• Tidak ada hasil yang ditemukan

Title Kartini Pelopor Wanita Wirausaha

N/A
N/A
Salma Nurazizah

Academic year: 2024

Membagikan "Title Kartini Pelopor Wanita Wirausaha"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Notula

“Wanita Wirausaha”

Kelompok 3

1) Meswa Angelica Sudjadi_21410032_14 2) Salma Fadhilah_21410039_13

Hari, tanggal: Senin, 12 Februari 2024 Waktu: 07.10-08.50 WIB

Tempat: Ruang RGM 304

A. Dorongan R.A Kartini

Wanita berdikari, wanita berwirausaha sudah sejak lama menjadi pemikiran dan isi hati Ibu Kartini. Sekitar tahun 1893, ketika Ibu Kartini berusia 16 tahun beliau telah merintis pendidikan mandiri bagi wanita. Karya tulis Ibu Kartini tidak hanya sumber inspirasi bagi wanita-wanita negeri Belanda, tetapi juga merupakan sumber inspirasi jutaan wanita seluruh dunia, terutama Prancis, Belgia, dan bahkan Amerika sejak tahun 1921.

Ibu Kartini memikirkan suatu pendidikan menuju Independent Career, bukan hanya untuk wanita tetapi juga untuk para pria. Ibu Kartini sangat memperhatikan bidang bisnis, terbukti dari usahanya dalam membantu keuangan dan pemasaran wood carving, textile weaving, dyeing works in gols and copper and tortoise shell.

Ketika Ibu Kartini berusia 25 tahun, beliau sudah menyajikan karya tulis sebanyak kurang lebih 450 halaman.

Pada saat ini, wanita-wanita Indonesia sudah mampu memasuki lapangan kerja seperti pekerjaan di bidang kesehatan, perdagangan, keamanan, perhubungan darat, laut dan udara, dan sebagainya. Selain itu, sudah banyak wanita yang bergerak dalam bidang bisnis, yang lebih dikenal dengan istilah Wanita Pengusaha, wanita yang berwirausaha. Mereka mendirikan asosiasi, yaitu Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

(2)

B. Skala Mengukur Minat Wirausaha

Tabel diatas merupakan tabel untuk mengukur minat diri seorang wanita terhadap Wirausaha. Yang dimana hasilnya akan dibandingkan dengan pengukuran terhadap wanita yang sudah berpengalaman dalam dunia bisnis.

Arti dari masing-masing angka ialah : 5 = Sangat Kuat

4 = Kuat 3 = Sedang 2 = Lemah 1 = Lemah Sekali

C. Faktor Pendorong Membuka Usaha Sendiri

- Membuka kesempatan untuk memperoleh keuntungan - Memenuhi minat dan keinginan pribadi

- Terbuka kesempatan untuk menjadi “boss”

- Adanya kebebasan dalam manajemen

D. Faktor-Faktor yang Menunjang Wanita Wirausaha

• Naluri Kewanitaan

Yang dapat diterapkan dalam kehidupan usaha seperti: Bekerja lebih cermat, pandai mengantisipasi masa depan, menjaga keharmonisan, dan kerja sama dalam rumah tangga.

(3)

• Mendidik Anggota Keluarga

Mendidik anggota keluarga agar berhasil dikemudian hari, dapat dikembangkan dalam personel manajemen perusahaan.

• Faktor Adat Istiadat

Contohnya di Bali dan Sumatra Barat, wanita memegang peranan penting dalam mengatur ekonomi rumah tangga.

• Lingkungan Kebutuhan Hidup

Seperti jahit menjahit, menyulam, membuat kue, aneka masakan, dan kosmetik. Hal tersebut dapat mendorong lahirnya wanita pengusaha yang mengembangkan komiditi tersebut.

• Majunya Dunia Pendidikan Wanita

Pendidikan wanita sangat mendorong perkembangan wanita karir, menjadi pegawai, atau membuka usaha sendiri dalam berbagai bidang usaha.

E. Faktor-Faktor yang Menghambat Wanita Wirausaha

• Faktor Kewanitaan

Menjadi ibu rumah tangga (ada masa hamil dan menyusui) yang agak mengganggu jalannya bisnis.

Cara mengatasi: mendelegasikan wewenang/tugas kepada karyawan/orang lain.

• Faktor Sosial Budaya, Adat Istiadat

Wanita sebagai ibu rumah tangga, bertanggung jawab penuh dalam urusan rumah tangga.

Adanya anggapan bahwa dalam suatu rumah tangga suamilah yang memberi nafkah, suami yang bekerja.

• Fakor Emosional yang Dimiliki Wanita

Dalam pengambilan keputusan, karena ada faktor emosional, maka keputusan yang diambil akan kehilangan rasionalitasnya.

• Sifat Pandai, Cekatan, dan Hemat

Kadang-kadang wanita pengusaha agak sulit dalam mengeluarkan uang, dan harga-harga yang dipasang agak tinggi.

