SOAL AKUNTANSI PAJAK
PPh Pasal 4 ayat 2
Pada tanggal 1 September 2024 PT XYZ membayar sewa kantor untuk 1 tahun kepada PT PQR sebesar Rp120.000.000 (belum termasuk PPN). Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya bulan September dan Desember 2024 untuk PT XYZ dan PT PQR
Pada tanggal 15 Maret 2024 PT EDC menjual aset berupa tanah dan bangunan kepada PT PQR dengan harga perolehan tanah sebesar Rp600.000.000, dan bangunan sebesar Rp400.000.000 dengan nilai sisa buku sebesar Rp200.000.000, harga jual tanah dan bangunan tersebut sebesar Rp2.500.000.000. Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya untuk PT EDC dan PT PQR
Hitunglah Pajak yang terkait dan buat jurnalnya untuk transaksi sbb:
● PT. Raja (PKP) mempunyai beberapa ruko, dan gudang untuk disewakan, dibulan Juni 2024 ini dibuatkan kontrak perjanjian sewa menyewa antara PT. Raja dengan PT.
Dunia (ber NPWP) yang menyewa ruang kantor dengan nilai sewa Rp. 150 juta dan servirce charge 10%.
● PT “Karya” (PKP) yang memenangkan tender jasa pengawasan pembangunan gedung kantor PT Dunia (PKP) senilai Rp 25.000.000.000. PT “Karya” mempunyai kualifikasi usaha besar
● Perusahaan Sentosa (PKP) membayar hadiah undian kepada Aruni (tidak ber NPWP) sebesar Rp. 100.000.000
● Bapak Sofyan (WP OP non PKP) menjual tanah dan bangunan senilai Rp 1,5 milyar kepada Ibu Audi (tidak memiliki NPWP)
● PT Pelita (PKP, memiliki kualifikasi usaha non kecil) yang memperoleh penghasilan atas jasa pelaksanaan konstruksi “Permata Building” (PKP) sebesar Rp 23.364.000.000, setelah dipotong PPh
● Akbar (WP OP non PKP) menjual saham PT Tamara (PKP) yang baru pertama kali diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia senilai Rp 800 juta.
PPh Pasal 15
PT PLO membayar sewa angkutan laut kepada PT IKU (perusahaan pelayaran dalam negeri) sebesar Rp500.000.000, atas transaksi tersebut harus dipotong PPh Pasal 15. 000. Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya untuk PT PLO dan PT IKU
PT OK mencarter maskapai penerbangan internasional WOC Airlines untuk mengangkut jemaah haji ONH Plus dari Indonesia ke Saudi Arabia pulang pergi. Ongkos carter sebesar Rp 6 milyar dibayarkan bulan Mei 2024
PPh Pasal 21
PT Santo adalah pegawai dari PT Lembayungsari, dengan gaji dan imbalan kerja lainnya diterima setiap bulan dalam tahun 2024 adalah sbb:
Gaji pokok Rp 10.000.000. Tunjangan transport Rp 1.000.000. Premii Jaminan Kecelakaan Kerja Rp 50.000 ditanggung pemberi kerja. Premi Jaminan Jaminan Kematian Rp 30.000 ditanggung pemberi kerja.
PT Lembayung Sari mengikuti program BPJS ketenagakerjaan. Iuran jaminan Hari Tua Rp 37.000 ditanggung pemberi kerja. Iuran pensiun sebesar Rp 45.000 ditanggung pemberi kerja. Perusahaan mengikuti program pensiun untuk para karyawannya. Badan Dana Pensiun yang mengelola iuran dana pensiun tsb pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan.
Dari pihak pegawai, yang bersangkutan setiap bulan menanggung: Iuran Jaminan Hari Tua sebesar Rp 200.000. Iuran pensiun Rp 50.000. Sdr Santo kawin dengan dua anak.
