• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas 2 Workshop Kepenulisan Career Class 2024

N/A
N/A
Aqua Marine

Academic year: 2024

Membagikan "Tugas 2 Workshop Kepenulisan Career Class 2024"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas 2

Workshop Kepenulisan

Career Class 2024

Dilan 1990

(2)

Outline

Judul Novel : Dilan, dia adalah Dilanku Tahun 1990 Penulis : Pidi Baiq

Penerbit Novel : PT. Mizan Pustaka Tahun Penerbitan : 2014

Jumlah Halaman : 332 Halaman Judul Film : Dilan 1990

Sutradara : Fajar Bustomi

Penulis Skenario : Pidi Baiq & Titien Wattimena Produksi Film : Max Pictures

Tahun Perilisan : 2018

Durasi Film : 110 menit (1 jam 50 menit)

Premis : Kisah percintaan remaja antara Milea dengan Dilan,

yang merupakan murid laki-laki di sekolah barunya di

Bandung.

(3)

Perbedaan Pengembangan Outline Pada

Buku & Film

 Secara umum, ditemukan banyak persamaan alur antara novel & filmnya.

 Kejadian – kejadian penting yang mewarnai kisah romansa antara Dilan & Milea yang diceritakan di dalam novel, tertuang dengan baik ke dalam

bentuk adegan yang ditampilkan di dalam film, dengan nuansa yang tidak jauh melenceng dari apa yang tertulis di dalam novel.

Meski begitu, masih terdapat beberapa perbedaan antara cerita yang ada di dalam novel dengan

adegan yang ada di dalam film.

(4)

Perbedaan Pengembangan Outline Pada

Buku & Film

Gambaran Novel Film

Halaman Isi Menit Isi

Kilasan tentang si tokoh utama 

17 Dilan digambarkan sebagai sosok yang sangat Milea cintai.

“… Terutama menyangkut dengan seseorang yang sangat aku cintai, yang pernah mengisi hari-hariku di masa lalu, yang malam ini kisahnya ingin aku ceritakan kepadamu.”

(Milea)

00:00:4

0 Dilan digambarkan sebagai sosok yang membuat Milea penting untuk mengucapkan

‘selamat malam’.

“Dan disinilah ceritaku dimulai tentang dia yang mengajarkan aku tentang pentingnya mengucapkan

‘selamat tidur’. “ (Milea) Reaksi Milea

ketika menerima surat

undangan untuk hadir ke sekolah dari hari Senin hingga Sabtu dari Dilan

27 Milea tersenyum & mulai penasaran tentang Dilan

Aku senyum

……

Setelah kubaca, aku tak mengerti mengapa langsung merasa tak ingin pergi dari atas kasurku, benar-benar seperti orang yang sedang ditawan oleh rasa penasaran karena ingin tahu siapa dia sebenarnya. (Milea)

00:05:1

0 Milea tersenyum & mulai memikirkan tentang Dilan Hari itu aku sibuk sekali.

Cuci Sepatu, ngobrol via telepon sama Pacarku yang di Jakarta. Padahal saat itu yang ingin kulakukan adalah Cuma senyum-senyum

sendiri sambil memikirkan undangan ajaib dari Sang Peramal. (Milea)

(5)

Perbedaan Pengembangan Outline Pada

Buku & Film

Gambaran Novel Film

Halama

n Isi Menit Isi

Kejutan di hari ulang tahun Milea

67 Di dalam novel, Milea merasa

curiga bahwa Dilan tidak tahu hari ulang tahunnya. Bahkan Milea dibuat bingung apakah harus kecewa atau tidak. Karena hal tersebut Milea merasakan perasaan yang kosong.

“Aku sempat curiga, jangan-jangan Dilan gak tahu ulang tahunku.”

……

“Aku bingung, apakah aku harus kecewa atau tidak?. Jika aku kecewa, emang siapa diriku

baginya?. Kalau tidak kecewa, tapi aku menunggu ucapannya. Aku tidur dalam gelombang perasaan yang kosong.” (Milea)

00:22:5

8 Milea digambarkaan

memiliki rasa kecewa pada Dilan karena ia sempat semalaman menunggu telepon dari Dilan untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun keapadanya.

