• Tidak ada hasil yang ditemukan

TATA KEBAKTIAN PERAYAAN HUT KE-46 DR. J. B. SITANALA

N/A
N/A
Bilsede Hukunala

Academic year: 2024

Membagikan "TATA KEBAKTIAN PERAYAAN HUT KE-46 DR. J. B. SITANALA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

15. Doa Persembahan: oleh Diaken bertugas

Dkn : Ya Allah Pengasih, terimalah persembahan syukur jemaat ini dan berkatilah untuk menjadi alat pelayanan bagi seama dan lingkungan demi kemuliaan nama-Mu. Amin.

16. Persembahan Pujian: Paduan Suara /VG/Trio/duet/Solo..

17. Doa Syafaat: oleh PF (diakhiri dengan doa Bapa kami secara bersama)

D. PENGUTUSAN DAN JANJI PENYERTAAN

18. Nyanyian Pengutusan Dsl. No 216 : 1, 4 (Berdiri Spontan)

19. Pengutusan

PF. Jemaat, ibadah yang kita laksanakan bersama, hendaknya memaknai kehidupan kita sehari-hari. Yesus berkata, ”.... Aku telah menetapkan kamu supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap” (Yoh.15:16).

20. Janji Penyertaan

PF: Untuk itu terimalah janji penyertaan Tuhan :

TUHAN MEMBERKATI ENGKAU DAN MELINDUNGI ENGKAU, TUHAN MENYINARI ENGKAU DENGAN WAJAH-NYA DAN MEMBERI ENGKAU KASIH KARUNIA, TUHAN MENGHADAPKAN WAJAH-NYA KEPADAMU, DAN MEMBERI ENGKAU DAMAI SEJAHTERA, AMIN !

J : (Menyanyi KJ.478a) AMIN, AMIN, AMIN.

(Sambil duduk)

--- Saat Teduh masing-masing orang berdoa syukur---

TATA KEBAKTIAN

PERAYAAN HUT KE-46 DR. J. B. SITANALA TEMA : Tumbuh, Kokoh dan Tangguh Mengukir Prestasi Persiapan

 Warna Liturgis : Merah

 Doa Persiapan

 Warta jemaat

A. MENGHADAP TUHAN

Bunyi lonceng gereja 3 X ....Jemaat Berdiri .... Dilanjutkan dengan Iringan Musik Irama Tifa ...

Seruan salah seorang pengurus/guru/majelis jemaat (sebaiknya dalam bahasa daerah dengan kalimat :)

Ya Allah kami yang maha besar... terpuji-pujilah nama-mu untuk selama- lamanya. Diatas tanah ini (misalnya kei), kami hendak memuliakan

nama-mu. Kami hendak menyaksikan cinta kasihmu melalui YPPK Sitanala. Inilah ibadah kami, berfirmanlah bagi kami, dengarlah doa

kami, dan berkatilah kami ini.

L 1 : gong berbunyi … tifa deng musik menggema di sini … katong bakumpul kar’na

Bagi Yayasan pembinaan Pendidikan Kristen dr. j. b. sitanala se- maluku dan mal

PF. Penolong kita adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dan yang setia memelihara seluruh ciptaanNya.

J. (Menyanyikan) KJ. 476 b1. 1 = E 1 . 7 . 1 .

A - min

PF. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan Yesus Kristus menyertai jemaat.

1

(2)

J. Tuhan Menyertaimu juga

1. Nas Pembimbing: (Pilihan nas pembimbing disesuaikan dengan perikop khotbah & Tema

2. Nyanyian Pujian DSL No 118 : 1, 2

(Duduk spontan)

3. Pengakuan Dosa

Pnt. Jemaat, marilah kita merendahkan diri di hadapan Allah dan mengaku dosa kita kepada-Nya:

--hening sejenak—diiringi instrumen sesuai lagu yang ditentukan, masing-masing orang mengaku dosanya.

Pnt : Ya Allah, sebagi manusia yang terbatas, kami mengaku bahwa kami sering tidak setia melakukan

apa yang Engkau kehendaki. Kami cenderung mengandalkan kekuatan sendiri daripada

mengandalkan Tuhan

S : Menyanyi Nyanyian GPM No 55 (bait 1 dan 2), Tuhan Kasihani - Kyrie Eleison

Pnt : Ya Allah, kami mengaku bahwa alam ciptaanMu semakin rusak dan tercemar oleh ulah manusia.

Ampunilah kami yang lalai menjaga dan melestarikan alam ini.

J : Menyanyi Nyanyian GPM No 55: (bait 1 dan 2), Tuhan Kasihani - Kyrie Eleison.

