PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Bagaimana penerapan strategi bauran pemasaran bagi pedagang muslim di Pasar Tradisional Modern Bengkulu pada masa pandemi Covid-19. Bagi para pedagang Pasar Tradisional Modern dapat dijadikan bahan referensi dan bahan kajian lebih lanjut untuk memahami strategi bauran pemasaran dalam menghadapi pandemi Covid-19. Untuk dijadikan sebagai bahan referensi dan bahan kajian lebih lanjut yang memberikan arahan kepada pembaca yang ingin melakukan penelitian mengenai permasalahan yang sama.
Penelitian Terdahulu
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara dimensi bauran pemasaran yaitu produk, harga, distribusi (lokasi) dan promosi terhadap volume penjualan sepeda motor merek Honda pada PT. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel bauran pemasaran yaitu variabel produk dan promosi terhadap penjualan. Tesis Wahyu Setio Jati dengan judul Strategi Penerapan Bauran Pemasaran (4p) Dalam Pemasaran Produk Kerajinan Kayu Uwitan. Penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat banyak kendala dalam penerapan strategi bauran pemasaran dalam pemasaran produk kerajinan kayu uwitan.
Persamaannya dengan penelitian ini adalah metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan Variabel X yaitu produk, harga, lokasi dan promosi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Persamaannya dengan penelitian ini adalah metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan Variabel X yaitu produk, harga, lokasi dan promosi.
Metode Penelitian
- Jenis Dan Pendekatan Penelitian
- Tempat Penelitian
- Subjek/Informan Penelitian
- Sumber dan Tekhnik Pengumpulan Data
- Tekhnik Analisis Data
Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang pedagang dengan usia informan berkisar antara 35 tahun hingga 45 tahun. Karakteristik informan dalam penelitian ini diklasifikasikan berdasarkan pendidikan, yaitu 6 orang informan lulusan SMA dan 4 orang informan lulusan. Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dalam bentuk dokumen, yang dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain, biasanya dalam bentuk publikasi, misalnya di perpustakaan, perusahaan, organisasi komersial.
Komunikasi berlangsung dalam bentuk tanya jawab dalam hubungan tatap muka, sehingga gerak dan ekspresi responden merupakan pola media pelengkap kata-kata verbal. Berdasarkan keterangan di atas, maka dalam menganalisis data, peneliti menggunakan data yang diperoleh berupa deskripsi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan pola pikir induktif yang dimulai dengan informasi penerapan strategi bauran pemasaran bagi pedagang muslim. selama pandemi Covid-19.
KAJIAN TEORI
Pengertian
Unsur Bauran pemasaran ( Marketing mix)
Pengemasan merupakan kegiatan merancang dan membuat wadah atau pembungkus suatu produk. 3) Kualitas produk. Barang konsumsi merupakan produk yang dapat dikonsumsi secara langsung tanpa melalui pengolahan lebih lanjut untuk memperoleh manfaat dari produk tersebut. Penetapan harga suatu produk juga sangat penting. 14 Penetapan harga suatu produk akan sangat mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang akan diperoleh suatu perusahaan.
Penentuan harga suatu produk akan sangat dipengaruhi oleh seberapa besar pengorbanan yang dilakukan untuk menghasilkan produk itu sendiri. Promosi dapat dijadikan sebagai alat untuk mendorong penjualan suatu produk yang nantinya akan memberikan pengaruh jangka panjang bagi perusahaan.
Marketing mix Syariah
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menyia-nyiakan harta tetanggamu kecuali dengan cara jual beli sukarela di antara kalian” (K.S. An-Nisa: 29) Transaksi najhasi diharamkan karena penjualnya meminta orang lain untuk memuji barangnya atau menawarkan barangnya kepada orang lain dengan harga tinggi sehingga orang lain tertarik untuk membeli.Dalam Islam tidak ada patokan harga yang harus ditetapkan, karena dalam Islam harga adalah sunnatullah, ulama seperti Ibnu Taimiyyah berpendapat bahwa harga dibentuk oleh kekuatan pasar.
Menurut Amalia pembahasan harga yang dimaksud Ibnu Taymiyah adalah ganti rugi yang adil (iwad al mitsl) dan harga yang wajar (tsaman al mitsl).24. Hal ini berdasarkan Hadist Nabi : Artinya: “Jual beli tidak lain hanyalah kerelaan bersama,” (H.R. Ibnu Majah). Ghabn membeli sesuatu dengan harga lebih tinggi dari rata-rata harga pasar pada umumnya, atau membeli sesuatu dengan harga lebih rendah dari rata-rata harga pasar.
