TINGKAT KONSUMSI AIR MINUM KEMASAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN. Studi kasus pada mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam IAIN Metro angkatan 2017).
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
H., “Uji Parameter Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kota Surabaya”, Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. Namun, mengkonsumsi air minum dalam kemasan menimbulkan masalah bagi lingkungan karena sampah plastik yang tidak dapat terurai oleh alam.
Pertanyaan Penelitian
Namun saat berada di kampus, keduanya sangat mengandalkan air minum kemasan atau plastik karena lebih mudah didapat. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, peneliti melihat adanya peningkatan konsumsi AMDK di kalangan mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam IAIN Metro, sehingga peneliti bertujuan untuk melakukan penelitian tentang konsumsi AMDK dan dampaknya terhadap lingkungan. . di Metro IAIN.
Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
Memberikan informasi praktis kepada mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam IAIN Metro tentang konsumsi Air Minum Dalam Kemasan (BWD) dan dampaknya terhadap lingkungan. Memberikan informasi kepada peneliti selanjutnya tentang data dari lapangan terkait laju konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) dan dampaknya terhadap lingkungan.
Penelitian Relevan
Penelitian di atas menganalisis kualitas produk dan harga dalam keputusan pembelian air minum dalam kemasan. Penelitian ini berfokus pada tingkat konsumsi AMDK dan dampaknya terhadap lingkungan, dengan metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif.
Konsumsi
- Pengertian Konsumsi
- Konsumsi dalam Islam
- Konsumsi Air Kemasan di Indonesia
- Kensumsi Air di Metro Lampung
Konsumsi air minum dalam ekonomi Islam tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fisik dan biologis, tetapi juga sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT. Meningkatnya kebutuhan air minum dalam kemasan/isi ulang membuka peluang bagi perusahaan yang mengisi air minum, baik dalam skala industri besar maupun industri rumah tangga.
Air Minum dalam Kemasan
- Pengertian Air Minum dalam Kemasan
- Jenis Air Minum dalam Kemasan
- Standar Air Minum dalam Kemasan
Air minum dalam kemasan (AMDK) adalah jenis air yang telah diolah dengan prosedur khusus dan dikemas dalam botol atau kemasan lain serta memenuhi persyaratan air minum. Sertifikasi air minum dalam kemasan merupakan bentuk konfirmasi kelayakan air minum dari segi standar mutu dan keamanan untuk dikonsumsi. Air mineral adalah air minum dalam kemasan yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu tanpa penambahan mineral sesuai SNI atau perubahannya.
Air mineral merupakan salah satu jenis air minum dalam kemasan (AMDK) yang masih terjaga kadar mineralnya di dalam air, dan diperoleh dari sumber air yang mengandung mineral alami. Air demineralisasi adalah air minum dalam kemasan yang diperoleh melalui proses pemurnian dengan distilasi, deionisasi, reverse osmosis. Berdasarkan keterangan di atas, air demineralisasi adalah salah satu jenis air minum dalam kemasan (DWW) yang diolah menggunakan teknologi demineralisasi untuk menghasilkan air murni atau air dengan kandungan mineral rendah.
Air mineral alami adalah air minum yang diperoleh langsung dari sumber air alami atau dibor dari sumur dalam, dengan proses yang terkendali untuk menghindari kontaminasi atau pengaruh eksternal terhadap sifat kimia, fisik, dan mikrobiologi air mineral alami. Sumber air minum yang sehat adalah air mancur, keran, pompa dan air hujan.
Lingkungan Hidup
- Pengertian Lingkungan Hidup
- Macam-macam Lingkungan Hidup
- Unsur-unsur Lingkungan Hidup
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Hidup
32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pasal 1 angka 1, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, kekuatan, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan tingkah lakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan kehidupan. , dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. Makna lain dikemukakan oleh Daeng Naja yang mengatakan bahwa lingkungan adalah segala benda, kekuatan dan keadaan termasuk manusia dan perbuatannya yang berada di lingkungan tempat manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. Ruang adalah sesuatu tempat komponen lingkungan yang berbeda menempati dan melakukan proses, sehingga ruang dan komponen lingkungan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Lingkungan adalah segala sesuatu, baik benda maupun keadaan yang ada di sekitar manusia, yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat. Menurut Efri Roziaty, komponen lingkungan secara garis besar terbagi menjadi komponen sosial dan komponen alam. Komponen lingkungan yang merupakan bagian dari ekosistem terdiri dari 2 (dua) jenis komponen, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik.