Berdasarkan data diatas, Saudara diminta untuk :
Menghitung PPh Pasal 21 yang harus dipotong atas gaji bulan September dan PPh Pasal 21 setahun. Membuat jurnal saat pembayaran gaji oleh PT Lembayung Sari, jurnal saat peyetoran PPh Pasal 21, jurnal saat penyetoran tunjangan hari tua dan pensiun, jurnal saat penyetoran premi jaminan kematian dan premi Jaminan Kecelakaan Kerja
PT AR bermaksud melakukan perubahan struktur modal dan susunan direksi serta dewan komisaris dalam rangka pengembangan usahanya. Perubahan tsb ddituangkan dalam akta notaris. Biaya untuk perubahan notaris tsb sebesar Rp 60.000.000 (diluar PPN). Akte notaris dibuat tanggal 26/9/2012 dan biaya notaris dilunasi pada hari yang sama. Wajib Pajak telah memotong PPh Pasal 21 dan membayar PPN sebagaimana mestinya. Notaris yang ditunjuk adalah Ny Anggraeni, SH., MH. Diminta: a) Menghitung PPh Pasal 21 dan PPN yang terutang atas pembayaran imbalan jasa kepada notaris tsb, b) Membuat jurnal saat pembayaran imbalan jasa kepada Notaris bagi PT AR, c) Membuat jurnal saat penyetoran PPh Pasal 21, d) membuat jurnal bagi Ny Sri Anggraeni, SH. MH saat menerima imbalan jasa Anto, mempunyai NPWP (TK/0), tenaga lepas dengan upah borongan pada Maret 2024 sebesar Rp 7.000.000,00 yang diselesaikan dalam 7 hari. Hitunglah PPh Pasal 21 yang harus dipotong dari penghasilan Anto sehari dan buatlah jurnalnya
Rudi, SH., MH. seorang pengacara dengan status K/3 dan memiliki NPWP, menjadi konsultan hukum untuk perusahaan PT Semangat pada tahun 2024. Pendapatan yang diterima Rudi dari PT Semangat bulan Maret sebesar Rp 80 juta. Pada bulan April, Rudi menerima honor sebesar Rp 120 juta. Hitunglah PPh Pasal 21 yang dipotong PT Semangat di bulan Maret & April 2024 dan buatlah jurnalnya
Davin (punya NPWP, berstatus TK/0) memenangkan lomba lari maraton 42 km dan memperoleh hadiah sebesar Rp 30 juta. Berapa PPh Pasal 21 atas hadiah tersebut dan buatlah jurnalnya
Tuan R merupakan dokter spesialis anak yang melakukan praktik di Rumah Sakit ABC dengan perjanjian bahwa atas setiap jasa dokter yang dibayarkan oleh pasien akan dipotong 20% oleh pihak rumah sakit sebagai bagian penghasilan rumah sakit dan sisanya sebesar 80% dari jasa dokter tersebut akan dibayarkan kepada Tuan R pada setiap akhir bulan. Selama tahun 2024, jasa dokter yang dibayarkan oleh pasien dari praktik Tuan R di Rumah Sakit ABC sbb:
Bulan Penghasilan Bruto (Rp)
Januari 45.000.000
Februari 49.000.000
Maret 47.000.000
April 40.000.000
Mei 44.000.000
Juni 52.000.000
Juli 40.000.000
Agustus 35.000.000
September 45.000.000
Oktober 44.000.000
November 43.000.000
Desember 40.000.000
Jumlah (Jan-Des) 524.000.000
Berikut ini adalah nama-nama pegawai PT NSS Consulting pada bulan Februari 2024.
No Nama NPWP Status Gaji/bulan Iuran Pensiun
1 Ahmad ada K/2 20 juta 500 ribu
2 Dwi Cahyo ada TK 15 juta 400 ribu
3 Nafisah ada K/1 12 juta 350 ribu
4 Naufa ada K/- 10 juta 300 ribu
Pertanyaan: hitunglah PPh Pasal 21 yang harus dipotong oleh PT NSS Consulting dan buatlah jurnal yang diperlukan
PPh Pasal 22
4) Pada tanggal 15 Maret 2024, PT ASD menjual kertas hasil produksinya kepada PT QWE
dengan harga jual Rp660.000.000 (termasuk PPN), sistem pencatatan persediaan PT ASD
dan PT QWE adalah sistem periodik. Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya untuk PT ASD dan PT QWE
5) PT PKL merupakan industri farmasi melakukan penyerahan obat hasil produksinya
kepada PT YHN sebagai Perdagangan Besar Farmasi sebesar Rp500.000.000 (belum termasuk PPN). Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya untuk PT PKL dan PT YHN
Hitunglah Pajak yang terkait dan buat jurnalnya untuk transaksi sbb:
● PT Tambang Sugih mengirimkan batu bara dengan mencarter kapal dari PT. Samudra (maskapai pelayaran nasional) dengan ongkos carter yang harus dibayar sebesar Rp.
