PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan salah satu ukuran kepuasan masyarakat yang mempengaruhi keinginan untuk kembali ke institusi yang memberikan pelayanan terbaik. Dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik khususnya pelayanan kesehatan, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Dasar Mutu Pelayanan Dalam Standar Minimal Di Bidang Kesehatan. sektor (Ariyanti, 2021). ). Upaya pemerintah dalam menjamin kesehatan masyarakat dilaksanakan di setiap kecamatan yang dibangun instansi pemerintah sebagai unit penyelenggara pelayanan kesehatan masyarakat yaitu Puskesmas atau biasa disebut Puskesmas (Ariyanti, 2021).
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan salah satu fasilitas kesehatan masyarakat yang sangat penting di Indonesia. Puskesmas sebagai garda depan pelayanan kesehatan primer di tingkat masyarakat terus memberikan pelayanan preventif dan promotif dengan menerapkan protokol kesehatan dalam memberikan pelayanan (Dinata, 2018). Dimana hasil analisis dampak pandemi Covid-19 terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Teling Atas diperoleh informasi bahwa terdapat perubahan alur pelayanan di Puskesmas Ranotana Weru. dan Puskesmas Teling Atas pada masa pandemi Covid -19 juga menerapkan protokol kesehatan seperti keharusan mencuci tangan, memeriksa suhu tubuh, menanyakan gejala dan keluhan, serta menjaga jarak fisik.
Efektivitas pelayanan kesehatan dapat dilakukan melalui wawancara terhadap informan, diantaranya adalah ketepatan waktu penyedia layanan dalam memberikan pelayanan kepada pasien, akurasi yang berarti faktor ketelitian penyedia. “Analisis efektivitas pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Dadok-bungal Hitam Kota Padang Tahun 2022.”
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Ruang Lingkup Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Tinjauan Teoritis
- Kerangka Teori
- Alur Pikir Penelitian
- Defenisi Istilah
Untuk mengetahui efektivitas pelayanan kesehatan ini, maka penelitian ini melakukan wawancara kepada informan dengan menggunakan 3 indikator menurut Siagian, 2006. Dalam penelitian yang dilakukan oleh (Zubaidah et al., 2021) ditemukan faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan efektivitas pelayanan kesehatan tersebut. pelayanan kesehatan, yaitu sebagai berikut: 1) Sumber Daya Kesehatan. Sedangkan pelayanan kesehatan adalah segala kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan.
Pelayanan kesehatan adalah setiap usaha yang dilakukan secara perseorangan atau bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan, perseorangan, keluarga, kelompok atau masyarakat (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia). Pengertian pelayanan kesehatan adalah segala upaya yang dilakukan secara individu atau kolektif dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit, serta memulihkan kesehatan individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat. Jadi pelayanan kesehatan adalah setiap usaha yang dilakukan secara individu atau kolektif dalam suatu organisasi untuk memelihara, meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan pada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.
Tujuan pelayanan kesehatan sesuai dengan visi dan misi pembangunan kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Efektivitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah efektivitas pelayanan kesehatan terhadap pasien pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam Kota Padang.
METODE PENELITIAN
- Jenis dan Desain Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Teknik Penentuan Informan Penelitian
- Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Pengolahan Data
- Teknik Analisa Data
Sebelum melakukan observasi sebaiknya peneliti menetapkan pedoman observasi mengenai efektivitas pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid 19 di Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam. Hasil wawancara semi terstruktur mengenai ketepatan waktu atau kecepatan penyedia layanan dalam memberikan pelayanan kepada pasien di Puskesmas Dadok nggul Hitam. Hasil wawancara semi terstruktur mengenai keakuratan pemberi pelayanan dalam memberikan pelayanan kepada pasien di Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam.
Hasil wawancara semi terstruktur bagaimana pelayanan yang dapat diberikan oleh petugas kesehatan kepada pasien di Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam. Tenaga kesehatan memberikan pelayanan sesuai SOP dan prosedur di Puskesmas dan memberikan pelayanan berdasarkan keluhan pasien. Hasil wawancara semi terstruktur mengenai seluruh peralatan yang dapat digunakan untuk menunjang pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam.
