• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI OLEH: - Repository IAIN Bengkulu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI OLEH: - Repository IAIN Bengkulu"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana pola perilaku konsumsi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu dalam memilih makanan halal dan thoyyib.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Penelitian terdahulu

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan saya teliti adalah penelitian ini menggunakan subjek penelitian santri pondok pesantren, sedangkan peneliti yang akan saya teliti belum tentu adalah anak pondok pesantren. Penelitian ini memiliki kesamaan dengan penelitian sebelumnya yang sama-sama menggunakan faktor religiusitas dalam perilaku konsumen. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan saya kaji adalah penggunaan metode penelitian yang digunakan.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang terbagi menjadi dua, yaitu data utama (primer) yang diperoleh dari wawancara dan observasi langsung, sedangkan data pendukung atau pelengkap (sekunder) diperoleh dari sumber tertulis. Kesamaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu adalah sama-sama menggunakan metode kualitatif dan mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis sebagai objek penelitian. Penelitian yang dilakukan Mitriani bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumsi syal pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dalam pendekatan kualitatif ini penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian lapangan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu mengenai perilaku konsumsi hijab. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah pada topik penelitiannya, jika pada penelitian sebelumnya mengangkat topik tentang perilaku konsumsi pelajar terhadap hijab, sedangkan penelitian yang dilakukan penulis menggunakan topik perilaku konsumsi makanan halal dan thoyyib dalam kaitannya dengan religiusitas. Mahasiswa ekonomi syariah.

Metode Penelitian

Lokasi penelitian yang akan penulis pelajari adalah kampus IAIN Bengkulu, hal ini sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola perilaku konsumsi Islami mahasiswa muslim di IAIN Bengkulu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ketika memilih pangan halal dan thoyyib ditinjau dari tingkat religiusitasnya. Subjek atau sampel penelitian ini berjumlah delapan orang dari setiap mata kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu, karena keterbatasan waktu, tenaga dan biaya maka tidak memungkinkan juga untuk mengambil sampel. Metode yang digunakan adalah melalui metode simple random sampling yaitu pemilihan acak berdasarkan data yang ada, dimana kriteria informan adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu yang bersedia diwawancarai, tidak termasuk mahasiswa kedelapan. semester. yang telah mempelajari dan lulus mata kuliah Praktek Ibadah.

Menurut Sugiyono, sumber data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Data primer adalah data yang peneliti peroleh dari responden atau sumber pertama berupa informasi yang belum diolah berupa wawancara dengan mahasiswa ekonomi syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.20. Pihak yang diwawancarai adalah beberapa mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola perilaku konsumsi Islami mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu dalam memilih makanan halal dan thoyib ditinjau dari tingkat agamanya. Yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menarik kesimpulan dari pola perilaku konsumsi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Bengkulu ditinjau dari tingkat agama yang diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi.

Sistematika Penulisan

Tetapi jika kesimpulan yang dikemukakan pada peringkat awal disokong oleh bukti yang sah dan konsisten apabila penyelidikan kembali untuk mengumpul data, maka kesimpulan yang dikemukakan adalah kesimpulan yang boleh dipercayai.

KAJIAN TEORI

  • Pengertian Pola Perilaku Konsumsi
  • Tujuan Konsumsi Dalam Islam
  • Batasan Konsumsi Dalam Islam
  • Indikator Makanan Halal dan Thoyyib
  • Religiusitas
    • Pengertian Religiusitas
    • Dimensi-dimensi Religiusitas

Pertama, wajib yaitu mengkonsumsi sesuatu yang dapat menghindarkan diri dari kebinasaan dan tidak mengkonsumsinya dalam jumlah tersebut padahal mampu, yang akan berdampak pada dosa. Tidak mengandung bahan terlarang seperti bahan yang berasal dari organ tubuh manusia, darah, feses, dll. Seluruh area penyimpanan, penjualan, pengolahan, penanganan dan pengangkutan tidak boleh digunakan untuk daging babi atau barang tidak halal lainnya.

Makanan Thoyyib artinya makanan yang tidak kotor isinya, rusak (membusuk) atau makanan yang tidak tercampur atau terkontaminasi dengan sesuatu yang najis dan makanan tersebut mampu memberikan nafsu makan bagi seseorang yang mengkonsumsinya dan tidak membahayakan pikiran. dan tubuh fisik siapa pun yang akan mengkonsumsinya.39. Menurut Harun Nasution pengertian agama berasal dari kata, yaitu: al-Din-religi (relegere, religare) dan religi. Pemahaman tersebut juga sejalan dengan muatan agama yang memuat kumpulan cara mengabdi kepada Tuhan yang dikumpulkan dalam kitab suci untuk dibaca.

