TEKNIK
PENGOLAHAN BAHAN PANGAN
Dosen:
Dr.rer.nat. Sri Mulyani, M.Si.
Pengertian Pengolahan Makanan
Pengolahan makanan adalah
• kumpulan metode dan teknik
• yang digunakan untuk mengubah bahan mentah menjadi makanan
• atau mengubah makanan menjadi bentuk lain
• untuk konsumsi oleh manusia atau oleh
industri pengolahan makanan (Winarno,1993).
2 1
2
Persyaratan Pengolahan Makanan
Pengolahan makanan dilakukan dg cara terlindung dari kontak langsung dg tubuh:
• menggunakan sarung tangan, penjepit makanan dan sendok garpu
• Tenaga pengolah harus memakaimemakai celemek, tutup rambut, sepatu dapur serta berperilaku sehat
• Tenaga pengolah makanan harus memiliki sertifikat dan buku kesehatan yang berlaku ( untuk rumah makan dan restoran)
3
Mekanisme Pengolahan Bahan Makanan/Pangan
Persiapan Bahan makanan/Pangan:
• Bahan dan bumbu-bumbu
Pengolahan Bahan Makanan/Pangan
• Bahan diolah mulai dari mencuci, memotong, sampai pada proses memasak sampai menjadi makanan yg siap dimakan.
Distribusi dan Penyajian Makanan/Pangan
• Dilakukan setelah makanan siap).
3
A. Teknik Pengolahan Makanan Panas Basah ( Moist Heat )
• Teknik Boiling
• Teknik Poaching
• Teknik Braising
• Teknik Stewing
• Teknik Steaming
• Teknik Simmering
• Teknik Mengetim
B. Teknik Pengolahan Panas Kering ( Dry Heat Cooking )
• Deep frying
• Shallow Frying
• Roasting
• Baking
• Grilling
Teknik Dasar Pengolahan Makanan/Pangan
5
C. Teknik lainnya
• Menghaluskan
• Mencampur
• Menyaring/Memeras
• Tidak dimasak
Teknik Dasar Pengolahan Makanan/Pangan
6 5
6
Jenis Perlakuan Dalam Proses Pengolahan 1. Suhu Tinggi.
2. Blansing, 3. Pasteurisasi.
4. Sterilisasi
5. Pendinginan
6. Fermentasi 7. Pengeringan
8. Penggunaan Bahan Kimia
7
Komponen Bahan
Perubahan yang Mungkin Terjadi Selama Proses Pengolahan Pangan
Protein Denaturasi (karena panas) akan menyebabkan perubahan kelarutan, sehingga akan mempengaruhi tekstur pada bahan pangan.
Penyimpangan flavor yang disebabkan karena oksidasi (dikatalisis oleh cahaya)
Degradasi enzimatik yang akan menyebabkan perubahan pada tekstur dan flavor (bisa menyebabkan terbentuknya flavor pahit)
Pembekuan dapat menyebabkan protein mengalami perubahan konformasi dan kelarutannya.
Lipida Hidrolisis enzimatik yang dapat menyebabkan terbentuknya off-flavor (seperti terbentuknya flavor sabun (soapy) atau bau prengus (goaty)) tergantung jenis lipida yang ada.
Menyebabkan minyak goreng menjadi tidak baik untuk digunakan, mengalami perubahan sifat fungsional dan sifat kristalisasinya.
Oksidasi asam lemak tidak jenuh yang akan menyebabkan flavor menyimpang (off flavor).
Karbohidrat Perlakuan panas tinggi akan menyebabkan terbentuknya interaksi antara gula pereduksi dan gugus amino yang akan menyebabkan terjadinya reaksi Maillard (menyebabkan proses pencoklatan) dan perubahan flavor.
Hidrolisis pati dan gum dapat menyebabkan perubahan tekstur dari system pangan, beberapa pati dapat didegradasi oleh enzim ataupun kondisi asam.
Vitamin Tergantung dari jenis vitaminnya, maka berbagai proses perubahan bisa terjadi (kerusakan/