Nama Anggota : 1. Abdullah Azzam. M (122130067) 2. Ziko Gibran (122130021)
Kelas : 2A
Prodi : Teknik Sipil
Mata Kuliah : Manajemen Konstruksi Dosen : Hj. Aryati Indah K., ST., MT.
PROJECT COST MANAGEMENT CONSTRUCTION
Biaya adalah sumber daya yang harus dikorbankan untuk mencapai tujuan spesifik.
Biaya umumnya diukur dalam satuan keuangan seperti dollar, rupiah, dll. Biaya proyek pasti terbatas, sehingga sangat penting membangun cost management plan yang menggambarkan bagaimana variansi biaya akan dikelola dalam proyek.
Perhatian utama dalam manajemen biaya proyek adalah pada biaya sumber daya yang digunakan untuk menyelesaikan kegiatan dalam jadwal proyek.
Apa itu Project Cost Management ?
Project Cost Management adalah komponen krusial dalam manajemen proyek yang berfokus pada pengelolaan aspek keuangan suatu proyek secara efektif dan efisien. Project Cost Manajement juga biasa disebut dengan manajemen biaya adalah sebuah metode yang menggunakan teknologi untuk mengukur biaya dan produktivitas melalui siklus hidup adalah untuk memastikan bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai dengan budget yang telah disepakati dan mengurangi biaya yang tidak diperlukan.
Dalam praktiknya, Project Cost Management melibatkan estimasi biaya yang akurat untuk setiap komponen proyek, penyusunan anggaran yang realistis, dan pemantauan serta pengendalian pengeluaran secara ketat. Lebih dari sekadar penghitungan angka, Project Cost Management juga melibatkan pengambilan keputusan strategis. Ini termasuk memilih metode
pengadaan yang paling cost-effective, mengelola risiko finansial, dan memastikan alokasi sumber daya yang optimal.
Keberhasilan dalam Project Cost Management membutuhkan kombinasi keterampilan teknis, seperti kemampuan analisis keuangan dan pemahaman tentang teknik estimasi biaya, dengan soft skills seperti komunikasi efektif dan negosiasi. Manajer proyek harus dapat menjelaskan masalah keuangan kepada berbagai stakeholder, dari tim proyek hingga eksekutif senior, dan sering kali harus menyeimbangkan tuntutan yang bertentangan antara kualitas, waktu, dan biaya.
Beberapa proyek yang berhasil biasanya memiliki beberapa ciri berikut :
Proyek memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan dan ruang lingkupnya.
Memiliki kualitas proyek yang tinggi
Proyek dapat selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Proyek sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan.
Berikut ini merupakan manfaat manajemen cost dan kenapa penting bagi seorang project manager.
Menentukan ekspektasi yang jelas dengan stakeholder
Mengontrol perubahan yang kemungkinan terjadi dan memanfaatkan transparansi
Melacak kemajuan proyek dan merespon tindakan
Mencegah kehilangan uang didalam proyek, meningkatkan ROI dan mempertahankan margin
Sebagai data untuk proyek-proyek masa depan yang akan dilakukan
Elemen – Elemen dalam Project Cost Management :
Alat Ukur
Alat ukur dimaksudkan untuk mengukur dimensi, kuantitas dan sebagainya. Alat ukur penting karena akan menjadi metrik dalam pengukuran yang diperlukan. Setiap wilayah akan memiliki metrik alat ukurnya sendiri, jika di Amerika biasa menggunakan meter, maka di jerman biasa menggunakan inci.
Tingkat Presisi
Tingkat presisi berarti menjelaskan seberapa dekat tingkat yang diukur dengan biaya.
Hal ini diperlukan agar terjadi sinkronisasi antara biaya sebenarnya yang akan dikeluarkan dan anggarkan. Hal ini juga diperlukan supaya menghindari perbedaan yang signifikan.
Ambang Kontrol
Ambang kontrol merupakan batasan yang minimal atau maksimal dari variabel cost yang dianggarkan. Tergantung dengan proyek yang dijalankan, ambang batas ini berfungsi sebagai batasan apabila terjadi ketidak sesuaian biaya agar menjadi bahan evaluasi untuk mencari solusi dan kembali kejalan yang sesuai.
Aturan Ukuran Performa
Merupakan bahan pertimbangan dengan teknik yang ingin digunakan untuk mengukur performa proyek.Kamu bisa menggunakan teknik manajemen nilai atau metode persentase penyelesaian.
Format Pelaporan
Pelaporan dalam proses sangat diperlukan untuk melihat bagaimana proses penyelesaiannya. Format pelaporan harus ditentukan protokolnya meliputi seberapa sering pelaporan akan dilaporkan hingga format yang akan dilaporkan.
Project Cost Management mempunyai 4 proses yaitu : 1. Plan Cost Management
Merupakan proses untuk menetapkan kebijakan, prosedur, dan dokumentasi perencanaan, pengelolaan, pengeluaran, dan pengendalian biaya proyek. Manfaat utama dari proses ini adalah untuk membuat adanya penjagaan/pemantawan dan pengarahan tentang bagaimana biaya proyek akan dikelola sepanjang proyek dilaksanakan.
Input :
Project Charter
Project Management Plan
Enterprise environmental factors
Organizational process assets
Alat dan Teknik
Expert judgment
Data Analysis
Meetings
Output
Cost management plan 2. Estimate Cost
Merupakan suatu perkiraan pengembangan sumber daya moneter yang diperlukan untuk melengkapi kegiatan proyek. Keakuratan perkiraan proyek akan meningkat selama proyek berlangsung melalui siklus hidup proyek. Tujuan utama dari cost budgeting adalah untuk menghasilkan suatu cost baseline untuk memastikan performa proyek dan kebutuhan proyek.
Input :
Project management plan
Project documents
Enterprise environmental factors
Organizational process assets
Alat Dan Teknik :
Expert judgment
Analogous estimating
Parametric estimating
Bottom-up estimating
Three-point estimating
Data analysis
Project management information system
Decision making
Output :
Cost estimates
Basis of estimates
Project documents updates 3. Determine Budget
Merupakan proses menggabungkan estimasi biaya kegiatan individu atau paket pekerjaan untuk menetapkan cost baseline. Anggaran tersebut akan memberikan gambaran umum mengenai biaya secara periodik maupun biaya total proyek. Perkiraan biaya menentukan biaya setiap aktivitas kerja.
Inputs
Project management plan
Project documents
Business documents
Agreements
Enterprise environmental factors
Organization process assets
Alat Dan Teknik :
Expert judgment
Cost aggregation
Data analysis
Historical information review
Funding limit reconciliation
Financing
Output :
Cost baseline
Project funding requirements
Project documents updates 4. Control Cost
Merupakan suatu Proses pengendalian biaya termasuk dalam monitoring kinerja pembiayaan, meyakinkan bahwa hanya perubahan yang tepat yang termasuk dalam baseline biaya yang direvisi, memberikan informasi pada stakeholders bahwa perubahan dapat mengakibatkan perubahan biaya pula.
Inputs
Project management plan
Project documents
Project funding requirements
Work performance data
Organizational process assets
Alat Dan Teknik
Expert judgment
Data analysis
To-complete performance index
Project management information system
Outputs
Work performance information
Cost forecasts
Change requests
Project management plan updates
Project management plan updates
Project documents updates