• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tata Cara Penetapan Predikat Kinerja Pegawai ASN

N/A
N/A
Mella Yoniswita

Academic year: 2024

Membagikan "Tata Cara Penetapan Predikat Kinerja Pegawai ASN"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

BAGIAN II

SURAT EDARAN MENTERI PANRB NO. 3 TAHUN 2023

TENTANG TATA CARA PENETAPAN PREDIKAT KINERJA PEGAWAI ASN

(2)

LATAR BELAKANG

Pasal 41 ayat (7) PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS mengamanatkan “Penilaian Kinerja PNS didistribusikan kepala seluruh PNS Instansi Pemerintah”

PP No. 30 Tahun 2019 dan PP 49 Tahun 2018 mengamanatkan Penilaian Kinerja PNS dan PPPK diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri

Menteri PANRB menerbitkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN

Tahapan Evaluasi Kinerja Pegawai : 1) Penetapan capaian kinerja

organisasi; 2) Penetapan pola distribusi; 3) Penetapan predikat kinerja pegawai

Penetpan capaian kinerja organisasi dilaksanakan sesuai ketentuan yang mengatur kinerja organisasi. (Masih dalam proses perumusan)

“Perlu kebijakan transisi untuk

memberikan

panduan”

(3)

Prosedur : KapanInstruksi KerjaForm

Total Evaluasi :

Evaluasi Periodik Triwulan : 4 atau Evaluasi Perioduk Bulanan : 12 , dan Evaluasi Tahunan : 1

KAPAN

WHEN

Januari Triwulan I/

Januari - Maret

Triwulan II/

April - Juni

Triwulan III/

Juli - September

Triwulan IV/

Oktober - Desember Klarifikasi

Ekspektasi PIMPINAN

PEGAWAI

Evaluasi periodic TW I Evaluasi periodic TW II Evaluasi periodic TW III Evaluasi Periodik TW

IV dan Evaluasi Tahunan (Ful Cycle) Klarifikasi

Ekspektasi Penugasan

Klarifikasi Ekspektasi Penugasan

Klarifikasi Ekspektasi Penugasan Umpan

Balik Umpan

Balik Penugasan

Umpan Balik

Umpan Balik

Umpan Balik

Klarifikasi Ekspektasi Penugasan

Umpan Balik

Umpan Balik

TIMELINE

Catatan :

Klarifikasi Ekspektasi Penugasan

(4)

TAHAPAN EVALUASI KINERJA PEGAWAI PERIODIK DAN AKHIR

Menetapkan Kinerja Organisasi (Periodik/Akhir)

berdasarkan Capaian Kinerja Organisasi

(periodik/akhir)

Berdasarkanhasil kerja dan perilaku kerja pegawai dengan mempertimbangkan kontribusi pegawai terhadap pencapaian

kinerja organisasi

01

Menetapkan Pola Distribusi Predikat Kinerja

Pegawai

02

Menetapkan Predikat Kinerja

Pegawai

03

ProsedurInstruksi KerjaForm

(5)

CAPAIAN KINERJA AKHIR ORGANISASI

PENETAPAN PREDIKAT KINERJA PEGAWAI

Berdasarkan capaian kinerja organisasi akhir

PREDIKAT KINERJA AKHIR PEGAWAI

POLA DISTRIBUSI

PEGAWAI (BERDASARKAN

DISTRIBUTION GUIDELINES)

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3

PROSES HASIL (PK DAN DELIVERY EKSPEKTASI PIMPINAN)

Kurang

Kurang

Butuh Perbaikan Sangat

Kurang

Baik Baik

Baik Istimewa

sesuai ekspektasidi bawah ekspektasi

kurang Baik sangat Baik

diatas ekspektasi

Butuh Perbaikan

PERILAKU BerAkhlak HASIL KERJA

Kurang/

misconduct

Sangat Kurang

Baik Baik

Baik Sangat

Baik

sesuai ekspektasidi bawah ekspektasi

Dibawah

ekspektasi Sesuai

ekspektasi Diatss

ekspektasi diatas ekspektasi

Butuh perbaikan Butuh

perbaikan Kurang/

misconduct

(6)

CAPAIAN KINERJA SATUAN ORGANISASI

30

CAPAIAN KINERJA AKHIR ORGANISASI

PROSES HASIL (PK DAN DELIVERY EKSPEKTASI PIMPINAN)

Kurang

Kurang

Butuh Perbaikan Sangat

Kurang

Baik Baik

Baik Istimewa

sesuai ekspektasidi bawah ekspektasi

kurang Baik sangat Baik

diatas ekspektasi

Butuh Perbaikan

1) Panduan kriterian penetapan komponen hasil :

- Diatas ekspektasi, apabila seluruh PK tercapai dan realisasi ekspektasi kinerja satuan organisasi pada umumnya mendapat respon positif dari Pimpinan;

- Sesuai ekspektasi, apabila sebagian besar PK tercapai dan realisasi ekspektasi kinerja satuan organisasi pada umumnya mendapat respon positif dari Pimpinan;

- Dibawah ekspektasi, apabila sebagian PK tidak tercapai dan realisasi ekspektasi kinerja satuan organisasi pada umumnya mendapatkan respon negatif dari Pimpinan

2) Panduan kriterian penetapan komponen proses :

- Diatas ekspektasi, apabila terdapat upaya perubahan proses atau inovasi (distruptive innovation) yang akan berdampak pada peningkatan hasil kerja secara radikal;

- Sesuai ekspektasi, apabila terdapat upaya perbaikan proses yang akan berdampak pada peningkatan hasil kerja secara inkremental;

- Dibawah ekspektasi, apabila tidak ada upaya perbaikan proses untuk meningkatkan hasil kerja (status quo).