Berdasarkan hasil survei diketahui bahwa petugas kesehatan di Puskesmas Dadok ngul Hitam dalam memberikan pelayanan kepada pasien disebutkan cepat dan tepat, pihak Puskesmas melakukan prosedur yang tidak berbelit-belit sehingga memudahkan pasien yang datang. datang untuk berobat. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan peneliti di Puskesmas Dadok ngul Hitam ditemukan bahwa petugas menangani pasien dengan cepat dan mengutamakan kesembuhan pasien. Berdasarkan hasil wawancara semi terstruktur diketahui bahwa tenaga kesehatan memberikan pelayanan sesuai SOP dan prosedur di Puskesmas serta memberikan pelayanan sesuai dengan keluhan pasien.
Berdasarkan observasi, petugas kesehatan yang memberikan pelayanan telah dilakukan sesuai SOP dan prosedur Puskesmas. Sarana dan Prasarana Ketersediaan sarana dan prasarana di Puskesmas Dadok bungal Hitam masih belum lengkap dan ruang yang kurang memadai. Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam diharapkan dapat mengoptimalkan fasilitas pelayanan kesehatan karena kurangnya tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam.
Dengan ini beliau menyatakan kesediaannya untuk menjadi responden penelitian yang berjudul “Analisis Efektivitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid 19 di Puskesmas Dadok ngul Hitam Kota Padang Tahun 2022”. Merupakan mahasiswi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes ALIFAH PADANG melakukan penelitian dengan judul “Analisis Efektivitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Puskesmas Dadok Tinggi Hitam Kota Padang Tahun 2022”. Tujuan observasi: untuk mengetahui efektivitas pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid 19 di Puskesmas Dadok gumtambu Hitam.
HASIL PENELITIAN
Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Puskesmas Dadok ngul Hitam terletak di Kelurahan Koto Tangah Kota Padang dengan luas wilayah kerja 1.589 m² terletak pada suhu 0,8705 derajat Celcius E (LS/LU) dan 100,3643 derajat Celcius S (BT), terdiri dari 2 kecamatan yaitu kecamatan Dadok ngul Hitam dan kecamatan Bungo Pasang. Wilayah kerja Puskesmas Dadok ngul Hitam meliputi wilayah tengah Kota Padang dengan sebagian wilayahnya terletak di sepanjang pesisir pantai dan sebagian lagi berada di daratan. 1 Peta Wilayah Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam Sumber : Profil Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam Batas wilayah kerja Puskesmas Dadok ANGKAL Hitam.
Dua kelurahan yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Dadok ngul Hi Tam adalah Kelurahan Dadok ANGKAL Hitam dan Kelurahan Bungo Pasang. Pada tahun 2021, Puskesmas Dadok Htam mempunyai tenaga kerja sebanyak 41 orang yang terdiri dari PNS, PTT, Volentir dan kontrak. Sumber pendanaan kegiatan Puskesmas Dadok ngul Hitam termasuk biaya operasional Puskesmas tahun 2021 berasal dari dana APBD Kota Padang, Dana JKN dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
Gambaran Umum Tentang Informan
Hasil Penelitian
Temuan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Zubaidah et al., 2021) mengenai efektivitas pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir. Kemampuan tenaga kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan dengan hasil sesuai petunjuk dan waktu yang diberikan serta selalu berusaha memberikan pelayanan. Namun karena masih banyak tenaga kesehatan di Puskesmas Dadok Tungul Hitam yang melakukan pekerjaan rangkap, hal ini kurang efektif karena kurangnya sumber daya manusia di Puskesmas tersebut.
Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Darmini & Gorda, 2021) mengenai penilaian kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas setempat pada masa pandemi. Berdasarkan hasil wawancara semi terstruktur diketahui bahwa ketersediaan sarana dan prasarana di Puskesmas Dadok ngul Hitam masih belum lengkap, hal ini terlihat dari ketersediaan kursi dan ruangan yang belum mencukupi. Ketepatan Waktu: Tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang adil dan maksimal kepada pasien, petugas juga penuh perhatian dalam memberikan pelayanan meski dalam masa pandemi Covid 19 dan memberikan pelayanan sesuai SOP puskesmas.
Cara pemberian pelayanan : Tenaga kesehatan memberikan pelayanan sesuai SOP dan prosedur di Puskesmas dan memberikan pelayanan sesuai keluhan yang dirasakan pasien. Analisis dampak Pandemi Covid-19 terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Teling Atas Kota Manado.
PEMBAHASAN
Efektivitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam
Faktor- Faktor Penghambat Efektivitas Pelayanan Kesehatan
Apabila berdasarkan uraian di atas pelayanan kesehatan pasien di Puskesmas Dadok-bungal Hitam mampu memenuhi kriteria efektivitas yang telah dipaparkan peneliti, maka pelayanan pada bidang tersebut dapat dikatakan efektif. Temuan penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Utami, 2022) mengenai pelayanan kesehatan di Puskesmas Togo-Togo Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto. Berdasarkan hasil observasi, pegawai Puskesmas Dadok-bungal Hitam selalu penuh perhatian dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Zahwa et al., 2017) tentang efektivitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Muarasoma, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yusuf (2021) tentang efektivitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui Puskesmas di Kabupaten Manggarai. Kelengkapan sarana dan prasarana penunjang proses pelayanan kesehatan sangat membantu petugas pelaksana untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien.
Efektivitas Pelayanan Kesehatan pada Masyarakat Penerima BPJS di Puskesmas Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai. Lembar ini diisi peneliti untuk mengamati pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas Dadok nggump Hitam.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Namun infrastruktur yang ada di puskesmas belum memadai, seperti fasilitas pelayanan yang masih tersedia. Pandemi Covid-19 tentunya telah mengubah sistem alur di Puskesmas Dadok ngul Hitam, karena saat ini setiap orang yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan harus melalui proses triage/screening (yaitu mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, dan melakukan pemeriksaan kesehatan). dan disaring). mendapat jarak tempat duduk terlebih dahulu) dan harus mengikuti prosedur operasional standar di puskesmas sesuai dengan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tenaga kesehatan di puskesmas mempunyai keterampilan yang cukup baik dalam merawat pasiennya sesuai dengan harapan masyarakat, selalu penuh perhatian dan tanggap terhadap tanggung jawabnya sebagai pelayanan masyarakat di bidang kesehatan dan juga melaksanakannya dengan baik. . selama pandemi Covid-19.
Petugasnya juga harus disiplin dan ramah terhadap pasien agar tercipta rasa nyaman antara pasien dan petugas di Puskesmas. Cara pelaksanaan pelayanan ini terlihat dari cara dan kebiasaan petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien atau masyarakat, hal ini tidak lepas dari norma-norma yang berlaku dalam ZD yaitu disiplin kerja, transparansi, persamaan hak. demi pengguna jasa dan kenyamanan (Zubaidah dkk., 2021). Diharapkan dengan tersedianya kursi tambahan di Puskesmas Dadok bungal Hitam untuk mengatasi kerumunan saat pasien melakukan check in agar tidak menghalangi jalan pasien lain terutama saat sedang diberikan pelayanan.
Namun masih banyak masyarakat yang melakukan pekerjaan ganda, hal ini kurang efektif karena kurangnya sumber daya manusia di puskesmas. Apa pendapat Anda tentang tujuan dan kualitas layanan? Apa saja kendala pelaksanaan pelayanan di Puskesmas ini sebelum pandemi Covid 19 dan pada masa pandemi Covid 19? Kami di Puskesmas ini siap melayani pasien, apabila ada pasien yang datang ke sini untuk berobat akan kami datangi dan segera tangani.