Pnt : Ya Allah, bagi kami yang masih mementingkan diri sendiri, kelompok dan membenci cinta

kasih,....Ampunilah kami.

J : Menyanyi Nyanyian GPM No 55 (bait 1 dan 2), Tuhan Kasihani - Kyrie Eleison

Pnt : Kasihanilah kami ya Allaah, menurut kasih setia-Mu.

Hapuskanlah pelanggaran kami menurut rahmat-Mu yang besar. Bersihkanlah kami seluruhnya dari

kesalahan dan tahirkanlah kami dari dosa.

J : Menyanyi Nyanyian GPM No 55 (bait 1 dan 2), Tuhan Kasihani - Kyrie Eleison

4. Berita Pengampunan Dosa

Pnt. Bagi saudara-saudari yang mengaku dosanya dengan jujur dan penuh penyesalan di hadapan Allah, maka sesungguhnya pengampunan dosa telah berlaku, seperti yang dikatakan dalam Kisah Para Rasul 13:38: “Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa.

J. Menyanyi DSL No 109 : 1

Ya Yesus trang dan kuatku, brikanlah, brikanlah apiMu Baik masuk dalam hatiku, brikanlah, brikanlah apiMu

Bersihkan daku Almasih supaya hati yang keji Menjadi suci dan jernih. Brikanlah, brikanlah ApiMu

5. Petunjuk Hidup Baru (Berdiri

Spontan)

Pnt. Jemaat, dengarlah dan berlakukanlah petunjuk hidup baru ini dalam hidup saudara-saudari, sebagaimana yang tertulis dalam Roma 13:8-10:Janganlah kamu berhutang apapun kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi, sebab barangsiapa yang mengasihi sesama manusia, ia sudah memenuhi Hukum Taurat. Karena Firman: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga sudah tersimpul dalam Firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan Hukum Taurat

J. (Menyanyi DSL No. 165 : 1

(Duduk spontan)

B. PELAYANAN FIRMAN TUHAN 6. Epiklese: (oleh Penatua bertugas)

Ya Tuhan, mampukanlah kami dengann Roh Kudus agar kami dapat membaca Alkitab, memahami dan melaksanakan kehendakMu melalui pemberitaan Firma. Amin.

7. Pembacaan Alkitab: (oleh 2 orang anggota jemaat: Perempuan-lelaki).

Setelah pembacaan Alkitab, penatu bertugas, mengucapkan: ... “tetapi

(3)

hendaklah kamu menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja;

sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri” (Yak 1 : 22) J : Nyanyian Aklamasi.

a. (Haleluya, Haleluya, Haleluya ( Minggu Biasa, Paskah, Pentakosta, Natal)

b. Hosiana, Hosiana, Hosiana (Minggu sengsara)

c. Maranatha, Maranatha, Maranatha (Minggu Adventus) 9. Khotbah: oleh Pelayan Firman

10. Saat Teduh: (dilakukan secara spontan ± 1 menit) 11. Nyanyian jemaat : DSL No. 25 : 1

Nantilah hai jiwa, hendak sabar, karena FirmanMu Hua Sungguh dan benar

Jangan debar nanti kau gemar. Tuhan tau susahmu yang kecil besar

Yang hendak tahan dan berdoa pada horas Tuhan C. RESPONS UMAT

12. Pengakuan Iman (Berdiri/Duduk Spontan)

PF. Bersama-sama dengan semua orang percaya dari segala abad dan tempat,marilah kita mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli....

13. Persembahan Pujian: Paduan Suara /VG/Trio/duet/Solo..

14. Persembahan Syukur Jemaat

Dkn : Tuhan telah mengaruniakan hidup dan berbagai berkat bagi kita. Semua pemberian Tuhan itu mesti digunakan demi kemuliaan-Nya melalui pelayanan bagi sesama dan lingkungan. mulikanlah Tuhan dengan harta benda pemberian-Nya.

(Kantong-kantong persembahan syukur diedarkan oleh para kolektan2, diiringi Nyanyian Jemaat. DSL No. 14 : 1 dst )

2

14. Doa syukur Persembahan : Oleh Diaken Bertugas 15. Persembahan Pujian : PS/VG/Trio/Solo/ dll 16. Umat Yang Berdoa : ( Pelayan Firman)

D. Pengutusan dan janji Penyertaan : Jemaat berdiri 17. Pengutusan :

PF : Saudara-saudara, pergilah Jalani hidupmu sehari-hari bersama kasih Tuhan. Percayakanlah seluruh hidupmu kepadaNya dalam mewujudkan

berbagai tanggung jawabmu.

