1. Pemasangan stasiun pengukur curah hujan dalam suatu wilayah dikenal ada 3 (tiga) metode.
Bedakan kelebihan dan kekurangan dari setiap metode tersebut dalam bentuk matrik.
2. Berikan contoh perhitungan curah hujan dengan menggunakan metode polygon jika dipasang 5 (lima) alat pengukur curah hujan.
3. Pada skema water balance, tulis rumus persamaan untuk daratan disertai keterangan.
Jawaban :
1. Metode Aritmatika
-Kelebihan : metode yang sederhana dan penerapan yang mudah
-Kekurangan : tingkat keakuratan rendah karena pengukuran dilihat dari distribusi hujan terhadap ruang dan luas DAS.
Metode Poligon Thiessen
-Kelebihan : Metode ini memberikan hasil yang teliti dibandingkan dengan metode Aritmatika
-Kekurangan : Metode ini tidak cocok dilakukan pada wilayah yang memiliki curah hujan sedikit dan persebaran tidak merata
Metode Isohyet
-Kelebihan : Metode ini merupakan cara paling teliti untuk menghitung kedalaman hujan rata-rata di suatu daerah.
-Kekurangan : Membutuhkan pekerjaan dan perhatian yang lebih banyak dari metode lainnya.
(sumber:https://lindungihutan.com/blog/curah-hujan-adalah-jenis-dan-perhitungan/).
2.
DAS Putra Guntur memiliki luas 108 km². Hitunglah curah hujan kawasan di DAS tersebut dengan menggunakan informasi yang sudah diketahui.
Diketahui :
P1 : 30 mm A1 : 10 km² P2 : 20 mm A2 : 25 km² P3 : 25 mm A3 : 12 km² P4 : 15 mm A4 : 22 km² P5 : 18 mm A5 : 17 km² Penyelesaian :
𝑃 = A1P1 + A2P2 + ⋯ + AnPn 𝐴1 + 𝐴2 + ⋯ + 𝐴𝑛
P = hujan rerata kawasan
P1, P2,…, P𝑛 = hujan pada stasiun 1, 2,…, n
𝐴1, 𝐴2,… 𝐴𝑛 = luas daerah yang mewakili stasiun 1,2,…,n
𝑃 = 30.10 + 20.25 + 25.12 + 15.22 + 18.17 10 + 25 + 12 + 22+ 17
𝑃 = 1.736 86
𝑃 = 20,186 mm
(sumber: http://bsantosa.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/52560/HIDROLOGI- 2.pdf).
3. P = E + SR ± ΔS + GWF Keterangan:
-P : Presipitasi (hujan) -E : Penguapan
- ΔS : Perubahan DalamTampungan (storage) -SR : Aliran Permukaan (surface run-off) - GWF : Aliran Air Tanah
(sumber: https://es.scribd.com/doc/211570366/Hidrologi-Dan-Water-Balance).