• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.-Surat-undangan-bintek-Peserta-RSUD-kab.kota_-1.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "1.-Surat-undangan-bintek-Peserta-RSUD-kab.kota_-1.pdf"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor : 191/KI-JTG/VII/2022 Lampiran : 1 (Satu) Berkas

Perihal : Undangan Bintek

Semarang, 1 Juli 2022 Kepada Yth. :

Direktur RSUD Kab/Kota (Terlampir)

di -

TEMPAT

Dengan hormat,

Dalam rangka Peningkatan Pelayanan Informasi Publik di RSUD Kabupaten/Kota Wilayah Provinsi Jawa Tengah berdasarkan Peraturan Komisi Informasi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik (SLIP), Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah akan melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) . yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Kamis, 7 Juli 2022 Waktu : 09.00 – 13.00 WIB

Tempat : Ruang Rapat Fiber Optik Lt. IV

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah

Jl. Menteri Supeno I Semarang, Mugassari, Kec.

Semarang Selatan, Kota Semarang

Maka dengan ini kami memohon bapak/ibu/saudara untuk untuk menugaskan 1 (satu) personil PPID atau personil yang menangani pelayanan informasi publik untuk hadir dan mengikuti kegiatan tersebut. Mohon untuk dapat melakukan konfirmasi kehadiran ke nomor 081575004423 a.n Meida.

Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.

KOMISI INFORMASI PROVINSI JAWA TENGAH

KETUA

SOSIAWAN

(2)

LAMPIRAN :

1 RSUD Banjarnegara 2 RSUD Banyumas 3 RSUD Batang

4 RSUD Bendan Kota Pekalongan 5 RSUD Blora

6 RSUD Brebes 7 RSUD Cilacap

8 RSUD Dr M. Ashari Kab Pemalang 9 RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus 10 RSUD Dr. R. Soetrasno Kab Rembang

11 RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kab Wonogiri 12 RSUD Dr. Soewondo Kendal

13 RSUD dr. Tjitrowardojo Kab Purworejo 14 RSUD Grobogan

15 RSUD Karanganyar

16 RSUD Kardinah Kota Tegal 17 RSUD Kebumen

18 RSUD Klaten

19 RSUD Kota Salatiga 20 RSUD Kota Semarang 21 RSUD Kota Surakarta

22 RSUD Kraton Kab Pekalongan 23 RSUD Muntilan Kab Magelang 24 RSUD Pandan Arang Boyolali 25 RSUD Purbalingga

26 RSUD RAA Soewondo Kab Pati 27 RSUD Raden Ajeng Kartini Jepara 28 RSUD Sragen

29 RSUD Sukoharjo

30 RSUD Sunan Kalijaga Demak 31 RSUD Suradadi Kab Tegal 32 RSUD Temanggung

33 RSUD Tidar Kota Magelang 34 RSUD Ungaran Kab Semarang 35 RSUD Wonosobo

(3)

Jadwal Acara Bintek Peningkatan Pelayanan Informasi Publik di RSUD Kabupaten/Kota Wilayah Provinsi Jawa Tengah

Kamis, 7 Juli 2022

Waktu Kegiatan Keterangan

08.30 – 09.00 WIB Registrasi Panitia

09.00 – 09.30 WIB Pembukaan MC

- Menyanyikan Indonesia Raya - Doa

- Sambutan Ketua KI Jateng

- Panitia

- Bapak Purwanto - Drs. Sosiawan Moderator : Zaenal Abidin, S.Pd, S.H,M.H

09.30 – 11.00 WIB Materi :

Optamilasi PPID RSUD pasca Pandemi Covid-19 dan Upaya menuju PPID yang informatif

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc, M.Si

11.00 – 12.30 WIB Materi :

Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik di Rumah Sakit

Kadek Cahya Susila Wibawa,SH.M.Hum

Dosen Ahli Hukum Adimintrasi Negara Universitas Diponegoro Semarang

12.30 – 13.00 WIB Tanya Jawab Moderator

13.00 WIB Penutup MC

(4)

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS

PENINGKATAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI RSUD KABUPATEN/KOTA JAWA TENGAH

A. Pendahuluan

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) merupakan jaminan hukum bagi setiap orang untuk memperoleh informasi sebagai salah satu hak asasi manusia. Dengan adanya UU KIP ini semua badan publik mempunyai kewajiban dalam menyediakan dan melayani permohonan informasi publik secara cepat, tepat waktu, biaya ringan dan cara sederhana.

Pelayanan langsung pada masyarakat yang cukup disorot adalah layanan kesehatan di rumah sakit umum daerah, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) mempunyai peran yang strategis dalam menyampaikan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat, baik yang bersinggungan dengan kinerja pemerintahan ataupun aspek pengelolaan keuangan daerah. Tugas tersebut merupakan tuntutan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yaitu pemerintahan yang transparan, akuntabel dan mendorong partisipasi publik dalam proses perumusan kebijakan dan program-program yang dijalankan oleh rumah sakit.

Upaya untuk mewujudkan keterbukaan Informasi publik di lingkungan RSUD adalah dengan membangun Sistem Pengelolaan Dokumen dan Informasi Pubik yang tertata melalui pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD. Upaya peningkatan kualitas keterbukaan Informasi Publik di RSUD tersebut dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan mencakup aspek-aspek: kelembagaan, anggaran, kinerja pelayanan layanan akses informasi publik, penguasaan/penyimpanan informasi publik, dan penyampaian informasi publik baik melalui media digital maupun non digital.

Berbagai inovasi layanan Informasi Publik berbasis Ilmu Tehnologi (IT) juga terus dikembangkan untuk mencapai kualitas pelayanan Informasi publik yang terbaik. Kondisi pelayanan publik pada masa Pandemi Covid-19 menuntut badan publik terutama rumah sakit mampu menyediakan kemudahan akses teknologi informasi dan komunikasi serta menjamin ketersediaan informasi yang akurat, benar dan tidak menyesatkan pada website dan media sosial badan publik.

