I
I
M tu, e m@ gEL, file, MJnhrT',b
tuseAbMW@Sffi,M
I'
i
il
TI
r
TI@
D D
Penerbit
lsEN 979-007-265- 1
, ilill[IlIlililti[[t!t]lt
Hukum lslafi Kontemporer
HUI(UilI 6I.[ilI
[tllIITilPtIRER
il#,r#*:[[[*xx*,;;;#
Oleh
karenaitu,
sektorhukum
harus selalumengikuti irama perkembangan masyarakat artinya, dalam masyarakat yang maju dan modem, harus memiliki hukum yang maju dan modem pula.
Salah
satuproduk Tuhan yang diharapkan atau diidealkan memberikan kontribusi terhadap politik pembaruan hukum di Indonesia adalah hukum lslam (lslamic Law). Hukum Islam diharapkan oleh
sebagianmasyarakat Indonesia ikut berperan memberikan warna positif dalam setiap kali terjadinya reformasi yuridis positif di negeri ini.
Buku ini menganalisis-kritis Hukum lslam bersifat kekinian meliputi:
. lstilah, tujuan, sumbel dan penilaian dunia lnternasional terhadap hukum lslam serta penyerapan hukum Eropa;
. Diskursus pembaruan hukum lslam;
. Pembaruan hukum perdata lslam;
. Hukum perdata lndonesia.
. Buku ini lulus penilaian Dikti tahun 2007
sc.02.16.0715
HUKUM ISLAM KONTEMPORER
Olehr
Prof. Dr. H. Mustofa, S.H., M.Si., M. Hum Drs. H. Abdul Wahid, S.FI., M.A.
Diterbitkan oleh Sinar Crafika
JJ. Sawo Ra1'a No. 18 Jakarta 13220
Cetakan pertama, Februari 2009 Cetakan kedua, September 2013 Perancang kulit, Kreasindo Mediacita
Dicetak oleh Sir.ra r Grafika Offset
ISBN 978-979-007-265-7
Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Bibliografi: hlnr. 177 ISBN 973 979-007-2115-7 '1. Hukum lslam
ll. Tarmizi.
l. Judul
aaaataaataraaaaaaaraa
Hukum sering disebut sebagai produk yang
lahir
dari dinamika kehidupan msnusia. UDi Societaslbi lus "di
mana ada masyarakat di sana ada hukum", dcmikian peribahasa Latin dari Cicero yang mengajarkan kepada kita. AkanlGtapi, masyarakat berkembang terus-menerus mulai dari masyarakat purbakala yEng
primitif
sampai dengan manusia yang maju dan modem saatini.
Otehklrena itu,
sektorhukum
harus selalumengiringi
danmengikuti
irama pcrkembangan masyarakat. Artinya, dalam masyarakat yang maju dan modem, hukum harus maju dan modem pula.Namun demikian, harus diakui bahwa hukum adalah benda mati tidak bcrwujud yang menjadi bagian dari karya dan karsa manusia. Artinya, karena hukum bukan sumber hidup dan tidak pada posisi untuk mengubah dirinya, dalam
uti
apabila hukum tidak diubah dan dimodemisasi maka hukum tidak akan pemah modem. Hal ini berlaku bukan hanya terhadap hukum dalam arti kaidah atau rcgulasi, melainkan hukum pada tataran yang lebih hakiki, yaitu hukum sebagai pandangan hidup (Munir Fuadi,2003: l2).Salah satu produk Tuhan yang diharapkan atau diidealkan memberikan kontribusi besar terhadap politik pembaruan hukum di Indonesia adalah hukum lslam, yang sering dipopulerkan denganlslamic law. Hukum Islam diharapkan oleh sebagian masyarakat Indonesia ikut berperan memberikan warna
positif
dalam setiap kali terjadinya reformasi yuridis positifdi negeri ini.
Meskipun harapan
di
atas sangatlah besar, tetapi kendalajuga
banyakmenghadang, khususnya yang tidak merasa siap dengan adanya tawaran hukum lslam. Hukum Islam masih
dinilai
sebagai produk Tuhan yang menakutkan, padahal fakta dan rumusan norrnanya tidaklah demikian.PRAKATA
'at \!2
I Iak cipta dilirrdungi undang-undalrg. Dilarang nrempcrbanyak buku ini sebagian atau selurul.rnya, dalam ttntuk dan dengan
cara apa ;rurT juga, baik secara mekanis mauPun elektronis, terrn.rsuk fokrkopi, tekamarr, dan lairr-lain tilnpa izin tertulis
dari penerbit.