300 juta.
● PT Rajasa (PKP) melakukan transaksi penjualan kepada Kementerian ESDM senilai Rp 591.000.000 setelah dipotong pajak.
● Pada tanggal 21 Mei 2024 PT Jaya (PKP) melakukan impor dari Australia dengan cost
$ 120.000; freight $12.000; insurance $85.000. Barang impor tersebut dibebankan bea masuk 15% dan bea masuk tambahan lainnya 10%. Berdasarkan SK KemenKeu kurs yang berlaku pada saat itu diketahui US $ 1 = Rp 16.000. PT. Jaya telah mempunyai Angka Pengenal Import (API).
● PT Global membeli barang tak bertuan (lelang) senilai Rp 120.000.000
● Pada tanggal 15 Juni 2024 PT Berdikari (PKP) melakukan impor 150 ekor sapi dari Australia dengan cost @ $ 2.000; freight $ 45.000; insurance $15.000. Barang impor tersebut dibebankan bea masuk 20%. Berdasarkan SK KemenKeu kurs yang berlaku pada saat itu diketahui US $ 1 = Rp 16.000. PT. Berdikari telah mempunyai Angka Pengenal Import (API).
● PT Semen Nusantara (PKP) menjual semen ke PT Karya Sentosa (PKP) senilai Rp 4 milyar diluar PPN
● Distributor obat PT Kanaga (PKP) membeli sejumlah obat dari PKP PT Kimia Farma senilai Rp 3,6 milyar diluar PPN
PPh Pasal 23
1. PT EDC pada tanggal 15 Maret 2024 membayar Bunga kepada PT YHN sebesar Rp500,000.000, atas transaksi tersebut PT EDC memotong PPh Pasal 23. Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya untuk PT EDC dan PT YHN.
2. PT TGB pada tanggal 25 Maret 2024 membayar Jasa Audit kepada KAP Eko dan Rekan sebesar Rp600.900.000 (belum termasuk PPN), atas transaksi tersebut PT TGB memotong PPh Pasal 23. Hitung nilai pajaknya dan buatlah jurnalnya untuk PT TGB dan KAP Eko dan Rekan.
3. PT QAZ membayar sewa alat berat kepada PT WSX sebesar Rp100.000.000 plus PPN 10%. Sesuai dengan UU PPh Pasal 23 atas pembayaran kepada PT WSX harus dipotong PPh Pasal 23. Hitung nilai pajak yang terkait dan buatlah jurnalnya
4. PT Kilau mengikat kontrak dengan PT Garmindo untuk pembuatan seragam kantor PT Kilau berdasarkan model dan spesifikasi yang telah ditentukan oleh PT Kilau. Dalam kontrak disepakati bahwa PT Kilau akan menyediakan bahan baku utama berupa kain dan PT Garmindo akan menyediakan bahan tambahan. Imbalan yang disepakati atas kontrak tersebut adalah sebesar Rp50.000.000 tidak termasuk biaya bahan tambahan. PT Garmindo mengeluarkan biaya sebesar Rp10.000.000 untuk bahan tambahan. Hitung nilai pajak yang terkait dan buatlah jurnalnya
5. Hitunglah Pajak yang terkait dan buat jurnalnya untuk transaksi sbb:
● Pada Bulan Desember 2024 Bapak Rudi (ber NPWP) sebagai perwakilan dari Bank Maju (PKP) memenangkan kompetisi bank terbaik yang diselenggarakan oleh Perbanas. Hadiah yang diterima sebagai pemenang adalah sebesar Rp. 500.000.000
● Bengkel Pasti Beres (tidak ber NPWP) memperoleh penghasilan dari pemberian jasa perawatan / pemeliharaan / perbaikan mesin, dengan total nilai Rp 26.640.000, termasuk PPN dari Dinas Pendidikan Kota Bogor
● PKP PT Borobudur membayar catering kepada PT Nikmat (Pengusaha non PKP ber NPWP) senilai Rp 166.500.000 (harga termasuk PPN) termasuk biaya bahan baku Rp 99.900.000 sisanya jasa catering
● PKP PT Rosemarry membayar bunga surat utang (yang tidak diperjualbelikan di bursa efek) kepada PKP PT Majapahit senilai Rp. 26.000.000
PPh Pasal 24
PT REV tahun pajak 2023 menerima pendapatan bruto dari dalam negeri sebesar Rp8.500.000.000 dan pendapatan sewa dari luar negeri sebesar Rp350.000.000 yang telah dikenai PPh oleh otoritas setempat. Perusahaan mengeluarkan biaya operasional sebesar Rp5.850.000.000 terkait pendapatan yang diperolehnya di dalam negeri. Sebagai keterangan tambahan, perusahaan telah membayarkan sendiri angsuran PPh 25 sebesar Rp75.000.000.
