Drainase ini terbentuk akibat gerusan air yang bergerak akibat gravitasi, yang lambat laun dan dalam jangka waktu yang lama membentuk saluran air permanen, seperti sungai. Air hujan yang jatuh langsung dialirkan oleh saluran ini menuju saluran air, sehingga tidak terjadi genangan air. Saluran pembuangan ini berfungsi hanya mengalirkan satu jenis air ke saluran pembuangan, misalnya air hujan, air limbah domestik, atau air limbah industri.
Saluran drainase ini cocok untuk membuang berbagai jenis air limbah, bergantian atau sekaligus, misalnya drainase untuk pembuangan limbah rumah tangga dan air hujan. Fungsi drainase ini adalah untuk menyalurkan air agar tidak menumpuk dan merusak konstruksi jalan atau menimbulkan erosi pada badan jalan. RUANG LINGKUP DAN ITEM PEKERJAAN SALURAN SALURAN PERKOTAAN Spesifikasi ini menjelaskan spesifikasi pekerjaan saluran pembuangan terbuka dengan penutup saluran yang secara teknis mengalir berdasarkan ketinggian tanah atau gaya gravitasi, dengan jenis saluran dinding pasangan bata, lantai/alas dan pelat penutup saluran secara manual dengan menggunakan beton cor K225. dengan lubang utama yang berbeda untuk pekerjaan pemeliharaan.
Yang dimaksud dengan Pembongkaran Batu adalah pembongkaran pasangan bata drainase yang ada (jika ada), item pekerjaan ini dapat dimasukkan dalam struktur harga jika di lokasi pekerjaan sudah ada saluran drainase yang perlu dibongkar. Item pekerjaan ini dapat dimasukkan dalam struktur harga jika lokasi pekerjaan memiliki pelat rumah yang perlu dibongkar. Untuk benda pekerjaan ini, jika ada, akan disesuaikan dengan ukuran pembongkaran beton lempengan masyarakat.
Kerja ini akan dimasukkan ke dalam struktur harga unit (LS) apabila tersedia.
SPESIFIKASI BAHAN
- PORTLAND CEMENT (PC) / SEMEN PORTLAND
- BATU KALI / BATU GUNUNG
- PASIR
- BETON MUTU K-225
- LAIN-LAIN
Batu tersebut harus bersih, keras, tidak ada bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui tahan lama. Batu yang berbentuk bulat hanya boleh digunakan setelah salah satu sisinya dipatahkan atau sesuai persetujuan Pengguna Jasa dan digunakan bersama dengan batu yang tidak berbentuk bulat. Pasir yang dimaksud di sini sebaiknya adalah pasir alam yang diperoleh dari sungai atau sumber lain yang disetujui oleh Pengguna Jasa.
Tempat penyimpanan harus bebas dari sampah organik, sampah kimia, bebas banjir dan tidak terkontaminasi dengan bahan lain seperti air laut/garam dan bahan lain yang dapat menurunkan mutu pasangan bata. Agregat beton harus bersumber dari batuan padat, keras dan tahan lama, bebas dari kotoran, bahan organik, kontaminasi bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya. Bila perlu, pengguna jasa akan memerintahkan pencucian untuk memastikan kebersihan dan menolak agregat yang tidak memenuhi spesifikasi tersebut.
Agregat kasar untuk campuran beton harus berasal dari produksi alat penghancur batu atau kerikil dari sungai yang bersih, padat, keras, tahan lama dan memenuhi ketentuan spesifikasi ini. Agregat halus untuk campuran beton harus berasal dari produksi alat pemecah batu atau pasir sungai, pasir galian yang tajam, padat, keras, tahan lama, bersih dari segala jenis kotoran, bahan organik, lumpur dan partikel-partikel yang berdampak buruk pada beton. beton.. Jika pasir yang digunakan menurut Pengguna Jasa tidak memenuhi gradasi, dapat ditambahkan bahan lain pada pasir tersebut, seperti pasir dari batu pecah.
Penggunaan bahan tambahan kimia harus terlebih dahulu mendapat izin dari pengguna jasa, dan tidak boleh menggunakan bahan tambahan korosif :. Penggunaan bahan kimia tambahan: penghalang udara, pereduksi air, superplasticizer, akselerator pengerasan, retarder dan sebagainya akan diinstruksikan oleh pengguna layanan sebagaimana mestinya. Pemasok wajib menyampaikan rencana sumber air yang akan digunakan untuk campuran beton dan pasangan bata kepada Pengguna untuk dipelajari dan disetujui sebelum pelaksanaan pekerjaan beton.
