• Tidak ada hasil yang ditemukan

studi tentang sumber belajar pada mata pelajaran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "studi tentang sumber belajar pada mata pelajaran"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI TENTANG SUMBER BELAJAR PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA N 2 KECAMATAN KOTO BARU

KABUPATEN DHARMASRAYA

JURNAL

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (Strata 1)

IRWOM WAHYUDI NPM: 08030292

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT

2014

(2)

STUDY ON THE SUBJECT RESOURCES IN GEOGRAPHY SMA N 2 SUBDISTRICT KOTO BARU DISTRICT DHARMASRAYA

Oleh:

Irwom Wahyudi*

Edi Suarto

**

Rika Despica

**

*Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat

**Staf pengajar Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRACT

The focus of this research problem is how learning resources on the subjects of geography in SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Learning Year 2013/2014. The purpose of this study was to determine the presence of a study on the subject of geography SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Learning Year 2013/2014. This study used a qualitative approach. This study was conducted in SMA 2 Koto Baru Dharmasraya When the study was planned in August-September 2014. The informants are principals, geography teachers, and students. Data collection techniques in this study was implemented using several techniques, namely, interview techniques, observation techniques, and technical documentation. Analysis using data reduction, data presentation, and conclusion. The existence of learning resources on the subjects of geography in SMA 2 Koto Baru Dharmasraya learning year 2013/2014 Learning from the aspects of the geography of learning supports, the principal manage learning resources well, teachers are entrusted to teachers who are competent in their field and have the experience and the students themselves have great enthusiastic in implementing the learning geography. Aspects of geography learning support materials, teaching materials supplied from the school that is at the library, instructional materials sought teachers from other places, as well as teaching materials from the teacher searched the internet, teachers integrate all existing instructional materials in accordance with the characteristics of the students. Aspects of the learning environment supporting geography, manicured environment, infrastructure is complete and intact, clean and comfortable environment, and the environment is far from the bustle of the vehicle. Aspects of geography learning tool to support learning, learning tools provided in the form 1 piece infocus, some fruit globe, and a few pieces of the map.

Keywords: study of learning resources, geography

PENDAHULUAN

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa, melalui pendidikan akan terbentuk manusia yang cerdas, berahlak mulia dan melalui pendidikan ini pula dapat dipelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berguna untuk mengubah keadaan suatu bangsa menjadi lebih baik.

Keberhasilan pendidikan itu ditentukan oleh kemampuan guru dalam memahami tujuan pendidikan yang tercapai, dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan

pembelajaran baik secara langsung dan tidak langsung. Dalam upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa di berbagai aspek kehidupan manusia, maka cara yang ampuh untuk mencapai tujuan tersebut ialah pendidikan. Melalui kegiatan pendidikan di lembaga pendidikan formal (di lingkungan sekolah), informal (di lingkungan keluarga) dan non formal pendidikan, pengajaran, pelatihan, bimbingan, dan nilai-nilai kepada peserta didik. (Rusli, 2009)

Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka dibutuhkan kerjasama antar pihak sekolah, wali murid atau siswa. Peranan sekolah sangat penting dalam mewujudkan

(3)

tujuan pendidikan dengan menciptakan peserta didik yang memiliki prestasi belajar yang tinggi di sekolahnya. Dengan demikian prestasi belajar yang tinggi di sekolah , maka peranan sekolah telah berhasil dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Namun kenyataannya disetiap sekolah tidak semua siswa mendapatkan prestasi belajar yang tinggi, masih ada beberapa siswa yang prestasi belajarnya rendah.

Banyak faktor-faktor penentu yang dapat menagkibatkan keberhasilan siswa dalam memperoleh prestasi belajar yang tinggi, di antaranya adalah motifasi belajar siswa dan cara belajar siswa, tanpa sumber belajar siswa tidak mungkin melakukan kegiatan pembelajaran. Sumber belajar merupakan tenaga dari dalam yang menyebabkan seseorang untuk berbuat sesuatu. Energi yang di timbulkan motivasi dapat mempengaruhi gejala kejiwaan, misalnya adalah perasaan. perasaan akan timbul simpati yang menyebabkan kegiatan belajar siswa yang memiliki motivasi belajar yang kuat, kemungkinan akan dapat melakukan belajar dengan sebaik-baiknya.