Bagaimanakah PT REV melakukan penjurnalan saat penerimaan penghasilan dari LN dan di akhir tahun fiskal, jika:
1. Tarif Pajak di luar negeri atas sewa sebesar 10%
2. Tarif Pajak di luar negeri atas sewa sebesar 28%
Hitung PPh Pasal 24 dan buat jurnalnya PPh Pasal 25
Pada tanggal 30 April 2024 PT PQR melaporkan PPh terutang tahun 2023 sebesar Rp700.000.000. PT PQR mempunyai kredit pajak di tahun 2023 berupa PPh Pasal 22 sebesar Rp120.000.000. PPh Pasal 23 sebesar Rp30.000.000 dan PPh Pasal 24 sebesar Rp70.000.000.
Hitunglah angsuran PPh Pasal 25 tahun 2024 buat jurnal setiap bulannya tahun 2024 sejak bulan April 2024
PPh Pasal 26
1. PT RFV membayar royalti kepada RFV Ltd sebesar Rp600.000.000, yang berdomisili di negara China, RFV Ltd menyerahkan Form DGT I kepada PT RFV, berdasarkan P3B
Indonesia dengan China atas royalti dipotong pajak 10% di negara sumber. Hitung nilai pajak yang terkait dan buatlah jurnalnya
2. PT WSX membayar bunga kepada JKL Itd sebesar Rp400.000.000, yang berdomisili di negara Qatar, JKL Itd tidak menyerahkan Form DGT kepada PT WSX, berdasarkan P3B Indonesia dengan Qatar atas bunga dipotong pajak 10% di negara sumber, akan tetapi dikarenakan JKL Ltd tidak menyerahkan Form DGT, maka dipotong sesuai PPh. Hitung nilai pajak yang terkait dan buatlah jurnalnya
3. Hitunglah Pajak yang terkait dan buat jurnalnya untuk transaksi sbb:
Al & Rob Inc (Amerika Serikat) memberikan jasa konsultasi manajemen kepada perusahaan di Indonesia sebesar Rp 500 juta. Al & Rob Inc tidak mempunyai Surat Keterangan Domisili. Berdasarkan P3B, tarif pajak 12 persen
Takuyama Inc. (Jepang) memperoleh penghasilan dari royalti dari PT Indonesia Jaya sebesar Rp 250 juta. Takuyama Inc. mempunyai Surat Keterangan Domisili.
Berdasarkan P3B, tarif pajak royalti 10 persen PPN
PT NSS Electronics adalah Pengusaha Kena Pajak yang bergerak di bidang jual beli barang elektronik. Berikut adalah transaksi penjualan dan pembelian selama bulan Desember 2024 sbb:
Transaksi Penjualan
1. Tanggal 13 Desember 2024. Melakukan ekspor barang ke Cina dengan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang senilai Rp 600 juta
2. Tanggal 1 Desember 2024. Menjual barang kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp 111.000.000 termasuk PPN. Tagihan atas penyerahan barang tsb dikirim pada tanggal 10 Desember 2024
3. Tanggal 18 Desember 2024. Menyerahkan sejumlah barang kepada Tn Agung Kuncoro senilai 22,200,000
4. Tanggal 20 Desember 2024. Menyerahkan barang kepada PT Alamanda senilai Rp 100 juta (diluar PPN). Atas penyerahan barang ini diterima uang muka sebesar Rp 60 juta (diluar PPN) dan sisanyya diterima pada satu minggu yang akan datang.