Kebiasaan kaum ibu-ibu adalah bila mau membeli ia menawar rendah sekali, tapi bila menjual harga ingin tinggi.

(4)

F. Perbedaan Wanita Wirausaha dan Pria Wirausaha

- Wanita pengusaha dimotifasi untuk membuka bisnis karena ingin berprestasi dan adanya frustasi dalam pekerjaan sebelumnya. Wanita merasa terkekang tidak dapat menampilkan kebolehannya dan mengembangkan bakat yang ada pada dirinya.

- Dalam hal permodalan bisnis agak sulit wanita pengusaha memperoleh pinjaman perbankan dibandingkan kaum pria. Biasanya wanita pengusaha mendapatkan modal dari tabungan, harta pribadi, dan pinjaman pribadi.

- Wanita Pengusaha mempunyai sifat toleransi dan fleksibel, realistik dan kreatif, antusias dan enerjik, dan berhubungan dengan masyarakat, serta memiliki medium level of self confidence, sementara kaum pria level of self confidence lebih tinggi dari kebanyakan wanita.

- Usia memulai usaha pria rata-rata umur 25-35 tahun, sedangkan wanita berusia 35-45 tahun.

- Kerabat yang menunjang pada pengusaha wanita adalah keluarganya, suami, organisasi wanita dan kelompok-kelompok sepergaulannya.

- Pengusaha pria bentuk bisnisnya lebih banyak ragamnya akan tetapi, pengusaha wanita kebanyakan berhubungan dengan bisnis jasa, pendidikan, konsultan, dan public relation.

G. Pertanyaan

• Haikal She Shearidan-21410025 (Nomor 37)

Pertanyaan: Wanita wirausaha banyak hambatan, apa mungkin wanita wirausaha bisa mengalahkan pria wirausaha?

Jawab: Wanita wirausaha mungkin bisa mengalahkan pria wirausaha, dengan faktor-faktor yang menunjang wanita wirausaha tersebut.

• Salma Ashila-21410036 (Nomor 28)

Pertanyaan: Apa yang menyebabkan perbedaan antara wanita wirausaha dan pria wirausaha?

Jawab: Secara kebiasaan, dalam modal usaha, pria pengusaha lebih leluasa memperoleh modal, sedangkan wanita pengusaha sumber modalnya dari tabungan, harta pribadi, dan pinjaman pribadi. Secara kodrat, wanita pengusaha dituntut untuk mengurus rumah tangga yang dipercaya sebagai budaya.

(5)

• Budi Lisandi-21410027 (Nomor 25)

Pertanyaan: Bagaimana pandangan kalian menghadapi terhadap perbedaan gender dalam berwirausaha?

Jawab: Karena sudah tidak ada diskriminasi gender, sehingga wanita ataupun pria itu sama.

• Aprilianti Tri Putri-21410045 (Nomor 36)

Pertanyaan: Skala mengukur minat wirausaha khusus untuk wanita atau bisa pria tidak? Apa kalian sudah mencobanya?

Jawab: Skala mengukur minat wirausaha ini hanya khusus untuk wanita.

Untuk pengukuran skala tersebut kita belum sempat mencobanya.

• Betrik Alberta Aritonang-21410021 (Nomor 9)

Pertanyaan: Apa kesimpulan dari skala mengukur minat wirausaha wanita?

Seberapa akurat dan kenapa penilaiannya seperti itu?

Jawab : Hasil dari pengukuran skala mengukur minat wirausaha tersebut dibandingkan dengan hasil pengukuran terhadap wanita yang sudah berpengalaman dalam dunia bisnis. Untuk ke akuratannya masih akurat untuk masa sekarang karena skala tersebut itu mengukur sifat atau perilaku dalam setiap wanita, kenapa skala penilaiannya harus 1-5 point dikarenakan selain memudahkan dan memberikan responden pilihan untuk bersikap netral (daripada harus memilih alternatif yang tidak mencerminkan pemikiran mereka).

• Krisnando Trias Tambun-21410016 (Nomor 1)

Pertanyaan: Menurut kalian dengan masalah-masalah dibuku masih relevan tidak? Kalian setuju ga materi yg membawa gender?

Jawab: Masih relefan untuk yang positif atau yang faktor mendukung, untuk materi yang membawa masalah gender itu menurut kita setuju saja dikarenakan tergantung tujuan dan isinya asal jangan saling menjatuhkan salah satu gender.

• Siti Habsyah AM-2141001 (Nomor 11)

Pertanyaan: R.A kartini merupakan tokoh wanita pengusung kesetaraan gender, apakah ada tokoh laki-laki yang bilang bahwa pria setara dengan wanita?

(6)

Jawab : Tokoh laki laki diindonesia yang menyuarakan pentingnya kesetaraan gender dan mengakui bahwa wanita setara dengan pria juga memberikan dukungan untuk pemberdayaan wanita diberbagai bidang adalah BJ Habibie.

Referensi

Dokumen terkait