• Tidak ada hasil yang ditemukan

Soal Dan Pembahasan Penulisan Ilmiah

N/A
N/A
Agustinusyudo Prakoso

Academic year: 2024

Membagikan "Soal Dan Pembahasan Penulisan Ilmiah"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas Indraprasta PGRI

“ Soal dan Pembahasan Penulisan Ilmiah “

By.Agustinus Yudo Prakoso

1. Bagaimana implementasi pola berpikir ilmiah dalam membuat suatu karya ilmiah?

Jawab :

Menerapkan pola pikir ilmiah dalam menciptakan karya ilmiah melibatkan beberapa langkah penting yang harus diikuti secara sistematis. Pola pikir ilmiah ini bertujuan untuk memastikan bahwa karya ilmiah yang dihasilkan berlandaskan kokoh, obyektif, dan dapat ditafsirkan. Langkah-langkah pokok penerapan kaidah berpikir ilmiah dalam penciptaan ilmiah adalah sebagai berikut:

1. Identifikasi masalahnya

➢ Menentukan topik atau masalah yang akan diteliti. Pertanyaannya harus spesifik, relevan dan mempunyai cakupan yang jelas.

➢ Kembangkan pertanyaan penelitian yang akan dijawab melalui penelitian ini

2. Tinjauan Pustaka :

➢ Melakukan tinjauan pustaka untuk memahami latar belakang dan konteks masalah yang akan diteliti.

➢ Identifikasi penelitian relevan sebelumnya dan identifikasi kesenjangan atau area yang belum dijelajahi yang dapat diselidiki lebih lanjut.

3. Asumsi (Hipotesis) :

➢ Mengusulkan hipotesis untuk diuji berdasarkan tinjauan literatur dan identifikasi masalah.

➢ Hipotesis harus dapat diuji secara empiris dan dinyatakan dengan jelas.

4. Rencana penelitian (metodologi)

➢ Menentukan metode penelitian yang akan digunakan, apakah kualitatif, kuantitatif atau kombinasi keduanya.

➢ Menjelaskan alat dan teknik pengumpulan data, serta prosedur analisis data.

(2)

➢ Memastikan metode yang dipilih sesuai dengan pertanyaan penelitian dan hipotesis yang diajukan.

5. Pengumpulan data

➢ Melaksanakan penelitian sesuai rencana yang telah ditetapkan.

➢ Mengumpulkan data secara sistematis dan obyektif, serta memastikan bahwa data yang dikumpulkan relevan dengan hipotesis dan pertanyaan penelitian.

6. Analisis data

➢ Menganalisis data yang dikumpulkan menggunakan teknik analisis yang tepat.

➢ Menafsirkan hasil analitis dalam konteks pertanyaan penelitian dan hipotesis.

7. Menarik kesimpulan

➢ Berdasarkan hasil analisis, ditarik kesimpulan apakah hipotesis yang diajukan terdukung.

➢ Diskusikan implikasi temuan dan keterbatasan yang ada.

8. Menulis laporan penelitian

➢ Menyiapkan laporan penelitian meliputi pendahuluan, tinjauan pustaka, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan dan rekomendasi.

➢ Memastikan laporan disusun secara sistematis, jelas dan logis.

9. Tinjauan sejawat dan revisi

➢ Jika memungkinkan, mintalah rekan atau pakar di bidang terkait untuk mereview karya ilmiah yang telah dibuat.

➢ Revisi berdasarkan komentar dan kritik yang diterima untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah.

10. Publikasi

➢ Setelah revisi selesai, publikasikan karya ilmiah pada jurnal ilmiah atau forum akademik yang sesuai.

(3)

➢ Memastikan publikasi mematuhi standar etika penelitian dan penulisan ilmiah.

2. Pada sistematika penulisan ilmiah, khususnya pada Bab 2, terdapat landasan teori.

Jelaskan.mengapa landasan teori penting untuk digunakan oleh penulis/peneliti dalam menyusun karya tulis ilmiah!