Tranksaksi Pembelian
1. Tanggal 3 Desember 2024 membeli bahan baku secara kredit dari PT Kaka sebesar Rp 27.750.000 (harga termasuk PPN)
2. Tanggal 5 Desember 2024 membeli bahan penolong dari UD Merah Delima secara kredit senilai Rp 7.000.000, harga belum termasuk PPN
3. Tanggal 9 Desember 2024. Membeli bahan baku dari PT Aladin senilai Rp 16.650.000 (termasuk PPN) secara kredit
4. Tanggal 12 Desember 2024. Membeli bahan baku dari PT Bunda senilai Rp 13.320.000 (termasuk PPN) secara kredit.
Pertanyaan: Buatlah jurnal atas transaksi di atas
SOAL PG
2. PT Jaya melakukan perhitungan nilai persediaan secara akuntansi komersial. Data-data yang tersedia sebagai berikut:
Persediaan awal Rp.800.000.000
Pembelian Rp 3.200.000.000
Potongan pembelian Rp 60.000.000 Ongkos angkut pembelian Rp 150.000.000
Penjualan Rp 5.000.000.000
Retur Penjualan Rp 381.000.000
Ongkos angkut penjualan Rp 200.000.000
Persentase laba kotor adalah 31% dari penjualan bersih
Berdasarkan data - data tersebut berapakah nilai persediaan akhir tahun?
a. Rp 885.000.000 b. Rp 975.000.000 c. Rp 3.255.000.000 d. Rp 3.115.000.000
4. Pada tanggal 31 Juli 2014. PT. Jelita memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi yang berasal dari salah satu Sekolah di Bandung untuk melanjutkan belajarnya di Uni Luar Negeri ...
a. Beasiswa tersebut bagi PT. Jelita dapat dibiayakan sehingga tidak perlu dilakukan koreksi fiskal.
b. Beasiswa tersebut bagi PT. Jelita tidak dapat dibiayakan sehingga harus dilakukan koreksi fiskal.
c. Beasiswa tersebut dapat dibiayakan oleh PT. Jelita apabila bagi penerimanya dianggap sebagai penghasilan.
d. Beasiswa tersebut tidak perlu dikoreksi fiskal apabila tidak dibebankan secara komersial.
5. Manakah pernyataan berikut ini yang paling benar:
a. Perbaikan kendaraan secara besar-besaran dengan cara menambahkannya pada Nilai Sisa Buku Fiskal kendaraan yang diperbaiki.
b. Renovasi atas bangunan dilakukan dengan cara menambahkannya pada Nilai Sisa Buku Fiskal Bangunan yang direnovasi
c. Biaya upgrade atas software program aplikasi dengan cara menambahkan pada Nilai Sisa Buku Fiskal Software yang diupgrade
d. Jawaban a, b dan c benar
6. PT GS memiliki modal disetor sebanyak 2.000 lembar saham. Pada tanggal 1 Agustus 2014 PT. PE membeli saham PT. GS dari pemegang saham lain sebesar 500 lembar saham dengan harga Rp 4 miliar. Untuk keperluan tersebut PT GS membayar dengan dana sendiri Rp 400.000.000,- dan kredit Bank BRI sebesar Rp 3.600.000.000,- dengan bunga sebesar 10% pertahun. Berdasarkan informasi tersebut, PT. PE melaporkan biaya bunga untuk menghitung PPh terutang dalam SPT sebesar ...
a. Rp 0,-
b. Rp 180.000.000 .- c. Rp 360.000.000,- d. Rp 200.000.000,-
7. Pada saat menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak, pengeluaran-pengeluaran berikut ini tidak perlu dilakukan koreksi fiskal positif, kecuali:
a. Pakaian seragam untuk satpam kantor.
b. Pengeluaran untuk antar jemput pegawai c. Penyediaan makan minum bagi seluruh pegawai d. Penginapan bagi crew pesawat/ kapal
8. Pada tanggal 1 September 2014 PT. BCG melakukan pembayaran sewa untuk 2 tahun yang dimulai tanggal 1 September 2014 sebesar Rp 480.000.000,- Jurnal penyesuaian yang harus dilakukan oleh perusahaan pada tanggal 31 Desember 2014 adalah:
a. (D)Biaya Sewa Rp 80.000.000 (K) Kas Rp 80.000.000
b. (D) Sewa dibayar dimuka Rp 480.000.000 (K) Kas Rp 480.000.000
c. (D) Biaya Sewa Rp 480.000.000
(K) Sewa dibayar dimuka Rp 480.000.000 d. (D) Biaya Sewa Rp 80.000.000
(K) Sewa dibayar dimuka Rp 80.000.000
9. Pada tanggal 31 Desember 2014, PT. Sedekah menggunakan sistem periodik, melakukan inventarisasi fisik persediaan. Berdasarkan inventarisasi fisik diketahui terdapat barang yang dibeli dari Supplier yang sedang dalam proses pengiriman sebesar Rp 100.000.000,- Syarat pembelian adalah FOB destination. Barang belum di jurnal dan belum dimasukkan ke dalam persediaan. Berdasarkan data tersebut, jurnal penyesuaian yang harus dilakukan adalah ...