(Meilan, 2010)

Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu. Sumber belajar dapat berupa buku, internet, media, guru, dan alat bantu belajar lainnya.

Sehingga dapat memberikan pengalaman belajar secara langsung dan konkret kepada siswa, dapat menyajikan sesuatu yang tidak mungkin diadakan, dikunjungi atau dilihat secara langsung dan konkret, dapat menambah dan memperluas cakrawala sajian yang ada di dalam kelas, dapat memberi informasi yang akurat dan terbaru, dan dapat membantu memecahkan masalah pendidikan (instruksional) baik dalam lingkup mikro maupun makro. (Ahmad, 2008)

Hasil observasi yang dilakukan di SMA 2 Koto Baru Dharmasaraya, sumber belajar siswa di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya masih belum lengkap karena sekolah ini masih tergolong baru dan masih dalam pembangunan, ada beberapa alat

pembelajaran yang belum ada, atau belum banyak, sumber belajar berupa buku masih minim, ada beberapa fasilitas sekolah dalam masa pembangunan, dan dalam renovasi.

Menurut Mulyasa (2002: 48), sumber belajar dirumuskan sebagai segala sesuatu yang dapat memberikan kemudahan- kemudahan kepada peserta didik dalam memperoleh sejumlah informasi, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam proses belajar-mengajar.

Pada awalnya penciptaan internet diperuntukan bagi para peneliti sebagai sarana untuk mengakses data dari sejumlah sumber daya perangkat keras komputer, namun seiring perkembangan zaman kini internet memberikan bermacam layanan yang diperuntukan bagi semua pengguna untuk mengakses segala macam informasi.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui keberadaan sumber belajar yang di gunakan pada mata pelajaran geografi di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek orang. (2) Untuk mengetahui keberadaan sumber belajar yang di gunakan pada mata pelajaran geografi di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek bahan. (3) Untuk mengetahui keberadaan sumber belajar yang di gunakan pada mata pelajaran geografi di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek lingkungan. (4) Untuk mengetahui keberadaan sumber belajar yang di gunakan pada mata pelajaran geografi di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek alat pembelajaran.

METODOLOGI PENELITIAN

Menurut Muhajir, Moleong (2000:23) Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologys, yang menekankan pada

“versthen (pemahaman)”, pemahaman makna dan tingkah laku manusia sebagaimana yang dimaksudkan oleh pelakunya sendiri sifatnya. Penggunaan metode ini sesuai dengan yang mengatakan bahwa, 1) pemaknaan kemanusiaan perlu dicari sumbernya pada interaksi sosial mereka, dan 2) masyarakat manusia tersebut merupakan proses yang berkembang secara

(4)

holistik. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Koto Baru Kecamatan Dharmasraya. Waktu penelitian direncanakan pada bulan Juni-Juli 2014.

Informan dalam penelitian ini adalah (1) Informan orang yang dianggap lebih tahu guru dan kepala sekolah (2) informan yang berasal dari guru mata pelajaran penentuan informan yang tepat bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan bisa menjelaskan tentang pembelajaran IPS, dan (3) siswa.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan beberapa teknik yaitu, teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi.

Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini, memakai dependabilitas dan konfirmabilitas. Menurut Huberman, A.M.

(1994:56) Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada analisa melalui dua prosedur, yaitu: (1) analisis selama proses pengambilan data, dan (2) analisis setelah pengumpulan data. Prosedur pertama dilakukan dengan langkah-langkah:

1. (a) reduksi data, (b) sajian data, dan (c) pengambilan simpulan, 2. Langkah terakhir dari analisis data dalam penelitian ini adalah verifikasi atau pemeriksaan keabsahan data.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Keberadaan sumber belajar di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya sudah mencukupi kebutuhan akan pembelajaran geografi dan prestasi belajar yang dicapai siswa kelas X SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2014/2015 cukup memuaskan.

Prestasi belajar dapat ditunjang oleh sumber belajar yang potensial. Bukan hanya sumber belajar, alat belajar dan metode pangajaran juga dapat menunjang pembelajaran geografi dan menunjang prestasi belajar siswa.