Ghabn biasanya terjadi karena konsumen tidak mengetahui harga atau motif perusahaan yang menginginkan keuntungan besar. 25 Berkenaan dengan perbuatan ghabn tersebut, fenomena yang dalam masyarakat dikenal dengan istilah price gook, yaitu penetapan harga yang tidak wajar dan lebih tinggi dari harga pasar, masih terkadang masih terjadi di zaman modern ini. Dalam menetapkan harga, kita harus memperhatikan manfaatnya, artinya strategi penetapan harga yang digunakan tidak merugikan pengecer lain atau menimbulkan persaingan harga yang tidak sehat antar penjual. Setelah bertemu dengan Al-Ashaj, Al-Ashaj menanyakan berbagai hal dan tokoh serta kota dagang di Bahrain seperti kota Safa, Mushaqqar dan Hijar.
Sedangkan hinaan bagi orang yang menimbun disebut khati yang artinya orang yang berbuat dosa dan maksiat. Hal ini mengisyaratkan bahwa tuntutan ingkar mempunyai makna yang kokoh (jazm). Orang yang berbuat curang bukan dari kelompok kami,” (H.R. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ath-Tabarani). Keempat, aspek promosi yaitu (a) mengutamakan prinsip moral, artinya kegiatan promosi erat kaitannya dengan hubungan sosial, hubungan sosial tersebut harus dilandasi oleh moralitas, (b) Larangan tadlis (penipuan), penipuan ini adalah dilarang, karena dapat merugikan orang lain.
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
- Letak Geografis
- Pembagian Wilayah Pedagang
- Karakteristik Pedagang
- Deskripsi Informan
Para pedagang di pasar tradisional modern di Bengkulu mempunyai wilayah yang berbeda-beda, pengelola pasar menyebut wilayah tersebut sebagai blok. Para pedagang di pasar tradisional modern Bengkulu mempunyai pendapatan sehari-hari sebagai rata-rata keuntungan yang diperolehnya. Dalam penelitian ini penulis melakukan wawancara terhadap 10 orang informan yaitu pedagang di pasar tradisional modern Bengkulu yang terdiri dari pedagang pakaian, sayur mayur, makanan beku, tas dan kosmetik.
Di tengah pandemi ini, saya rasa hampir semua pedagang di pasar ini mengalami penurunan omzet. Memperhatikan dampak terhadap lingkungan Produk yang ditawarkan oleh pedagang muslim di pasar tradisional modern mempunyai proses yang panjang sebelum produknya diterima oleh konsumen. Dengan kata lain, para pemasar muslim di pasar tradisional modern sangat serius dalam menentukan produk yang akan ditawarkan kepada konsumen.
Pedagang muslim di pasar tradisional modern mempunyai standar kualitas produk, pengemasan, pelayanan produk dan penyajian produk yang sangat mereka perhatikan. Tidak ada tempat yang mencurigakan. Pasar Tradisional Modern Bengkulu mempunyai tempat parkir yang luas serta mempunyai gerbang dan pintu. Untuk menjaga kebersihan lokasi usaha, para pedagang di Pasar Tradisional Modern Bengkulu menginstruksikan petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan lokasi setiap hari.
Di masa merebaknya pandemi Covid-19, para pedagang Pasar Tradisional Modern Bengkulu melakukan promosi melalui media sosial, Instagram dan melalui Marketplace. Selain itu, para pedagang Pasar Modern Tradisional Bengkulu melakukan promosi produk yang ditawarkan oleh pedagang offline. Bahwa para pedagang muslim di pasar tradisional modern Bengkulu terus berkreasi dan semangat dalam memasarkan produk yang dijualnya.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Responden
Hasil Wawancara
Pandemi ini jelas sangat merugikan para pedagang kecil kita di pasar ini, karena selama pandemi banyak masyarakat yang mengurangi aktivitasnya di luar rumah, mereka lebih memilih berbelanja online, mungkin karena mereka lebih mudah berbelanja tanpa khawatir tertular virus. . Menghadapi pandemi ini, saya terpaksa harus berpikir lebih jauh agar bisa terus bersaing dalam aspek penjualan. Di dalam toko saya juga menyediakan hand sanitizer dan saya juga menata toko saya dengan lebih rapi, saya menyediakan ruang bagi pembeli agar tidak ramai sehingga pembeli merasa nyaman tanpa takut berkumpul di tengah pandemi ini.
