• Tidak ada hasil yang ditemukan

studi tentang sikap nasabah pada pola pembiayaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "studi tentang sikap nasabah pada pola pembiayaan"

Copied!
119
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Fokus Penelitian

Bagaimana sikap nasabah terhadap pola pembiayaan murabahah KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang di komplek perumahan Grand Clarysa Lumajang. Faktor apa saja yang mendasari sikap nasabah dalam mempertimbangkan keputusan mengambil pembiayaan murabahah KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang di Perumahan Grand Clarysa Lumajang.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sebagai wadah pengembangan ilmu yang diperoleh selama penulis mengikuti perkuliahan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (UIN KHAS JEMBER) dan diharapkan mampu memberikan pengetahuan baru tentang ekonomi syariah khususnya perbankan syariah. Dapat memperluas ilmu dan pemahaman di bidang perbankan serta mengaplikasikan ilmu yang telah peneliti peroleh selama perkuliahan. Dapat digunakan sebagai sumber informasi masa depan bagi mahasiswa yang melakukan penelitian, serta data untuk menilai ruang lingkup kurikulum yang disampaikan selama perkuliahan.

Definisi Istilah

  • Sikap
  • Pembiayaan
  • Murabahah
  • Bank Syariah

Yang dimaksud dengan sikap dalam penelitian ini adalah pertimbangan atau pernyataan evaluatif (kognisi, pengaruh, perilaku) nasabah yang membahas objek pembiayaan murabahah (modal kerja) dengan menggunakan akad murabahah di bank syariah Indonesia Kcp. Lumajang yang berdasarkan prinsip penyelenggaraan pembiayaan sehat. 12. Pendanaan merupakan suatu bentuk dimana bank syariah menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan dana yang telah dikumpulkan oleh bank syariah sendiri dari masyarakat yang mempunyai kelebihan dana. Oleh karena itu, Mokhtar et al., (2005) menyatakan bahwa bank syariah hendaknya memperhatikan berbagai aspek dan faktor yang harus dipertimbangkan ketika mengambil keputusan mengenai suatu masalah penyaluran atau pembiayaan dana kepada masyarakat.

Murabahah adalah jual beli barang dengan harga semula dengan menambahkan keuntungan yang disepakati. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 yang membahas tentang bank syariah, bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah.

Penelitian Terdahulu

Analisis Implementasi Akad Murabahah dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Margin Murabahah pada KPR Syariah. Analisis Pembiayaan KPR Syariah pada Nasabah Berpenghasilan Rendah (Studi pada Bank BRI Syariah KC Bandar Lampung Kedaton). 18 Anugerah Sahvitri H, “Analisis Pembiayaan KPR Syariah Pada Nasabah Berpenghasilan Rendah (Studi Pada Bank BRI Syariah KC Bandang Lampung Kedaton)”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan, Lampung, 2018).

20 Nur Amelia, “Analisis Preferensi Masyarakat Terhadap KPR Syariah Dalam Akad Murabahah Di BTN Cakra Hidayat Kabupaten Gowa”, (Disertasi Universitas Muhammadiyah Makassar, 2020). 21 Reski Nassa, “Persepsi Nasabah Terhadap Produk Pembiayaan KPR di Bank BTN Syariah Parepare”, (Disertasi, Institut Agama Islam Negeri Norwegia, Parepare, 2020).

Kajian Teori

  • Sikap Nasabah
  • KPR FLPP

Selain itu yang membedakannya adalah perjanjian transaksinya, yaitu pada bank konvensional perjanjian transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah hukum yang berlaku umum, sedangkan pada bank syariah terdapat syarat-syarat yang berdasarkan hukum Islam, misalnya barang dan jasa. harus jelas dan juga halal, status kepemilikan barang harus sepenuhnya ditentukan oleh penjual, dan tempat penyerahan harus jelas. Kontrak harus jelas dan transparan sehingga kedua belah pihak mengetahui kewajiban dan haknya masing-masing. Landasan utama yang diberikan oleh lembaga keuangan syariah adalah kepercayaan yang mendasari alasan mengapa mereka berani memberikan pembiayaan.