J : Nyanyian PKJ NO 241 : 1

Tak ku tahu kan hari esok. Namun langkahku tegap Bukan surya kuharapkan, ka’na surya kan lenyap

O tiada ku gelisah, akan masa menjelang Ku berjalan serta Yesus maka hatiku tenang Banyak hal tak kufahami, dalam masa menjelang Tapi t’rang bagiku ini, tangan Tuhan yang pegang.

18. Janji Penyertaan :

PF : Sekarang terimalah janji Penyertaan Allah :

"Kasih Karunia Tuhan Yesus Kristus, Kasih Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus menyertai Jemaat, hari ini sampai selama-lamanya".

J : Nyanyian GPM No 339

Amin, Amin, A...min

TATA KEBAKTIAN MINGGU II A. Mengahadap Tuhan

1. Ajakan Beribadah

(4)

Pn

t

: Saudara-saudari yang dikasihi dalam Tuhan. "Latihlah dirimu berbakti.

Latihan badani terbatas gunanya, tetapi Kebaktian itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk

hidup yang akan datang" (1 Tim. 4:7,8).

Lonceng 3x Jemaat Berdiri dan menyanyikan PKJ No 8: 1, 2, dan 3 sementara itu para pelayan Liturgi memasuki ruangan ibadah

Bukalah gapura indah aku masuk rumahMu

Agar aku Bahagia, jiwaku tenang teduh dan kupandang wajahMu dalam Cahaya

mulia

kepadaMu aku dating, o Tuhanku datanglah

ditempat Engkau berada, sorgapun disitulah

masuklah dihatiku, jadikanlah rumahMu Saat aku menghadapMu, sucikanlah diriku

Agar doa dan nyanyain berkenan kepadaMu Angkatlah roh dan jiwaku sampai kehadirtMu 2. Votum Dan Salam:

P F

: Ibadah ini berlangsung dalam tatanan Kasih Allah Bapa Sang Pencipta, Tuhan Yesus Kristus Sang penyelamat, dan Roh Kudus Sang pembaru.

J : Menyanyikan) KJ. 476 b3. 1 = E

1 . 7 . 1 . A - min P

F

: Salam sejahtera bagi jemaat!

J : Salam sejahtera bagimu juga!

3. Nyanyian Jemaat : Nyanyian PKJ No 11: 1, 2

Inilah hari minggu hari Tuhan yang kudus. Semua orang percaya bergegas

dating kerumahNya

Mari dating padaNya, menyembah serta sujud. Mari, dating bersyukur

atas kasih karuniaNya

Jemaat Duduk 4. UMAT YANG MENGIKUT YESUS

3

Dkn : Jemaat, marilah dengan penuh kesadaran diri, kita mengakui keberadaan kita

...Masing-masing orang mengakui dosanya...

Dkn : Ya, Yesus, Engkau telah menebus kami. Namun kami sering tidak menyadari betapa kasihMu yang besar dibalas dengan sikap kami yang

tidak setia. Ampunilah kami Tuhan.

J : Nyanyian PKJ 46: 1

Dkn : Kami mengaku ingin mengikut Yesus sepanjang hidup kami. Namun terkadang pesona dunia membuat kami larut dan menempatkan Engkau bukan pada posisi yang terutama. Mampukanlah kami Tuhan

untuk menjadi abdiMu yang setia, menuruti teladanMu dan menyalurkan cinta kasih terhadap sesama dan ciptaanMu yang lain.

J : Nyanyian PKJ No 46 : 2

5. UMAT YANG SETIA DI JALAN YESUS Jemaat Berdiri Dkn : Jemaat yang dikasihi Tuhan, mengikut Yesus berarti kita

mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Allah yang membarui dan memberi kekuatan kepada kita untuk setia melakukan kehendakNya yang menyelamatkan. Firman Tuhan"Tetapi orang-orang yang menanti-

nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru, mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya, mereka berlari dan tidak

menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah" (Yes. 40:31)

J : Nyanyian PKJ No 209 : 1

Kasih setiaMu sungguh lebih baik Lebih berharga dari hidupku Maka bibirku megahkan Dikau Kasih setiaMu sungguh lebih baik.

Jemaat Duduk spontan B. PELAYANAN FIRMAN TUHAN

6. EPIKLESE

Pnt : "Datanglah ya Roh Kudus, mampukanlah kami untuk membaca Alkitab dan mengerti pemberitaan FirmanMu serta melakukannya dalam hidup

kami".

J : Amin.

(5)

7. PEMBACAAN ALKITAB

(Dibacakan secara bersama-sama dipandu oleh Penatua)

Bagian Alkitab yang akan kita baca sebagai dasar Pemberitaan Firman adalah ...

demikian bunyinya...

