Strategi Corporate, Strategi Unit Bisnis, dan Rencana Pemasaran Semua kantor pusat perusahaan melakukan empat aktivitas pernecanaan, yaitu:
1. Menetapkan misi perusahaan
Satu pernyataan misi yang jelas dan dipikirkan matang memberikan pengertian bersama kepada karyawan akan tujuan arah, dan peluang. Pernyaataan itu memandu karyawan yang menyebar secara geografis untuk bekerja secara independen dan secara kolektif kea rah perealisasian tujuan organisasi.
2. Membangun unit bisnis strategi
Sebuah bisnis harus dipandang sebagai proses pemuasan pelanggan, bukan proses memproduksi barang. Produk itu sementara, sedangkan kebutuhan dasar dan kelompok pelanggan itu bertahan selamanya.
3. Menetapakan sumber daya untuk setiap SBU
SBU adalah Strategi Business Unit. Sebuah SBU memiiki tiga karakter berikut ini:
- Merupakan satu bisnis tunggal atau kumpulan bisnis terkait yang dapat direncanakan secara terpisah dari bagian lain perusahaan
- Memiliki perangkat pesaingnya sendiri
- Memiliki seorang manajer yang bertanggungjawab atas perencanaan stratejik dan kinerja laba yang mengontrol paling banyak factor yang mempengaruhi laba
4. Menilai peluang pertumbuhan
Menilai peluang pertumbuhan mencakup perencanaan bisnins baru, perampingan, atau penghapusan bisnis lama. Jika terdapat kesenjangan strategis antara penjualanyang diinginkan dan penjualan yang diperkirakan, manajemen korporasi harus mengembangkan atau
mendapatkan bisnis baru guna memenuhi perbedaan tersebut. Cara menutup kesenjangan perencanaan strategis itu ada tiga cara. Pertama, mengidentifikasi peluang untuk
menumbuhkan lebih lanjut bisnis perusahaan saat ini. Kedua adalah mengidentifikasikan
perusahaan saat ini. Ketiga adalah mengidentifikasikan peluang untuk menambah bisnis menarik yang tidak berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini.
Perencanaan strategis unit bisnis terdiri dari langkah-langkah berikut:
1. Misi bisnis
Setiap unti bisnis perlu mendefinisikan misi spesifiknya dalam lingkup misi perusahaan yang lebih luas.
2. Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan evaluasi terhadap keseluruhan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang tercakup dalam pemantauan lingkungan pemasaran internal dan eksternal.
3. Perumusans sasaran
Manager menggunakan istilah sasaran untuk mendekripsikan tujuan-tujuan yang spesifik dalam besaran dan waktu sehingga kita akan mengenal MBO (Management By Objectives). Agar system MBO dapat bekerja dengan baik, tujuan-tujuan unit bisnis harus memenuhi empat kriteria:
- Tujuan harus diurutkan secara hirarkis, dari yang paling penting sampai yang kurang penting - Apabila memungkinkan, tujuan harus dapat dinyatakan secara kuantitatif
- Sasaran-sasaran harus realistis
- Tujuan-tujuan perusahaan harus konsisten 4. Perumusan strategi
Strategi adalah suatu rencana permainan untuk mencapai sasaran ayng telah ditetapkan. Setiap bisnis harus merancanag strategi untuk mencapai tujuannya yang terdiri dari:
- Strategi pemasaran - Strategi teknologi
- Strategi penetapan yang cocok 5. Perumusan implementasi program
Setalah unit bisnis mengembangkan straegi utamanya, unti bisnis tersebut harus mengembangkan program pendukung yang terinci. Strategi dalam perumusan program
disesuaikan dengan program apa yang akan dilaksasnakan dan disesuaikan dengan tujuan yang akan dicapai.
6. Umpan balik dan pengendalian
Ketika melaksanakan strateginya, perusahaan perlu menelusuri hasilnya dan memantau perkembangan baru. Perusahaan harus dapat memperhitungan satu hal. Pasar akan berubah;
ketika itu terjadi, perusahaan harus meninjau ulang dan merevisi kegiatan pelaksanaan, program, strategi, atau bahkan tujuannya.
Rencana Pemasaran
Rencana pemasaran adalah dokumen tertulis yang meringkaskan apa yang sudah dipelajari oleh pemasar tentang tempat pasar dan menunjukkan cara perusahaan berencana mencapai tujuan pemasarannya. Isi rencana pemasaran terdiri atas :
1. Ikhtisar eksekutif dan daftar isi
Ikhtisar eksekutif memungkinkan manajemen senior mencapai tujuan utama rencana.
Sebuah daftar isi hendaknya menyertai ikhtisar eksekutif.
2. Analisis situasi
Bagian ini menyajikan data latar belakang yang relevan tentang pejualan, biaya, pasar, pesaing, dan berbagai kekuatan dalam lingkungan makro.
3. Strategi pemasaran
Di sini manajer produk menetapkan sasaran misi dan pemasaran serta sasaran keuangan.
Manajer juha mendefinisikan kelompok-kelompok dan kebutuhan yang mau dipuaskan oleh tawaran pemasaran. Strategi pemasaran harus spesifik tentang srrategi penentuan merek dan strategi pelanggan yang akan ditempuh.
4. Proyeksi finansial
Proyeksi finansial mencakup ramalan penjualan, ramalan biaya, dan analisis titik impas.
5. Pengendalian implementasi
Pengendalian implementasi merupakan bagian terahir dari rencana pemasaran.