Siswa mampu mengambil keputusan yang tepat dalam rangka pemecahan masalah di bidang ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an, secara sistematis, metodologis dan rasional, berdasarkan hasil analisis informasi dan data. Mahasiswa mampu secara mandiri menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap pekerjaan di bidang ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an secara sistematis, metodologis dan rasional. Siswa mampu mengambil keputusan yang tepat dalam rangka pemecahan masalah di bidang ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an, secara sistematis, metodologis dan rasional berdasarkan hasil analisis informasi dan data.
Mahasiswa mampu menganalisis informasi dan data ilmiah terkait Al-Qur'an secara sistematis, metodologis dan rasional. Mahasiswa mampu menguasai ilmu dan langkah-langkah dalam menyajikan gagasan ilmiah terkait Al-Qur’an secara sistematis, metodologis dan rasional secara lisan dan tertulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pengembangan dunia akademis dan dunia kerja. Mahasiswa mampu menyebarkan ilmu pengetahuan terkait Al-Qur’an, karya akademik dalam bentuk publikasi yang diunggah ke website universitas dan/atau jurnal bereputasi secara sistematis, metodologis, dan rasional.
Sub-CPMK-4 Mahasiswa mampu menguasai ilmu dan langkah-langkah mengkomunikasikan gagasan ilmiah dalam ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodis dan rasional secara lisan dan tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pengembangan dunia akademik dan dunia. pekerjaan (mg hingga 9.10). Sub-CPMK-3 Mahasiswa mampu secara mandiri menunjukkan sikap bertanggung jawab untuk menggarap ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodis dan rasional. Sub-CPMK-1 Mahasiswa mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodis dan rasional berdasarkan hasil analisis informasi dan data (mg to 1.2).
Sub-CPMK-2 Mahasiswa mampu menganalisis informasi dan data ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodologis dan rasional (mg to 3.4). Sub-CPMK-6 Mahasiswa mampu menyebarluaskan ilmu pengetahuan terkait Al-Qur'an secara sistematis, metodologis dan rasional, karya akademik dalam bentuk publikasi yang diunggah pada website universitas dan/atau majalah terpercaya (mg 14, 15). Sub-CPMK-5 Mahasiswa mampu menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, psikis, sosial dan budaya secara mendalam untuk kepentingan pembelajaran ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodologis dan rasional (mg ke 11,12, 13).
Siswa mampu menguasai secara mendalam karakteristik peserta didik dari aspek fisik, psikis, sosial dan budaya untuk kepentingan pembelajaran ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodis dan rasional. Mahasiswa mampu menyampaikan ilmu-ilmu terkait Al-Qur’an secara sistematis, metodis dan rasional, karya akademis dalam bentuk publikasi yang diunggah ke website universitas dan/atau jurnal bereputasi. 3.4 Sub-CPMK-2 Mahasiswa mampu menganalisis informasi dan data ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara sistematis, metodis dan rasional.
Tugas-2: Menyusun rangkuman sejarah turunnya Al-Qur'an dan pelestariannya serta asbab al-Nuzul al-Qur'an. 5,6,7 Sub-CPMK-3 Mahasiswa mampu secara mandiri secara sistematis, metodologis dan rasional menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam bekerja pada bidang ilmu yang berkaitan dengan Al-Quran. Muhammad Badrudin al-Zarkasyi, al-Burhan Fi Ulum al-Qur'an, Dar Ihya al-Kutub al-.
Mahasiswa mampu secara mandiri menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap pekerjaan di bidang ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an secara sistematis, metodologis dan rasional.
METODE/MODEL/BENTUK PEMBELAJARAN
RANCANGAN TUGAS
Menyusun studi kasus hubungan qira'at dan rasm al-Qur'an serta HASIL BELAJAR SUBKURSUS tafsir, ta'wil dan tarjamah. Setiap kelompok siswa menyusun studi kasus hubungan qiraat dan rasmul-Qur'an serta tafsir, ta'wil dan terjamah. Studi kasus ditulis menggunakan kertas A4 dalam format PDF dengan sistematika penulisan mengacu pada format tugas program studi.
Makalah minimal terdiri dari 6 halaman yang membahas tentang alat berpikir ilmiah, fungsinya dan korelasinya dengan kehidupan di kampus atau di masyarakat. Slide presentasi powerpoint terdiri dari perangkat berpikir ilmiah, fungsi dan korelasinya dengan kehidupan kampus atau masyarakat dengan minimal 8 slide, maksimal 12 slide INDIKATOR, KRITERIA DAN BERAT PENILAIAN. Muhammad Badrudin al-Zarkasyi, al-Burhan Fi Ulum al-Qur'an, Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyah, 1957.
