Program LDII Kota Madiun yang dimaksud bertujuan untuk membina generasi muda agar memiliki profesional keagamaan dalam diri mereka. Judul : Strategi Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun Dalam Membentuk Generasi Muda Religius Profesional.
Rumusan Masalah
Berdasarkan keterangan di atas, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai strategi dakwah LDII dalam membentuk generasi muda profesional keagamaan dengan programnya, sehingga peneliti membuat judul “Strategi Dakwah Strategi Dakwah Islam Indonesia” ". 'wah Institute (LDII) Kota Madiun dalam membentuk generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan'.
Tujuan Penelitian
Untuk menganalisis rencana dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun untuk membentuk karakter generasi muda sebagai profesional beragama. Untuk menganalisis hasil pelaksanaan program pembentukan karakter profesional religius pada generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun pada generasi muda.
Kegunaan Penelitian
Untuk menganalisis bagaimana dakwah yang dilaksanakan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam sosialisasi pembentukan karakter pada generasi muda. Diharapkan masyarakat mendapat informasi bahwa Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mempunyai program pembentukan karakter unggul bagi generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan.
Telaah Pustaka
Penelitian ini berada di kota Medan, sedangkan penelitian yang akan saya lakukan di kota Madiun. Objek penelitian ini hanya ditujukan kepada santri Pondok Pesantren Darussalam, sedangkan penelitian yang akan dilakukan ditujukan kepada generasi muda di kota Madiun.
Metodologi Penelitian
Dalam metode ini peneliti menggunakan dokumentasi sebagai data terkait strategi dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam membentuk karakter generasi muda sebagai profesional beragama. Berdasarkan penelitian ini, data yang diperoleh berkaitan dengan strategi dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia dalam membentuk karakter generasi muda ahli agama di kota Madiun.
Sistematika Pembahasan
Program-program yang telah dilaksanakan LDII Kota Madiun dalam pembentukan generasi baru profesional keagamaan akan dijelaskan secara rinci. Bab ini akan memberikan gambaran mendalam mengenai efektivitas strategi undangan yang digunakan LDII Kota Madiun.
BAB V: Penutup. Bab ini akan menjadi kesimpulan dari penelitian ini
Strategi
Secara harafiah kata “strategi” menurut McLeod (1989) (dalam Dimyati dan Mudjiono, 2006) mempunyai arti bahwa strategi adalah seni melaksanakan taktik dan perencanaan. Tahapan pertama yang dilakukan dalam mengeksekusi suatu strategi adalah perumusan strategi atau bisa juga disebut formulasi strategi.
Dakwah
Seorang da’i harus mempunyai rencana dakwah yang baik untuk menghadapi tantangan yang muncul saat ini. Umumnya Da’i atau pelaku dakwah diartikan sebagai mubalighh (orang yang menyampaikan ajaran Islam), namun kata ini mempunyai konotasi yang sempit karena masyarakat cenderung mengartikannya sebagai orang yang menyampaikan ajaran Islam secara lisan, misalnya pendakwah, khatib (orang yang berkhotbah) dll. Maddah adalah isi materi dakwah yang disampaikan oleh Da’i (pelaku dakwah) kepada mad’u (sasaran dakwah).
Apabila cara dakwah yang digunakan seorang Da’i tidak tepat, padahal pesan yang disampaikan baik, maka pesan tersebut bisa saja ditolak oleh mad’u atau penerima pesan. Setiap kegiatan dakwah yang dilakukan para Da'i untuk menyampaikan ajaran Islam atau materi dakwah tentu akan menimbulkan reaksi. Kegiatan dakwah yang dilakukan oleh para Da’i harus mempunyai perencanaan yang matang dan dakwah tersebut mempunyai tujuan atau sasaran yang jelas.
Dari beberapa prinsip strategi dakwah di atas dapat disimpulkan bahwa seorang Da'i harus memiliki pengetahuan ilmiah mengenai prinsip tersebut. Materi dakwah yang digunakan seorang Da'i berasal dari Al-Qur'an dan al-Hadits.
