Penggunaan sistem poin dalam meningkatkan perilaku bertanggung jawab siswa XI. kelas pada mata pelajaran Akhlak Iman di MAN 3 Madiun. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada saya sehingga saya dimampukan untuk menyelesaikan skripsi saya yang berjudul “Penggunaan sistem poin dalam meningkatkan perilaku tanggung jawab siswa kelas XI dalam akhlak”. Mata Pelajaran Keyakinan di MAN 3 Madiun".
Latar Belakang Masalah
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami manfaat penerapan sistem poin untuk meningkatkan perilaku bertanggung jawab siswa MAN 3 Madiun. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merekomendasikan penerapan sistem poin sebagai strategi efektif dalam pengembangan perilaku bertanggung jawab siswa di sekolah.
Fokus Penelitian
Oleh karena itu, berdasarkan penjelasan di atas, penulis ingin melakukan kajian lebih mendalam mengenai pemahaman siswi tentang penerapan sistem poin dan perilaku mandiri dan bertanggung jawab.
Rumusan Masalah
Bagaimana penerapan sistem penilaian untuk meningkatkan perilaku bertanggung jawab siswa kelas XI pada mata pelajaran keyakinan moral di MAN 3 Madiun. Apa hasil penerapan sistem poin dalam meningkatkan perilaku bertanggung jawab siswa kelas XI pada mata pelajaran keyakinan moral di MAN 3 Madiun.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Bagi pihak sekolah diharapkan dapat memberikan masukan bahwa perilaku bertanggung jawab pada siswa penting untuk diketahui dan dikembangkan.
Telaah Hasil Penelitian Terdahulu
Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif, dan pembahasan mengenai kualitas tanggung jawab merupakan persamaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian saat ini. Penggunaan metode penelitian kualitatif dan penelitian studi kasus serta pembahasan kualitas tanggung jawab merupakan persamaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian saat ini.
Metode Penelitian
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Kehadiran Peneliti
- Lokasi Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Pengecekan Keabsahan Data
- Tahapan-Tahapan Penelitian
Dalam penelitian kualitatif, analisis data dilakukan sebelum terjun ke lapangan, selama penelitian lapangan, dan setelah selesai. Dalam penelitian ini, ada tiga tahap penelitian dan tahap keempat – penulisan laporan penelitian – ditambahkan di akhir proses.
Sistematika Pembahasan
Fase analisis data melibatkan pelaksanaan analisis selama dan setelah pengumpulan data dan diakhiri dengan publikasi laporan.
KAJIAN TEORI
Sistem Point
- Pengertian Sistem Point
- Sosialisasi Sistem point
- Pentingnya Sistem Point
- Penerapan Sistem Point
Dengan diterapkannya sistem penilaian diharapkan dapat memberikan pencerahan dalam upaya membangun kepribadian siswa, seperti kemandirian dan tanggung jawab. Menurut Taqqiya, sistem poin merupakan salah satu kebijakan yang dilakukan sekolah untuk mengurangi tingkat pelanggaran yang dilakukan siswa. Selain itu, penerapan sistem poin mempunyai kelebihan antara lain terhindarnya kekerasan fisik yang sering terjadi di sekolah.
22 Arfi Tri Weijayanti, Sulistyarini, Imran, Analisis penerapan sistem poin untuk mengatasi pelanggaran kode etik siswa di MAN 1 Pontianak (disertasi dari Fakultas Pendidikan Sosiologi FKIP Untan Pontianak), 2. 24 Uly Inayati Taqiyya, Kebijakan Penerapan Sistem Poin dalam Mengurangi Pelanggaran Siswa di SMAN 1 Jengkulo Kudus, 26. Langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam mensukseskan penerapan sistem poin di sekolah adalah dengan mensosialisasikan kesesuaiannya kepada seluruh warga sekolah bahkan kepada orang tua siswa.
Kemudian melakukan konsultasi untuk mendapatkan persetujuan dan validasi dari berbagai pihak agar sistem poin dapat berhasil diterapkan di sekolah. Tidak hanya siswa yang dilibatkan dalam penerapan sistem poin ini, namun juga guru dan orang tua/wali.
Perilaku Tanggung Jawab
- Pengertian Tanggung Jawab
- Macam-Macam Tanggung Jawab
- Pendidikan Tanggung Jawab
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pembentukan berarti proses, tindakan dan cara pembentukan. 39 Pembentukan rasa tanggung jawab pada anak merupakan suatu proses. Faktanya, tidak ada usia pasti di mana seorang anak dapat meningkatkan rasa tanggung jawabnya. Namun, orang tua pada hakikatnya dapat meningkatkan tanggung jawab terhadap anaknya sejak sedini mungkin.