Jawab :

Landasan teori sangat penting dalam penulisan karya ilmiah, karena memberikan kerangka konseptual yang kokoh dan terperinci yang mendukung

keseluruhan upaya penelitian. Landasan teori yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga memudahkan perumusan hipotesis dan pemilihan metodologi yang tepat,

memungkinkan peneliti menempatkan penelitiannya pada konteks akademis yang lebih luas, mengembangkan konsep dan model teoretis baru, serta memiliki perspektif multidisiplin.

Selain itu, landasan teoretis mempunyai peran penting dalam menjelaskan mekanisme dan proses yang mendasari fenomena yang diteliti, membangun ketelitian metodologis tingkat tinggi, dan memungkinkan evaluasi kritis dan replikasi

penelitian. Hal ini juga membantu dalam mengatasi kesulitan teoritis dan memberikan jalan menuju pengembangan kebijakan dan prosedur praktis.

Pengutipan dalam penyusunan proyek ilmiah mempunyai beberapa dampak yang signifikan, antara lain.

3. Jelaskan tujuan dari pengutipan terutama dalam penyusunan karya ilmiah!

Jawab :

Pengutipan dalam penyusunan proyek ilmiah mempunyai beberapa dampak yang signifikan, antara lain:

1. Akui penghargaannya: penulis asli dihargai atas kontribusinya.

2. Hindari Plagiarisme: Hindari pencurian kekayaan intelektual.

3. Mendukung Oposisi: Meningkatkan bobot pernyataan dengan sumber yang sah.

4. Menggambarkan Landasan Teori: menghubungkan penelitian dengan teori yang ada.

5. Memberikan Referensi untuk Verifikasi: Fitur ini memungkinkan pembaca memverifikasi sumber.

6. Tunjukkan kedalaman penelitian: tunjukkan penelitian yang komprehensif.

(4)

7. Menghubungkan dengan Literatur yang Ada: Menunjukkan manfaat argumentasi ilmiah.

8. Demonstrasikan Metodologi: Memberikan dukungan untuk keputusan metodologis.

9. Bukti Pendukung: Mendukung klaim.

10. Memudahkan Diskusi Ilmiah : Membuka jalan berdiskusi dan pengembangan ilmu pengetahuan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, kutipan meningkatkan integritas akademik, memperkuat argumen, memberikan rincian, dan mendukung kemajuan.

4. Tentukanlah sebuah topik untuk dijadikan proposal penelitian Teknik Informatika.

Kemudian buatlah latar belakang masalah penelitian Anda berdasarkan topik yang Anda pilih tersebut.

Jawab:

“ Pengembangan Aplikasi Manajemen Perpustakaan Berbasis Java Menggunakan NetBeans. “

➢ Latar Belakang

Perpustakaan merupakan sumber informasi penting yang memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan penciptaan pengetahuan. Dengan kemajuan teknologi informasi, banyak perpustakaan kini beralih dari sistem manual ke digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan layanan yang lebih baik kepada

penggunanya. Namun, tidak semua perpustakaan dilengkapi dengan solusi pengelolaan perpustakaan yang canggih dan ramah anggaran.

Sistem manajemen perpustakaan yang populer saat ini seringkali mahal dan rumit, hal ini menyulitkan perpustakaan kecil untuk

memanfaatkannya. Selain itu, banyak dari sistem ini tidak dibangun dengan fleksibilitas yang diperlukan untuk perpustakaan yang memiliki persyaratan khusus.

Sedangkan, perpustakaan yang masih mengandalkan cara pengelolaan manual mempunyai berbagai permasalahan, antara lain kurangnya

(5)

penelusuran buku, sulitnya mencatat transaksi peminjaman dan pengembalian, serta tidak efektifnya pengelolaan informasi anggota.

