• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of Strengthening Islamic Education Values through Kaili Da'a Local Ethnic Cultural Symbol

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "View of Strengthening Islamic Education Values through Kaili Da'a Local Ethnic Cultural Symbol"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

DOI: https://doi.org/10.35723/ajie.v8i1.449

1

Strengthening Islamic Education Values through Kaili Da'a Local Ethnic Cultural Symbol

Tobroni1, *Eka Firmansyah2, Muhammad Rizal Masdul3, Saiful Anwar4

1Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas No.246, Malang, East Java, Indonesia

2,3Universitas Muhammadiyah Palu, Jl. Rusdi Toana No.01, Palu, Central Sulawesi, Indonesia

4Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bangil, Jl. Alun-Alun Timur No.2, Pasuruan, East Java, Indonesia

*[email protected]

ABSTRACT: This research aims to examine the meaning of Kaili ethnic cultural symbols to strengthen the values of Islamic education among the Kaili ethnic community. This research was conducted using a qualitative approach. The data collection technique in this research uses observation, interviews and documentation methods. Data analysis in this research uses single data analysis (individual case analysis), with the data analysis model from Miles and Huberman, through three paths of activities that occur simultaneously. This research found that there are sambulugana symbols and sintuvu symbols in organizing their daily life systems. These symbols are interpreted deeply because they have fundamental values. The sambulugana symbol teaches the concept of gratitude and resignation to God Almighty. Meanwhile, the sintuvu concept teaches the values of ukhuwah or cooperation between people. The sintuvu symbol reminds the Kaili ethnic community of how they live in interdependence with one another. The sintuvu symbol also teaches us not to create distance between relatives. So, as much as possible, maintain kinship relations even in buying and selling (exchanging goods).

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang bagaimana makna dari simbol-simbol budaya etnik Kaili, sebagai cara dalam penguatan nilai-nilai pendidikan Islam di tengah-tengah komunitas etnik Kaili. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data tunggal (individual case analysis), dengan model analisis data dari Miles dan Huberman melaui tiga jalur kegiatan yang terjadi bersamaan. Dari penelitian ini ditemukan bahwasanya, terdapat simbol sambulugana dan juga simbol sintuvu dalam mengatur sistem kehidupan mereka sehari-hari.

Simbol-simbol tersebut dimaknai secara mendalam, karena dianggap memiliki nilai-nilai yang sangat penting. Pada simbol sambulugana, mengajarkan konsep syukur dan tawakkal kepada tuhan yang maha esa.

Sedangkan pada konsep sintuvu, mengajarkan nilai-nilai ukhuwah atau nilai-nilai kerjasama antar sesama. Simbol sintuvu mengingatkan pada komunitas etnik Kaili tentang bagaimana hidup saling ketergantungan antara satu dan lainnya. Simbol sintuvu juga mengajarkan agar tidak boleh

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman (Sugiyono,2018) yag mana tahapannya sebagai berikut: (1) Pengumpulan data, yang diperoleh dari

3.2 The Correlation Coefficient between Students’ Personal Initiative towards their Speaking Performance Based on the result the personal initiative of the students in A and B classes