Dengan kata lain, menumbuhkan tanggung jawab pada anak memerlukan kerja sama dan saling pengertian antara orang tua dan anak. Artinya tanggung jawab dimulai dari hal yang sederhana kemudian meningkat ke hal yang lebih kompleks. Tuntutan tanggung jawab dari anak dan lingkungannya akan semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya pemenuhan kebutuhan emosional, sosial, dan moral.
Sebagai sebuah proses, rasa tanggung jawab pada anak tidak akan berkembang dalam waktu singkat. Rasa tanggung jawab pada anak muncul dari pelatihan yang berulang dan konsisten.
DESKRIPSI DATA
Deskripsi Data Umum
- Letak Geografis MAN 3 Madiun
- Latar Belakang
- Visi, Misi, dan Tujuan
Dengan adanya modal madrasah dan sekolah lulusan tersebut di atas, maka perlu adanya fasilitas pendidikan yang dapat menampung lulusan tersebut dan juga berlokasi di Desa Doho. Pada tanggal 1 Maret 1987 diadakan pertemuan pertama dengan dihadiri para tokoh masyarakat, para pendidik dari kecamatan Dolopo, Kebonsari dan Dagangan, yang akhirnya memutuskan bahwa di Desa Doho perlu didirikan Madrasah Aliyah dan mengupayakan cabang (terpencil). kelas). ) status. Kunjungan Dirjen Binbaga Islam bersama Kepala Bagian Madrasah Aliyah pada Kanwil Departemen Agama Provinsi Jawa Timur, Kakandepag Kab.
Pada tanggal 23 Desember 1987, nama Madrasah ini resmi menjadi Madrasah Aliyah Negeri Ponorogo Fillial di Doho Dolopo Madiun, dengan susunan organisasi sebagai berikut. Terakhir, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 107 Tahun 1997, tanggal 17 Maret 1997 mengakhiri status anak perusahaan menjadi negara penuh dengan nama Madresah Aliyah Negeri Dolopo yang terletak di Jalan Sarwo. Husodo 332 Doho. Desa, Kec Dolopo, Kab. Madiun. Selanjutnya melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor:..673 Tahun 2016, Madrasah Aliyah Negeri Dolopo berubah nama menjadi Medresah Aliyah Negeri 3 Madiun.45.
Siswa yang datang terlambat tidak boleh langsung masuk kelas, melainkan harus melapor terlebih dahulu kepada guru mogok kerja.47. Mahasiswa yang tidak hadir karena sakit lebih dari dua hari harus mempunyai surat keterangan dari dokter.
Deskripsi Data Khusus
- Hasil Penerapan Sistem Point Dalam Meningkatkan
Menurut saya, sistem poin adalah poin yang diberikan kepada siswa yang melanggar peraturan sekolah. Kutipan di atas menjelaskan bahwa sistem poin adalah pemberian nilai kepada siswa yang melakukan pelanggaran. Hasil penerapan sistem poin dalam meningkatkan perilaku tanggung jawab siswa kelas XI pada mata pelajaran agama.
Penerapan sistem poin dalam pembelajaran aqidah akhlak dapat mendorong siswa berperilaku bertanggung jawab dan mandiri di dalam kelas. Sistem poin disini digunakan untuk mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab siswa, sehingga siswa terorganisir. Analisis Penerapan Sistem Poin Dalam Meningkatkan Perilaku Bertanggung Jawab Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Akhlak Iman MAN 3 Madiun.
Sistem poin diterapkan setiap hari, misalnya pada perilaku di dalam kelas dan di luar kelas. Dari penjelasan di atas dapat dianalisis bahwa efektivitas penerapan sistem poin dalam mengembangkan perilaku bertanggung jawab siswa MAN 3 Madiun adalah efektif. Apakah ada panduan mengenai sistem poin perilaku siswa yang bertanggung jawab dari wali kelas/pengelola sekolah?
Hasil dari penerapan sistem poin di atas jika diterapkan dengan benar-benar ketat maka akan berjalan dengan baik.