a. (D) Persediaan barang dagangan Rp 100.000.000 (K) Hutang Dagang Rp 100.000.000
b. (D) Persediaan barang dagangan Rp 100.000.000 (K) Penjualan Rp 100.000.000
c. (D) Pembelian Rp 100.000.000
(K) Hutang Dagang Rp 100.000.000 d. Tidak ada jurnal penyesuaian
10. Pada tanggal 1 Januari 2014 perusahaan dagang PT. GG masih tersedia barang dagangan yang dihitung dengan metode FIFO sebanyak 4000 unit @ Rp 20.000. Selama tahun 2014 melakukan transaksi yang berhubungan dengan persediaan yaitu tanggal 20 Februari melakukan pembelian 1.000 unit @ Rp 24.000; tanggal 20 Mei melakukan penjualan 2000 @ Rp 26.000; tanggal 20 Agustus melakukan pembelian 1.400 unit @ Rp 28.000; tanggal 20 September melakukan pembelian 1.200 unit @ Rp 24.000 tanggal 30 September melakukan penjualan 3.300 unit @ Rp 28.000; tanggal 30 Desember melakukan penjualan 2.000 unit @ Rp 30.000.
11. Dari data tersebut di atas besarnya persediaan akhir adalah:
a. Rp 9.000.000 b. Rp 7.200.000 c. Rp 6.000.000 d. Semua salah SOAL ESSAY 1
Pada tanggal 30 September 2011, PT. Ayu membeli 100 unit Handphone dengan masing- masing seharga Rp 5.000.000,- Handphone tersebut digunakan oleh pegawai perusahaan karena jabatannya. Secara akuntansi, perusahaan menggunakan metode garis lurus dengan masa manfaat 5 tahun sedangkan secara fiskal perusahaan menggunakan metode saldo menurun dengan masa manfaat sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Pada tanggal 1 Juni 2014, Perusahaan menghadiahkan seluruh Handphone tersebut kepada karyawannya tanpa pembayaran. Nilai pasar per 1 Juni 2014 adalah Rp 1.000.000,- per unit.
Berdasarkan data-data tersebut, diminta:
Buatlah perhitungan penyusutan secara akuntansi selama tahun 2011 s.d. tahun 2014.
Buatlah perhitungan penyusutan secara fiskal selama tahun 2011 s.d. tahun 2014.
Hitung Berapa Laba/rugi pelepasan aktiva pada tanggal 1 Juni 2014.
Buatlah jurnal selama tahun 2011 s.d. 2014.
SOAL ESSAY 2
PT. G adalah wajib pajak yang bergerak di bidang perdagangan. Selama bulan Mei 2014.
melakukan transaksi sebagai berikut :
Tanggal Transaksi
3 Mei 2014 PT. G melakukan penandatanganan atas perikatan Jasa konsultan bisnis terhadap PT Konsultindo (NPWP) sebesar Rp 30.000.000,- 10 Mei 2014 Menerima tagihan dan membayar sewa kantor selama 3 tahun ke
depan sebesar Rp 200.000.000,-
13 Mei 2014 Melakukan pembayaran pembelian mesin secara tunai dengan rincian sebagai
berikut:
Harga mesin Rp 100.000.000,- (tidak mendapat fasilitas PPN dibebaskan)
Ongkos pasang Rp 10.000.000,-
Biaya pemeliharaan selama 2 tahun Rp 20.000.000,-
21 Mei 2014 Menerima tagihan dan membayar jasa konsultan bisnis atas perikatan yang telah ditandatangani pada tanggal 2 Mei 2014.
30 Mei 2014 Menerima restitusi pajak sebesar Rp 160.000.000,- Perusahaan melakukan restitusi PPh Badan 2009 dengan total lebih bayar Rp
200.000.000,- Berdasarkan pemeriksaan pajak, dilakukan koreksi dan mendapatkan nilai restitusi Rp 160.000.000.
Diminta :
Buatlah jurnal untuk masing-masing transaksi tersebut.
Seluruh transaksi belum termasuk aspek perpajakan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
SOAL ESSAY 3
PT. Arti Maju merupakan Wajib pajak yang bergerak di bidang perdagangan. Perusahaan menggunakan sistem perpetual dalam mencatat persediaannya.