...( Selesai membaca, penatua mengucapkan ) Berbahagialah saudara-saudari yang mendengarkan FirmanNya dan dimampukan untuk menyasikan namaNya,

kapan dan dimana saja.

8. Nyanyian Aklamasi : Haleluya...Haleluya...Haleluya

9. Khotba : Oleh Pelayan Firman

10.Saat Teduh : (diiringi instrumen) 11. Nyanyian : PKJ NO 132 : 1

Langit menceritakan kemuliaan Allah. Alam memberitakan karya tangan Tuhan Tidak ada berita, juga kata-kata. Namun gemanya terpancar ke s’luruh dunia

Hai percaya padaNya, janag takut dan gentar Kar’na kasih dan lindunganNya abadi.

C. Respons Umat Jemaat berdiri/duduk 12. Umat Yang mengaku Iman :

PF : Bersama dengan semua orang Kristen diseluruh dunia dan di sepanjang sejarah ini, kita mengaku iman dengan menggunakan rumusan

pengakuan iman Rasuli, demikian...

13. Persembahan Pujian : PS/VG/Trio/Solo/ dll 14. Umat Yang Mensyukuri Berkat Allah : Diake

n

: Marilah kita mensyukuri berkat Allah dengan menyerahkan persembahan kita kepadaNya sambil mengingat Firman Allah:"Sebab

dari padaMulah segala-galanya dan dari tanganMu sendirilah persembahan yang kami berikan kepadaMu (1 Taw 29:14 b). Sambil Persembahan diberikan Jemaat Menyanayi Nyanyian PKJ No 146 : 1

dst

1

6. Doa Syafaat

(Diakhiri dengan Doa Bapa Kami secara bersama. Pada bagian doksologi Doa Bapa Kami, pemandu lagu menyanyikan KJ.475. 1 =D) ____ _____ _____ _____ _____ _____

0 1 3 4 5 5 5 5 5 3 4 5 6 6 ’ 3 4 5 5

Kar’ na Eng– kau-lah yang em-pu-nya ke – ra – ja – an dan ku - a – sa

____ _____ _____ _____ _____ _____

5 3 4 5 6 6 ’ 5 3 5 4 3 2 1 2 2 ’ 1 4 2 1 . //

dan ke – mu-li - a – an sam-pai se - la - ma- la – ma-nya. A - - min.

D. PENGUTUSAN DAN JANJI PENYERTAAN

17. Nyanyian Pengutusan; Ny Rohani No 189: 1, 3 (Berdiri spontan)

18. PENGUTUSAN

PF : Jemaat yang dikasihi Tuhan, pulanglah dengan sukacita dan laksanakanlah tugas menjadi saksi Kristus di tengah-tengah kehidupanmu. Gunakanlah Firman Tuhan sebagai sandaranmu sesuai perintah Yesus; “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang membahayakan kamu.

(Lumas 10:3 dan 19).

19. JANJI

PENYERTAAN

PF : Untuk tugas pengutusan itu, terimalah janji penyertaan Tuhan ;

Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala

(6)

Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin”(Ibrani 13:20-21).

J : (Melagukan Kj. 478a ) Amin, Amin, Amin

---- Saat Teduh --- (Sambil duduk)

TATA KEBAKTIAN MINGGU III

A. MENGHADAP TUHAN

Lonceng 3x Jemaat berdiri dan melagukan Nyanyian Introitus (nyanyian masuk), sementara itu para pelayan Liturgi (Majelis bertugas, Pelayan Firman, Pembaca Alkitab, Kolektan) memasuki ruang ibadah.

Nyanyian Persipan : Ny Rohani No. 94 : 1, 2,& 3 01. Votum dan Salam

PF. Dalam nama Allah: Bapa, Anak dan Roh Kudus J. Amin

PF. Damai sejahtera Allah menyertai jemaat J. Tuhan menyertaimu juga.

02. MAZMUR PUJIAN (Adaptasi Mzm 100 : 1-5)

PF : Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi ! Beribadahlah kepada Tuhan dengan

sukacita

J : Kami Beribadah kepada Tuhan dengan sukacita PF : Datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-

sorai !

J : Kami bersorak-sorai karena Tuhan telah menyertai dan memberkati hidup kami PF : Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Ia-lah yang

menjadikan kita dan punya Dia-lah kita,

umatNya dan kawanan domba gembalaanNya J : Kami mengakui dan memuji Tuhan, Allah yang

menyelamatkan hidup kami

PF : Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyayian syukur, dalam pelataran-Nya dengan

puji-pujian

J : Kami memuji kebesaran-Mu ya Tuhan, ya Allah kami

PF : Bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama- Nya

PF+

J : Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun

temurun.