Terdapat skema fiqh yang banyak digunakan oleh bank syariah yaitu skema jual beli murabahah. Murabahah adalah transaksi jual beli barang yang harus mencantumkan harga pokok pembelian kemudian ditambah dengan keuntungan yang disepakati dalam transaksi tersebut. Oleh karena itu, ciri-ciri akad murabahah dalam transaksi penjualan mengharuskan bank untuk menyampaikan baik harga dasar kepada nasabah maupun menyampaikan besarnya keuntungan yang akan ditambah dengan biaya.

Biasanya pembiayaan jangka pendek diberikan oleh bank syariah untuk membiayai modal kerja yang mempunyai siklus usaha satu tahun dan imbal hasil disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Karena pembiayaan murabahah merupakan skema jual beli yang umumnya diberikan untuk perolehan barang dan sangat sedikit nasabah yang mempunyai siklus usaha satu tahun dan imbal hasil disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Rukun jual beli sama dengan jual beli pada umumnya, yaitu ada penjual dan pembeli, serta barang yang dijual serta harga dan akad atau akad kabul.

Jadi barang riba tidak bisa diperdagangkan dengan murabahah. e) Keuntungan atau manfaatnya harus diketahui oleh kedua belah pihak yang melakukan transaksi, baik penjual maupun pembeli. Apabila keuntungannya tidak diketahui oleh pembeli, maka tidak dapat dikatakan jual beli murabahah. KPR Subsidi FLPP merupakan program subsidi pemerintah untuk memberikan pembiayaan kepemilikan rumah dengan fasilitas likuiditas pembiayaan rumah bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan suku bunga rendah dan jangka waktu yang rendah dan tetap dalam jangka waktu tertentu. Kelompok sasaran terdiri dari rumah tangga atau rumah, termasuk masyarakat yang mempunyai pendapatan tetap atau tidak teratur, belum pernah memiliki rumah, tidak pernah menerima subsidi perumahan dan juga termasuk kelompok masyarakat berpendapatan rendah yang pendapatan bulanannya mencapai Rp, termasuk peningkatan pelayanan infrastruktur dan perumahan. Dengan meningkatkan pelayanan sarana dan prasarana perumahan dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam menyediakan perumahan layak huni, maka penyelenggaraannya selain mampu meningkatkan sumber daya manusia juga berperan penting sebagai lokomotif perekonomian nasional.39.

METODE PENELITIAN

  • Lokasi Penelitian
  • Subyek Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Keabsahan Data
  • Tahap – tahap penelitian

Sikap Nasabah terhadap Pola Pembiayaan Murabahah pada KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol di Perumahan Grand Clarysa Lumajang. Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol merupakan bank yang memiliki banyak nasabah, hal itu dikarenakan. Dari hasil observasi yang dilakukan peneliti mengenai sikap nasabah terhadap pola pembiayaan murabahah pada KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol diperoleh.

Seorang nasabah mengatakan keberadaan Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol sangat bermanfaat baginya. Faktor pendukung sikap nasabah dalam mempertimbangkan keputusan mengambil pembiayaan murabahah pada KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang di Perumahan Grand Clarysa Lumajang. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa faktor yang mendukung sikap nasabah dalam memperoleh pembiayaan murabahah KPR FLPP di Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol.

Faktor sosial tersebut merupakan salah satu faktor yang paling mempengaruhi pilihan dan selera nasabah dalam mengambil pembiayaan murabahah FLPP KPR pada Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol. Yang memotivasi saya untuk mengambil pembiayaan murabahah FLPP KPR dengan Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol adalah kebutuhan saya dan keluarga untuk segera menempati rumah. Menurut nasabah, Pak Hadi berpendapat alasan mengambil pembiayaan murabahah KPR FLPP di Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol adalah faktor pendorong sosial.