Pada tanggal 31 Desember 2013, mempunyai piutang Usaha sebagai berikut:
Nama Debitur Timbulnya Piutang Usaha Jumlah PT Segar Sari
PT Suka Kita PT Maju Terus PT Digdaya
31 Mei 2013 10 Januari 2013 31 Mei 2013
Rp 300.000.000 .- Rp 45.000.000 .- Rp 60.000.000,- US $ 50.000,-
kurs 31 Mei 2013 : US$ 1 = Rp 9.000,-
kurs 31 Desember 2013 US$
1 = Rp 9.500.- )
Penyisihan cadangan piutang tak tertagih per 31 Desember 2013 adalah Rp 50.000.000,- Selama tahun 2014, terdapat transaksi sebagai berikut:
15 April 2014 Melakukan penghapusan piutang kepada PT. Suka Kita karena telah bangkrut dan piutang kepada PT. Maju Terus karena sudah tidak diketahui alamatnya.
20 Agustus 2014 Melakukan penjualan barang dagangan secara kredit dengan harga jual Rp 1.000.000.000,- ditambah PPN 10%. Harga Pokok Penjualan adalah Rp 600.000.000,-
20 September 2014 Menerima pembayaran piutang yang telah dihapuskan dari PT.
Maju Terus sebesar Rp 60.000.000,-
18 November 2014 Menerima pelunasan piutang dari PT. Digdaya sebesar US$
50.000,- Kurs tanggal 30 Agustus 2014 US$ 1 = Rp 8.800,-
31 Desember 2014 Membentuk cadangan piutang tidak tertagih sebesar 5% dari total piutang usaha per 31 Desember 2014
Seluruh persyaratan penghapusan yang diatur dalam UU PPh telah dipenuhi oleh Perusahaan. Berdasarkan data-data tersebut, diminta:
1. Buatlah jurnal atas transaksi selama tahun 2014.
2. Hitung Biaya piutang tidak tertagih yang dapat dibebankan secara akuntansi dan secara fiskal tahun 2014.
SOAL ESSAY 4
PT Rembulan adalah perusahaan distributor obat di Tangerang yang dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak sejak 3 November 2016. Adapun beberapa transaksi yang dialami PT Rembulan adalah
sebagai berikut :
a. Persediaan obat pada 27 Oktober yang dimiliki PT Rembulan adalah obat tablet sebanyak 600 butir senilai Rp 4 juta
b. Pada 28 Oktober 2016, PT Rembulan membeli barang dagang obat salep dari PT Medika Karya senilai Rp 44 juta dengan harga per unit Rp 88.000 secara tunai
c. Pada 2 November, PT Rembulan menjual 40% obat yang dibeli pada 28 Oktober dari PT Medika Karya kepada Apotik Sumber Sehat dengan harga Rp 140.000 secara tunai d. Pada 4 November, PT Rembulan membeli barang dagang 100 unit sirup dari PT Kencana
Farma dengan harga Rp 80.000 (harga belum termasuk PPN) secara tunai
e. Pada 5 November, PT Rembulan menjual sehat membeli 30 unit sirup yang dibeli dari PT Kencana Farma kepada Klinik Hidup dengan harga jual masing-masing sebesar Rp 99.000 termasuk PPN
Hitunglah PPN masukan dan PPN keluaran serta persediaan akhir PT Rembulan jika menggunakan metode perpetual dan buatlah jurnalnya !
SOAL ESSAY 5
PT Aku Ingin Pintar pada tanggal 5 Maret 2015 membeli mesin secara kredit dari Jepang dengan rincian harga dalam invoice dan Pemberitahuan Impor Barang (PIB)
● Cost (harga barang) US$ 4.000.000
● Insurance US$ 20.000
● Freight US$ 30.000
Atas impor tersebut dikenakan Bea Masuk dengan tarif 3,5%, WP adalah importer yang mempunyai Angka Pengenal Impor (API). Kurs Tengah BI untuk 1 US$ = Rp13.022,- Kurs Menteri Keuangan = Rp12.097,- WP mengeluarkan biaya tambahan berupa ongkos bongkar di pelabuhan sebesar Rp8.500.000,- biaya angkut dari pelabuhan ke lokasi pabriknya sebesar Rp10.650.000,- dan biaya-biaya entertainment kepada petugas di TPS Pelabuhan untuk mempercepat pengeluaran barang sebesar Rp5.750.000,- Semua biaya tambahan tersebut dibayar per kas. Bea masuk, PPN dan PPh Ps. 22 telah dibayar pada saat impor,. WP membayar biaya pemasangan kepada PT Zahra Teknik yang merupakan Pengusaha Kena Pajak (PKP) sebesar Rp47.000.000, atas jasa tersebut pemotongan PPh yang dibayar pada saat mesin siap digunakan yaitu pada tanggal 10 April 2015. Tanggal 20 April membayar melunasi pembelian mesin dimana kurs pada saat itu Kurs Realisasi BI untuk 1 US$ = Rp12.097,- Kurs Menteri Keuangan = Rp13.021,- Mesin siap digunakan pada tanggal 21 April 2015. Mesin mulai dipakai untuk berproduksi pada tanggal 24 Mei 2015.
