• Tidak ada hasil yang ditemukan

Undiksha Institutional Repository System - Undiksha Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Undiksha Institutional Repository System - Undiksha Repository"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Asih, L. A., Wardana, I. M. A. C., Gunadi, B. H., Sari, I. A. P. S. M., Cahyani, R., & Ningsih, K. T. B. A. (2019). Pengaruh Budaya Lokal Dalam Praktek Akuntansi Organisasi Perangkat Desa Gobleg. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 8(1), 14–23. https://doi.org/10.23887/jinah.v8i1.19857 Atmadja, A. T. (2013). Akuntansi Manajemen Sektor Publik. Universitas

Pendidikan Ganesha.

Andarsari, P. R., & Dura, J. 2018. Implementasi pencatatan keuangan pada usaha kecil dan menengah (studi pada sentra industri kripik tempe sanan di kota

malang). Jurnal JIBEKA, 12, 59–64.

https://media.neliti.com/media/publication/262609-implementasi- pencatatan-keuangan-pada-us-334acce7.PDF

Dewi, F. N. I., Sopanah, S., & Hasan, K. (2022). Mengungkap akuntansi budaya atas pembiayaan ritual upacara adat kasada suku tengger bromo semeru.

Proceeding of National , 4, 407–413.

https://doi.org/10.20885/ncaf.vol4.art50

Dharmayuda, I Made Suasthawa. 2001. Desa Adat Kesatuan Masyarakat Hukum Adat di Provinsi Bali. Denpasar: Upada Sastra.

Iwan, Triyuwono. 2003. Sinergi Oposisi Biner: Formulasi Dasar Laporan Keuangan Syari'ah, Iqtishad, Vol 4 No 1 Hal 80.

Lexy J. Moleong. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja.

Muljanto, M. A. 2020. Pencatatan dan Pembukuan Via Aplikasi Akuntansi UMKM di Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 6(1), 40–43.

https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v6i1.6926

Moleong, L. J. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Bandung.

Narayana, K., & Darmawan, N. A. S. (2021). Akuntansi Barapan Kebo:

Penentuan Harga Pokok Penjualan (Studi Empiris di Kabupaten Sumbawa Besar Nusa Tenggara Barat). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi)T, 12(1), 723–732.

Nurhalimah, Setiawan, Achdiar Redy Haryadi,dkk. 2019. Praktik Akuntansi Manajemen Bisnis Besi Tua Berbasis Budaya Persaudaraan Madura. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10, No. 1, 1-21.

https://jamal.ub.ac.id/index.php/jamal/article/view/1111

Purhantara, Wahyu. 2010. Metode Penelitian Kualitatif Untuk Bisnis. Yogyakarta:

Graha Ilmu.

Sudaryo, Yoyo, dkk. 2017. "Keuangan Di Era Otonomi Daerah". Edisi 1.

Yogyakarta: CV. Andi Offset.

(2)

Savitri, R. V., & Saifudin, aga. 2018. Pencatatan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Studi Pada Umkm Mr. Pelangi Semarang). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 5(2), 117–125. https://doi.org/1035794/jmbi.v5i2.20808 Silvia, dan J Ansar. 2011. Akuntabilitas dalam Prespektif Gereja Protestan (Studi

Fenomenologis pada Gereja Protestan Indonesia Donggala Jemaat Manunggal Palu. Makalah disajikan dalam Simposim Nasional Akuntansi ke14. Fakultas Ekonomi. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh 21-22 Juli 2011.

Wahyu, 2018. Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Borong Pa ‘la’la Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Widyastuti, Pristiana. 2017. Pencatatan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bidang Jasa. Skripsi.

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Indonesia.

Windia, Wayan P. dan Sudantara, I Ketut.2006. Pengantar Hukum Adat Bali.

Denpasar: Lembaga Dokumentasi dan Publikasi Fakultas Hukum Universitas Udayana

Referensi

Dokumen terkait

SAK ETAP merupakan standar akuntansi yang penggunaannya dituju- kan untuk entitas usaha yang tidak memiliki akuntabilitas publik, seperti entitas usaha mikro, kecil, dan

Dari uraian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa faktor yang memengaruhi UMKM untuk menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK

Analisis Penerapan Akuntansi Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Pada Usaha Kecil Menengah (UKM).. (Di bimbing oleh

Analisis dengan menggunakan SAK ETAP (Standard Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik), digunakan untuk menganalisis pencatatan dalam laporan keuangan, dan rasio

SAK ETAP merupakan standar akuntansi yang penggunaannya dituju- kan untuk entitas usaha yang tidak memiliki akuntabilitas publik, seperti entitas usaha mikro, kecil, dan

Manfaat penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada usaha kecil dan menengah adalah untuk mengembangkan usaha dalam

SAK ETAP merupakan standar akuntansi yang penggunaannya dituju- kan untuk entitas usaha yang tidak memiliki akuntabilitas publik, seperti entitas usaha mikro, kecil, dan

IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK SAK ETAP PADA UMKM KECAMATAN LOWOKWARU DI KOTA MALANG Anita Dada Gole Jurusan Akuntansi Fakultas