ANALISIS DATA
Analisis Penerapan Sistem Point Dalam Meningkatkan Karakter
Analisis Hasil Penerapan Sistem Point Dalam Meningkatkan
Menurut salah satu siswa MAN 3 Madiun efektivitas penerapan sistem poin ini sudah efektif, jika diberikan informasi bisa lebih efektif lagi. Dari ungkapan siswa MAN 3 Madiun diatas, Hasil dari penerapan sistem poin diatas adalah siswa takut melanggar karena akan dihukum dan mereka akan berusaha menuruti perintah guru. Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Fauziyah, guru BK, hasil penerapan sistem poin adalah memudahkan siswa belajar mandiri, memudahkan guru mencapai tujuannya, siswa disiplin, mempunyai akhlak yang baik, baik dan menjadi siswa yang punya aturan dan bisa memberi.
Menurut saya, sistem poin memberikan poin kepada siswa dalam bentuk reward atau punishment. Menurut saya, sistem poin adalah poin yang diberikan guru kepada siswa ketika siswa melanggar peraturan atau ketentuan sekolah. Jika ada siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya, biasanya mereka disuruh mengerjakannya di kelas sampai selesai.
Menurut saya, sistem poin merupakan kebijakan yang diambil sekolah untuk mengurangi tingkat pelanggaran siswa. Menurut saya, hasil dari penerapan sistem penilaian adalah untuk memudahkan pembelajaran tanggung jawab siswa, memudahkan guru mencapai tujuannya yaitu menjadikan siswa yang disiplin, berakhlak mulia dan menjadi siswa yang mempunyai aturan dan dapat menjadi teladan. untuk teman-teman mereka.
PENUTUP
Kesimpulan
Sebaiknya komite sekolah sedapat mungkin menyampaikan sosialisasi kepada seluruh orang tua siswa, sehingga mereka mendapat masukan, dukungan dan pertimbangan terkait penerapan sistem poin. Penggunaan sistem poin tidak jauh berbeda dengan pengertian penggunaan hukuman, karena pada dasarnya sistem poin adalah penggunaan hukuman non fisik. Sistem poin menurut saya adalah poin yang diberikan guru kepada siswa jika siswa melanggar peraturan atau tata tertib sekolah, baik pelanggaran ringan, sedang, dan berat.
Dari penjelasan siswa di atas, sistem penilaian diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan siswa. Menurut saya, sistem penilaiannya adalah guru memberikan nilai poin jika ada yang melanggar peraturan sekolah. Pada tahun-tahun sebelumnya, sistem penilaian berupa angka digunakan untuk mengetahui indeks pelanggaran yang dilakukan siswa.
Berdasarkan ungkapan siswa di atas, maka hasil penerapan sistem poin di atas harus didiskusikan dengan siswa dan orang tua agar penerapannya lebih efektif untuk perkembangan belajar anaknya. Dari ungkapan di atas maka hasil penerapan sistem poin di atas apabila benar-benar diterapkan secara ketat maka akan berjalan dengan baik. Dari penjelasan di atas dapat dianalisis bahwa pemahaman penerapan sistem poin pada siswa MAN 3 Madiun dengan teori pada Bab II sudah tepat.
Dari penjelasan di atas terlihat bahwa pemahaman penggunaan sistem poin bagi siswa MAN 3 Madiun sudah sesuai dengan kewajiban siswanya.
Saran
Poin diberikan berdasarkan kriteria atau kesalahan siswa yang melakukan pelanggaran, antara lain pelanggaran kecil, pelanggaran sedang, dan pelanggaran berat. Keesokan harinya seluruh siswa yang tidak hadir dikumpulkan dan diperintahkan untuk melaksanakan upacaranya dimulai dari kelas X, XI, XII. Pembiasaan kemandirian dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran keyakinan moral terlihat jelas, baik di dalam maupun di luar kelas.
Di madrasah terdapat tim disiplin yang bertugas mendisiplinkan siswa yang melanggar peraturan madrasah. Siswa yang terlambat diperbolehkan masuk madrasah tetapi tidak diperbolehkan masuk kelas. Setelah seluruh siswa selesai berdoa bersama, tim tertib turun untuk menangani siswa yang terlambat.
Siswa yang datang terlambat akan dikenakan sanksi berupa pembersihan taman madrasah dan membuang sampah pada tempat sampah. Setelah melaksanakan hukuman, siswa yang terlambat mendatangi guru piket untuk meminta izin masuk ke dalam kelas. Memberikan teguran kepada siswa yang tidak bertanggung jawab seperti tidak mengangkat telepon seluler dan tidak mau salat saat memasuki jam pelajaran pertama.
Siswa yang melanggar peraturan akan diberikan hukuman seperti membersihkan rumput di halaman Madrasah dan menyiram tanaman di sekitar Madrasah.