“Jujur, aku kecewa. Karena pada hari ulang tahunku, dia tidak memberiku ucapan ulang tahun.

Padahal semalaman aku tunggu dia telepon. “ (Milea)

Jangan pernah bilang ke aku ada yang

menyakitimu…

Nanti, orang itu akan hilang”

(Dilan)

96 Di dalam novel, kejadian tersebut pertama kali disebutkan adalah pada beberapa hari sebelum Milea menyatakan putus kepada Beni, pada saat SMA Milea mengikuti acara cerdas cermat di Gedung TVRI Jakarta.

00:25:2

2 Di dalam film, kejadian tersebut terjadi setelah Dilan memberikan TTS yang sudah diisi kepada Milea sebagai kado ulang tahunnya.

(6)

Perbedaan Pengembangan Outline Pada

Buku & Film

Gambaran Novel Film

Halaman Isi Menit Isi

Milea ingin mengetahui informasi lebih banyak tentang Dilan melalui Wati, yang merupakan sepupu Dilan.

61 Di dalam novel, kejadian ini terjadi sebelum hari ulang tahun Milea.

Pasti kamu tahu tujuanku ngobrol dengan Wati.

Meskipun malu

harus kuakui, bahwa dari Wati aku ingin dapat informasi lebih banyak tentang Dilan.

Setidaknya Wati itu saudaranya, pasti lebih banyak tahu tentang Dilan dibanding orang lain. (Milea)

00:26:3

4 Di dalam film, kejadian ini Justru terjadi setelah acara kejutan ulang tahun untuk Milea dari teman-teman sekelasnya.

”Kalo Dilan?. Kamu akrab sama dia?. Kok tadi waktu dia jatuh di kelas, kamu berani pukul dia pake buku?.” (Milea)

”Dia kan sepupuku.” (Wati)

”Kalian sodaraan?.” (Milea)

”Ibuku itu adik ayahnya Dilan.” (Wati)

”Oh...” (Milea)

”Lia, si Dilan mah nakal tau. Pernah tuh ya waktu malam minggu atau kapan ya,

pokoknya Dilan motong ayamnya ibuku. Dia ngambil di kandang nggak bilang-bilang. Pas ditegur sama ibuku, dia bilang gelap. Salah ambil katanya. Padahal ayahnya Dilan teh galak. Tentara ayahnya.” (Wati)

”Tentara?. Cabang apa?.” (Milea)

Teu ngarti. Tentara aja pokoknya. Kenapa tiba-tiba ngomongin Dilan?.” (Wati)

“Nggak. Nggak apa-apa.” (Milea)

(7)

Perbedaan Pengembangan Outline Pada

Buku & Film

Gambaran Novel Film

Halaman Isi Menit Isi

Buku puisi

Dilan 301 Di dalam novel, buku

puisi milik Dilan berada di kamar Bundanya. Milea &

Bunda Dilan melihat

kumpulan puisi-puisi yang dibuat Dilan untuk Milea di kamar Bunda Dilan.

“Waktu di rumahnya, yaitu setelah aku dan bunda selesai

membereskan kamar Dilan, aku diajak ke kamar Bunda untuk

menunjukkan kumoukan puisi Dilan kepadaku.

Jangan sampai Dilan tau katanya.” (Milea)

01:21:55 Di dalam film, buku puisi milik Dilan justru berada di kamarnya. Dilan

melihat kumpulan puisi- puisi yang dibuat Dilan untuk Milea di kamar Dilan.

“Lia…” (Bunda)

“Iya, Bunda?.” (Milea)

“Dilan suka nulis puisi.

Kamu mau lihat?.”

(Bunda)

“Boleh, Bunda?.” (Bunda)

“Boleh. Tapi jangan bilang sama Dilan ya.” (Bunda)

“Iya, Bunda.” (Milea)

(8)

Perbedaan Pengembangan Outline Pada

Buku & Film

Penggabungan beberapa kejadian yang terjadi di waktu, lokasi & latar yang berbeda pada novel, menjadi satu ke dalam sebuah rangkaian cerita yang saling menyambung &

berurutan secara waktu dengan lokasi & latar yang diubah (disesuaikan dengan jalan cerita pada film).