Perkembangan teknologi informasi harus memenuhi tiga C (Computer, Communication, Content), namun dalam kenyataannya banyak badan publik telah siap dengan sarana teknologi (Computer dan Communication) untuk menyebarkan informasi, namun penyediaan Content (kandungan informasi) belum ditangani dengan baik, PPID disinilah yang bertanggungjawab dalam mengolah dan mendokumentasikan informasi yang dimiliki.

Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah dalam kurun waktu Pandemi Covid -19 tetap melakukan monitoring dan evaluasi (monev) badan publik dalam kepatuhannya menjalankan UU KIP, termasuk didalamnya Rumah Sakit Umum Daerah Kab/Kota se- Jawa Tengah, dari hasil monev tersebut didapati hanya 2 Rumah Sakit Umum Daerah

(5)

yang mendapatkan penilaian kategori informatif yakni sekitar 0,05 %, sedangkan RSUD dengan kategori penilaian menuju informatif sekitar 0.25% di tahun 2020 dan turun menjadi 0.14 % di tahun 2021.

Dalam konteks ini PPID rumah sakit merasa perlu menata secara sistematis tentang seluruh pengelolaan informasi dan dokumentasi yang ada di RSUD masing-masing dan unit pelaksana teknis terkait, sehingga dapat memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan. Pengelolaan informasi dan dokumentasi yang mempunyai mekanisme dan prosedur, dibutuhkan untuk mengkoordinasikan pelayanan akses informasi publik dan dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi yang seharusnya diterima dan mempermudah petugas dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Pemerintah saat ini juga mulai fokus kepada kemudahan akses pelayanan informasi publik Inklusif bagi para penyandang disabilitas. Badan Publik khususnya rumah sakit harus sigap dan pro aktiv dalam mencreate inovasi-inovasi pelayanan yang dapat dijangkau terutama oleh penyandang disabilitas sensorik dan fisik. Karena terwujudnya Good Governance selaras dengan pemenuhan hak atas kebebasan memperoleh informasi publik yang menjadi salah satu indikator dianutnya konsepsi negara hukum sekaligus demokrasi yang bercirikan pengakuan atas hak asasi dan keterbukaan informasi.

Kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman PPID RSUD Kab/ Kota terkait tugas fungsinya yang bertanggungiawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan/atau pelayanan informasi di badan publik, terutama dengan sejak dikeluarkannya Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik (SLIP), beberapa isu perubahan mengenai struktur dan kelembagaan PPID, Penyesuaian SLIP dengan perkembangan Teknologi Informasi, Penyesuaian SLIP dengan prinsip dan semangat satu data, Standar Prosedur Operasional SLIP, bantuan kedinasan/bagi pakai informasi, akomodasi kepentingan perlindungan data pribadi dan akomodasi aksesibilitas informasi bagi penyandang disabilitas serta terkait keterbukaan informasi pengadaan barang dan jasa.

B. Maksud dan Tujuan

Kegiatan Bimbingan Teknis dengan tema Peningkatan Pelayanan Informasi Publik di RSUD Kabupaten/Kota Jawa Tengah adalah:

1. Menjelaskan, menjabarkan hal dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan peran PPID RSUD dalam mendukung implementasi Undang- Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menuju PPID RSUD yang Informatif;

2. Merumuskan mekanisme manajemen kesiapsiagaan rumah sakit dan perlunya inovasi pelayanan kesehatan yang berkelanjutan, untuk memastikan bahwa rumah sakit setiap saat berada dalam kondisi siap-siaga untuk berpartisipasi secara efektif dan efisien dalam merespons kondisi darurat dan tetap optimal dalam melakukan pelayanan informasi publik sesuai Peraturan Komisi Informasi nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik (SLIP).

(6)

C. Kegiatan

Bimbingan Teknis dengan tema Peningkatan Pelayanan Informasi Publik di RSUD Kabupaten/Kota Jawa Tengah yang diikuti oleh perwakilan dari 35 PPID RSUD Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah.

D. Waktu dan Tempat Acara

Hari/ Tanggal : Kamis, 7 Juli 2022 Pukul : 09.00 WIB - selesai

Tempat : Ruang Rapat Fiber Optik Lantai IV Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah

Jalan Menteri Supeno I Semarang, Mugassari,Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang

E. Pembicara dan Materi

Bimbingan Teknis dengan tema Peningkatan Pelayanan Informasi Publik di RSUD Kabupaten/Kota Jawa Tengah menghadirkan narasumber:

F. Penutup

Demikian Term Of Reference ini disusun sebagai panduan pelaksanaan kegiatan.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

1. Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc, M.Si Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Materi : Optimalisasi PPID RSUD Pasca Pandemi Covid-19 dan Upaya menuju PPID RSUD yang Informatif.

2. Kadek Cahya Susila Wibawa,SH.M.Hum Dosen Ahli Hukum Adimintrasi Negara Universitas Diponegoro Semarang

Materi : Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik di Rumah Sakit

Referensi

Dokumen terkait

Keywords Lekra, priyayi, persecution, postcolonial, third space, subalternization INTERROGATING INDONESIAN NEW ORDER’S NARRATIVE OF GESTAPU The Leftist Nobles and the Indonesian

1 MARSUM BAGELEN 2 SUKIYAH BAGELEN 3 SUKIYAH BAGELEN 4 EDGAR ARSHAQ ALFAREZEL BANYUURIP 5 FERA HARYANTI BANYUURIP 6 INTAN YATASYA CAROLINAWATI BANYUURIP 7 MUHAMMAD