Jalaluddin Abdurahman al-Suyuthi, al-Itqan Fi Ulum al-Qur'an, Mesir :Mushtafa al-Babi al-Halany, 1973. Muhammad Abdu al-Lazim Manahil Irfan Fi Ulum al-Qur'an, Dar ihya al-Kutub al -Arabiyah, t.th. Mahasiswa mampu menguasai ilmu dan langkah-langkah dalam mengkomunikasikan gagasan ilmiah dari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an secara sistematis, metodis dan rasional secara lisan dan tulisan.
RANCANGAN PENILAIAN
Evaluasi dilakukan dengan menggabungkan skor kinerja siswa pada seluruh item kendali mutu dengan menggunakan rumus sebagai berikut.
RUBRIK PENILAIAN
- DESKRIPSI MATA KULIAH
- CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK)
- METODE PEMBELAJARAN
- ATRIBUT SOFT SKILL
- PENGENDALIAN MUTU
- EVALUASI
- PENILAIAN
- RENTANG NILAI A = ≥ 85
- NORMA AKADEMIK/TATA TERTIB PERKULIAHAN
- PERNYATAAN PERSETUJUAN KONTRAK Medan, 04 September 2022
Hasil Pembelajaran MK: Mahasiswa mampu menguasai ilmu dan langkah-langkah dalam mengkomunikasikan gagasan ilmiah dari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an secara lisan dan tulisan secara sistematis, metodologis dan rasional, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pengembangan dunia akademik dan dunia kerja. dunia. Kompetensi Akhir (Sub-CPMK): Mahasiswa mampu menguasai ilmu dan langkah-langkah dalam mengkomunikasikan gagasan ilmiah dari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an secara lisan dan tulisan secara sistematis, metodologis dan rasional. Indikator : Penjelasan hubungan qira'at dan rasm al-Qur'an serta pembedaan tafsir, ta'wil dan tarjamah.
Kegiatan Utama : Studi kasus hubungan qira'at dan rasm al-Qur'an serta membedakan tafsir, ta'wil dan tarjamah. Kegiatan akhir: Kesimpulan studi kasus hubungan qira'at dan rasm al-Qur'an serta perbedaan tafsir, ta'wil dan tarjamah. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib seluruh jurusan/program Fakultas Agama Islam, Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Kursus ini akan memberi pengetahuan asas kepada pelajar tentang pengajian al-Quran secara umum seperti pengajian al-Quran dan sejarah perkembangannya, al-Quran dan wahyu, sejarah penyampaian al-Quran. 'an dan pemeliharaannya, asbab nuzul al-quran, makky dan madany, qashash al-quran, muhkam dan mutasyabih, qira'at dan rasm al-quran, tafsir, ta'wil dan terjemahan, I'jaz al-quran, amtsal al -quran, aqsam al -qurán, al-jadal/perbahasan dalam al-qurán, al-qurán yang munasabah. Serta menguasai ilmu dan langkah-langkah menyampaikan gagasan ilmiah secara lisan dan tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja. Pelajar yang boleh mengambil ujian pertengahan semester dan akhir semester adalah pelajar yang telah menghadiri 75% daripada kuliah.
Fakultas tidak boleh mengizinkan mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 75% untuk mengikuti ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Nilai TL yang tadinya K, dapat dinilai apabila siswa tersebut tidak hadir di kelas atau kehadirannya kurang dari 75% atau tidak mengikuti ujian akhir. Bobot nilai TL = 0 (nol) dan mahasiswa yang bersangkutan tidak dapat mengambil semester pendek mata kuliah tersebut.
Mahasiswa yang tidak hadir karena alasan yang dibenarkan sesuai dengan peraturan harus menyerahkan izin kepada dosen pembimbing paling lambat pada hari perkuliahan berikutnya. Apabila karena sebab tertentu dosen berhalangan hadir pada jadwal yang telah ditetapkan, maka wajib memberitahukan hal tersebut kepada mahasiswa selambat-lambatnya 1 hari sebelum jadwal perkuliahan. Apabila dosen tidak datang dalam jangka waktu 2 x 15 menit dari jadwal perkuliahan, maka mahasiswa berhak untuk tidak menghadiri perkuliahan pada waktu tersebut dan dianggap perkuliahan tidak berlangsung.