Bergabung Menjadi Satu Adegan Bergabung Menjadi Satu Adegan 1) Adegan halaman 262 (Novel) & menit ke

01:23:54 (Film) tentang pertanyaan tentang nangis :

“Kamu pernah nangis?.” (Milea)

“Waktu bayi, pengen minum” (Dilan)

“Bukan ih!. Pas udah besar. Pernah nangis?.”

(Milea)

“Kamu tau caranya supaya aku nangis?.”

(Dilan)

“Gimana?.” (Milea)

“Gampang.” (Dilan)

“Iya, gimana?.” (Milea)

“Menghilanglah kamu di bumi.” (Dilan) 2) Adegan halaman 277 (Novel) & menit ke

01:24:23 (Film) tentang Dilan yang mau nyerang tapi dilarang oleh Milea :

“Kamu kemaren mau nyerang?.” (Milea)

“Kan, seharian sama kamu terus.” (Dilan)

“Kalau enggak kuajak jalan-jalan, kamu pasti nyerang. Aku nggak suka kamu nyerang-

nyerang.” (Milea)

“Iya, Lia.” (Dilan)

“Janji?.” (Milea)

“Janji.” (Dilan)

3) Adegan halaman 160 (Novel) & menit ke

01:25:25 (Film) tentang Kang Adi memberikan Milea sweater ITB :

Kang Adi memberikan Milea sweater ITB.

Katanya dia sengaja beli untukku. (Milea) 4) Adegan halaman 283 (Novel & menit ke

01:26:39 (Film) tentang Dilan yang merasa cemburu mendengan Kang Adi mengajak Milea ke ITB :

“Dia ngajak aku ke ITB.” (Milea)

“Kapan?.” (Dilan)

“Besok katanya.” (Milea)

“Pergi seperti aku dengan Susi lalu kau cemburu?.” (Dilan)

“Kamu cemburu aku pergi dengan Kang Adi?.”

(Milea)

“Ah, cemburu itu hanya untuk orang yang enggak percaya diri.” (Dilan)

“Jadi?.” (Milea)

“Dan sekarang aku sedang tidak percaya diri.”

(Dilan)

(9)

Pesan Yang Ingin Disampaikan Penulis

1) Don’t judge a book by its cover.

Dilan adalah seorang anggota geng motor yang, jika dilihat dengan kaca mata umum, identik dengan karakter yang nakal, keras, dan sering

membuat keributan. Akan tetapi, Dilan justru tidak terlihat seperti itu.

Dilan digambarkan sebagai anak yang pintar secara akademis serta sopan, terutama kepada perempuan & orang tua.

2) “Hormatilah orang lain kalo ingin dihormati.” Dilan

Pendidik (guru, mentor, pelatih/coach) yang terlalu otoriter akan membuat murid tidak menghargai & menghormati pendidik, yang nantinya akan bermuara pada munculnya perlawanan atau

pemberontakan atas sikap buruk pendidik.

(10)

Pesan Yang Ingin Disampaikan Penulis

3) “Kita tidak boleh mengkritik tanpa lebih dulu memahami apa yang kita kritik itu.

Termasuk kita tidak bisa menghakimi seseorang tanpa kita memahami kehidupannya.” Bunda Dilan

Seseorang sebaiknya melakukan proses pemahaman terlebih dulu sebelum mengkritik atau menghakimi karena segala sesuatu yang terjadi pasti memiliki dasar atau latar belakang yang menyebabkan munculnya hal tersebut.

4) “Orangtua seharusnya bisa memahami anak-anak, bukan sebaliknya. Jangan

anak-anak yang dipaksa harus memahami orang tua. Anak-anak belum mengerti apa-apa, meskipun tentu saja harus kita berikan pemahaman.” Bunda Dilan.

Dalam menghadapi sebuah kesalahan, kebanyakan orang akan merespon

dengan memarahi, menghukum, dll. Tapi Bunda Dilan justru menunjukkan sikap

penerimaan, keterbukaan & toleransi yang tinggi, serta sikap memanusiakan

manusia yang dalam hal ini adalah anaknya sendiri.