Ikatan ini berasal dari kuasa yang lebih tinggi dari manusia.42 Agama adalah suatu sistem kepercayaan terhadap Tuhan yang dianut oleh sekelompok orang dengan selalu berinteraksi dengan-Nya.43. Religiusitas merupakan suatu bentuk hubungan antara manusia dengan penciptanya melalui ajaran agama yang diulang-ulang dalam diri seseorang dan tercermin dalam sikap dan perilakunya sehari-hari. Dimensi ritual; yaitu aspek yang mengatur sejauh mana seseorang menjalankan kewajiban ritualnya dalam agama yang dianutnya.

Dimensi ini mencakup harapan-harapan di mana umat beragama menganut pandangan teologis tertentu dan mengakui kebenaran doktrin-doktrin tersebut. Dimensi ritual merupakan aspek yang mengukur sejauh mana seseorang menjalankan kewajiban ritualnya terhadap agama yang dianutnya. Dimensi ini mencakup perilaku beribadah, ketaatan, dan hal-hal yang dilakukan seseorang untuk menunjukkan komitmen terhadap agama yang dianutnya.

Dimensi ini mengacu pada harapan agar umat beragama memiliki sejumlah pengetahuan tentang prinsip-prinsip dasar keyakinan dan kitab suci. Dimensi ini mengacu pada mengidentifikasi konsekuensi dari keyakinan, praktik, pengalaman, dan pengetahuan agama seseorang. Kegiatan ini berkaitan dengan kegiatan umat beragama untuk mewujudkan ajaran dan lebih menitikberatkan pada hubungan antarmanusia dalam kehidupan sehari-hari, yang dilandasi oleh etika dan spiritualitas agama yang dianutnya.53.

GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

Visi, Misi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

“Keunggulan dalam pengkajian dan pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang memadukan ilmu pengetahuan dan semangat kewirausahaan di Asia Tenggara pada tahun 2037.”

Tujuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa kedelapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu memilih makanan untuk dikonsumsi dengan melihat persyaratan kehalalan makanan tersebut karena mereka yakin bahwa makanan halal sangat dianjurkan. . dan identik dengan Islam sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran, juga baik untuk kesehatan. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari delapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu menyatakan keraguannya terhadap proses penyembelihan hewan yang halal untuk dikonsumsi, namun tetap menginginkannya. untuk membeli. karena mereka juga memiliki kepercayaan pada penjualnya. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa kedelapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu mempunyai keraguan terhadap kebersihan dan kehalalan tempat pengolahan, ruang penyimpanan dan proses produksi.

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa kedelapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu mempunyai alasan tertentu dalam memilih makanan yang mereka makan. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa kedelapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu telah menyelesaikan studinya. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa kedelapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu mempunyai rasa syukur dan harapan kepada Allah SWT.

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa dari delapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu banyak yang lupa ketika ditanya tentang aturan agama mengenai perzinahan. Berdasarkan hasil wawancara bidang ekonomi yang dilakukan terhadap delapan informan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu yaitu Lola Anggolaria, Ade Uswatul Hasana, Shelly Palina, Yetti Veronika, Novera. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa kedelapan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu mewujudkan kepeduliannya terhadap sesama dengan cara saling membantu yang sedang mempunyai masalah dan saling mendoakan.

Pola perilaku konsumsi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu dalam memilih makanan halal dan thoyyib. Tingkat religiusitas mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu diukur melalui lima dimensi, dan tingkat religiusitas yang diukur dalam penelitian ini adalah apakah setiap pertanyaan berasal. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu sepakat bahwa makanan halal dan thoyyib berdampak pada kehidupan sehari-hari. Menurut mereka, segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh akan berdampak pada kebiasaan sehari-hari.

Untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu memahami aturan agama tentang pencurian dan perzinahan serta ayat Al-Qur’an dan Hadits yang mengisyaratkan konsumsi makanan halal dan thoyyib. Pertanyaan yang diajukan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu yang lupa ketika ditanya tentang surat dan hadis mengenai makanan halal dan thoyib, padahal mereka mengetahui bahwa hal tersebut telah tercantum dan dijelaskan dalam Al-Qur'an dan Hadits. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam hendaknya menambah pengetahuan konsumsi Islami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mitriani, “Perilaku Konsumen Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Mengenai Hijab Dalam Perspektif Ekonomi Islam,” Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. “Pengaruh Keluarga, Pola Konsumsi Islami dan Organisasi Aktif Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu”, Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Referensi

Dokumen terkait