(7)

PANDUAN PREDIKAT KINERJA PEGAWAI

ISTIMEWA

Maksimal 70% Dimungkinkan

Sangat Baik Baik Butuh Perbaikan Kurang Sangat Kurang

31

BAIK

Dimungkinkan Maksimal 70% Harus Ada Dimungkinkan Sangat Baik Baik Butuh Perbaikan (dan/atau)

Kurang

Sangat Kurang

CUKUP

Maksimal 10% Dimungkinkan Minimal 60% Dimungkinkan

Sangat Baik Baik Butuh Perbaikan Kurang Sangat Kurang

KURANG

Maksimal 10% Dimungkinkan Minimal 10% Minimal 60% Dimungkinkan Sangat Baik Baik Butuh Perbaikan Kurang Sangat Kurang

SANGAT KURANG

0 Dimungkinkan Minimal 10% Minimal 60%

Sangat Baik Baik Butuh Perbaikan (dan/atau) Kurang

Sangat Kurang

PREDIKAT UNIT PREDIKAT PEGAWAI

(8)

MerupakanCapaian Milestone/ Trajectory Target:

ISTIMEWA

MELAMPAUI TRAJECTORY TARGET

BAIK

SESUAI TRAJECTORY TARGET

CUKUP

SUDAH BERPROGRESS NAMUN BUTUH PERBAIKAN

KURANG

REALISASI DIBAWAH TARGET

SANGAT KURANG

REALISASI JAUH DIBAWAH TARGET

CAPAIAN KINERJA PERIODIK ORGANISASI

PENETAPAN PREDIKAT KINERJA PEGAWAI

Berdasarkan capaian kinerja organisasi periodik

PREDIKAT KINERJA PERIODIK PEGAWAI

PREDIKAT KINERJA PERIODIK PEGAWAI

PERILAKU BerAkhlak HASIL KERJA

Sangat Kurang

Baik Baik

Baik Sangat

Baik

sesuai ekspektasidi bawah ekspektasi

Dibawah

ekspektasi Sesuai

ekspektasi Diatss

ekspektasi diatas ekspektasi

Butuh

perbaikan Butuh perbaikan Kurang/

misconduct

Kurang/

misconduct

POLA DISTRIBUSI

PEGAWAI (BERDASARKAN

DISTRIBUTION GUIDELINES)

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3

(9)

CAPAIAN KINERJA ORGANISASI PERIODIK

33

1) Istimewa apabila rencana aksi dan/ atau target periodic (trajectory target) yang dicapai oleh satuan organisasi melampaui ekspektasi atau target yang telah disepakati bersama pimpinan;

2) Baik apabila rencana aksi dan/atau target periodik (trajectory target) yang dicapai oleh satuan organisasi sesuai dengan ekspektasi atau target yang telah disepakati bersama pimpinan;

3) Butuh Perbaikan apabila sebagian besar rencana aksi menunjukkan perkembangan (progress) namun perlu dilakukan perbaikan dan/atau target periodik (trajectory target) yang dicapai oleh satuan organisasi sedikit dibawah target yang telah disepakati bersama pimpinan;

4) Kurang apabila sebagian besar rencana aksi menunjukkan perkembangan (progress) namun perlu dilakukan banyak perbaikan dan/ atau target periodik (trajectory target) yang dicapai oleh satuan organisasi jauh dibawah target yang telah disepakati bersama pimpinan;

5) Sangat Kurang apabila sebagian besar rencana aksi belum menunjukkan progress dan/atau target periodik (trajectory target) yang dicapai oleh satuan organisasi jauh dibawah target yang telah disepakati bersama pimpinan.

MerupakanCapaian Milestone/ Trajectory Target:

ISTIMEWA

MELAMPAUI TRAJECTORY TARGET

BAIK

SESUAI TRAJECTORY TARGET

CUKUP

SUDAH BERPROGRESS NAMUN BUTUH PERBAIKAN

KURANG

REALISASI DIBAWAH TARGET

SANGAT KURANG

REALISASI JAUH DIBAWAH TARGET

CAPAIAN KINERJA PERIODIK ORGANISASI

(10)

PENETEPAN PREDIKAT KIENRJA SATUAN ORGANISASI

34

(11)

PENETEPAN PREDIKAT KINERJA TERDAPAT SATUAN ORGANISASI DIBAWAHNYA

35

(12)

PENETEPAN PREDIKAT KINERJA TERDAPAT SATUAN ORGANISASI DIBAWAHNYA

36

(13)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini antara lain: (1) gambaran tentang kinerja pegawai tata usaha di SMP Negeri 4 Lappariaja Kabupaten Bone Dapat dilihat dari terlaksananya kinerja tata

• Dalam hal belum adanya Peraturan Pemerintah, Kepala Daerah dapat memberikan tambahan penghasilan bagi Pegawai ASN setelah mendapat persetujuan Menteri yang ditetapkan

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Surat edaran Menteri Pendayagunaan Reformasi Birokrasi Nomor : 58 Tahun 2020 tentang Sistem kerja Pegawai

Petunjuk Teknis ini disusun sebagai acuan dalam tata cara penetapan dan pengelolaan wilayah sumber bibit dalam rangka pengembangan ternak asli atau lokal dengan mengutamakan

Bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) di Pemerintah Kota

Kesimpulan Berdasarkan data yang telah ditemukan dalam penelitian dilapangan dan setelah diolah tentang Rekrutmen Dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Non ASN Rumah Sakit

Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 1 Tahun 2024 mengatur tentang tata cara penerbitan pertimbangan teknis impor besi atau baja, baja paduan, dan produk