(11)

Pesan Yang Ingin Disampaikan Penulis

5) “Tidak mencintai bukan berarti membencinya.” Dilan

Dilan menunjukkan sebuah prinsip peduli pada sesama, kepada orang lain yang membutuhkan, tidak peduli apakah orang tersebut ada masalah

dengan dirinya atau tidak. Tanpa mempedulikan hal lainnya, Dilan

memutuskan untuk menolong Susi yang butuh harus segera ke rumah sakit karena Bapaknya sakit.

6) “Tak ada yang baik dari berantem. Kalah jadi abu, menang jadi arang.”

Milea

Menggunakan kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, melainkan hanya akan memunculkan masalah yang baru. Walau memiliki tujuan baik sekalipun, tetap saja sesuatu seharusnya tidak dilakukan dengan cara

yang tidak baik.

(12)

Pesan Yang Ditangkap Oleh Pembaca

1) Pendidik (guru, mentor, pelatih/coach) adalah sosok yang dipandang

sebagai panutan & sangat dihormati di masyarakat, terutama di sekolah.

Murid sangat menghormati seorang pendidik karena merekalah yang mengajarkan ilmu pengetahuan serta bagaimana menjadi manusia yang berkarakter. Seyogyanya seorang pendidik harus memiliki etika dalam berbicara & berperilaku agar murid bisa mencontoh sikap tersebut &

tidak memunculkan rasa benci.

2) Banyak cara yang bisa digunakan oleh pendidik dalam menghadapi murid yang berperilaku tidak baik tanpa harus melakukan kekerasan fisik kepada murid, karena menggunakan kekerasan tidak akan menyelesaikan

masalah tapi justru menimbulkan masalah yang baru, baik itu bagi

pendidik maupun bagi murid.

(13)

Pesan Yang Ditangkap Oleh Pembaca

3) Bunda Dilan & Ibu Milea memberi contoh tentang bagaimana menjadi orang tua yang bijaksana dalam menyikapi anaknya di berbagai situasi. Tidak mudah

marah, tidak emosional, berusaha mengerti & memahami hakikat seorang anak.

Mereka tidak mengambil dari sudut pandang orang tua saja.

Orang tua tentu saja memiliki hak dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi anak yang baik. Tapi orang tua juga harus dapat memahami dunia anak.

Contoh : menyikapi seorang anak dengan karakter seperti Dilan, kecenderungan umum yang terjadi adalah munculnya sikap keras, memarahi & bahkan ada juga yang menghukum.

Tapi Bunda Dilan memiliki sikap yang sangat bijaksana, baik dalam bertutur

maupun bersikap bahkan saat menghadapi perkara yang sulit dan berat tentang anaknya yang dianggap nakal, suka bertengkar di sekolah, diskors dari sekolah &

bergabung dengan geng motor.

(14)

Thank

you

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Rumah ini menampilkan pemanfaatan energi matahari yang telah dirubah menjadi listrik dengan alat sel surya (sel fotovoltaik) Sehingga untuk pemenuhan kebutuhan listrik rumah energi

Menindaklanjuti surat edaran dari KKM MTs N Rengel berkaitan dengan pelaksanaan Workshop Guru Profesional pada Mapel UN, yang dilaksanakan pada hari Senen, 10 Januari 2011 sd Rabu,

ƒ Jelaskan kegunaan dari fungsi tersebut ƒ Jelaskan parameter yang ada di fungsi tersebut ƒ Berikan contoh cara menggunakan fungsi tersebut Tugas 1 public static String

4 Place :tIanaga rArunacha

The document outlines the weekly schedule of classes for Kelas II students in the 2023/2024 academic

3/3 PT Asuransi Allianz Life Indonesia FORMULIR PENDAFTARAN & PEMOTONGAN KOMISI ALLIANZ BUSINESS CLASS 2024 Nama Lengkap Peserta Nama & Gelar menjadi acuan Sertifikat Kode

Dalam tahap ini, ind ividu mulai mengelaborasi pilihannya dengan memilih pekerjaan yang lebih spesifik Dari berbagai tahapan yang diklasifikasikan Ginzberg di atas, dapat disimpulkan