Menurut Mulyasa (2002: 48), sumber belajar dirumuskan sebagai segala sesuatu yang dapat memberikan kemudahan- kemudahan kepada peserta didik dalam memperoleh sejumlah informasi, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam proses belajar-mengajar.

Sumber belajar yang disediakan di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya sudah potensial untuk menunjang pembelajaran

geografi. Didukung dengan pengadaan alat- alat belajar dan lingkungan sekolah yang kondusif menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa maupun bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran geografi. Hal ini juga dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami pembelajaran geografi.

Keberadaan sumber belajar di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dapat diuraikan sebagai berikut:

Pertama, keberadaan sumber belajar di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek orang mendukung pembelajaran geografi, kepala sekolah mengelola sumber belajar yang berhubungan dengan pembelajaran geografi. Dengan melakukan beberapa kiat, seperti menyediakan dan menfungsikan perpustakaan, menyediakan bahan ajar yang berhubungan dengan mata pelajaran geografi. Kepala sekolah juga mengelola sumber belajar di sekolah. Guru yang dipercayakan adalah guru-guru yang kompeten dibidangnya dan telah memiliki pengalaman. Siswanya sendiri memiliki antusias yang besar dalam melaksanakan pembelajaran geografi dan mencari sumber belajar geografi.

Menurut Mulyasa (2002: 48-49), berdasarkan jenis sumbernya, salah satu sumber belajar adalah manusia yaitu orang yang menyampaikan pesan secara langsung yang dirancang secara khusus dan disengaja untuk kepentingan belajar.

Kedua, keberadaan sumber belajar di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek bahan mendukung pembelajaran geografi, bahan ajar yang disediakan dari sekolah yaitu di perpustakaan, bahan ajar yang dicari guru dari tempat lain, serta bahan ajar yang dicari guru dari internet, guru memadukan semua bahan ajar yang ada sesuai dengan karakteristik siswa, sehingga pembelajaran geografi dapat dicapai secara optimal.

Menurut Warsita (2008) bahan adalah Barang-barang (lazim disebut media atau perangkat lunak/software) yang biasanya berisi pesan untuk disampaikan dengan menggunakan peralatan. Kadang-kadang bahan itu sendiri sudah merupakan bentuk penyajian. Seperti Buku teks, majalah, video, tape recorder, pembelajaran terprogram, film.

(5)

Ketiga, keberadaan sumber belajar di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek lingkungan mendukung pembelajaran geografi, lingkungan yang terawat, sarana dan prasarana yang lengkap dan masih utuh, lingkungan yang bersih dan nyaman, serta lingkungan yang jauh dari hiruk pikuk kendaraan.

Menurut Warsita (2008) latar adalah Lingkungan dimana pesan diterima oleh siswa. Seperti Lingkungan fisik; gedung sekolah, perpustakaan, pusat sarana belajar, studio, museum, taman, peninggalan sejarah, lingkungan non fisik, penerangan, sirkulasi udara.

SMA 2 Koto Baru Dharmasraya sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Hanya saja musalla masih dalam pembangunan, untuk itu sementara para guru dan siswa shalat di musalla sementara yang disediakan di ruangan guru. Tapi hal ini tidak menyurutkan semangat siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran geografi. Dan sepanjang ini siswa dan guru masih merasa nyaman. Berbagai kiat selalu dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan sarana dan prasarana di sekolah, meningkatkan sumber belajar yang dibutuhkan dan meningkatkan alat pembelajaran untuk menunjang pembelajaran geografi.

Lingkungan sekolah sudah dibangun secara permanen, atapnya tidak ada yang bocor, kursi dan meja masih dalam kondisi yang bagus. Sekolah juga mempunyai sarana dan prasarana yang relatif lengkap, di lingkungan sekolah sudah tersedia tempat parkir meskipun secukupnya, sudah ada wc.

Lingkungan sekolah diusahakan senyaman mungkin dengan menyediakan beberapa tong sampah agar kebersihan lingkungan selalu terjaga. Namun, ada yang masih dalam pembangunan yaitu mushalla, jadi alternatifnya di buat saja mushalla sementara di ruangan majelis guru. namun, ini tidak menyurutkan semangat siswa untuk melaksanakan pembelajaran.