03. Nyanyian Jemaat : Ny Rohani No 10 : 1,2

Duduk Spontan

04. Doa Kyrie

Pnt. Marilah kita berseru kepada Tuhan, memohon belas kasihan- Nya atas segala dosa kita:

--- Hening, diiringi instrumrn dengan lagu yang lembut dari buku Nyanyian digunakan GPM....

Pnt. Ya Tuhan yang penuh kasih, dunia kami semakain dipenuhi dengan banyak persoalan. Penderitaan ada dimana-mana Hidup kami menjadi terancam karena tindak kekerasan, kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, keserakahan, pergaualan bebas, pemerkosaan dan pelanggran hak-hak azasi manusia, penindasan, bencana alam, serta berbagai penyakil lainnya yang menakutkan.

J. (Menyanyikan) Ny Rohani 136 : 1

Pnt. Ya Allah kami jangan tinggalkan kami ketika kami terancam.

Tolonglah kami ya Allah penyelamat kami demi kemuliaan nama-Mu.

(7)

J. (Menyanyikan) Ny Rohani 136 : 2

Pnt. Ya Allah yang penuh rahmat, kami mengaku bahwa kamipun turut pula melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengancam kehidupan. Kami mengaku betapa berdosanya kami. Kami mohon jamahan tanganMu yang menyelamatkan, kasihMu yang menghidupkan dan kuasaMu yang memampukan.

J. (Menyanyikan) Ny Rohani 147:1

--- Hening, diiringi instrumrn dengan lagu yang lembut dari buku Nyanyian digunakan GPM....

05. GLORIA

Pnt. Marilah kita memuji Tuhan sebab rahmat-Nya tidak kenal batas

MJ. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha Tinggi

J Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.

Pnt. Kami memuji Engkau, kami masyurkan nama-Mu

MJ Kami menyembah dan memuliakan Engkau karena besarlah kemuliaan-Mu Ya Tuhan, Raja Sorgawi, Allah Yang Maha Kuasa.

J. (Menyanyikan) Gloria, Gloria in Exccel Cis Deo

Pnt. Ya Yesus, Anak Tunggal Allah, Ya Kristus, Anak Domba Allah, Yang memikul dosa-dosa kami, terimalah doa kami ! Yang duduk di sebelah kanan Allah, kasihanilah kami.

J. (Menyanyikan) Gloria, Gloria in Exccel Cis Deo B. PELAYANAN FIRMAN TUHAN :

06. Epiklese

Pnt. Ya Roh Kudus, bersihkan dan sucikanlah hati kami untuk menerima Sabda-Mu. Amin!

07. Pembacaan Alkitab (oleh keluarga: ayah, ibu dan anak) 08. Nyanyian Aklamasi: (versi KJ No.473a atau 473b)

a. Haleluya (3x) (Minggu Biasa, Paskah, Kenaikan, Pentakosta, Natal) b. Hosiana (3x) (Minggu sengsara)

c. Maranatha (3x) (Minggu Adventus) 09. Khotbah : oleh Pelayan Firman

10. Saat Teduh

11. Nyanyian Jemaat : Ny Rohani No. 84 : 1 C. RESPONS UMAT

12. Pengakuan Iman

(Berdiri/Duduk Spontan)

PF: Marilah kita mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli secara bersama-sama:

13. PERSEMBAHAN PUJIAN oleh PS/Vg/dsb 14. Persembahan Syukur

14.1. Anjuran oleh Diaken:

“Sambil memberi ingatlah pesan Alkitab: “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima” (Kis. 20:35b)

14.2. Nyanyian Jemaat :

(sementara itu, persembahan syukur diberikan Jemaat menyanyi dari Ny Rohani No :76: 1 dst)

14.3. Doa Persembahan

15. Persembahan Pujian: Paduan Suara /VG/Trio/duet/Solo 16. Doa Syafaat

(Diakhiri dengan Doa Bapa Kami secara bersama. Pada bagian doksologi Doa Bapa Kami, pemandu lagu menyanyikan KJ.475. 1 =D) ____ _____ _____ _____ _____ _____

(8)

0 1 3 4 5 5 5 5 5 3 4 5 6 6 ’ 3 4 5 5

Kar’ na Eng– kau-lah yang em-pu-nya ke – ra – ja – an dan ku - a – sa

____ _____ _____ _____ _____ _____

5 3 4 5 6 6 ’ 5 3 5 4 3 2 1 2 2 ’ 1 4 2 1 . //

dan ke – mu-li - a – an sam-pai se - la - ma- la – ma-nya. A - - min.