Profesional Religius
Keahlian adalah kondisi, arah, nilai, tujuan dan kualitas pengetahuan profesional dan wewenang dalam kaitannya dengan kehidupan manusia. 44 Aminullah, “Profesionalisme dan Mutu Pelayanan (Kajian Implementasi Dalam Penyelenggaraan Diklat Tenaga Teknis Keagamaan)”, Diklat, Vol.IV, no. 1 (Januari-Juni 2018), 90. Tokoh religius ini juga dapat diartikan sebagai seseorang yang mewujudkan keimanannya kepada Allah SWT dalam mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Religius adalah sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap agama lain, dan hidup rukun dengan agama lain52. Oleh karena itu, penanaman karakter religius hendaknya dibina sedini mungkin agar ketika dewasa nanti mereka mempunyai sikap dan perilaku yang sesuai dengan agama yang dianutnya. Sehingga ketika ia melakukan sesuatu yang mungkin melanggar batasan agama yang diciptakan oleh agamanya, maka dengan sendirinya ia akan membatasi atau menjauhi larangan agama tersebut.
Profil LDII Kota Madiun 1. Sejarah LDII Kota Madiun
Mengikuti perkembangan dakwah di masyarakat luas, Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang diberi nama Yayasan Lembaga Pegawai Islam (YAKARI) resmi didirikan pada tanggal 3 Januari 1972 di Surabaya, Jawa Timur. Berdasarkan hasil MUBES II (Musyawarah Besar) yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 9-10 Februari 1981, nama Lembaga Islam Pegawai (LEMKARI) diubah menjadi Lembaga Dakwah Pegawai Islam. Kemudian pada MUBES IV yang diselenggarakan pada tanggal 19-20 November 1990, nama Lembaga Pegawai Dakwah Islam Indonesia diubah menjadi Lembaga Dakwah Islam Indonesia.58.
Sesuai dengan visi Lembaga Dakwah Islam Indonesia, misi organisasi adalah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara melalui dakwah, pengkajian, pemahaman dan penerapan ajaran Islam secara komprehensif. Susunan Organisasi Dewan Pengurus Daerah LDII Kota Madiun Berdasarkan keputusan Dewan Pengurus Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jawa Timur nomor KEP-205/M/XII/2020 tanggal 22 Desember 2020, sebagai berikut : Manajemen. Program Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun untuk membentuk generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan.
Program Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun Dalam Membentuk Generasi Muda Yang Profesional Religius
Pada awal berdirinya, PPG LDII fokus pada pembinaan generasi muda di bidang agama, pendidikan, dan kepemimpinan. Pengembangan Pendidikan, PPG LDII mempunyai tugas mendukung generasi muda dalam mengembangkan potensi intelektualnya melalui pengembangan pendidikan. Skill Development, PPG LDII bertugas membantu generasi muda mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja dan kehidupan profesional.
Community Development, PPG LDII bertugas membangun dan mengembangkan komunitas yang kuat di kalangan generasi muda. Perbaikan diri, PPG LDII memberikan tugas kepada generasi muda untuk terus mengembangkan diri. Perencanaan Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam Membentuk Generasi Muda Profesional.
Perencanaan Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun Dalam Membentuk Generasi Muda Yang Profesional
Dalam praktik pelaksanaan dakwahnya terhadap generasi muda, PPG membuat sasaran yang diberi nama “Generasi Muda Yang Profesional Beragama”. Oleh karena itu, LDII sebagai organisasi kemasyarakatan Islam mempunyai program agar generasi muda yang dipimpinnya menjadi generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan. Program pembinaan generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan merupakan salah satu upaya kami di LDII sebagai ormas Islam yang menjiwai generasi muda masa kini.
Kurikulum yang disampaikan Ketua PAC Winongo ini diharapkan dapat menjadi acuan dan landasan bagi generasi muda untuk menjadi generasi muda beragama yang profesional. Kegiatan ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk lebih mudah mendidik diri sendiri profesionalisme keagamaan. Implementasi Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam Membentuk Generasi Muda Profesional.
