• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - Pekanbaru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "SKRIPSI - Pekanbaru"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PELAKSANAAN PEMBATASAN KEPEMILIKAN TANAH PERTANIAN DI DESA TANDUN BARAT KECAMATAN TANDUN KABUPATEN ROKAN

HULU BERDASARKAN PERATURAN MENTERI AGRARIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PENGENDALIAN PENGUASAAN

TANAH PERTANIAN

SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum

Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

Disusun Oleh:

NAMA : MARIO CHRISTY NAINGGOLAN NPM : 1574201350

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU

2019

(2)

ABSTRAK

Skripsi ini berjudul “Pelaksanaan pembatasan kepemilikan tanah pertanian di Desa Tandun Barat Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengendalian Penguasaan Tanah Pertanian.” Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2016 tentang pengendalian penguasaan tanah pertanian dalam Pasal 3 menegaskan bahwa luas penguasaan dan pemilikan tanah pertanian perlu dibatasi guna tercapainya pemerataan kesejahteraan masyarakat. Fakta dilapangan ditemukan bahwa di Desa Tandun Barat Kecamatan Tandun masih ada masyarakat yang memiliki tanah pertanian yang melebihi batas maksimum.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembatasan kepemilikan tanah pertanian di Desa Tandun Barat Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2016. Untuk mengetahui hambatan dalam pelaksanaan pembatasan kepemilikan tanah pertanian di Desa Tandun Barat Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2016.

Untuk mengetahui upaya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pembatasan kepemilikan tanah pertanian di Desa Tandun Barat Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2016.

Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum Sosiologis. Sampel dalam penelitian ini Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rokan Hulu ditetapkan dengan metode sensus. Kepala Desa Tandun Barat ditetapkan dengan metode sensus. Masyarakat yang menguasai lahan melebihi batas maksimum pertanian di Desa Tandun Barat ditetapkan dengan metode purposive. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara Observasi, Wawancara dan Kajian Kepustakaan.

Dalam menganalisis data ditetapkan dengan metode kualitatif, sedangkan dalam menarik kesimpulannya ditentukan dengan metode induktif.

Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pembatasan kepemilikan tanah pertanian di Desa Tandun Barat Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengendalian Penguasaan Tanah Pertanian belum dapat berjalan dengan baik. Hambatannya adalah Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kurangnya koordinasi dari kantor desa dan kantor kecamatan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Rokan Hulu. Tidak tertibnya administrasi pertanahan khususnya penataan dan penguasaan tanah sulit untuk diimplementasikan karena data bidang tanah belum tersedia.

Pengawasan dan evaluasi yang kurang efektif menyebabkan tidak tepatnya sasaran dalam penertiban tanah. Besarnya anggaran pembebasan tanah pertanian dan ketidaktahuan hukum sehingga masyarakat menguasai tanah secara luas. Upayanya adalah Meningkatkan sosialisasi pemahaman masyarakat terhadap peraturan perundang- undangan yang berlaku. Meningkatkan koordinasi antar birokrasi dari kantor desa dan kantor kecamatan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Rokan Hulu. Meningkatkan efektifitas administrasi pertanahan khususnya untuk penataan dan penguasaan tanah yang sulit untuk diimplementasikan karena data bidang tanah belum tersedia. Meningkatkan pengawasan dan evaluasi yang kurang efektif menyebabkan tidak tepatnya sasaran dalam penertiban tanah. Meningkatkan anggaran pembebasan tanah pertanian terhadap masyarakat yang memliliki tanah yang luas.

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Pertanian dan Agraria (PMPA) Nomor 2 Tahun 1962 tentang Penegasan Konversi dan Pendaftaran Bekas Hak Indonesia atas Tanah untuk Hak atas Tanah bekas

Setelah dilakukan penelitian terhadap 82 responden di Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Samo I Kabupaten Rokan Hulu

Hubungan karakteristik petani dengan produksi padi sawah di Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu yaitu terdapat hubungan yang sempurna

Menteri Pertanian/Agraria berwenang untuk meminta kepada badan-badan hukum tersebut pada pasal 1, agar supaya mengalihkan tanah-tanah milik yang dipunyainya pada

Pada awalnya Desa Rambah Tengah Barat adalah Kewedanan dari Pasir Pengaraian, yang terleta di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Iklim Desa Rambah

Dari perceraian tersebut melahirkan kepemilikan tanah pertanian secara absentee , karena R selaku pemilik tanah pertanian sekarang tinggal diluar kecamatan dimana letak tanah

Hubungan karakteristik petani dengan produksi padi sawah di Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu yaitu terdapat hubungan yang sempurna

Meskipun demikian, praktek kepemilikan tanah pertanian secara absentee ini masih banyak ditemukan, seperti tanah pertanian di daerah Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam yang