Memahami pernyataan di atas, hubungan interaksi antar unsur lingkungan hidup mempengaruhi kondisi lingkungan. Faktor internal berasal dari alam yang tidak dapat diubah tetapi dapat dihindari agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi manusia.
Jenis dan Sifat Penelitian 1. Jenis Penelitian
- Sifat Penelitian
Sumber Data
- Sumber Data Primer
- Sumber Sekunder
IAIN Metro Syariah angkatan 2017 dari perspektif ekonomi Islam didasarkan pada data yang dikumpulkan selama penelitian dan dituangkan dalam bentuk laporan atau deskripsi. Berdasarkan teknik di atas, peneliti melakukan wawancara dengan narasumber primer secara berkesinambungan hingga peneliti memperoleh data yang cukup sesuai kebutuhan mengenai dampak tingkat konsumsi air mineral dalam kemasan (AMDK) terhadap lingkungan bagi mahasiswa jurusan ekonomi Islam di IAIN Metro angkatan 2017. 6Sumber sekunder dari dokumen dan literatur adalah Undang-Undang, Peraturan dan Buku Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan Lingkungan Hidup, seperti: UU No.7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, UU No.
32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Menteri Perindustrian Nomor: 49/M-IND/PER/3/2012, Tentang Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) , buku karya Sri Kumalaningsih, Rekayasa Pengolahan Pangan Komoditi, buku Anies berjudul Pengelolaan Berbasis Lingkungan, buku Biologi Lingkungan karya Efri Roziaty, buku Siahaan berjudul Hukum Lingkungan dan Ekologi Pembangunan, buku Arif Sumantri berjudul Kesehatan Lingkungan, dan buku-buku lain yang relevan.
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara (Interiew)
- Dokumentasi
Teknik Penjamin Keabasahan Data
Dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk mencari data jumlah mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam IAIN Metro angkatan 2017, dan nama-nama mahasiswa dari angkatan tersebut.
Teknik Analisis Data
Air Minum dalam Kemasan di Indonesia 1
Saat itu, ia sering bersusah payah mencarikan air minum untuk tamu dari luar negeri. Sebelum mendirikan perusahaan tersebut, ia mempelajari teknologi pengolahan air kemasan di negara tetangga Thailand. Ia pun meminta adiknya Slamet Utomo untuk magang di perusahaan Polaris yang memproduksi AMDK di Thailand.
Tingkat Konsumsi Mahasiswa IAIN Metro Terhadap AMDK (Air Minum dalam Kemasan)
Konsumsi Air Minum Dalam Kemasan (BWCA) sudah ia nikmati sejak lama, yakni sejak awal semester 1 bahkan sebelum masuk kampus IAIN Metro. Alasan lain bagi mahasiswa IAIN Metro untuk mengkonsumsi air minum dalam kemasan adalah untuk menjaga konsentrasi selama kegiatan belajar mengajar. Konsumsi air kemasan bagi mahasiswa IAIN Metro tidak hanya di lingkungan kampus saja, banyak juga yang mengkonsumsi air kemasan di asramanya, alasannya sama yaitu karena praktis dan mudah didapatkan di lingkungan kampus IAIN Metro.
Dilihat dari kutipan di atas, dapat dikatakan bahwa mahasiswa IAIN Metro sangat bergantung pada AMDK. Hal ini terlihat dari banyaknya mahasiswa IAIN Metro yang mengkonsumsi air minum dalam kemasan (BWD). Dengan ini dapat dikatakan telah mencapai hampir 85% berdasarkan jumlah mahasiswa Ekonomi Islam di IAIN Metro yang mencapai kurang lebih 200 mahasiswa mengkonsumsi air minum dalam kemasan sebagaimana di dalam kampus IAIN Metro yang sedang dalam proses belajar mengajar. kegiatan atau mahasiswa IAIN Metro yang tinggal di sekitar Kampus IAIN Metro.