Apabila dirasa perlu kualitas air yang akan digunakan, Air yang digunakan untuk membuat dan memelihara beton serta membuat campuran harus berasal dari sumber yang baik. Pengguna Jasa akan menentukan apakah yang dipesan atau diserahkan untuk digunakan dalam ciptaan tersebut seluruhnya atau sebagian sesuai dengan ciptaan tersebut, dan keputusan Pengguna Jasa dalam hal ini bersifat final dan tegas. Apabila terdapat perbedaan antara standar yang dipersyaratkan dengan standar yang diusulkan oleh Penyedia Jasa, maka Penyedia Jasa harus menjelaskan hal tersebut secara tertulis kepada Pengguna Jasa untuk disetujui, paling lambat 28 hari sebelum Direktur Pekerjaan menentukan setuju atau tidaknya pekerjaan tersebut. . harus dilakukan.
SPESIFIKASI PERALATAN 1 PERALATAN UTAMA
PERALATAN PENDUKUNG a. Mobil Pick Up
Satuan baku pengukuran yang digunakan pada dasarnya adalah MKS, sedangkan penggunaan satuan baku lainnya dapat digunakan sepanjang tidak dapat dihindari dan dapat dipertanggungjawabkan.
METODE PELAKSANAAN
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) a. Lingkup dan Metode Pelaksanaan Pekerjaan
PEKERJAAN PERSIAPAN
- PEMBUATAN PAPAN NAMA PROYEK a. Lingkup dan Metode Pelaksanaan Pekerjaan
- KISDAM DAN PEMOMPAAN (PENGERINGAN) KISDAM PASIR / TANAH
- PEMASANGAN BOWPLANK
- MOBILISASI DAN DEMOBILISASI
Bendungan pasir merupakan susunan kantong plastik belakang berukuran 43 x 65 cm atau lebih kecil yang diisi pasir atau tanah. Bendungan pasir didirikan sebagai bangunan penahan beban (sementara) yang berfungsi sebagai bangunan pemisah (separator) pada bagian parit yang memerlukan pengeringan, dimana akan dilakukan pekerjaan pengecoran beton atau pekerjaan pasangan batu pada bagian dasar atau bawahnya. permukaan air irigasi yang masih mengalir. Pemasok harus terlebih dahulu menyerahkan gambar desain bendungan pasir sebagai pemisah, metode kerja, bahan yang digunakan dan kegiatan pemompaan untuk mengeringkan lubang konstruksi kepada dewan untuk disetujui selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan sebelum commissioning.
Penyedia wajib menghubungi dan memperoleh izin dari pejabat yang berwenang mengenai pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi, termasuk menghentikan atau mengurangi debit air irigasi pada saluran irigasi yang sedang menjalani rehabilitasi, serta perolehan/penyewaan lahan di luar batas wilayah irigasi. area kerja yang diserahkan untuk implementasi yang mudah dan fleksibel. Prinsip penerapan Lingkungan Kerja (K3) tetap harus diperhatikan dalam melaksanakan pekerjaan bendungan pasir, karena mengandung resiko kecelakaan kerja seperti terjatuh, terpeleset, menimbulkan gangguan pernafasan dan mata. Selama pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi, kegiatan pertanian tetap berjalan, sehingga penyediaan dan pendistribusian air irigasi harus tetap berjalan.
Kontraktor harus membangun fasilitas penahan beban (sementara) berupa pemisah di sepanjang saluran dan menutupnya pada satu bagian saluran drainase dengan pemompaan yang diperlukan untuk melakukan pelapisan dan pekerjaan rehabilitasi lainnya, dan pada bagian lain dari saluran tersebut. saluran drainase. air irigasi. Sedangkan bagian tenaga kerja penyiapan alat pemisah berupa kantong keruk berisi pasir atau tanah beserta perlengkapannya seperti rangka baja atau anyaman bambu dianggap dalam suatu pekerjaan tersendiri yaitu pekerjaan pasir/tanah Kistdam, namun pekerjaan ini merupakan bagian dari aktivitas penghilangan air (pengeringan). Penyedia wajib menghubungi dan memperoleh izin dari instansi yang berwenang mengenai pelaksanaan pekerjaan renovasi jaringan irigasi.
Apabila pembongkaran tersebut mengganggu fungsi saluran atau mengakibatkan kerusakan pada bangunan irigasi, Penyedia bertanggung jawab untuk melakukan perubahan dan pengaturan lebih lanjut. Prinsip penerapan Lingkungan Kerja (K3) tetap harus diperhatikan dalam melaksanakan pekerjaan “Dewatering”, karena terdapat resiko kecelakaan kerja seperti cedera tangan/kaki, terpeleset, sengatan listrik. Papan busur adalah tiang kayu sementara yang dibuat untuk menentukan atau menjadi letak titik sumbu kerja, biasanya dibuat dengan papan dan paku yang dibuat sesuai denah yang direncanakan.