D. PENGUTUSAN DAN JANJI PENYERTAAN

17. Nyanyian Pengutusan; Ny Rohani No 157:1, 2 (Berdiri spontan)

20. PENGUTUSAN

PF : Jemaat yang dikasihi Tuhan, pulanglah dengan sukacita dan laksanakanlah tugas menjadi saksi Kristus di tengah-tengah kehidupanmu. Gunakanlah Firman Tuhan sebagai sandaranmu sesuai perintah Yesus; “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang membahayakan kamu.

(Lumas 10:3 dan 19).

21. JANJI

PENYERTAAN

PF : Untuk tugas pengutusan itu, terimalah janji penyertaan Tuhan ;

Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan

kehendak-Nya oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin”(Ibrani 13:20-21).

J : (Melagukan Kj. 478a ) Amin, Amin, Amin ---- Saat Teduh --- (Sambil duduk)

(9)

KHOTBAH

Minggu, 26 November 2023 Nas Bacaan : I Yohanes 3 : 11-18

Tema Bulanan : Berkomitmenlah Untuk membangun Hidup Bersama yang Berkelanjutan

Tema Mingguan : Keluarga yang Saling Mengasihi

Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat pagi dan syaloom..

Tidak terasa Hari ini oleh kasih dan pertolongan Tuhan, kita telah berada pada minggu terakhir bulan November atau hari ke 330 perjalanan hidup kita di sepanjang tahun 2023. Minggu depan kita sudah memasuki Minggu Adventus I. Mengakhiri perjalanan kita di bulan November dan mempersiapkan kita memasuki perayaan Minggu Advent I, LPJ GPM mengarahkan kita untuk tetap berkomitmen membangun hidup bersama yang berkelanjutan sebagaimana arahan tema bulan ini. Karena itu tema mingguan :

“Keluarga yang Saling Mengasihi”, sebenarnya adalah salah satu cara untuk kita menjaga komitmen itu, supaya keluarga-keluarga kita dapat mempersiapkan segala hal dalam menyambut Tuhan yang datang. Mungkin ada yang bertanya, Mengapa kasih harus terus dikumandangkan atau terus diberitakan kepada kita, bukankah kita ini sudah tahu tentang kasih dan masih hidup saling mengasihi?. Lalu Mengapa keluarga harus menjadi pusat atau basis pemberlakuan kasih itu?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, maka nas bacaan 1 Yohanes 3: 11-18 dipilih dan dikhotbahkan bagi kita saat ini.

(10)

Jemaat yang dikasihi Tuhan,

Membaca nas bacaan I Yohanes 3 : 11-18, kita bisa langsung menangkap maknanya bahwa kita harus hidup saling mengasihi, sebab itu tanda bahwa kita adalah murid2 Kristus....Namun, sebenarnya selain pesan untuk saling mengasihi, ada beberapa pesan penting yang penulis surat 1 Yohanes mau sampaikan.

Jemaat yang terkasih, Tipikal dalam surat-surat Yohanes kalau kita baca, Yohanes sering menggunakan dualisme atau dikotomi satu dengan yang lain..di dalam perikop sebelumnya, hal ini dapat kita temukan, ada dualisme tentang kasih dan benci. Dalam perikop kita ini dualisme tentang mengasihi dan membenci yang nampak dalam perilaku jahat dan baik. Apa sebenarnya yang Yohanes mau katakan dengan tipikal dualisme ini? Bahwa memang beginilah kenyataannya yang banyak kita temukan dalam kehidupan keseharian kita. Ada dualisme, dikotomi: terang-gelap, susah-senang, untung-rugi, baik-jahat, dan banyak lagi yang lain.

Bahwa dualisme ini mengiringi langkah kehidupan kita supaya kita dapat menjalaninya dengan baik dan menentukan posisi pilihan kita yang tepat. Kalau mau baik harus tetap baik, tidak berubah menjadi jahat..kalau mengasihi maka harus mengasihi tanpa dibarengi sedikitpun rasa membenci..

Jemaat yang diberkati Tuhan, ada satu pertanyaan menarik yang ditulis dalam katekismus Heidelberg..pertanyaan begini: sampai sejauh manakah kemampuan manusia untuk mengasihi? Dan jawaban yang tertera disitu adalah, manusia mengasihi sejauh ia dapat memperoleh apa-apa dari perbuatan kasihnya itu.

Kecenderungan manusia justru saling membenci dibandingkan mengasihi Tuhan dan sesama. Ini jawaban yang cukup ekstrim, tapi kalau kita masing-masing jujur, kita pun cenderung berlaku begitu..itulah sebabnya perlu kita memaknai dengan baik, apa yang harus kita lakukan sehingga kecenderungan yang tidak baik itu dapat kita tinggalkan.