Pertanyaan:
1. Berapa nilai perolehan mesin menurut akuntansi komersial dan fiskal ?
2. Buat ayat jurnal atas perolehan mesin dan pemotongan/pemungutan pajak-pajak terkait sampai dengan mesin siap digunakan?
3. Kapan mesin mulai disusutkan secara fiskal ?
4. Apabila wajib pajak menggunakan metode penyusutan dan masa manfaat komersial adalah garis lurus sedangkan metode penyusutan dan masa manfaat fiskal adalah saldo menurun. Hitung penyusutan tahun 2015 dan 2016, berapa jumlah koreksinya dan hitung pajak tangguhannya (dengan tarif PPh Badan 25%)!
SOAL ESSAY 6
Berikut data transaksi PT. PQR tahun 2016 berikut :
1 Jan 2016 Persediaan awal 400 Unit @ Rp 40.000 12 Jan 2016 Pembelian 800 Unit @ Rp 48.000 16 Jan 2016 Penjualan 1000 Unit
24 Jan 2016 Pembelian 600 Unit @ Rp 44.000 29 Jan 2016 Penjualan 400 Unit
30 Jan 2016 Pembelian 200 Unit @ Rp 48.000 Instruksi :
a. Hitung Persediaan Akhir dengan Sistem Periodik dengan Metode FIFO dan jurnal akuntansinya
b. Hitung Persediaan Akhir dengan Sistem Permanen dengan Metode FIFO dan jurnal akuntansinya
c. Hitung Persediaan Akhir dengan Metode Rata-Rata dan jurnal akuntansinya ?
d. Hitunglah laba kotor masing-masing metode diatas apabila penjualan PT. PQR tahun 2016 sebesar Rp 40.000.000, dan buatkan perbandingan antara ketiga metode tersebut ?
e. Metode penilaian persediaan mana yang menghasilkan laba kotor tertinggi ? SOAL ESSAY 7
PT Bintaro Retail (PTBR) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dan penjualan alat-alat perkantoran. Berdiri pada tahun 2020 dan telah dikukuhkan sebagai PKP oleh KPP Pratama Pondok Aren. Sejak berdiri hingga tahun 2022 semua tagihan kepada para debitur dibayar lancar sesuai jatuh tempo pembayaran yaitu 2 minggu setelah penyerahan barang. Namun mulai tahun 2023, ada beberapa debitur yang mulai tidak lancar membayar tagihan. Oleh sebab itu, PTBR membentuk cadangan piutang tidak tertagih sebesar Rp 25.000.000 berdasarkan analisis umur piutang. Dari jumlah yang dicadangkan tersebut, sebesar Rp 17.000.000 adalah piutang yang benar-benar tidak dapat ditagih dan dihapusbukukan sepanjang tahun 2023. PTBR tidak melaporkan penghapusbukuan piutang ini kepada KPP Pratama Pondok Aren. Saldo piutang usaha per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 300.000.000.
Pada tahun 2024, dari piutang usaha sebesar Rp 17.000.000 yang telah dihapusbukukan, ternyata dapat ditagih dan diterima pembayarannya sebesar Rp 11.000.000.
1) Atas peristiwa yang terkait piutang usaha selama tahun 2023 dan 2024 di atas, buatlah jurnal akuntansi yang harus dibuat oleh PTBR.
2) Seandainya KPP Pratama Pondok Aren menyetujui seluruhnya atas penghapusan piutang usaha PTBR, bagaimanakah jurnal akuntansi yang harus dibuat oleh PTBR?