membagi kelompok menggunakan spin name. Setelah selesai membagi kelompok dan jam pelajaran PPKn berakhir, kami sekelas menuju ke ruang pertemuan karena jam pelajaran terakhir di hari Sabtu adalah BK atau Bimbingan Konseling dan kami belajarnya digabung bersama kelas XI IPS. Di pelajaran BK kali ini, guru kami membahas mengenai istilah ‘Kedokteran’, yaitu Kedok Teman Tapi Pacaran.

Diskusi di pelajaran ini berlangsung riuh dan seru karena materi ini sangat sensitif terutama bagi kami yang sekarang sedang di masa remaja.

Jam BK pun berakhir, tetapi aku belum bisa pulang karena aku harus menyelesaikan tugas bahasa Indonesia yang harus dikumpulkan hari ini juga dan juga hari ini adalah jadwal piketku. Aku harus buru- buru karena jam 13.30 aku juga harus pergi latihan marching band. Setelah aku menyelesaikan piketku, aku menunggu temanku yang juga menyelesaikan tugas bahasa indonesianya. Tetapi karena aku sudah terlambat untuk latihan marching dan aku juga belum sholat Dzuhur, akhirnya aku pulang duluan dan buru-buru ke masjid lalu meletakkan tasku dan pergi sebentar untuk meminta izin telat latihan marching lalu kembali lagi ke masjid untuk sholat. Setelah selesai sholat, aku pergi ke asrama lalu meletakkan tas dan mengganti jilbabku, setelah itu aku langsung pergi ke tempat latihan marching. Tetapi, saat aku sampai di sana, orang-orang sudah berbaris untuk apel dan aku malu untuk masuk barisan. Jadi, aku menunggu sampai orang-orang selesai apel. Setelah apel selesai, baru aku bergabung dan meminta maaf pada instruktur karena terlambat.

Latihan berlanjut setelah Ashar dan berakhir sebelum maghrib. Setelah selesai latihan, aku ke ruang makan untuk makan malam. Dan malamnya, aku dan adek kamarku memberikan kejutan kepada

(3)

temanku yang berulang tahun. Lalu setelah itu kami mengadakan acara kamar yaitu menonton film bersama. Aku tidak menonton film nya hingga selesai karena aku sangat mengantuk.

Dan Minggu pagi, adalah jadwal sidang mahkamah bahasa. Di Minggu itu, aku dan teman-teman lainnya yang tergabung dalam MB atau Mahkamah Bahasa menyidang sebanyak 6 orang yang melanggar pelaksanaan English Day seminggu ini. Setelah selesai sidang, aku berlanjut ke kegiatanku biasanya, yaitu mencuci, makan, sholat, dan mengerjakan tugas. Kita lanjut ke hari Senin, dimana pertama kali aku akan berdiri di barisan marching band pada saat upacara. Aku merasa sangat gugup karena takut nanti ada kesalahan dalam menekan not nya. Dan Alhamdulillah, walaupun ada sedikit kesalahan, tetapi kami bisa tampil dengan lancar. Setelah upacara, kami, marching band, berfoto bersama dan setelah itu meletakkan alat ke ruang seni. Setelah itu aku langsung kembali ke kelas untuk mengambil buku dan setelah beberapa menit langsung menuju ke laboratorium fisika. Hari senin pun berjalan lancar dan setelah pulang sekolah pun aku kembali ke rutinitas biasa, yaitu makan, mencuci, nge-net, dan lainnya.

Dan besoknya, Selasa, 1 Februari 2022, aku libur sekolah karena tanggal merah. Paginya dimulai dengan sarapan bersama, lalu goro kamar, yaitu membersihkan kamar dan kamar mandi. Kami

bersenang-senang bersama, bukannya terbebani karena goro bersama membuat kami semakin dekat dan sambal bekerja kami bercerita. Setelah selesai goro kamar, kami kompak mengganti alas kasur kami dengan warna yang sama lalu melakukan rolling kasur. Setelah selesai rolling tempat tidur, kami istirahat sebentar, lalu pergi makan siang bersama. Setelah itu waktu Dzuhur masuk dan kami bersiap-siap pergi sholat Dzuhur. Siangnya, aku menonton sebentar lalu tidur hingga waktu Ashar masuk. Setelah selesai sholat Ashar, dan suasana sedang hujan, aku membuat minuman hangat lalu meminumnya. Setelah itu aku lanjut mencuci karena tadi air mati sehingga kain cucian ku belum selesai ku kerjakan. Setelah selesai mencuci, aku merasa lapar lalu aku mengajak temanku untuk makan. Aku menikmati makanannya karena aku sangat menyukai menunya, yaitu ikan lele. Setelah selesai makan, sambil menunggu waktu maghrib masuk, aku mengangsur mengerjakan tugasku. Lalu berlanjut kegiatanku seperti sholat maghrib dan isya, menyetrika baju, mengerjakan tugas, dan lain-lain hingga malamnya.

Mungkin sekian dulu diary ku, lain kali akan kuceritakan lagi kisah dan cerita seru lainnya.

Tunggu ya ! Sampai nanti.

Referensi

Dokumen terkait