• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabrakan Lenting Sempurna Dua Bola Hoki pada Permukaan Tanpa Gesekan

N/A
N/A
Ru'yatut

Academic year: 2024

Membagikan "Tabrakan Lenting Sempurna Dua Bola Hoki pada Permukaan Tanpa Gesekan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Assalamualaikum

Izin menanggapi dikusi kali ini.

Dalam kasus tumbukan lenting sempurna antara dua bola hockey di permukaan tanpa gesekan, pernyataan yang benar adalah:

3. Momentum linier pada sistem dua bola hockey adalah kekal.

Penjelasannya:

1. Energy Kinetik Bola Hockey putih sebelum dan sesudah tumbukan adalah sama Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Pada tumbukan lenting sempurna, energi kinetik total (jumlah energi kinetik kedua bola) sebelum dan sesudah tumbukan adalah sama, tetapi energi kinetik masing-masing bola dapat berubah setelah tumbukan.

2. Momentum linier pada bola hockey putih adalah kekal Pernyataan ini tidak benar.

Momentum linier masing-masing bola dapat berubah setelah tumbukan lenting sempurna, tetapi jumlah momentum linier sistem (kedua bola) tetap kekal.

3. Momentum linier pada sistem dua bola hockey adalah kekal Pernyataan ini benar.

Dalam tumbukan lenting sempurna, tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem (kedua bola), sehingga momentum linier total (jumlah momentum linier kedua bola) akan kekal sebelum dan sesudah tumbukan.

Dalam tumbukan lenting sempurna, momentum linier total sistem kekal, tetapi momentum linier masing-masing bola dapat berubah setelah tumbukan. Energi kinetik total sistem juga kekal, tetapi energi kinetik masing-masing bola dapat berubah.

(2)

Assalamualaikum

Izin menanggapi diskusi ini, jika ada kekeliruan mohon dikoreksi.

Berdasarkan video yang diberikan, saya dapat berpendapat untuk kedua soal yang diberikan.

1. Menurut anda, Syarat apakah yang perlu dipenuhi oleh benda agar dapat terjadi kondisi kesetimbangan?

Agar sebuah benda dalam keadaan setimbang, ada dua syarat utama yang harus dipenuhi:

a. Resultan gaya yang bekerja pada benda harus sama dengan nol (∑F = 0).

b. Resultan momen gaya (torsi) yang bekerja pada benda juga harus sama dengan nol (∑τ = 0).

Dengan kata lain, benda tidak akan mengalami translasi (perpindahan) maupun rotasi (perputaran) jika kedua syarat tersebut terpenuhi.

2. Apakah kecepatan berputar seorang penari ketika merentangkan tangan dan tidak merentangkan tangan berbeda? Jelaskan.

Ya, kecepatan berputar seorang penari akan berbeda ketika merentangkan tangan dan tidak merentangkan tangan. Hal ini berkaitan dengan prinsip kekekalan momen puar (momen inersia).

Ketika seorang penari merentangkan tangannya, momen inersianya (distribusi massa terhadap sumbu putar) akan meningkat karena sebagian massa tubuhnya bergerak menjauhi sumbu putar. Sesuai dengan prinsip kekekalan momen puar, jika momen inersia meningkat, maka kecepatan sudutnya akan menurun agar momen puarnya tetap kekal.

Sebaliknya, ketika seorang penari merapatkan tangannya ke tubuh, momen inersianya akan berkurang karena sebagian massa tubuhnya bergerak mendekati sumbu putar.

Dalam kasus ini, kecepatan sudutnya akan meningkat agar momen puarnya tetap kekal.

Dengan demikian, kecepatan berputar seorang penari akan lebih besar ketika

tangannya dirapatkan ke tubuh dibandingkan dengan ketika tangannya direntangkan.

Referensi

Dokumen terkait