Melihat hasil wawancara di atas, terlihat bahwa tingkat konsumsi air minum dalam kemasan (BWD) di kalangan mahasiswa IAIN Metro relatif tinggi, karena kenyamanan dan kemudahan mendapatkan air minum dalam kemasan menjadi faktor utama dalam memilih air minum dalam kemasan. . air sebagai barang konsumsi bagi mahasiswa IAIN Metro. Dengan demikian, pada setiap semester peningkatan konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) selalu meningkat secara signifikan, bahkan peningkatannya mencapai 10 persen per semester, jika dilihat dari total konsumsi mahasiswa baik di kampus IAIN Metro maupun konsumsi AMDK di luar. kampus IAIN Metro bisa mencapai lebih dari 50 persen.
Kesadaran Mahasiswa IAIN Metro Terhadap Dapak Komsumsi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) pada Lingkungan
Artinya, air minum dalam kemasan merupakan pilihan yang sangat mudah bagi siswa di tengah kesibukan dan aktivitasnya. Kenyamanan mengkonsumsi air minum dalam kemasan memang dirasakan oleh masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa IAIN Metro. Meningkatnya konsumsi air minum dalam kemasan juga menyebabkan meningkatnya pembuangan sampah plastik di lingkungan, dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung oleh alam karena keberadaannya.
Kantong plastik rata-rata hanya digunakan selama 20 menit, namun membutuhkan waktu hingga 1.000 tahun untuk terurai di alam, sehingga hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat umum khususnya masyarakat di sekitar kampus IAIN Metro. Namun perlu diapresiasi kesadaran mahasiswa IAIN Metro untuk melihat dampak negatif dari pemborosan air botol plastik yang cukup baik dengan kesadaran mereka untuk membuang sampah justru dapat mengurangi pencemaran lingkungan kampus IAIN Metro. Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa pengetahuan mahasiswa IAIN Metro cukup baik, meskipun tingkat konsumsinya masih tinggi seperti yang dikatakan oleh mahasiswa IAIN Metro.
Terlihat bahwa di lingkungan kampus IAIN Metro jarang sekali sampah plastik berserakan terutama air kemasan, hal ini diimplementasikan dengan kedisiplinan mahasiswa IAIN Metro untuk membuang sampah sebagai gantinya. “5. Padahal menurut Khusnul Khotimah, dengan hal tersebut masih belum ada sosialisasi dari dinas kesehatan, mengingat jika dibiarkan salah urus dapat berdampak negatif bagi lingkungan sekitar kampus IAIN Metro khususnya.”7 .
Kesimpulan
Namun minat mahasiswa IAIN Metro untuk memanfaatkan limbah AMDK untuk didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis masih sangat kecil, bahkan masih sangat rendah. Namun dilihat dari lingkungan kampus IAIN Metro dapat dikatakan baik dengan adanya petugas kebersihan yang selalu mengecek tumpahan air kemasan setiap saat, hal ini dapat meminimalisir pencemaran lingkungan terutama dalam kerangka Kampus IAIN Metro.
Saran
Metro mendaur ulang Limbah AMDK agar menjadi lebih bermanfaat baik untuk keperluan pribadi maupun untuk hiasan di sekitar kampus IAIN Metro. Harmonisasi standar nasional SNI air minum dalam kemasan dan standar internasional.
Budi, Anton Setia, dkk. “Kehigienisan Sanitasi untuk Pengisian Rumah Pengolahan Air Minum di Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor ll/M-IND/PER/3/2017 tentang Lembaga Penilaian Kesesuaian Dalam Rangka Penerapan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia Air Mineral. Sepanjang Ramadhan. https://industrial cash co id/news/aspadin-prediction-demand-amdk-soaring-20-selong-ramadan.
Kajian kualitas fisik air minum dalam kemasan AMDK sebelum dan sesudah terpapar sinar matahari di Kota Makassar”. Kualitas air minum yang dihasilkan depot air minum isi ulang di kecamatan Bungus Padang Berdasarkan persyaratan mikrobiologi Jurnal Kesehatan Andalas 2012; 13.