Mustofa
Hukum lsiam kontenporer/Musk)fa, Abdul Wahid;
editrrr, Tarmizi. -- Ed. 1. Cet. 2. .. Jakarta: Sinar Grafika, 2013.
viii, 18;l hlm.; 23 cm
memberikan kontribusi besar terhadap pembaruan hukum naeional, Buku
ini
memang diidealkan di kemudian hari mampu dijadikan rujukan bagi kalangan pemerhati atau pembelajar ilmu hukum, khususnya Hukum Islam.Malang, Desember 2008
Prof. Dr. H. Mustofa,
S.H.,M.Si, M.
Hum.Drs.
H.Abdul Wahid,
S.H,,M.A.
Hukum Islam Kontemporer Daltur lsi
D.
Legislasi Hukum Islam di Indonesia..Ytl
1
DAFTARISI
a irat a a a a aa,a a a a a a a a a l a
PRAKATA
BAB 1 PENDAHULUAN
Istilah Hukum Islam Tujuan Hukum Islam ...
Sumber-Sumber Hukum lslam ...
Penilaian Dunia Intemasional terhadap Hukum Islam . Penyerapan Hukum EroPa ...
BAB 2 DISKURSUS TENTANG PEMBARUAN HUKUM ISLAM...
Faktor-Faktor Penghalang Pembaruan Hukum Islam ...
Urgensi Pembaruan Hukum Islam .
Tujuan Pembaruan Hukum Islam
Ijtihad sebagai Sarana Pembaruan Hukum Islam ...'...
Pemahaman Hukum Islam Secara Kontemporer ...
BAB 3 PtrMBARUAN HUKUM PERDATA ISLAM..."...
A.
Perkembangan Pemikiran tentang Hukum ..."
"" 'B.
Cita Hukum dan Asas-Asas Hukum Nasional..." " " "
C.
Kedudukan Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia'
'A
B C D EI
I 6 9 15 35
A
B C D E47 47 49 59 67 78
97 97 100 114 125
r(,urr Dl(srslellst rruKum lstanl oalam lata Hukutn dl Indonesia
BAB 4 HUKUM Pf,RDATA ISLAM
INDONESIA...Definisi Hukum Perdata
.
Ruang Lingkup Hukum Perdata....
Hukum Perdata Materiil Indonesia ....
Hukum Islam sebagai Sumber Hukum Nasional...Sistematika Hukum Islam dan Hukum Barat...
B C D E.
143
153
153 155 156 157 162
DAFTAR PUSTAKA t77
TENTANG Pf,NULIS
T83vl Hukum l;lam Kontemporer Bab
I
PendahuluanBAB 1
aaaaaaaaraaltaaaaaaa
aaaaraaaaeaaaaraa
ISTILAH HUKUM ISLAM
Tullius Cicero (Romawi) dalam De Zeglbas menyatakan hukum adalah tertinggi (the highest reason) yang ditanamkan oleh alam dalam diri manusia menetapkan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan.r Ukuran unsur yang digunakan dalam perspektif
ini
adalah aspek perbuatan yang diperbuat manusia dan aspek perbuatan yang harus dihindari. Perbuatan ia, antara yang boleh dilakukan, tidak boleh dilakukan, mcrugikan atau merugikan, bertentangan dengan norma yang ditetapkan oleh negara atau tidak merupakan beberapa unsuryang menentukan rumusan mengenai hukum.2 Adapun hukum Islam biasanya disebut dengan beberapa istilah atau nama yang masing-masing menggambarkan sisi atau karakteristik tertentu hukum tersebut. Setidaknya ada empat nama yang sering dikaitkan kepada hukum Islam, yaitu syariah,lqi&, hukum sy aftk, dan qanun. Syariah biasanya dipakai dalam dua pengertian, dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas, syariah merujuk kepada himpunan norma atau petunjuk yang bersumber kepada wahyuIlahi
untuk mengatur sistem kepercayaan dan tingkah laku konkret manusia dalam berbagai dimensi hubungan. Dengan demikian, syariah dalam arti luas meliputi dua aspek agama Islam, yaitu akidah dan amaliah.1
PENDAHULUAN
I
I
Johannes Ibrahim dan Lindawati Scwu, Hukum Bisnis dalam Persepsi Manusia Modern.(Bandung: RefikaAditama, 2004) hlm. 5.