Keempat, keberadaan sumber belajar di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek alat pembelajaran mendukung pembelajaran geografi. Alat pembelajaran yang disediakan dari sekolah sesuai dengan materi atau indikator yang akan ditingkatkan. Meskipun

alat yang tersedia masih secukupnya, karena kendala dana dari sekolah belum mencukupi. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat siswa dalam pembelajaran geografi, siswa menggunakan alat pembelajaran secara bergantian dan penggunaan alat pembelajaran penuh pengawasan.

Kepala sekolah menyediakan bahan ajar dan alat pembelajaran yang optimal mendukung pembelajaran geografi. Dengan menghadirkan alat pembelajaran membuat siswa lebih mudah memahami materi tentang pembelajaran geografi, sehingga dapat mendukung prestasi belajar siswa.

Namun di SMA 2 Koto Baru Dharmasraya baru tersedia alat pembelajaran berupa sebuah infokus, beberapa buah peta, dan beberapa buah globe. Sehingga dalam penggunaannya siswa harus bergantian.

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan latar belakang dan pertanyaan penelitian maka hasil temuan dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Keberadaan sumber belajar dan prestasi belajar yang dicapai siswa kelas X SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek orang mendukung pembelajaran geografi, kepala sekolah mengelola sumber belajar dengan baik, guru yang dipercayakan adalah guru-guru yang kompeten dibidangnya dan telah memiliki pengalaman dan siswanya sendiri memiliki antusias yang besar dalam melaksanakan pembelajaran geografi dan mencari sumber belajar geografi.

2. Keberadaan sumber belajar dan prestasi belajar yang dicapai siswa kelas X SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek bahan mendukung pembelajaran geografi, bahan ajar yang disediakan dari sekolah yaitu di perpustakaan, bahan ajar yang dicari guru dari tempat lain, serta bahan ajar yang dicari guru dari internet, guru memadukan semua bahan ajar yang ada sesuai dengan karakteristik siswa, sehingga

(6)

pembelajaran geografi dapat dicapai secara optimal.

3. Keberadaan sumber belajar dan prestasi belajar yang dicapai siswa kelas X SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek lingkungan mendukung pembelajaran geografi, lingkungan yang terawat, sarana dan prasarana yang lengkap dan masih utuh, lingkungan yang bersih dan nyaman, serta lingkungan yang jauh dari hiruk pikuk kendaraan.

4. Keberadaan sumber belajar dan prestasi belajar yang dicapai siswa kelas X SMA 2 Koto Baru Dharmasraya Tahun Pembelajaran 2013/2014 dilihat dari aspek alat pembelajaran mendukung pembelajaran geografi. Alat pembelajaran yang disediakan dari sekolah sesuai dengan materi atau indikator yang akan ditingkatkan.

Meskipun alat yang tersedia masih secukupnya, karena kendala dana dari sekolah belum mencukupi. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat siswa dalam pembelajaran geografi, siswa menggunakan alat pembelajaran secara bergantian dan penggunaan alat pembelajaran penuh pengawasan.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Sudrajat. 2008. Konsep Sumber Belajar tentang Pendidikan. Bogor:

Adi Offset.

Moleong, Lexy J. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya

Mulyasa. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Meilan, Ladiku. 2010. Studi Tentang Faktor- Faktor Penyebab Rendahnya Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri I Tapa Kabupaten Bone Bolango. Gorontalo:

Universitas Negeri Gorontalo

Oemar Hamalik. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Rusli. 2009. Keberhasilan Pendidikan Sangat Ditentukan Metode Pembelajaran. Bandung:

Universitas Islam Indonesia.

Warsita. 2008. Teknologi Pembelajaran, Landasan dan Aplikasinya.Jakarta:

Rineka Cipta.

Yunanto. 2004. Buku ajar neonatolog.

Jakarta: IDAI.

(7)

Referensi

Dokumen terkait

Alamat Web Jurnal/ Artike : http://www.pertanika.upm.edu.my/pjssh/brows e/regular-issue?article=JSSH-8473-2021 h.Terindeks di : SCOPUS Q1 SJR 0,16 2021 Kategori Publikasi Jurnal

Abstract- The aim of this paper is to study of dependence of EL brightness on the applied voltage and dependence of threshold voltage on temperature of ZnS: Mn thin film EL devices The