Jemaat yang dikasihi Tuhan, dalam bacaan ini rasul Yohanes memberi pendasaran mengapa kita harus hidup mengasihi..pertama, bahwa kasih itu adalah jantung atau pusat Injil yang kita percayai. Yohanes menegaskan bahwa kasih adalah hukum yang pertama. Kasih itu sudah ada dari mulanya. Sebab itu di dalam tatanan hidup Kristiani, kasih itu tidak terletak di pinggir atau di samping tetapi di jantung, pusat hidup kekristenan. Kasih menguasai seluruh kehidupan kekristenan kita, dan menjauhkan kita dari segala perbuatan jahat. Untuk itulah, Yohanes memberikan contoh konkrit dalam keluarga. Ada keluarga yang hidup tidak saling mengasihi seperti yang diperlihatkan dalam kisah Kain dan Habel (ayat 12a). Menurut Yohanes, Kain berasal dari si jahat, ia membunuh adiknya Habel, dan ini akibat dari hidup yang menolak kasih. Dalam nas bacaan ini ditanyakan…… Apakah sebabnya, ia membunuhnya…? (ayat 12b). Lalu Yohanes menjawabnya, bahwa hal ini terjadi bukan karena pelanggaran Habel, melainkan berhadapan dengan kehidupan Habel yang baik. Orang jahat tidak akan mampu mengasihi. sekalipun banyak perbuatan baik yang dilihat dan dilakukan orang lain, tetap saja ada alasan untuk tidak menerimanya .itu kelakuan orang jahat...Hidup yang menolak kasih

(11)

atau yang tidak saling mengasihi adalah sumber segala bentuk kejahatan dan dosa. Ini hal pertama.

jemaat yang terkasih, dasar kedua yang digarisbawahi oleh rasul Yohanes sebagai alasan kita hidup saling mengasihi adalah karena kasih atau hal mengasihi memberikan kepastian atau assurance

(12)

bahwa kita telah memiliki hidup yang kekal. Itu berarti jemaat, kasih merupakan tanda atau bukti bahwa kita ini memang sudah hidup di dalam Tuhan, tidak lagi hidup di dalam kuasa maut. Kita ini adalah orang2 yang sudah berpindah dari maut ke dalam hidup. Tahu dari mana? yaitulah karena kita hidup saling mengasihi, kita mengasihi sesama saudara dan orang lain. Barang siapa tidak mengasihi, ia tetap didalam maut dan tidak memiliki kehidupan kekal.Jadi, dosa menjadi bukti bahwa seseorang masih diperbudak oleh kejahatan atau menolak kasih. Seperti pembunuhan, kebejatan, kekejaman, iri hati, dendam, benci dan sebagainya adalah dosa-dosa yang mengerikan, dan menunjukkan sikap hidup yang menolak kasih Allah. Yohanes memberikan gambaran jelas tentang hal ini bahwa Setiap orang yang membenci saudaranya itu adalah seorang pembunuh manusia (ayat 15). Dalam hal ini Yohanes mencoba melihat inti dari tindakan manusia, atau hal yang paling dalam dari sikap manusia, bahwa satu alasan Orang membunuh Adalah karena rasa benci.

Dan seorang pembunuh tidak akan memiliki kehidupan kekal.

Lebih tepat seorang pembunuh tidak mempunyai hidup kekal.

namun itu tidak berarti bahwa seorang pembunuh tidak bisa mengalami pertobatan dan memperoleh pengampunan. Selalu tersedia pertobatan dan pengampunan dari Allah kepada setiap orang yang mau merubah kehidupannya.

Hal yang ketiga alasan kita mengasihi sebagaimana dikemukakan oleh Yohanes adalah bila kita hidup saling mengasihi itu karena kita telah menerima kasih dari Allah .sebagai pengikut Kristus, kita meneladani Kristus dalam hal mengasihi. Yohanes menegaskan, arti kasih yang sesungguhnya ada di dalam Yesus Kristus, Tuhan kita, ketika Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Sebab itu Tuhan Yesus Kristus menjadi teladan bagi setiap orang percaya. Bahwa Ia telah mati dan mengorbankan diri-

Nya bagi manusia, maka sesungguhnya setiap orang percaya

"WAJIB” menyerahkan nyawanya untuk saudara-saudaranya. inilah kualitas “KASIH” yang dituntut dari seorang percaya. Kasih itu dibutuhkan terus-menerus dalam hidup setiap hari, sebab kasih itu akan terungkap dengan nyata ketika kita menolong orang lain, yang memerlukan bantuan (ayat 17) yaitu dengan berbagi bersama mereka. Berbagi apa saja, makanan, pikiran, tenaga, waktu sampai dengan uang atau harta. Menolak berbagi dengan mereka yang membutuhkan, sesungguhnya adalah sikap kita menolak kasih itu. Karena itu, dikatakan Barang siapa mempunyai harta benda ... Dstnya (ayat 17). Perkataan ini sekilas memperlihatkan emosi atau kemarahan seseorang, tetapi bagi orang Kristen, perkataan ini digerakkan oleh rasa belas kasihan.