Pelaksanaan Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun Dalam Membentuk Generasi Muda Yang Profesional
Selain itu materinya disampaikan kepada generasi muda untuk mencetak profesional beragama dengan mencapai target yang telah ditetapkan LDII. Melalui pelaksanaan dakwah yang konsisten dan terstruktur, LDII Kota Madiun telah melahirkan generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan. Kegiatan yang dilakukan untuk membentuk generasi muda profesional keagamaan melalui ceramah yang berlangsung di setiap kelas sesuai tingkat usia E.
Berbagai program dan kegiatan serta pengamalan dakwah yang dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Madiun telah melahirkan generasi muda profesional keagamaan. Selain itu, hasil pembinaan dari LDII Kota Madiun terlihat dari perilaku atau sikap generasi mudanya. Analisis Perencanaan Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam membentuk generasi muda.
Analisis Perencanaan Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun Dalam Membentuk Generasi Muda Yang
Maka untuk mencapai tujuan menjadi generasi berkarakter profesional keagamaan, DPD LDII Kota Madiun dan PPG bekerjasama dengan pendidikan formal dan nonformal untuk mencapai tujuan terbentuknya generasi baru profesional keagamaan. Adanya kurikulum akhlaqul karimah ini bertujuan untuk membentuk generasi baru yang memiliki etika dan perilaku sesuai dengan ajaran Islam yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Trilogi sukses yang ketiga adalah mandiri yang artinya diharapkan adanya generasi baru. generasi yang mempunyai keterampilan dan kecakapan hidup. Jadi generasi baru sudah memasuki zaman dimana mereka sudah mandiri dan bisa berjuang untuk hidupnya serta tampil lebih percaya diri dalam menghadapi dunia89”.
Misalnya, hasil pelaksanaan dakwah keagamaan yang profesional di kalangan generasi muda menunjukkan kendala berupa kurangnya dukungan dari lingkungan generasi muda. Generasi muda ini dengan demikian dibentuk sedini mungkin oleh DPP LDII, dan melahirkan generasi kita yang profesional dalam bidang keagamaan yang bekerja sama dengan Yayasan Al Mutaqin92. Analisis Implementasi Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam Membentuk Generasi Muda.
Analisis Pelaksanaan Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun Dalam Membentuk Generasi Muda Yang
Mad'u atau mitra dakwah yang dimaksud di sini merupakan sasaran dakwah atau penerima dakwah dari program LDII untuk membentuk generasi muda profesional keagamaan. Materi dakwah yang diberikan LDII Kota Madiun kepada generasi muda dalam membentuk profesional beragama antara lain digolongkan dalam empat poin utama. Gambaran materi dakwah tersebut telah dilaksanakan LDII Kota Madiun untuk membentuk generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan.
Dari ketiga cara tersebut di atas, LDII Kota Madiun membina generasi muda untuk mencapai hal tersebut. Hasil analisis yang dilakukan peneliti terkait mengungkap implementasi dakwah LDII Kota Madiun dalam membentuk generasi muda profesional beragama. Analisis hasil pelaksanaan program pembinaan generasi muda profesional keagamaan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia.
Analisis Hasil Pelaksanaan Program Membentuk Generasi Muda Yang Profesional Religius Oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia
Dalam hal ini kegiatan dakwah yang ingin dibentuk LDII Kota Madiun adalah generasi muda profesional keagamaan. Seperti yang disampaikan Redy mengenai hasil yang dirasakan generasi muda LDII Kota Madiun dalam pelaksanaan program keagamaan profesional. Berdasarkan hasil penelitian mengenai strategi dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam membentuk generasi muda profesional keagamaan yang telah dibahas sebelumnya, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.
Perencanaan Dakwah yang dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam membentuk generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan, yaitu dengan menentukan metode, mengelola isi pesan dakwah, menentukan pelaksanaan dakwah dan mengevaluasi hasilnya. implementasi. Implementasi Dakwah yang dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun dalam membentuk generasi muda yang profesional dalam bidang keagamaan dengan memasukkan unsur-unsur Dakwah antara lain. Hasil dari implementasi program pembentukan generasi muda profesional religius Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Madiun terhadap generasi muda telah terlaksana dan antara lain memberikan pengaruh yang sangat signifikan dalam kehidupan sehari-hari.
Saran