Jumlah pembeli yang sedikit seiring dengan banyaknya bermunculan toko online yang menarik minat pembeli di tengah pandemi ini. Dulunya saya berjualan di toko yang tengah, kini saya pindah ke toko saya yang sekarang. Namun dipasar ini tidak banyak pedagang yang menjual makanan beku, itulah alasan saya menjual makanan beku.
Di masa pandemi ini, banyak sekali perubahan yang saya rasakan pada pola pikir saya. Saya yang dulu hanya berbelanja di Pasar Tamrin, kini mulai berbelanja di Pasar Tanah Abang. Dulunya saya hanya fokus pada produk kecantikan, tapi sekarang saya mencoba menjual produk yang benar-benar bagus.
Tapi sejak adanya pandemi ini, saya merasa harus lebih kreatif lagi untuk bisa bertahan. Dampak pertama yang saya rasakan akibat pandemi ini adalah penurunan penjualan dan berkurangnya pembeli yang datang ke toko. Di masa pandemi ini, saya mulai berjualan di luar karena akan sulit jika hanya bergantung pada pendapatan dari toko.
Pembahasan
Di masa pandemi Covid-19 ini, para pedagang berusaha untuk lebih memperhatikan standar produk terutama dalam bidang sterilitas bahan baku, sterilitas kemasan dan sterilitas penjual yang bersentuhan langsung dengan produk dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran. pemerintah Bengkulu. Pada tahap ini pedagang sangat memperhatikan kebersihan dan kerapian produk, sesuai dengan standar produk yang telah ditetapkan sejak awal. Harga adalah nilai suatu produk, bukan sekadar jumlah uang yang setara dengan produk yang dibeli dan dijual.
Selain itu, para pedagang di Pasar Tradisional Modern tidak melakukan penimbunan barang, guna menjaga kestabilan harga di pasar. Selama masa Covid-19, para pedagang tetap menjaga harga produknya sesuai harga yang berlaku sebelum pandemi Covid-19 demi menjaga kestabilan harga pasar. Namun untuk menjaga kestabilan pendapatan, merchant mengadakan promosi melalui metode co-branding, mengadakan giveaway dan memberikan bonus belanja dengan minimal pembelian produknya.
Terdapat juga musholla tempat para pedagang dan pembeli muslim bisa salat, serta terdapat juga kamar mandi. Pengusaha memilih lokasi usaha di tempat yang mudah dijangkau dan dilihat pembeli, misalnya di dekat tempat parkir atau di depan gedung. Pada umumnya para pedagang di Pasar Tradisional Modern Bengkulu melakukan periklanan, humas atau hubungan masyarakat, pemasaran interaktif dan pemasaran dari mulut ke mulut dalam kaitannya dengan promosi.
Untuk memerangi mewabahnya Covid-19, para pedagang di Pasar Modern Tradisional Bengkulu selalu mengingatkan konsumen untuk selalu mengikuti protokol yang dianjurkan pemerintah. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian yang dilakukan pada pedagang muslim di Pasar Tradisional Modern Bengkulu, dapat diambil kesimpulan mengenai penerapan strategi bauran pemasaran yaitu produk, harga, tempat dan promosi. Dalam Promosi terdapat promosi melalui brosur, pasar dan mulut ke mulut yang membuat pelanggan mengetahui produk dari pemasar.
PENUTUP
Saran
Bagi peneliti yang akan meneliti tema yang sama, diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dalam penelitian selanjutnya. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya yang memiliki tema serupa, diharapkan menggunakan landasan teori atau lokasi penelitian yang berbeda. Dalam penelitian ini, penulis hanya memaparkan penerapan strategi bauran pemasaran pada retailer muslim di masa pandemi Covid-19.
Lampiran 4 Persetujuan Penelitian Halaman Lampiran 5 Surat permohonan izin penelitian Lampiran 6 Surat tanggapan izin penelitian Lampiran 7 Petunjuk Pembimbing 1 Lampiran 8 Petunjuk Pembimbing 2 Lampiran 9 Dokumentasi foto.