Apabila seseorang gagal melakukan perbuatan “kasih” , padahal dia punya segala hal maka itu memperlihatkan bahwa “KASIH ALLAH” tidak tetap di dalam dirinya. Akhirnya rasul Yohanes mengakhiri bagian ini dengan memberi kesimpulan dan ajakan..marilah mengasihi dalam perbuatan dan kebenaran. kasih yang sesungguhnya itulah perbuatan dan kebenaran. Jauh lebih berfaedah dari hanya suka berkata-kata atau bicara tanpa melakukan apa-apa.

Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,

Tiga alasan mendasar yang dikemukakan oleh rasul Yohanes ini, kiranya menguatkan kita untuk semakin saling mengasihi. apalagi kita mau memasuki Minggu-minggi advent..Minggu-minggu penantian akan kedatangan Tuhan. Karena itu kita semua diajak untuk selalu mensyukuri kebaikan dan kasih setia Tuhan dalam hidup ini. Kasih Tuhan yang telah mengantar kita hingga tiba di minggu terakhir bulan November 2023. Sejalan dengan itu jemaat, kita pun memohon kasih-Nya menyertai kita melangkah di usbu baru.

(13)

Ada banyak hal yang dapat terjadi dalam kehidupan kita. Salah satunya mungkin kasih kita akan semakin dingin..Kalau kita kehilangan rasa cinta kasih dalam hidup, sebenarnya kita sedang menggenapkan apa yang dibilang oleh firman Tuhan yakni pada zaman2 akhir , kasih orang menjadi hambar dan dingin. Mengapa?

Karena hidup ini semakin hari semakin sulit. Kita perlu mengingat kembali firman Tuhan ini sehingga sekalipun kita ada dalam berbagai kehidupan yang sulit sekalipun, kita tetap saling mengasihi. Jemaat, Kita sering menjumpai banyak sikap serakah, arogansi, emosi, amarah yang muncul dari dalam kehidupan diri kita sendiri maupun kehidupan keluarga, dan kehidupan orang lain yang mengakibatkan kesusahan bahkan ratap tangis. Dalam kenyataannya, banyak diantara kita yang suka berbicara tentang mengasihi namun menutup pintu hati bagi sesama saudaranya sendiri. Ada adik dan kakak yang harus berhadapan di

(14)

pengadilan karna tidak saling mengasihi. Ada anak yang tega memenjarakan orang tuanya karena kasih tidak lagi menjadi karakter hidupnya. Ada orang yang tidak lagi peduli dengan penderitaan saudaranya karena kasihnya semakin dingin. Bahkan ada orang yang tidak tahu berterima kasih kepada Tuhan dan sesamanya yang telah berkorban untuk hidupnya. Dan ada banyak contoh lain lagi. Sikap hidup seperti ini adalah sikap hidup yang tidak saling mengasihi atau menolak kasih. Sikap demikian tidak berkenan kepada Tuhan. Untuk itu maka pertobatan dan perubahan hidup perlu dilakukan, mulai dari diri sendiri, keluarga, jemaat dan masyarakat.

Sekali lagi kita harus tetap sadar kalau Kasih itu adalah ciri utama hidup orang percaya yang harus dipraktekkan dalam hidup tiap hari. Sebab kasih bukan hanya sebagai suatu slogan/motto atau

pemanis bibir belaka, tetapi harus dinyatakan secara praktis dalam hidup tiap-tiap hari melalui kata-kata,sikap dan tindakan.

Kasih berasal dari hakekat Allah sendiri dalam diri Yesus Kristus yang memperlihatkan kasihNya secara sempurna dan utuh. Sebab itu, setiap orang yang mengasihi sesama maka ia mengasihi Allah.

Marilah jemaat yang terkasih, di perjalanan usbu baru ini kita terus hidup saling mengasihi..perbaikilah relasi yang rusak karena masih simpan dendam, benci dan irihati pada seseorang..ada yang bilang, mengasihi dan mengampuni orang lain itu sebenarnya bukan hanya menguntungkan orang itu, tapi justru menguntungkan diri kita sendiri karena hati kita terjaga bersih..Hati terjaga bersih akan selalu memberikan kehidupan yang baik bagi kita dan bagi orang lain..

Tuhan Yesus memberkati kita semua, ..amin..

Referensi

Dokumen terkait