Mobilisasi berarti pengangkutan peralatan dan personel, sebagaimana ditentukan dalam kontrak, dari lokasi aslinya ke tempat kerja di mana peralatan tersebut akan digunakan. Pekerjaan tersebut meliputi pembongkaran/penggalian dan perbaikan serta pembangunan gedung, jalan, kabel telepon, pipa, gorong-gorong, jembatan atau benda lain milik instansi/negara dan perseorangan yang berada di lokasi pekerjaan. Pekerjaan pembongkaran, termasuk perbaikan dan pemindahan, harus dilakukan atas biaya kontraktor sesuai dengan petunjuk pengguna jasa dan persyaratan teknis dari instansi yang berwenang. Persyaratan teknis perbaikan dan pemindahan bangunan dimaksud yang belum tercakup dalam spesifikasi, akan ditetapkan oleh Direksi berdasarkan keterangan dari instansi yang berwenang.
PEKERJAAN SALURAN PASANGAN BATU 1 GALIAN TANAH BIASA (MANUAL)
- BONGKARAN BATU (MEMBONGKAR PASANGAN BATU SALURAN EKSISTING BILA ADA)
- BONGKARAN BETON (MEMBONGKAR BETON PLAT RUMAH / PLAT DUICKER EKSISTING BILA ADA)
- ANGKUTAN GALIAN DAN HASIL BONGKARAN a. Lingkup dan Metode Pelaksanaan Pekerjaan
- PASANGAN BATU 1 PC : 4 PP
- PLESTERAN 1 : 3
- BETON K225 UNTUK LANTAI SALURAN a. Lingkup dan Metode Pelaksanaan Pekerjaan
Sebelum memulai pekerjaan pembongkaran pasangan bata, sebagai kontraktor, Anda akan mengajukan permohonan dimulainya pekerjaan pembongkaran kepada direktur pekerjaan untuk mendapatkan izin, instruksi dan arahan. Bahan yang dibongkar harus dibuang ke luar lokasi dengan persetujuan Pemakai Jasa Ciptaan atau sesuai petunjuk pemilik Ciptaan. Dalam melaksanakan pekerjaan pembongkaran pasangan bata, keselamatan dan kesehatan kerja serta keselamatan konstruksi akan diutamakan dengan menggunakan cara yang baku, menggunakan peralatan keselamatan bagi pekerja sesuai dengan peraturan keselamatan yang berlaku dan sesuai dengan petunjuk dan petunjuk pekerjaan. Direktur. .
Prinsip penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap harus diperhatikan pada saat melaksanakan pekerjaan “Bongkar Batu (Mekanis)” karena terdapat resiko terjadinya kecelakaan kerja seperti cedera pada tangan/kaki, guncangan. dari pembongkaran. alat, terbentur material, gangguan pernafasan dan mata akibat debu. Pengukuran pelepasan pasangan bata harus dilakukan dalam meter kubik (m3) dan disetujui oleh direktur pekerjaan. Pembayaran pembongkaran pasangan bata (semi-mekanis) harus dilakukan berdasarkan harga satuan per meter kubik (m3), yang termasuk dalam tagihan kuantitas.
Pengukuran debit beton harus dilakukan dalam meter kubik (m3) dan disetujui oleh pengguna jasa pekerjaan. Pembayaran pembongkaran beton harus dilakukan berdasarkan harga satuan per meter kubik (m3) yang tercantum dalam bill of quantity. Pengukuran pengangkutan hasil galian dan pembongkaran harus dilakukan dalam meter kubik (m3) dan disetujui oleh pengguna jasa pekerjaan.
Semua bahan batuan sungai/batuan, air dan pasir yang digunakan pada pasangan batu harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dan disetujui oleh pengguna jasa. Komposisi mortar untuk pasangan bata saluran harus terdiri dari 1 semen portland: 4 pasang pasir dalam jumlah yang sama dan dicampur dengan air secukupnya hingga mencapai kekentalan yang disetujui oleh pengguna jasa. Ketika membangun pasangan bata dalam cuaca buruk dan ketika melindungi dan merawat pekerjaan yang dilakukan, kontraktor harus mematuhi persyaratan yang sama seperti yang ditentukan untuk beton.
Prinsip penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap harus diperhatikan dalam melaksanakan pekerjaan “Pasangan Batu”, karena terdapat resiko kecelakaan kerja seperti tangan/kaki terluka, tertimpa material. . Pembayaran pekerjaan pasangan bata akan dihitung berdasarkan harga per satuan meter kubik (m3), dimana harga satuan tersebut sudah termasuk biaya seluruh bahan, tenaga kerja dan peralatan yang diperlukan untuk pekerjaan pasangan bata. Apabila permukaan dinding dan lantai pasangan batu sungai eksisting atau baru akan diplester dengan campuran 1 PC : 3 Psr.
Prinsip penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap harus diperhatikan dalam melaksanakan pekerjaan “Plesteran” karena terdapat resiko terjadinya kecelakaan kerja seperti cedera tangan/kaki, terbentur material, gangguan pernafasan dan mata jika akibat debu. Plesteran pada pasangan bata harus sesuai dengan bagian-bagian pekerjaan yang tercantum dalam gambar pelaksanaan.