Faktor sosial disini membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang produk pembiayaan murabahah KPR FLPP dari Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol. Awal mulanya ketika saya ingin mengambil sampel pembiayaan murabahah KPR FLPP dari KCP Bank Syariah Indonesia. Bagaimana sikap nasabah terhadap pola pembiayaan murabahah pada KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol di Komplek Apartemen Grand Clarysa.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Profil Bank Syariah Indonesia KCP. Lumajang

Peningkatan kesadaran masyarakat akan dukungan kuat pemangku kepentingan dan isu halal merupakan faktor yang sangat penting dalam pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia. Bank syariah mempunyai peran penting sebagai fasilitator seluruh kegiatan perekonomian dalam ekosistem industri halal. Peningkatan layanan, inovasi produk dan pengembangan jaringan menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Bahkan, semangat pelaksanaan percepatan juga tercermin dari banyaknya bank syariah yang melakukan aksi korporasi. Tak terkecuali bank syariah milik bank BUMN yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah. Tanggal 1 Februari 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442 H menandai sejarah penggabungan Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah menjadi satu kesatuan yaitu Bank Syariah Indonesia.

Penggabungan ini akan menggabungkan keunggulan ketiga bank syariah tersebut sehingga memberikan layanan yang lebih lengkap, cakupan yang lebih luas, dan juga kapasitas permodalan yang lebih baik. Penggabungan ketiga Bank Syariah tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan Bank Syariah kebanggaan masyarakat, yang diharapkan dapat menjadi energi baru bagi pembangunan perekonomian nasional dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Visi dan Misi Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol Visi dan Misi Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam.

Visi dan Misi Bank Syariah Indonesia KCP. Lumajang

  • Data KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang
  • Tabel Persamaan dan Perbedaan Penelitian Terdahulu
  • Tabel Narasumber Bank
  • Tabel Narasumber Nasabah
  • Tabel Nama dan Jabatan Karyawan BSI KCP. Lumajang
  • Tabel Pertumbuhan Nasabah dalam Pembiayaan

Berdasarkan pengamatan peneliti, program FLPP CPR yang dikelola oleh Bank Syariah Indonesia adalah KCP. Lumajang Imam Bonjol merupakan program pembiayaan yang sedang berjalan dan merupakan salah satu program unggulan dan terbaik. Menurut kami, Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol khususnya program unggulannya yaitu pembiayaan murabahah pada KPR FLPP sangat memudahkan kita yang memiliki waktu yang cukup singkat karena jadwal kerja yang padat. “Kalau saya perhatikan perkembangan KCP Bank Syariah Indonesia Lumajang Imam Bonjol khususnya pada pembiayaan murabahah KPR FLPP sangat signifikan, terbukti setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah nasabah KPR FLPP.” 51 .

Dari hasil wawancara dengan salah satu nasabah dapat diketahui bahwa Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol masih baru dalam bisnisnya, namun sudah memiliki banyak nasabah khususnya pembiayaan murabah di FLPP KPR. Namun alhamdulillah berkat program pembiayaan murobahah FLPP KPR dari Bank Syariah Indonesia KCP. Lumajang Imam Bonjol, saya dan keluarga bisa mendapatkan apartemen, bahkan dengan makan. 54. Untuk itu teman saya menyarankan pembiayaan murabahah FLPP KPR pada KCP Bank Syariah Indonesia. Lumajang Imam Bonjol karena prosesnya cepat, bunganya ringan dan mudah.” 56.

Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap nasabah dalam mempertimbangkan keputusan mengambil pembiayaan murabahah pada KPR FLPP Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang di Perumahan Grand Clarysa Lumajang yaitu. Faktor psikologis yang menurut nasabah pembiayaan murabahah KPR FLPP di KCP Bank Syari'ah Indonesia. Faktor keimanan atau aqidah dalam hal ini adalah agama merupakan faktor yang sangat mempengaruhi sikap nasabah dalam mengambil pembiayaan murabahah KPR FLPP di BSI KCP.Lumajang Imam Bonjol yang disebut syariah.

Bagi Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol diharapkan mengutamakan nasabah yang benar-benar layak mendapatkan tempat tinggal dengan menggunakan KPR FLPP (subsidi). Lumajang Imam Bonjol dan Staf Bisnis Konsumen serta beberapa nasabah penerima pembiayaan murabahah pada KPR FLPP di Grand Clarysa Lumajang.

Tabel 4.1 Nama dan Jabatan karyawan Bank Syariah Indonesia  KCP.Lumajang Imam Bonjol
Tabel 4.1 Nama dan Jabatan karyawan Bank Syariah Indonesia KCP.Lumajang Imam Bonjol

Referensi

Dokumen terkait