TUGAS MANDIRI PRAKTIKUM 10 KEPEMIMPINAN
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Dasar Manajemen Dosen Pengampu :
Dr. Wonny Ahmad Ridwan S.E., M.M.
Disusun oleh : Zyana Sugiharti
(J0414231160)
PROGRAM STUDI AKUNTANSI SEKOLAH VOKASI
IPB UNIVERSITY BOGOR
Tokoh Pemimpin : Margaret Thatcher Deskripsi :
Sebagai perdana menteri wanita pertama di Britania Raya, Margaret Thatcher tidak hanya membuktikan bahwa ia adalah seorang pemimpin hebat namun juga sebagai orang yang handal dalam bidang yang didominasi oleh pria.
Saat menjejaki karier sebagai politisi, ia sempat menjadi pimpinan partai konservatif selama 15 tahun. Sikapnya yang
tegas dan pantang mundur membuatnya dijuluki “The Iron Lady”. Gaya memimpinnya yang mencakup kebijakan politik, ekonomi dan sosial dijuluki dengan nama “Thatcherism”.
Walaupun kebijakannya banyak yang dianggap kontroversial, sikap tegas dan kemampuan Margaret Thatcher dalam mengontrol banyak bidang dalam skala besar membuktikan bahwa ia adalah pemimpin yang hebat.
Pola Kepemimpinan Margaret Thatcher
Pola kepemimpinannya termasuk pola kepemimpinan formal. Karena, sebagai seorang Perdana Menteri Margaret Thatcher diangkat untuk memimpin berdasarkan keputusan dan pengangkatan resmi untuk memangku suatu jabatan dalam struktur organisasi pemerintahan Negara, dengan segala hak dan kewajibannya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Tipe Kepemimpinan Margaret Thatcher
Pada film The Iron Lady, Margaret Thatcher menunjukkan ciri-ciri dari dua tipe kepemimpinan dalam menjalankan perannya sebagai Perdana Menteri. Banyak diantaranya merupakan ciri dari tipe kepemimpinan otokratis namun juga terlihat beberapa ciri yang menunjukkan tipe kepemimpinan demokratis.
Banyaknya sikap Margaret Thatcher yang menunjukkan ciri tipe kepemimpinan otokratis pada film The Iron Lady terlihat pada scene-scene tertentu, seperti scene pada saat keadaan ekonomi Negara Inggris yang sedang terancam sehingga membuatnya harus mencalonkan diri sebagai ketua partai, kemudian juga pada saat hak Negara Inggris yang dirampas oleh Argentina sehingga membuatnya harus berperang demi mendapatkan harga diri Negara kembali. Artinya, ciri tipe kepemimpinan otokratis dari Margaret Thatcher hanya muncul ketika Negara sedang dalam keadaan darurat, mendesak, atau dalam posisi terancam yang mana keadaan tersebut tidak memungkinkan Margaret Thatcher untuk melakukan
diskusi atau bermusyawarah terlebih dahulu karena harus mengambil keputusan dan langkah yang cepat.
Di samping itu, terlihat pula ciri tipe kepemimpinan demokratis Margaret Thatcher yang terlihat dalam beberapa scene, seperti pada saat Margaret Thatcher dibicarakan oleh koleganya dan juga pada saat ia sedang berkampanye. Artinya, sikap atau ciri tipe kepemimpinan demokratis Margaret Thatcher terlihat ketika ia berhadapan dengan bawahan atau koleganya serta masyarakat. Di luar urusan Negara, Margaret Thatcher terlihat tetap bijak dalam bersikap terhadap kolega dan masyarakat karena ia masih mau mendengarkan pendapat dari koleganya walaupun buruk.
Gaya Kepemimpinan Margaret Thatcher
Margaret Thatcher dikenal karena pendekatan kepemimpinannya yang berkemauan keras dan tegas, sering kali mengambil keputusan tanpa berkonsultasi dengan orang lain.
Gaya kepemimpinannya sering kali terfokus pada pencapaian tujuan dan sasarannya, yang terutama berpusat pada kebijakan ekonomi. Margaret Thatcher juga dikenal karena pendiriannya yang keras terhadap serikat pekerja dan komitmennya terhadap kapitalisme pasar bebas.
Selain itu, Margaret Thatcher juga dikenal karena kemauannya yang kuat, ketegasan, dan tekadnya, serta kemampuannya dalam berkomunikasi secara efektif sehingga mampu menginpirasi orang lain. Margaret Thatcher merupakan seorang pemimpin yang tidak mudah terpengaruh oleh opini publik. Oleh karena itu, gaya kepemimpinannya dapat dikategorikan sebagai gaya puncak (peak of leadership).
Sifat-Sifat Kepemimpinan Margaret Thatcher 1. Penuh energi
2. Memiliki selera pemimpin 3. Mampu mengambil keputusan 4. Memiliki Intelegensi
5. Kelebihan dan superioritas di bidang teknik kepemimpinan baik fisik maupun teori
6. Kelebihan dalam kebulatan tekat memimpin demi tercapainya tujuan 7. Memiliki ilmu dibidangnya
8. Memiliki pengetahuan tentang hubungan dengan manusia 9. Berkeinginan menjadi seorang pemimpin
10. Memiliki kemampuan dalam berkomunikasi
Munculnya Margaret Thatcher Menjadi Seorang Pemimpin
Naiknya kekuasaan Margaret Thatcher disebabkan oleh usaha dan kemampuannya sendiri. Karier politik Margaret Thatcher dimulai pada tahun 1959 ketika ia terpilih menjadi anggota Parlemen. Kemudian pada tahun 1975 ia terpilih sebagai pemimpin Partai Konservatif dan menjadi Perdana Menteri Inggris pada tahun 1979.
Margaret Thatcher tidak dipilih oleh para pengikutnya atau ditunjuk untuk tugas tertentu, melainkan ia bekerja keras untuk mencapai posisinya sebagai seorang pemimpin.
Oleh karena itu, kemunculan Margaret Thatcher sebagai seorang pemimpin dapat dikaitan dengan teori self made man (membentuk dirinya sendiri).
❖ Uji Tipe Kepemimpinan
Berdasakan hasil tes tipe kepemimpinan yang telah saya lakukan, saya memiliki tipe kepemimpinan demokratis.
❖ Uji Tipe Komunikasi
Berdaskan hasil tes tipe komunikasi yang telah saya lakukan, saya memiliki tipe komunikasi investigator.
❖ Uji Tipe Pengambilan Keputusan
Berdasarkan hasil tes tipe pengambilan keputusan, saya memiliki tipe pengambilan keputusan behavioral.