Mengembangkan aplikasi pengelolaan perpustakaan untuk Java menggunakan NetBeans dapat menjadi pendekatan praktis dan hemat anggaran untuk mengatasi masalah ini. Java kuat dan serbaguna, sementara NetBeans menyediakan lingkungan desktop untuk

pengembangan yang mendukung penggunaan pengguna yang interaktif dan sederhana.

Oleh Karena Aplikasi ini diharapkan dapat menyediakan fitur-fitur penting seperti katalogisasi buku, manajemen peminjaman dan

pengembalian, pembuatan laporan, serta pengelolaan data anggota. Selain itu, aplikasi ini harus mudah digunakan dan diinstal oleh perpustakaan dengan sumber daya teknis yang terbatas. Dengan demikian, perpustakaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan layanan kepada pengguna tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk sistem komersial yang kompleks.

5. Konvensi naskah adalah aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga atau beberapa lembaga tertentu terkait dengan tata cara penyusunan karya ilmiah.

Jelaskan beberapa konvensi naskah berikut ini yang sesuai dengan aturan Unindra PGRI berikut ini!

a. Bagaimanakah sistematika penomoran bab-subbab?

b. Berapa batas tepi atas, kanan, kiri, dan bawah?

c. Menggunakan huruf apa, ukuran berapa, dan berapa jarak spasinya?

Jawab :

a. Bagaimanakah sistematika penomoran bab-subbab?

➢ Bab dan subbab diberi nomor urut menggunakan angka, misalnya Bab 1, Bab 2, Subbab 2.1, Subbab 2.2, dan seterusnya.

➢ Subbab yang berada di bawah subbab lainnya dapat menggunakan subbab bernomor yang sama dengan subbab di atasnya, diikuti dengan angka tambahan, misalnya Subbab 2.1.1, Subbab 2.1.2, dan seterusnya.

(6)

b. Berapa batas tepi atas, kanan, kiri, dan bawah?

• Tepi atas (top): 4 cm

• Tepi bawah (bottom): 3 cm

• Tepi kiri (left): 4 cm

• Tepi kanan (right): 3 cm

c. Menggunakan huruf apa, ukuran berapa, dan berapa jarak spasinya?

• Jenis huruf yang digunakan adalah Times New Roman.

• Ukuran huruf adalah 12 point.

• Jarak spasi antara baris adalah 1.5 atau 1.15.

Referensi

Dokumen terkait

Jenis-jenis jurnal ilmiah, karakteristik jurnal ilmiah, sistematika jurnal, praktik penulisan jurnal dengan pendekatan proses. 300

Garis besar materi meliputi: ragam wacana ilmiah, kebahasaan dalam karya ilmiah, dan penulisan karya ilmiah analitik- argumentatif seperti: resensi, esai,

Mata kuliah ini menyajikan konsep dasar penulisan karya ilmiah dan kode etiknya serta langsung mempraktekkan bagian-bagian penting dari penulisan karya ilmiah baik dari

Pelaksanaan pelatihan secara terperinci dibagi menjadi beberapa kegiatan yaitu: (1) Presentasi tentang macam-macam tema yang dapat dikembangkan dalam penulisan karya ilmiah;

Dalam kerangka konseptual ini mengaplikasikan dari kerangka teori yang digunakan sebagai landasan penelitian sesuai dengan keadaan yang ada dilapangan tentang

Bab ini menguraikan tentang teori, pendapat pakar, tulisan ilmiah, dan sejenisnya yang dibutuhkan untuk mendukung dan memberikan landasan/kerangka konsep berpikir yang kuat

¾ tidak tahu apa yang harus atau dapat ditulis untuk penulisan karya ilmiah. ¾ kurang menguasai bahasa untuk membahasakan gagasan pada penulisan karya ilmiah

Kerangka Pemikiran Berdasarkan landasan teori, penelitian terdahulu dan berbagai variable yang digunakan dalam penelitian ini maka disusunlah suatu kerangka konseptual sebagai